Dokumenchevron_rightATPchevron_rightMatematikachevron_rightKelas 2

ATP Matematika Kelas 2 — Semester 1

ATPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Matematika kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Matematika Kelas 2 — Semester 1

Matematika · Kelas 2

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

MATEMATIKA

1. IDENTITAS

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
SemesterSemester 1
Total JP78 JP
Jumlah Bab4 bab
Total Pertemuan39 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran76 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu membilang, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100; melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan benda konkret sampai 20; mengenal bangun datar dan bangun ruang; menentukan posisi benda; serta mengenali dan melanjutkan pola bukan bilangan.

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Ayo Membilang sampai dengan 50 (22 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Eksplorasi Awal: Menghitung Benda sampai dengan 50 dengan Cara Mengelompokkan Sepuluh-SepuluhTP 1.1.1
TP 1.1.2
Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret, murid dapat menghitung banyak benda sampai dengan 50 dengan cara mengelompokkan setiap 10 benda secara tepat. (Bilangan)
Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret, murid dapat memperkirakan (estimasi) banyak benda sampai dengan 50 secara logis. (Bilangan)
2
2Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 21–35TP 1.2.1
TP 1.2.2
Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 21 sampai dengan 35 dengan benar. (Bilangan)
Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 21 sampai dengan 35 dengan benar. (Bilangan)
2
3Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 36–50TP 1.3.1
TP 1.3.2
Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar. (Bilangan)
Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar. (Bilangan)
2
4Menghitung Maju dan Menghitung Mundur Bilangan Cacah sampai dengan 50TP 1.4.1
TP 1.4.2
Melalui kegiatan kelompok membaca nyaring, murid dapat menghitung maju bilangan cacah sampai dengan 50 secara urut dan benar. (Bilangan)
Melalui kegiatan kelompok membaca nyaring, murid dapat menghitung mundur bilangan cacah sampai dengan 50 secara urut dan benar. (Bilangan)
2
5Nilai Tempat: Puluhan dan Satuan Bilangan Cacah sampai dengan 50TP 1.5.1
TP 1.5.2
Melalui penggunaan tabel nilai tempat dan model konkret (lidi/stik es krim), murid dapat menunjukkan nilai puluhan dan satuan dari suatu bilangan cacah sampai dengan 50 dengan tepat. (Bilangan)
Melalui latihan mengisi tabel nilai tempat, murid dapat menuliskan bilangan cacah sampai dengan 50 berdasarkan nilai puluhan dan satuannya dengan benar. (Bilangan)
2
6Komposisi (Menyusun) Bilangan Cacah sampai dengan 50 Menggunakan Model KonkretTP 1.6.1Melalui kegiatan manipulasi benda konkret, murid dapat menyusun (komposisi) bilangan cacah sampai dengan 50 dari nilai puluhan dan satuan yang diberikan dengan benar. (Bilangan)2
7Dekomposisi (Mengurai) Bilangan Cacah sampai dengan 50 Menggunakan Model KonkretTP 1.7.1
TP 1.7.2
Melalui kegiatan manipulasi benda konkret, murid dapat mengurai (dekomposisi) bilangan cacah sampai dengan 50 menjadi nilai puluhan dan satuan dengan benar. (Bilangan)
Melalui eksplorasi benda konkret, murid dapat menyatakan pasangan bilangan penyusun suatu bilangan cacah sampai dengan 50 dengan tepat. (Bilangan)
2
8Membandingkan Dua Bilangan Cacah sampai dengan 50 (Lebih dari dan Kurang dari)TP 1.8.1
TP 1.8.2
Melalui penggunaan model konkret dan tabel nilai tempat, murid dapat menentukan bilangan yang lebih dari atau kurang dari bilangan cacah lain sampai dengan 50 dengan benar. (Bilangan)
Melalui diskusi kelompok, murid dapat menjelaskan alasan perbandingan dua bilangan cacah sampai dengan 50 berdasarkan nilai tempat dengan logis. (Bilangan)
2
9Mengurutkan Tiga Bilangan Cacah sampai dengan 50 (Terkecil ke Terbesar dan Sebaliknya)TP 1.9.1
TP 1.9.2
Melalui latihan tertulis dan permainan kartu bilangan, murid dapat mengurutkan tiga bilangan cacah sampai dengan 50 dari yang paling kecil ke paling besar dengan benar. (Bilangan)
Melalui latihan tertulis dan permainan kartu bilangan, murid dapat mengurutkan tiga bilangan cacah sampai dengan 50 dari yang paling besar ke paling kecil dengan benar. (Bilangan)
2
10Permainan dan Latihan Terpadu: Membilang, Nilai Tempat, dan Membandingkan Bilangan sampai dengan 50TP 1.10.1
TP 1.10.2
Melalui permainan kartu bilangan secara berpasangan, murid dapat menggunakan pemahaman nilai tempat untuk menyusun dan membandingkan bilangan cacah sampai dengan 50 secara mandiri. (Bilangan)
Melalui kegiatan latihan soal terpadu, murid dapat menyelesaikan soal yang mencakup membilang, menulis, dan mengurutkan bilangan cacah sampai dengan 50 dengan percaya diri. (Bilangan)
2
11Asesmen Sumatif Bab 1: Ayo Membilang sampai dengan 50TP 1.11.1Melalui tes tertulis, murid dapat menunjukkan kemampuan membilang, membaca, menulis, menentukan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi, membandingkan, serta mengurutkan bilangan cacah sampai dengan 50 sebagai bukti pencapaian kompetensi Bab 1. (Bilangan)2

