Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightMatematikachevron_rightKelas 2

KKTP Matematika Kelas 2 — Semester 1

KKTPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Matematika kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Matematika Kelas 2 — Semester 1

Matematika · Kelas 2

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

MATEMATIKA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret, murid dapat menghitung banyak benda sampai dengan 50 dengan cara mengelompokkan setiap 10 benda secara tepat.3
2Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret, murid dapat memperkirakan (estimasi) banyak benda sampai dengan 50 secara logis.3
3Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 21 sampai dengan 35 dengan benar.3
4Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 21 sampai dengan 35 dengan benar.3
5Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar.3
6Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar.3
7Melalui kegiatan kelompok membaca nyaring, murid dapat menghitung maju bilangan cacah sampai dengan 50 secara urut dan benar.3
8Melalui kegiatan kelompok membaca nyaring, murid dapat menghitung mundur bilangan cacah sampai dengan 50 secara urut dan benar.3
9Melalui penggunaan tabel nilai tempat dan model konkret (lidi/stik es krim), murid dapat menunjukkan nilai puluhan dan satuan dari suatu bilangan cacah sampai dengan 50 dengan tepat.3
10Melalui latihan mengisi tabel nilai tempat, murid dapat menuliskan bilangan cacah sampai dengan 50 berdasarkan nilai puluhan dan satuannya dengan benar.3
11Melalui kegiatan manipulasi benda konkret, murid dapat menyusun (komposisi) bilangan cacah sampai dengan 50 dari nilai puluhan dan satuan yang diberikan dengan benar.3
12Melalui kegiatan manipulasi benda konkret, murid dapat mengurai (dekomposisi) bilangan cacah sampai dengan 50 menjadi nilai puluhan dan satuan dengan benar.3
13Melalui eksplorasi benda konkret, murid dapat menyatakan pasangan bilangan penyusun suatu bilangan cacah sampai dengan 50 dengan tepat.3
14Melalui penggunaan model konkret dan tabel nilai tempat, murid dapat menentukan bilangan yang lebih dari atau kurang dari bilangan cacah lain sampai dengan 50 dengan benar.3
15Melalui diskusi kelompok, murid dapat menjelaskan alasan perbandingan dua bilangan cacah sampai dengan 50 berdasarkan nilai tempat dengan logis.3
16Melalui latihan tertulis dan permainan kartu bilangan, murid dapat mengurutkan tiga bilangan cacah sampai dengan 50 dari yang paling kecil ke paling besar dengan benar.3
17Melalui latihan tertulis dan permainan kartu bilangan, murid dapat mengurutkan tiga bilangan cacah sampai dengan 50 dari yang paling besar ke paling kecil dengan benar.3
18Melalui permainan kartu bilangan secara berpasangan, murid dapat menggunakan pemahaman nilai tempat untuk menyusun dan membandingkan bilangan cacah sampai dengan 50 secara mandiri.3
19Melalui kegiatan latihan soal terpadu, murid dapat menyelesaikan soal yang mencakup membilang, menulis, dan mengurutkan bilangan cacah sampai dengan 50 dengan percaya diri.3
20Melalui tes tertulis, murid dapat menunjukkan kemampuan membilang, membaca, menulis, menentukan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi, membandingkan, serta mengurutkan bilangan cacah sampai dengan 50 sebagai bukti pencapaian kompetensi Bab 1.3
21Melalui pengamatan gambar dan cerita kontekstual, murid dapat menjelaskan konsep penjumlahan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan benda konkret.3
22Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) dengan strategi menghitung maju menggunakan garis bilangan atau benda konkret.3
23Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan cara bersusun dengan memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan.3
24Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penjumlahan bersusun secara urut: menjumlahkan satuan terlebih dahulu, kemudian puluhan.3
25Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses penjumlahan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond).3
26Murid dapat memilih strategi penjumlahan (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya.3
27Murid dapat menyelesaikan soal penjumlahan bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri.3
28Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret.3
29Murid dapat menjelaskan konsep pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 sebagai kebalikan penjumlahan menggunakan benda konkret.3
30Murid dapat melakukan pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 dengan strategi menghitung mundur menggunakan garis bilangan atau benda konkret.3
31Murid dapat melakukan pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan cara bersusun dengan memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan.3
32Murid dapat menjelaskan langkah-langkah pengurangan bersusun secara urut: mengurangkan satuan terlebih dahulu, kemudian puluhan.3
33Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond).3
34Murid dapat memilih strategi pengurangan (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya.3
35Murid dapat menyelesaikan soal pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri.3
36Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret.3
37Murid dapat mengidentifikasi informasi penting (diketahui dan ditanyakan) dari soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan atau pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20.3
38Murid dapat mengenali dan menggunakan kata kunci (lebihnya, kurangnya, selisih, jumlah) untuk menentukan operasi yang tepat dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.3
39Murid dapat menyelesaikan masalah soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan dua langkah penyelesaian secara sistematis (informasi penting, hal yang ditanyakan, solusi, kesimpulan).3
40Murid dapat membuat soal cerita penjumlahan dan pengurangan sederhana menggunakan bahasa sendiri yang memuat kata kunci lebihnya, kurangnya, selisih, atau jumlah.3
