TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN: PENGOLAHAN Fase E · Kelas X (Sepuluh) · Semester 1 (Ganjil) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan: Pengolahan |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas X (Sepuluh) |
|---|
| Semester | 1 (Ganjil) |
|---|
| Jumlah TP | 27 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu mengidentifikasi, mengolah, dan menciptakan produk pangan nabati secara kreatif dan inovatif dengan memperhatikan nilai gizi, estetika, kemasan, peluang wirausaha, serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Bahan Pangan Nabati: Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat mengidentifikasi minimal 5 jenis produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati khas daerah melalui kegiatan observasi dan eksplorasi berbagai sumber. | | 2 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menjelaskan nilai ekonomis dan potensi lokal produk olahan pangan nabati Nusantara berdasarkan hasil eksplorasi. | | 3 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menganalisis karakteristik berbagai jenis bahan pangan nabati (buah-buahan, sayuran, umbi, biji-bijian) meliputi sifat fisik, kandungan gizi, dan manfaat kesehatan. | | 4 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat membandingkan keunggulan bahan pangan nabati dari aspek kesehatan dan ramah lingkungan dibandingkan bahan pangan lainnya. | | 5 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menganalisis berbagai teknik pengolahan pangan higienis (merebus, menggoreng, mengukus, fermentasi, dan pengeringan) yang sesuai untuk bahan nabati. | | 6 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menjelaskan prosedur pengolahan pangan nabati yang higienis sesuai standar keamanan pangan Nusantara. | | 7 | — | Desain dan Perencanaan | Murid dapat mengembangkan desain produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati dalam bentuk gambar kerja atau prototipe berdasarkan hasil eksplorasi dan studi kelayakan potensi lokal. | | 8 | — | Desain dan Perencanaan | Murid dapat merancang desain kemasan dan label produk olahan pangan nabati yang menarik, informatif, dan sesuai identitas lokal Nusantara. | | 9 | — | Desain dan Perencanaan | Murid dapat menyusun rencana produksi produk olahan pangan nabati Nusantara secara tertulis meliputi kebutuhan alat, bahan, prosedur kerja, pembagian tugas, dan jadwal produksi. | | 10 | — | Desain dan Perencanaan | Murid dapat merancang analisis usaha sederhana produk pangan nabati meliputi perhitungan modal, harga pokok produksi, dan harga jual. | | 11 | — | Produksi | Murid dapat membuat kemasan dan label produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati sesuai desain yang telah dirancang secara kreatif dan estetis. | | 12 | — | Produksi | Murid dapat membuat produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati sesuai rancangan produksi dengan menerapkan prinsip higienitas dan prosedur kerja yang benar. | | 13 | — | Produksi | Murid dapat mempromosikan dan memasarkan produk olahan pangan nabati menggunakan media promosi yang telah dibuat serta menghitung laba yang diperoleh dari kegiatan penjualan. | | 14 | — | Refleksi dan Evaluasi | Murid dapat mengevaluasi keseluruhan proses dan hasil produksi produk olahan pangan nabati Nusantara mulai dari eksplorasi, desain, produksi, kemasan, hingga pemasaran secara kritis dan reflektif. | | 15 | — | Refleksi dan Evaluasi | Murid dapat menunjukkan pemahaman komprehensif tentang karakteristik bahan pangan nabati, teknik pengolahan higienis, dan nilai kewirausahaan produk nabati Nusantara melalui asesmen sumatif. |
Bab 2 — Wangi Alami dengan Pangan Nabati| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 16 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat mengidentifikasi ruang lingkup, pengertian, jenis, dan karakteristik produk olahan nonpangan dari bahan nabati (seperti sabun, parfum, dan aromaterapi) melalui kegiatan pengamatan dan diskusi. | | 17 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menjelaskan potensi ekonomis produk nonpangan nabati (pewangi alami, aromaterapi, perawatan tubuh) berdasarkan hasil eksplorasi dari berbagai sumber informasi. | | 18 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menganalisis karakteristik bahan nabati (seperti kopi, buah, sayuran, dan tanaman aromatik) yang digunakan sebagai bahan baku produk nonpangan pewangi alami. | | 19 | — | Observasi dan Eksplorasi | Murid dapat menjelaskan alat, teknik, dan prosedur pengolahan produk nonpangan nabati (misal lilin aromaterapi, pengharum ruangan) secara sistematis dan benar. | | 20 | — | Desain | Murid dapat merancang desain produk olahan nonpangan nabati pewangi alami (dalam bentuk gambar kerja atau prototipe) berdasarkan hasil eksplorasi dan studi kelayakan pasar secara kreatif. | | 21 | — | Desain | Murid dapat mengembangkan desain kemasan produk nonpangan nabati pewangi alami yang menarik, fungsional, dan mencerminkan potensi lokal atau kearifan Nusantara. | | 22 | — | Produksi | Murid dapat membuat produk olahan nonpangan nabati pewangi alami (seperti lilin aromaterapi kopi atau pengharum ruangan nabati) sesuai desain yang telah dirancang dengan memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan. | | 23 | — | Produksi | Murid dapat membuat kemasan produk nonpangan nabati pewangi alami sesuai desain kemasan yang telah disepakati kelompok. | | 24 | — | Produksi | Murid dapat merancang strategi promosi produk nonpangan nabati pewangi alami secara sederhana melalui media yang sesuai (poster, media sosial, atau pameran kelas). | | 25 | — | Produksi | Murid dapat menyusun analisis usaha sederhana (biaya produksi, harga jual, dan potensi keuntungan) dari produk nonpangan nabati pewangi alami yang telah dibuat. | | 26 | — | Refleksi dan Evaluasi | Murid dapat menilai kelayakan dan mutu produk nonpangan nabati pewangi alami yang telah dibuat berdasarkan hasil observasi, desain, dan proses produksi sebagai bahan perbaikan atau pengembangan produk. | | 27 | — | Refleksi dan Evaluasi | Murid dapat mempresentasikan seluruh proses dan hasil pembuatan produk nonpangan nabati pewangi alami beserta strategi promosinya sebagai bentuk asesmen sumatif bab. |
|