Bab 2 — Penjumlahan dan Pengurangan (24 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Eksplorasi Awal Penjumlahan: Menghitung MajuTP 2.1.1
TP 2.1.2
Melalui pengamatan gambar dan cerita kontekstual, murid dapat menjelaskan konsep penjumlahan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan benda konkret. (Bilangan)
Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) dengan strategi menghitung maju menggunakan garis bilangan atau benda konkret. (Bilangan)
2
2Penjumlahan Bersusun dengan Nilai TempatTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan cara bersusun dengan memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan. (Bilangan)
Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penjumlahan bersusun secara urut: menjumlahkan satuan terlebih dahulu, kemudian puluhan. (Bilangan)
2
3Penjumlahan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)TP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses penjumlahan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond). (Bilangan)
Murid dapat memilih strategi penjumlahan (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya. (Bilangan)
2
4Latihan Berbagai Strategi Penjumlahan sampai 20TP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat menyelesaikan soal penjumlahan bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri. (Bilangan)
Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret. (Aljabar)
2
5Eksplorasi Awal Pengurangan: Menghitung MundurTP 2.5.1
TP 2.5.2
Murid dapat menjelaskan konsep pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 sebagai kebalikan penjumlahan menggunakan benda konkret. (Bilangan)
Murid dapat melakukan pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 dengan strategi menghitung mundur menggunakan garis bilangan atau benda konkret. (Bilangan)
2
6Pengurangan Bersusun dengan Nilai TempatTP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat melakukan pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan cara bersusun dengan memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan. (Bilangan)
Murid dapat menjelaskan langkah-langkah pengurangan bersusun secara urut: mengurangkan satuan terlebih dahulu, kemudian puluhan. (Bilangan)
2
7Pengurangan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)TP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond). (Bilangan)
Murid dapat memilih strategi pengurangan (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya. (Bilangan)
2
8Latihan Berbagai Strategi Pengurangan sampai 20TP 2.8.1
TP 2.8.2
Murid dapat menyelesaikan soal pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri. (Bilangan)
Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret. (Aljabar)
2
9Eksplorasi Soal Cerita Penjumlahan dan Pengurangan (Satu Langkah)TP 2.9.1
TP 2.9.2
Murid dapat mengidentifikasi informasi penting (diketahui dan ditanyakan) dari soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan atau pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20. (Bilangan)
Murid dapat mengenali dan menggunakan kata kunci (lebihnya, kurangnya, selisih, jumlah) untuk menentukan operasi yang tepat dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan. (Bilangan)
2
10Soal Cerita Penjumlahan dan Pengurangan Dua Langkah PenyelesaianTP 2.10.1
TP 2.10.2
Murid dapat menyelesaikan masalah soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan dua langkah penyelesaian secara sistematis (informasi penting, hal yang ditanyakan, solusi, kesimpulan). (Bilangan)
Murid dapat membuat soal cerita penjumlahan dan pengurangan sederhana menggunakan bahasa sendiri yang memuat kata kunci lebihnya, kurangnya, selisih, atau jumlah. (Bilangan)
2
11Latihan Terpadu dan Penguatan Penjumlahan dan PenguranganTP 2.11.1
TP 2.11.2
Murid dapat menyelesaikan berbagai soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan memilih strategi yang paling tepat secara mandiri sebagai persiapan asesmen sumatif. (Bilangan)
Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dua langkah penyelesaian dengan menuliskan kesimpulan yang diawali kata 'Jadi,'. (Bilangan)
2
12Asesmen Sumatif Bab 2: Penjumlahan dan PenguranganTP 2.12.1
TP 2.12.2
Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan berbagai strategi (menghitung maju/mundur, bersusun, dan pasangan bilangan) melalui asesmen sumatif. (Bilangan)
Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dengan dua langkah penyelesaian secara mandiri sebagai bukti capaian kompetensi akhir bab. (Bilangan)
2

