Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPrakarya dan Kewirausahaan Pengolahanchevron_rightKelas 10

KKTP Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan Kelas 10 — Semester 1

KKTPSMAKelas 10ESemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan kelas 10 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan Kelas 10 — Semester 1

Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan · Kelas 10

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN PENGOLAHAN

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat mengidentifikasi minimal 5 jenis produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati khas daerah melalui kegiatan observasi dan eksplorasi berbagai sumber.3
2Murid dapat menjelaskan nilai ekonomis dan potensi lokal produk olahan pangan nabati Nusantara berdasarkan hasil eksplorasi.3
3Murid dapat menganalisis karakteristik berbagai jenis bahan pangan nabati (buah-buahan, sayuran, umbi, biji-bijian) meliputi sifat fisik, kandungan gizi, dan manfaat kesehatan.3
4Murid dapat membandingkan keunggulan bahan pangan nabati dari aspek kesehatan dan ramah lingkungan dibandingkan bahan pangan lainnya.3
5Murid dapat menganalisis berbagai teknik pengolahan pangan higienis (merebus, menggoreng, mengukus, fermentasi, dan pengeringan) yang sesuai untuk bahan nabati.3
6Murid dapat menjelaskan prosedur pengolahan pangan nabati yang higienis sesuai standar keamanan pangan Nusantara.3
7Murid dapat mengembangkan desain produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati dalam bentuk gambar kerja atau prototipe berdasarkan hasil eksplorasi dan studi kelayakan potensi lokal.3
8Murid dapat merancang desain kemasan dan label produk olahan pangan nabati yang menarik, informatif, dan sesuai identitas lokal Nusantara.3
9Murid dapat menyusun rencana produksi produk olahan pangan nabati Nusantara secara tertulis meliputi kebutuhan alat, bahan, prosedur kerja, pembagian tugas, dan jadwal produksi.3
10Murid dapat merancang analisis usaha sederhana produk pangan nabati meliputi perhitungan modal, harga pokok produksi, dan harga jual.3
11Murid dapat membuat kemasan dan label produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati sesuai desain yang telah dirancang secara kreatif dan estetis.3
12Murid dapat membuat produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati sesuai rancangan produksi dengan menerapkan prinsip higienitas dan prosedur kerja yang benar.3
13Murid dapat mempromosikan dan memasarkan produk olahan pangan nabati menggunakan media promosi yang telah dibuat serta menghitung laba yang diperoleh dari kegiatan penjualan.3
14Murid dapat mengevaluasi keseluruhan proses dan hasil produksi produk olahan pangan nabati Nusantara mulai dari eksplorasi, desain, produksi, kemasan, hingga pemasaran secara kritis dan reflektif.3
15Murid dapat menunjukkan pemahaman komprehensif tentang karakteristik bahan pangan nabati, teknik pengolahan higienis, dan nilai kewirausahaan produk nabati Nusantara melalui asesmen sumatif.3
16Murid dapat mengidentifikasi ruang lingkup, pengertian, jenis, dan karakteristik produk olahan nonpangan dari bahan nabati (seperti sabun, parfum, dan aromaterapi) melalui kegiatan pengamatan dan diskusi.3
17Murid dapat menjelaskan potensi ekonomis produk nonpangan nabati (pewangi alami, aromaterapi, perawatan tubuh) berdasarkan hasil eksplorasi dari berbagai sumber informasi.3
18Murid dapat menganalisis karakteristik bahan nabati (seperti kopi, buah, sayuran, dan tanaman aromatik) yang digunakan sebagai bahan baku produk nonpangan pewangi alami.3
19Murid dapat menjelaskan alat, teknik, dan prosedur pengolahan produk nonpangan nabati (misal lilin aromaterapi, pengharum ruangan) secara sistematis dan benar.3
20Murid dapat merancang desain produk olahan nonpangan nabati pewangi alami (dalam bentuk gambar kerja atau prototipe) berdasarkan hasil eksplorasi dan studi kelayakan pasar secara kreatif.3
21Murid dapat mengembangkan desain kemasan produk nonpangan nabati pewangi alami yang menarik, fungsional, dan mencerminkan potensi lokal atau kearifan Nusantara.3
22Murid dapat membuat produk olahan nonpangan nabati pewangi alami (seperti lilin aromaterapi kopi atau pengharum ruangan nabati) sesuai desain yang telah dirancang dengan memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan.3
23Murid dapat membuat kemasan produk nonpangan nabati pewangi alami sesuai desain kemasan yang telah disepakati kelompok.3
24Murid dapat merancang strategi promosi produk nonpangan nabati pewangi alami secara sederhana melalui media yang sesuai (poster, media sosial, atau pameran kelas).3
25Murid dapat menyusun analisis usaha sederhana (biaya produksi, harga jual, dan potensi keuntungan) dari produk nonpangan nabati pewangi alami yang telah dibuat.3
26Murid dapat menilai kelayakan dan mutu produk nonpangan nabati pewangi alami yang telah dibuat berdasarkan hasil observasi, desain, dan proses produksi sebagai bahan perbaikan atau pengembangan produk.3
27Murid dapat mempresentasikan seluruh proses dan hasil pembuatan produk nonpangan nabati pewangi alami beserta strategi promosinya sebagai bentuk asesmen sumatif bab.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan 8 Tujuan Pembelajaran Bab 1 Semester 1 Kelas 10 Fase E. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk penilaian formatif maupun sumatif. Pada TP 7 dan 8 (elemen Desain dan Perencanaan), penilaian direkomendasikan berbasis portofolio atau unjuk kerja produk. Interval nilai dapat disesuaikan oleh guru berdasarkan kondisi dan konteks satuan pendidikan masing-masing. Kata kerja operasional pada setiap level rubrik dipilih secara observasional dan terukur agar memudahkan guru dalam memberikan umpan balik yang konkret kepada murid.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.