ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN PENGOLAHAN 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Total JP | 28 JP |
|---|
| Jumlah Bab | 2 bab |
|---|
| Total Pertemuan | 14 pertemuan |
|---|
| Total Tujuan Pembelajaran | 27 TP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu mengidentifikasi, mengolah, dan menciptakan produk pangan nabati secara kreatif dan inovatif dengan memperhatikan nilai gizi, estetika, kemasan, peluang wirausaha, serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan 3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Bahan Pangan Nabati: Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan (16 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Observasi dan Eksplorasi Produk Olahan Pangan Nabati Nusantara | TP 1.1.1 TP 1.1.2 | Murid dapat mengidentifikasi minimal 5 jenis produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati khas daerah melalui kegiatan observasi dan eksplorasi berbagai sumber. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat menjelaskan nilai ekonomis dan potensi lokal produk olahan pangan nabati Nusantara berdasarkan hasil eksplorasi. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 2 | Karakteristik Bahan Pangan Nabati dan Kandungan Gizinya | TP 1.2.1 TP 1.2.2 | Murid dapat menganalisis karakteristik berbagai jenis bahan pangan nabati (buah-buahan, sayuran, umbi, biji-bijian) meliputi sifat fisik, kandungan gizi, dan manfaat kesehatan. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat membandingkan keunggulan bahan pangan nabati dari aspek kesehatan dan ramah lingkungan dibandingkan bahan pangan lainnya. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 3 | Teknik dan Prosedur Pengolahan Pangan Higienis dari Bahan Nabati | TP 1.3.1 TP 1.3.2 | Murid dapat menganalisis berbagai teknik pengolahan pangan higienis (merebus, menggoreng, mengukus, fermentasi, dan pengeringan) yang sesuai untuk bahan nabati. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat menjelaskan prosedur pengolahan pangan nabati yang higienis sesuai standar keamanan pangan Nusantara. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 4 | Desain Produk dan Kemasan Olahan Pangan Nabati Nusantara | TP 1.4.1 TP 1.4.2 | Murid dapat mengembangkan desain produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati dalam bentuk gambar kerja atau prototipe berdasarkan hasil eksplorasi dan studi kelayakan potensi lokal. (Desain dan Perencanaan) Murid dapat merancang desain kemasan dan label produk olahan pangan nabati yang menarik, informatif, dan sesuai identitas lokal Nusantara. (Desain dan Perencanaan) | 2 | | 5 | Perencanaan Produksi dan Analisis Usaha Produk Pangan Nabati | TP 1.5.1 TP 1.5.2 | Murid dapat menyusun rencana produksi produk olahan pangan nabati Nusantara secara tertulis meliputi kebutuhan alat, bahan, prosedur kerja, pembagian tugas, dan jadwal produksi. (Desain dan Perencanaan) Murid dapat merancang analisis usaha sederhana produk pangan nabati meliputi perhitungan modal, harga pokok produksi, dan harga jual. (Desain dan Perencanaan) | 2 | | 6 | Produksi Kemasan Produk Olahan Pangan Higienis Nabati Nusantara | TP 1.6.1 | Murid dapat membuat kemasan dan label produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati sesuai desain yang telah dirancang secara kreatif dan estetis. (Produksi) | 2 | | 7 | Produksi, Promosi, dan Pemasaran Produk Olahan Pangan Nabati | TP 1.7.1 TP 1.7.2 | Murid dapat membuat produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati sesuai rancangan produksi dengan menerapkan prinsip higienitas dan prosedur kerja yang benar. (Produksi) Murid dapat mempromosikan dan memasarkan produk olahan pangan nabati menggunakan media promosi yang telah dibuat serta menghitung laba yang diperoleh dari kegiatan penjualan. (Produksi) | 2 | | 8 | Refleksi, Evaluasi, dan Asesmen Sumatif Bab 1: Bahan Pangan Nabati | TP 1.8.1 TP 1.8.2 | Murid dapat mengevaluasi keseluruhan proses dan hasil produksi produk olahan pangan nabati Nusantara mulai dari eksplorasi, desain, produksi, kemasan, hingga pemasaran secara kritis dan reflektif. (Refleksi dan Evaluasi) Murid dapat menunjukkan pemahaman komprehensif tentang karakteristik bahan pangan nabati, teknik pengolahan higienis, dan nilai kewirausahaan produk nabati Nusantara melalui asesmen sumatif. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 |
Bab 2 — Wangi Alami dengan Pangan Nabati (12 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Observasi dan Eksplorasi Produk Nonpangan Nabati sebagai Pewangi Alami | TP 2.1.1 TP 2.1.2 | Murid dapat mengidentifikasi ruang lingkup, pengertian, jenis, dan karakteristik produk olahan nonpangan dari bahan nabati (seperti sabun, parfum, dan aromaterapi) melalui kegiatan pengamatan dan diskusi. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat menjelaskan potensi ekonomis produk nonpangan nabati (pewangi alami, aromaterapi, perawatan tubuh) berdasarkan hasil eksplorasi dari berbagai sumber informasi. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 2 | Analisis Bahan, Alat, Teknik, dan Prosedur Pembuatan Produk Pewangi Alami Nabati | TP 2.2.1 TP 2.2.2 | Murid dapat menganalisis karakteristik bahan nabati (seperti kopi, buah, sayuran, dan tanaman aromatik) yang digunakan sebagai bahan baku produk nonpangan pewangi alami. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat menjelaskan alat, teknik, dan prosedur pengolahan produk nonpangan nabati (misal lilin aromaterapi, pengharum ruangan) secara sistematis dan benar. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 3 | Desain Produk dan Kemasan Olahan Nonpangan Nabati Pewangi Alami | TP 2.3.1 TP 2.3.2 | Murid dapat merancang desain produk olahan nonpangan nabati pewangi alami (dalam bentuk gambar kerja atau prototipe) berdasarkan hasil eksplorasi dan studi kelayakan pasar secara kreatif. (Desain) Murid dapat mengembangkan desain kemasan produk nonpangan nabati pewangi alami yang menarik, fungsional, dan mencerminkan potensi lokal atau kearifan Nusantara. (Desain) | 2 | | 4 | Produksi Produk dan Kemasan Olahan Nonpangan Nabati Pewangi Alami | TP 2.4.1 TP 2.4.2 | Murid dapat membuat produk olahan nonpangan nabati pewangi alami (seperti lilin aromaterapi kopi atau pengharum ruangan nabati) sesuai desain yang telah dirancang dengan memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan. (Produksi) Murid dapat membuat kemasan produk nonpangan nabati pewangi alami sesuai desain kemasan yang telah disepakati kelompok. (Produksi) | 2 | | 5 | Promosi, Pemasaran, dan Analisis Usaha Produk Nonpangan Nabati Pewangi Alami | TP 2.5.1 TP 2.5.2 | Murid dapat merancang strategi promosi produk nonpangan nabati pewangi alami secara sederhana melalui media yang sesuai (poster, media sosial, atau pameran kelas). (Produksi) Murid dapat menyusun analisis usaha sederhana (biaya produksi, harga jual, dan potensi keuntungan) dari produk nonpangan nabati pewangi alami yang telah dibuat. (Produksi) | 2 | | 6 | Refleksi, Evaluasi, dan Asesmen Sumatif Produk Nonpangan Nabati Pewangi Alami | TP 2.6.1 TP 2.6.2 | Murid dapat menilai kelayakan dan mutu produk nonpangan nabati pewangi alami yang telah dibuat berdasarkan hasil observasi, desain, dan proses produksi sebagai bahan perbaikan atau pengembangan produk. (Refleksi dan Evaluasi) Murid dapat mempresentasikan seluruh proses dan hasil pembuatan produk nonpangan nabati pewangi alami beserta strategi promosinya sebagai bentuk asesmen sumatif bab. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 |
|