Bab 3 — Bentuk di Sekitar Kita (18 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Mengenal Kembali Bangun Datar dan Cara MengelompokkannyaTP 3.1.1
TP 3.1.2
Murid dapat mengidentifikasi berbagai bangun datar (segitiga, segi empat, segi banyak, dan lingkaran) dari benda-benda di sekitar. (Geometri)
Murid dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan ciri-ciri yang diamati secara langsung menggunakan alat peraga konkret. (Geometri)
2
2Ciri-Ciri Bangun Datar: Sisi dan SudutTP 3.2.1
TP 3.2.2
Murid dapat menjelaskan ciri-ciri bangun datar (segitiga, segi empat, segi banyak, dan lingkaran) berdasarkan jumlah sisi dan sudutnya. (Geometri)
Murid dapat membedakan segi banyak dan bukan segi banyak (bentuk lengkung) berdasarkan ciri-ciri sisinya. (Geometri)
2
3Menemukan Segi Lima dan Segi Enam di Sekitar KitaTP 3.3.1
TP 3.3.2
Murid dapat mengenali dan menamai bangun datar segi lima dan segi enam berdasarkan jumlah sisinya. (Geometri)
Murid dapat menemukan contoh benda di sekitar yang berbentuk segi lima dan segi enam serta mendeskripsikan ciri-cirinya. (Geometri)
2
4Mengurai Bangun Datar Menjadi Beberapa Bangun Datar LainTP 3.4.1
TP 3.4.2
Murid dapat mengurai satu bangun datar (segitiga, segi empat, atau segi banyak) menjadi beberapa bangun datar yang lebih kecil dengan cara membuat garis pembagi. (Geometri)
Murid dapat menjelaskan hasil penguraian bangun datar menggunakan bahasa sendiri secara lisan maupun tulisan. (Geometri)
2
5Menyusun Beberapa Bangun Datar Menjadi Bentuk BaruTP 3.5.1
TP 3.5.2
Murid dapat menyusun beberapa bangun datar kecil untuk membentuk segitiga, segi empat, atau segi banyak yang lebih besar. (Geometri)
Murid dapat menentukan bangun datar apa saja yang digunakan dalam proses penyusunan dan menjelaskan hasilnya. (Geometri)
2
6Mengenal Bangun Ruang dan Perbedaannya dengan Bangun DatarTP 3.6.1
TP 3.6.2
Murid dapat mengenal dan menamai bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola) dari benda-benda konkret di sekitar. (Geometri)
Murid dapat mendeskripsikan perbedaan bangun datar dan bangun ruang berdasarkan pengamatan langsung terhadap benda konkret. (Geometri)
2
7Ciri-Ciri Bangun Ruang: Permukaan Datar dan LengkungTP 3.7.1
TP 3.7.2
Murid dapat membedakan bangun ruang yang memiliki permukaan datar (kubus, balok) dan permukaan lengkung (kerucut, bola) berdasarkan eksplorasi benda di sekitar. (Geometri)
Murid dapat menjelaskan alasan mengapa bangun ruang tertentu dapat menggelinding dan bangun ruang lain tidak dapat menggelinding. (Geometri)
2
8Posisi Benda terhadap Benda Lain di Sekitar KitaTP 3.8.1
TP 3.8.2
Murid dapat menentukan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah. (Geometri)
Murid dapat mendeskripsikan posisi bangun datar atau bangun ruang terhadap benda lain dalam konteks lingkungan sekitar secara lisan maupun tulisan. (Geometri)
2
9Asesmen Sumatif Bab 3: Bentuk di Sekitar KitaTP 3.9.1
TP 3.9.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ciri-ciri bangun datar dan bangun ruang, serta mampu mengurai dan menyusun bangun datar melalui soal asesmen sumatif. (Geometri)
Murid dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain dan membedakan segi banyak dari bukan segi banyak sebagai bukti ketercapaian seluruh tujuan pembelajaran Bab 3. (Geometri)
2

