TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) PENDIDIKAN PANCASILA Fase C · Kelas VI (Enam) · Semester Ganjil (Semester 1) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas VI (Enam) |
|---|
| Semester | Ganjil (Semester 1) |
|---|
| Jumlah TP | 56 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Menghubungkan sila-sila Pancasila sebagai kesatuan utuh; menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup; mengimplementasikan norma, hak, dan kewajiban sebagai warga negara; mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama di lingkungan keluarga dan sekolah. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Belajar Pancasila dengan Menyenangkan| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Pancasila | Murid dapat mengungkapkan pemahaman awal tentang makna nilai-nilai Pancasila dan hubungan antarsila berdasarkan pengalaman belajar di kelas V. | | 2 | — | Pancasila | Murid dapat menjelaskan bahwa sila-sila dalam Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling terhubung melalui kegiatan tanya jawab dan diskusi kelas. | | 3 | — | Pancasila | Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila melalui kegiatan membaca teks dan diskusi kelompok. | | 4 | — | Pancasila | Murid dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dengan memberikan contoh konkret keterkaitan antarsila dalam kehidupan sehari-hari. | | 5 | — | Pancasila | Murid dapat mengidentifikasi contoh perbuatan nyata yang mencerminkan pengamalan sila-sila Pancasila melalui pengamatan video, gambar, atau artikel berita. | | 6 | — | Pancasila | Murid dapat meneladani sikap pengamalan Pancasila yang ditemukan dalam video atau berita dan mengaitkannya dengan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat. | | 7 | — | Pancasila | Murid dapat menggali informasi tentang praktik pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan wawancara terhadap tokoh atau anggota masyarakat. | | 8 | — | Pancasila | Murid dapat menemukan keterkaitan antarsila dalam Pancasila berdasarkan hasil wawancara dan mendiskusikannya dalam kelompok secara gotong royong. | | 9 | — | Pancasila | Murid dapat menjelaskan makna kesepakatan dalam kehidupan bersama dengan mengaitkan pengalaman bermain permainan tradisional sebagai analogi Pancasila sebagai kesepakatan berbangsa dan bernegara. | | 10 | — | Pancasila | Murid dapat menemukan pesan moral dari kisah atau cerita bergambar tentang pentingnya menjaga kesepakatan bersama sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. | | 11 | — | Pancasila | Murid dapat menyusun program pribadi berisi rencana tindakan nyata untuk meningkatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari secara tertulis. | | 12 | — | Pancasila | Murid dapat menyarikan makna sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dan menyampaikannya sebagai simpulan dari seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran bab ini. | | 13 | — | Pancasila | Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara secara tertulis dengan argumen yang jelas dan terukur. | | 14 | — | Pancasila | Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang hubungan antarsila dalam Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh melalui jawaban uji kompetensi bab. |
Bab 2 — Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 15 | — | Pancasila | Murid dapat menguraikan makna Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara dengan menyebutkan minimal dua contoh konkret dari masing-masing fungsi. | | 16 | — | Pancasila | Murid dapat menjelaskan hubungan antara sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dalam mewujudkan kebahagiaan bersama di masyarakat. | | 17 | — | Pancasila | Murid dapat menerapkan sikap beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati perbedaan keyakinan sebagai pengamalan sila pertama Pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat. | | 18 | — | Pancasila | Murid dapat meneladani sikap kemanusiaan yang adil dan beradab dengan memberikan minimal tiga contoh tindakan nyata dalam menjaga hubungan antarsesama sebagai pengamalan sila kedua Pancasila. | | 19 | — | Bhinneka Tunggal Ika | Murid dapat menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati dan melestarikan keberagaman budaya sebagai wujud pengamalan sila ketiga Pancasila dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitar. | | 20 | — | Negara Kesatuan Republik Indonesia | Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong untuk menjaga persatuan di lingkungan sekolah dan sekitar sebagai wujud pengamalan sila ketiga Pancasila. | | 21 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama sebagai pengamalan sila keempat Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah. | | 22 | — | Pancasila | Murid dapat menjelaskan mengapa musyawarah mufakat mencerminkan nilai Pancasila yang dapat menciptakan kebahagiaan bersama dalam kehidupan bermasyarakat. | | 23 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mengimplementasikan hak dan kewajiban secara seimbang sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengamalan sila kelima Pancasila. | | 24 | — | Pancasila | Murid dapat memberi contoh minimal tiga perilaku adil dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai wujud pengamalan sila kelima Pancasila demi kebahagiaan bersama. | | 25 | — | Pancasila | Murid dapat menemukan dan menganalisis contoh pengamalan sila-sila Pancasila yang terdapat dalam cerita pendek atau berita nyata, serta menghubungkannya dengan nilai kebahagiaan bersama. | | 26 | — | Pancasila | Murid dapat menyimpulkan pesan moral dari cerita tentang pengamalan Pancasila dan mengaitkannya dengan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. | | 27 | — | Negara Kesatuan Republik Indonesia | Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong dan bela negara sebagai wujud pengamalan Pancasila dalam menjaga persatuan wilayah NKRI di lingkungan sekolah dan sekitar. | | 28 | — | Bhinneka Tunggal Ika | Murid dapat menjelaskan bagaimana pengamalan nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada terciptanya kebahagiaan bersama dalam keberagaman bangsa Indonesia. | | 29 | — | Pancasila | Murid dapat menyimpulkan makna pengamalan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara dalam bentuk karya tulis berupa puisi, pantun, atau poster. | | 30 | — | Pancasila | Murid dapat mengomunikasikan hasil karyanya kepada teman sekelas sebagai bentuk pembiasaan mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Pancasila untuk kebahagiaan bersama. | | 31 | — | Pancasila | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengamalan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa melalui asesmen tertulis. | | 32 | — | Pancasila | Murid dapat merefleksikan sikap dan tindakan diri sendiri dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mewujudkan kebahagiaan bersama. |
