Dokumenchevron_rightATPchevron_rightPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertichevron_rightKelas 2

ATP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

ATPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti · Kelas 2

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
SemesterSemester 1
Total JP40 JP
Jumlah Bab2 bab
Total Pertemuan20 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran40 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu meneladani tokoh-tokoh dharma dalam cerita Mahabharata sebagai pedoman hidup, serta memahami Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta dan sumber hidup bagi seluruh makhluk hidup

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Tokoh-Tokoh Dharma dalam Mahabharata (22 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Pengertian dan Kedudukan Kitab Mahabharata dalam HinduTP 1.1.1
TP 1.1.2
Murid dapat menjelaskan pengertian kitab Mahabharata sebagai bagian dari kitab Itihasa dalam Hindu dengan kata-kata sendiri. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat menyebutkan kedudukan kitab Mahabharata dalam kelompok kitab suci Hindu (Weda, Itihasa, Purana) secara lisan. (Kitab Suci Weda)
2
2Mengenal Tokoh-Tokoh Utama dalam Cerita MahabharataTP 1.2.1
TP 1.2.2
Murid dapat menyebutkan minimal lima nama tokoh utama dalam cerita Mahabharata beserta perannya secara singkat. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat mengenali tokoh-tokoh baik (dharma) dalam cerita Mahabharata melalui pengamatan gambar atau tayangan video. (Kitab Suci Weda)
2
3Mengenal Tokoh-Tokoh Tidak Baik dalam Cerita MahabharataTP 1.3.1
TP 1.3.2
Murid dapat menyebutkan minimal tiga nama tokoh yang berperilaku tidak baik (adharma) dalam cerita Mahabharata. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat membedakan tokoh yang berperilaku baik (dharma) dan tidak baik (adharma) dalam cerita Mahabharata dengan contoh konkret. (Susila)
2
4Mengenal Lima Tokoh Pandawa dan Karakter Masing-MasingTP 1.4.1
TP 1.4.2
Murid dapat menyebutkan nama kelima Pandawa (Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sahadewa) beserta karakter unggul masing-masing. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat menjelaskan mengapa karakter Pandawa patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari. (Susila)
2
5Karakter Jujur Yudhistira sebagai Teladan DharmaTP 1.5.1
TP 1.5.2
Murid dapat menjelaskan sikap jujur Yudhistira dalam cerita Mahabharata sebagai wujud perilaku dharma. (Susila)
Murid dapat menunjukkan contoh perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang terinspirasi dari karakter Yudhistira. (Susila)
2
6Menerapkan Perilaku Baik Pandawa dalam Kehidupan Sehari-HariTP 1.6.1
TP 1.6.2
Murid dapat menyebutkan minimal tiga contoh perilaku baik Pandawa yang dapat diterapkan dalam kehidupan di rumah dan sekolah. (Susila)
Murid dapat mengaitkan perilaku baik tokoh Pandawa dengan nilai Subha Karma (perbuatan baik) dalam ajaran Hindu. (Susila)
2
7Nilai Dharma dalam Cerita Mahabharata sebagai Pedoman HidupTP 1.7.1
TP 1.7.2
Murid dapat menjelaskan makna dharma yang terdapat dalam cerita Mahabharata dengan kalimat sederhana. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat menghubungkan nilai dharma tokoh Mahabharata dengan konsep Tri Kaya Parisudha (berpikir, berkata, dan berbuat baik). (Susila)
2
8Peran Tokoh Pandawa dalam Menegakkan DharmaTP 1.8.1
TP 1.8.2
Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana bagaimana Pandawa berjuang menegakkan dharma dalam cerita Mahabharata. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat menyebutkan nilai-nilai kebenaran yang diperjuangkan oleh tokoh Pandawa dalam cerita Mahabharata. (Susila)
2
9Tokoh Pandawa sebagai Teladan Bhakti kepada Hyang WidhiTP 1.9.1
TP 1.9.2
Murid dapat menjelaskan bagaimana tokoh Pandawa menunjukkan bhakti kepada Hyang Widhi Wasa melalui perilaku dharma dalam cerita Mahabharata. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa dengan mencontoh kebaikan tokoh Pandawa dalam kehidupan sehari-hari. (Sraddha dan Bhakti)
2
10Rangkuman dan Refleksi Tokoh-Tokoh Dharma dalam MahabharataTP 1.10.1
TP 1.10.2
Murid dapat merangkum kembali tokoh-tokoh dharma utama dalam Mahabharata beserta karakter dan teladan yang dapat diambil. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat merefleksikan satu perilaku baik dari tokoh Mahabharata yang ingin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara lisan maupun tulisan sederhana. (Susila)
2
11Asesmen Sumatif Bab 1: Tokoh-Tokoh Dharma dalam MahabharataTP 1.11.1
TP 1.11.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang pengertian Mahabharata, nama tokoh-tokoh utama, karakter Pandawa, dan nilai dharma melalui asesmen sumatif. (Kitab Suci Weda)
Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan menerapkan nilai perilaku baik tokoh Pandawa (Subha Karma dan Tri Kaya Parisudha) melalui asesmen sumatif. (Susila)
2

