Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertichevron_rightKelas 2

KKTP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

KKTPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti · Kelas 2

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian kitab Mahabharata sebagai bagian dari kitab Itihasa dalam Hindu dengan kata-kata sendiri.3
2Murid dapat menyebutkan kedudukan kitab Mahabharata dalam kelompok kitab suci Hindu (Weda, Itihasa, Purana) secara lisan.3
3Murid dapat menyebutkan minimal lima nama tokoh utama dalam cerita Mahabharata beserta perannya secara singkat.3
4Murid dapat mengenali tokoh-tokoh baik (dharma) dalam cerita Mahabharata melalui pengamatan gambar atau tayangan video.3
5Murid dapat menyebutkan minimal tiga nama tokoh yang berperilaku tidak baik (adharma) dalam cerita Mahabharata.3
6Murid dapat membedakan tokoh yang berperilaku baik (dharma) dan tidak baik (adharma) dalam cerita Mahabharata dengan contoh konkret.3
7Murid dapat menyebutkan nama kelima Pandawa (Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sahadewa) beserta karakter unggul masing-masing.3
8Murid dapat menjelaskan mengapa karakter Pandawa patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari.3
9Murid dapat menjelaskan sikap jujur Yudhistira dalam cerita Mahabharata sebagai wujud perilaku dharma.3
10Murid dapat menunjukkan contoh perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang terinspirasi dari karakter Yudhistira.3
11Murid dapat menyebutkan minimal tiga contoh perilaku baik Pandawa yang dapat diterapkan dalam kehidupan di rumah dan sekolah.3
12Murid dapat mengaitkan perilaku baik tokoh Pandawa dengan nilai Subha Karma (perbuatan baik) dalam ajaran Hindu.3
13Murid dapat menjelaskan makna dharma yang terdapat dalam cerita Mahabharata dengan kalimat sederhana.3
14Murid dapat menghubungkan nilai dharma tokoh Mahabharata dengan konsep Tri Kaya Parisudha (berpikir, berkata, dan berbuat baik).3
15Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana bagaimana Pandawa berjuang menegakkan dharma dalam cerita Mahabharata.3
16Murid dapat menyebutkan nilai-nilai kebenaran yang diperjuangkan oleh tokoh Pandawa dalam cerita Mahabharata.3
17Murid dapat menjelaskan bagaimana tokoh Pandawa menunjukkan bhakti kepada Hyang Widhi Wasa melalui perilaku dharma dalam cerita Mahabharata.3
18Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa dengan mencontoh kebaikan tokoh Pandawa dalam kehidupan sehari-hari.3
19Murid dapat merangkum kembali tokoh-tokoh dharma utama dalam Mahabharata beserta karakter dan teladan yang dapat diambil.3
20Murid dapat merefleksikan satu perilaku baik dari tokoh Mahabharata yang ingin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara lisan maupun tulisan sederhana.3
21Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang pengertian Mahabharata, nama tokoh-tokoh utama, karakter Pandawa, dan nilai dharma melalui asesmen sumatif.3
22Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan menerapkan nilai perilaku baik tokoh Pandawa (Subha Karma dan Tri Kaya Parisudha) melalui asesmen sumatif.3
23Murid dapat menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup bagi seluruh makhluk di alam semesta dengan kata-kata sendiri.3
24Murid dapat menyebutkan minimal dua alasan mengapa Hyang Widhi Wasa disebut sebagai sumber hidup.3
25Murid dapat menjelaskan bahwa Hyang Widhi Wasa adalah pencipta alam semesta beserta isinya melalui pengamatan gambar.3
26Murid dapat menyebutkan contoh ciptaan Hyang Widhi Wasa yang ada di lingkungan sekitar dengan benar.3
27Murid dapat menyebutkan jenis-jenis makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa (manusia, hewan, tumbuhan) melalui kegiatan diskusi kelompok.3
28Murid dapat membedakan ciri-ciri makhluk hidup dan benda tidak hidup sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan tepat.3
29Murid dapat menjelaskan alasan manusia disebut sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna dibandingkan makhluk hidup lainnya.3
30Murid dapat menyebutkan kelebihan manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa, yaitu memiliki Tri Pramana (bayu, sabda, idep).3
31Murid dapat menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup memiliki jiwa (Atman/Jiwatman) yang bersumber dari Hyang Widhi Wasa.3
32Murid dapat menyebutkan nama-nama jiwa yang menghidupi setiap makhluk hidup (Jiwatman pada manusia, Janggama pada hewan, Atman sebagai sumber) dengan benar.3
33Murid dapat menyebutkan tiga unsur Tri Pramana (bayu, sabda, idep) yang diberikan Hyang Widhi Wasa kepada makhluk hidup.3
34Murid dapat menjelaskan perbedaan Tri Pramana yang dimiliki manusia, hewan, dan tumbuhan sebagai bukti kasih Hyang Widhi Wasa kepada ciptaan-Nya.3
35Murid dapat menunjukkan contoh sikap peduli terhadap sesama manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari.3
36Murid dapat menunjukkan contoh sikap peduli terhadap hewan dan tumbuhan sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui kegiatan pengamatan dan diskusi.3
37Murid dapat menjelaskan cara bersyukur kepada Hyang Widhi Wasa atas karunia kehidupan yang diberikan kepada semua makhluk hidup.3
38Murid dapat mempraktikkan perilaku bersyukur kepada Hyang Widhi Wasa melalui sikap menjaga dan merawat ciptaan-Nya di lingkungan sekitar.3
39Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup dan pencipta makhluk hidup melalui tes tertulis (pilihan ganda dan isian singkat).3
40Murid dapat mendemonstrasikan sikap peduli terhadap ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui penilaian keterampilan berupa cerita gambar atau karya sederhana.3

5. CATATAN

KKTP ini menggunakan pendekatan rubrik deskriptif 4 level sesuai Kurikulum Merdeka. Guru disarankan menggunakan kombinasi observasi lisan, pengamatan aktivitas, dan unjuk kerja sebagai instrumen penilaian, mengingat karakteristik murid Fase A (kelas 2 SD) yang masih dalam tahap perkembangan literasi awal. Interval nilai bersifat panduan umum dan dapat disesuaikan dengan konteks satuan pendidikan. Untuk TP nomor 4, penilaian dilakukan saat aktivitas mengamati gambar atau menonton video berlangsung. Untuk TP nomor 8, guru dapat menggunakan refleksi lisan singkat atau lembar ekspresi diri bergambar sebagai bukti ketercapaian.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.