41Murid dapat menyelesaikan berbagai soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan memilih strategi yang paling tepat secara mandiri sebagai persiapan asesmen sumatif.3
42Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dua langkah penyelesaian dengan menuliskan kesimpulan yang diawali kata 'Jadi,'.3
43Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan berbagai strategi (menghitung maju/mundur, bersusun, dan pasangan bilangan) melalui asesmen sumatif.3
44Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dengan dua langkah penyelesaian secara mandiri sebagai bukti capaian kompetensi akhir bab.3
45Murid dapat mengidentifikasi berbagai bangun datar (segitiga, segi empat, segi banyak, dan lingkaran) dari benda-benda di sekitar.3
46Murid dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan ciri-ciri yang diamati secara langsung menggunakan alat peraga konkret.3
47Murid dapat menjelaskan ciri-ciri bangun datar (segitiga, segi empat, segi banyak, dan lingkaran) berdasarkan jumlah sisi dan sudutnya.3
48Murid dapat membedakan segi banyak dan bukan segi banyak (bentuk lengkung) berdasarkan ciri-ciri sisinya.3
49Murid dapat mengenali dan menamai bangun datar segi lima dan segi enam berdasarkan jumlah sisinya.3
50Murid dapat menemukan contoh benda di sekitar yang berbentuk segi lima dan segi enam serta mendeskripsikan ciri-cirinya.3
51Murid dapat mengurai satu bangun datar (segitiga, segi empat, atau segi banyak) menjadi beberapa bangun datar yang lebih kecil dengan cara membuat garis pembagi.3
52Murid dapat menjelaskan hasil penguraian bangun datar menggunakan bahasa sendiri secara lisan maupun tulisan.3
53Murid dapat menyusun beberapa bangun datar kecil untuk membentuk segitiga, segi empat, atau segi banyak yang lebih besar.3
54Murid dapat menentukan bangun datar apa saja yang digunakan dalam proses penyusunan dan menjelaskan hasilnya.3
55Murid dapat mengenal dan menamai bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola) dari benda-benda konkret di sekitar.3
56Murid dapat mendeskripsikan perbedaan bangun datar dan bangun ruang berdasarkan pengamatan langsung terhadap benda konkret.3
57Murid dapat membedakan bangun ruang yang memiliki permukaan datar (kubus, balok) dan permukaan lengkung (kerucut, bola) berdasarkan eksplorasi benda di sekitar.3
58Murid dapat menjelaskan alasan mengapa bangun ruang tertentu dapat menggelinding dan bangun ruang lain tidak dapat menggelinding.3
59Murid dapat menentukan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah.3
60Murid dapat mendeskripsikan posisi bangun datar atau bangun ruang terhadap benda lain dalam konteks lingkungan sekitar secara lisan maupun tulisan.3
61Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ciri-ciri bangun datar dan bangun ruang, serta mampu mengurai dan menyusun bangun datar melalui soal asesmen sumatif.3
62Murid dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain dan membedakan segi banyak dari bukan segi banyak sebagai bukti ketercapaian seluruh tujuan pembelajaran Bab 3.3
63Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' dengan benar.3
64Melalui kegiatan eksplorasi konkret dengan benda nyata, murid dapat menunjukkan posisi benda di atas, bawah, depan, dan belakang secara tepat.3
65Melalui kegiatan mengamati gambar dan benda nyata, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' sesuai sudut pandang pembaca/pengamat dengan benar.3
66Melalui kegiatan menulis kalimat pada tabel posisi, murid dapat menuliskan posisi benda di sekitar menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' dalam bentuk kalimat yang tepat.3
67Melalui permainan petunjuk posisi secara berkelompok, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan', 'kiri', 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' secara terpadu dan benar.3
68Melalui kegiatan tebak benda berdasarkan deskripsi posisi, murid dapat membuat kalimat petunjuk posisi benda menggunakan kombinasi kata posisi yang tepat.3
69Melalui pengamatan gambar berulang, murid dapat mengidentifikasi keteraturan (pola) pada pola gambar dan pola warna bukan bilangan dengan benar.3
70Melalui latihan soal, murid dapat menentukan gambar atau warna berikutnya untuk melanjutkan pola gambar dan pola warna yang diberikan dengan tepat.3
71Melalui kegiatan mendengarkan dan menirukan, murid dapat mengidentifikasi keteraturan (pola) pada pola suara dengan benar.3
72Melalui permainan berkelompok, murid dapat meniru dan melanjutkan pola gerakan dan pola suara yang telah ditentukan secara tepat.3
73Melalui kegiatan berkarya, murid dapat membuat pola gambar dan pola warna sendiri menggunakan benda-benda atau gambar di sekitar secara kreatif dan teratur.3
74Melalui presentasi kelompok, murid dapat membuat dan memperagakan pola gerakan dan pola suara secara berkelompok dengan pola yang konsisten.3
75Melalui soal evaluasi tertulis, murid dapat mendeskripsikan posisi benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan', 'kiri', 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' dengan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi Subbab A.3
76Melalui soal evaluasi tertulis, murid dapat mengidentifikasi, melanjutkan, dan membuat pola gambar serta pola warna dengan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi Subbab B.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Matematika Kelas 2 Semester 1, Bab 1. Penilaian dapat dilakukan melalui observasi, unjuk kerja, dan latihan tertulis. Untuk TP 1 dan 2, gunakan lembar observasi saat kegiatan eksplorasi benda konkret. Untuk TP 3 dan 5, gunakan kartu bilangan atau media gambar sebagai alat penilaian lisan. Untuk TP 4 dan 6, gunakan lembar kerja tertulis. Untuk TP 7 dan 8, gunakan observasi kegiatan membaca nyaring berkelompok atau individual. Guru disarankan melakukan remediasi bagi murid pada level Belum Berkembang dan Mulai sebelum melanjutkan ke bab berikutnya, mengingat kompetensi membilang merupakan fondasi bagi bab-bab selanjutnya di Fase A.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Dokumen terkait

Perangkat pendamping untuk mapel dan kelas yang sama.

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.