Bab 2 — Hyang Widhi Wasa Sebagai Sumber Hidup (18 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber HidupTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup bagi seluruh makhluk di alam semesta dengan kata-kata sendiri. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat menyebutkan minimal dua alasan mengapa Hyang Widhi Wasa disebut sebagai sumber hidup. (Sraddha dan Bhakti)
2
2Hyang Widhi Wasa sebagai Pencipta Alam SemestaTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat menjelaskan bahwa Hyang Widhi Wasa adalah pencipta alam semesta beserta isinya melalui pengamatan gambar. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat menyebutkan contoh ciptaan Hyang Widhi Wasa yang ada di lingkungan sekitar dengan benar. (Sraddha dan Bhakti)
2
3Makhluk Hidup Ciptaan Hyang Widhi WasaTP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat menyebutkan jenis-jenis makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa (manusia, hewan, tumbuhan) melalui kegiatan diskusi kelompok. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat membedakan ciri-ciri makhluk hidup dan benda tidak hidup sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan tepat. (Sraddha dan Bhakti)
2
4Manusia sebagai Ciptaan Hyang Widhi Wasa yang Paling SempurnaTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat menjelaskan alasan manusia disebut sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna dibandingkan makhluk hidup lainnya. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat menyebutkan kelebihan manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa, yaitu memiliki Tri Pramana (bayu, sabda, idep). (Sraddha dan Bhakti)
2
5Sumber Jiwa dalam Setiap Makhluk Hidup Ciptaan Hyang Widhi WasaTP 2.5.1
TP 2.5.2
Murid dapat menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup memiliki jiwa (Atman/Jiwatman) yang bersumber dari Hyang Widhi Wasa. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat menyebutkan nama-nama jiwa yang menghidupi setiap makhluk hidup (Jiwatman pada manusia, Janggama pada hewan, Atman sebagai sumber) dengan benar. (Sraddha dan Bhakti)
2
6Tri Pramana sebagai Tanda Kehidupan Ciptaan Hyang Widhi WasaTP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat menyebutkan tiga unsur Tri Pramana (bayu, sabda, idep) yang diberikan Hyang Widhi Wasa kepada makhluk hidup. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat menjelaskan perbedaan Tri Pramana yang dimiliki manusia, hewan, dan tumbuhan sebagai bukti kasih Hyang Widhi Wasa kepada ciptaan-Nya. (Sraddha dan Bhakti)
2
7Sikap Peduli terhadap Ciptaan Hyang Widhi WasaTP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat menunjukkan contoh sikap peduli terhadap sesama manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari. (Susila)
Murid dapat menunjukkan contoh sikap peduli terhadap hewan dan tumbuhan sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui kegiatan pengamatan dan diskusi. (Susila)
2
8Bersyukur kepada Hyang Widhi Wasa atas Karunia KehidupanTP 2.8.1
TP 2.8.2
Murid dapat menjelaskan cara bersyukur kepada Hyang Widhi Wasa atas karunia kehidupan yang diberikan kepada semua makhluk hidup. (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat mempraktikkan perilaku bersyukur kepada Hyang Widhi Wasa melalui sikap menjaga dan merawat ciptaan-Nya di lingkungan sekitar. (Susila)
2
9Asesmen Sumatif Bab 2: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber HidupTP 2.9.1
TP 2.9.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup dan pencipta makhluk hidup melalui tes tertulis (pilihan ganda dan isian singkat). (Sraddha dan Bhakti)
Murid dapat mendemonstrasikan sikap peduli terhadap ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui penilaian keterampilan berupa cerita gambar atau karya sederhana. (Susila)
2

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.