Bab 4 — Posisi Benda dan Pola di Sekitar Kita (14 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Mengenal Posisi Benda: Atas, Bawah, Depan, dan BelakangTP 4.1.1
TP 4.1.2
Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' dengan benar. (Geometri)
Melalui kegiatan eksplorasi konkret dengan benda nyata, murid dapat menunjukkan posisi benda di atas, bawah, depan, dan belakang secara tepat. (Geometri)
2
2Mengenal Posisi Benda: Kanan dan KiriTP 4.2.1
TP 4.2.2
Melalui kegiatan mengamati gambar dan benda nyata, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' sesuai sudut pandang pembaca/pengamat dengan benar. (Geometri)
Melalui kegiatan menulis kalimat pada tabel posisi, murid dapat menuliskan posisi benda di sekitar menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' dalam bentuk kalimat yang tepat. (Geometri)
2
3Mendeskripsikan Posisi Benda dengan Enam Kata Posisi Secara TerpaduTP 4.3.1
TP 4.3.2
Melalui permainan petunjuk posisi secara berkelompok, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan', 'kiri', 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' secara terpadu dan benar. (Geometri)
Melalui kegiatan tebak benda berdasarkan deskripsi posisi, murid dapat membuat kalimat petunjuk posisi benda menggunakan kombinasi kata posisi yang tepat. (Geometri)
2
4Mengenal dan Mengidentifikasi Pola Gambar dan WarnaTP 4.4.1
TP 4.4.2
Melalui pengamatan gambar berulang, murid dapat mengidentifikasi keteraturan (pola) pada pola gambar dan pola warna bukan bilangan dengan benar. (Aljabar)
Melalui latihan soal, murid dapat menentukan gambar atau warna berikutnya untuk melanjutkan pola gambar dan pola warna yang diberikan dengan tepat. (Aljabar)
2
5Mengenal dan Melanjutkan Pola Suara dan Pola GerakanTP 4.5.1
TP 4.5.2
Melalui kegiatan mendengarkan dan menirukan, murid dapat mengidentifikasi keteraturan (pola) pada pola suara dengan benar. (Aljabar)
Melalui permainan berkelompok, murid dapat meniru dan melanjutkan pola gerakan dan pola suara yang telah ditentukan secara tepat. (Aljabar)
2
6Membuat Pola Gambar, Warna, Suara, dan Gerakan Secara KreatifTP 4.6.1
TP 4.6.2
Melalui kegiatan berkarya, murid dapat membuat pola gambar dan pola warna sendiri menggunakan benda-benda atau gambar di sekitar secara kreatif dan teratur. (Aljabar)
Melalui presentasi kelompok, murid dapat membuat dan memperagakan pola gerakan dan pola suara secara berkelompok dengan pola yang konsisten. (Aljabar)
2
7Asesmen Sumatif Bab 4: Posisi Benda dan Pola di Sekitar KitaTP 4.7.1
TP 4.7.2
Melalui soal evaluasi tertulis, murid dapat mendeskripsikan posisi benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan', 'kiri', 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' dengan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi Subbab A. (Geometri)
Melalui soal evaluasi tertulis, murid dapat mengidentifikasi, melanjutkan, dan membuat pola gambar serta pola warna dengan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi Subbab B. (Aljabar)
2

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.