Bab 3 — Mengenal Norma, Hak, dan Kewajiban dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 33 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menjelaskan pengertian norma dan mengidentifikasi jenis-jenis norma (norma sopan santun, norma susila, norma agama, dan norma hukum) yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. | | 34 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat membedakan sumber dan akibat pelanggaran dari setiap jenis norma (sopan santun, susila, agama, dan hukum) dengan memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari. | | 35 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mengidentifikasi contoh-contoh pelaksanaan norma sopan santun, norma susila, norma agama, dan norma hukum di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat melalui kegiatan diskusi dan pembuatan tulisan atau gambar. | | 36 | — | Bhinneka Tunggal Ika | Murid dapat menunjukkan sikap menghormati keragaman norma-norma yang berlaku di masyarakat sebagai wujud kebinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. | | 37 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menjelaskan pengertian hak warga negara dan mengidentifikasi contoh-contoh hak warga negara dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. | | 38 | — | Pancasila | Murid dapat menghubungkan pelaksanaan norma dengan terpenuhinya hak warga negara sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. | | 39 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menjelaskan pengertian kewajiban warga negara dan mengidentifikasi contoh-contoh kewajiban warga negara dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. | | 40 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menunjukkan contoh perilaku menunaikan kewajiban sebagai warga negara yang manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang, seperti menaati peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban di lingkungan sekolah. | | 41 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menganalisis hubungan antara hak dan kewajiban warga negara serta menjelaskan bahwa pemenuhan kewajiban merupakan syarat terpenuhinya hak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. | | 42 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mempraktikkan penyusunan kesepakatan bersama sebagai bentuk keseimbangan hak dan kewajiban di lingkungan keluarga dan sekolah melalui kegiatan musyawarah sederhana. | | 43 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara dengan menyajikan contoh nyata dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. | | 44 | — | Negara Kesatuan Republik Indonesia | Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong dan saling menghormati perbedaan norma dalam masyarakat sebagai wujud pelaksanaan kewajiban warga negara untuk menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. | | 45 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban warga negara serta menunjukkan contoh-contohnya secara tertulis sebagai bukti ketercapaian tujuan pembelajaran Bab 3. | | 46 | — | Pancasila | Murid dapat menyimpulkan makna pelaksanaan norma, hak, dan kewajiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menghubungkannya dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. |
Bab 4 — Belajar Bermusyawarah| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 47 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menjelaskan pengertian musyawarah beserta unsur-unsurnya berdasarkan tradisi budaya Indonesia yang telah berlangsung berabad-abad. | | 48 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mengidentifikasi contoh kegiatan musyawarah di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (RT/RW/pedukuhan) beserta tujuan dilakukannya musyawarah. | | 49 | — | Pancasila | Murid dapat menghubungkan prinsip musyawarah untuk mufakat dengan nilai sila keempat Pancasila (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan). | | 50 | — | Pancasila | Murid dapat membedakan musyawarah dengan pemungutan suara dan menjelaskan mengapa musyawarah mengutamakan kebijaksanaan demi kepentingan bersama. | | 51 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mendeskripsikan tata cara bermusyawarah yang baik, termasuk menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan pendapat, dan menerima keputusan bersama. | | 52 | — | Pancasila | Murid dapat menunjukkan sikap gotong royong dan bernalar kritis dalam proses bermusyawarah melalui analisis cerita/komik tentang musyawarah. | | 53 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat mempraktikkan musyawarah dalam simulasi penyelesaian masalah bersama sehingga menghasilkan kesepakatan dan aturan bersama yang disepakati seluruh peserta. | | 54 | — | Negara Kesatuan Republik Indonesia | Murid dapat mengidentifikasi manfaat musyawarah dalam menjaga persatuan dan menghindari perpecahan di lingkungan sekolah dan masyarakat sebagai wujud gotong royong. | | 55 | — | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 | Murid dapat menyimpulkan pentingnya praktik musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama serta konsisten menerapkannya di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. | | 56 | — | Bhinneka Tunggal Ika | Murid dapat menyajikan hasil refleksi pengalaman bermusyawarah yang menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat dan menjaga persatuan sesuai nilai-nilai Pancasila. |
|