Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Pancasilachevron_rightKelas 6

KKTP Pendidikan Pancasila Kelas 6 — Semester 1

KKTPSDKelas 6CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Pancasila kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Pancasila Kelas 6 — Semester 1

Pendidikan Pancasila · Kelas 6

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN PANCASILA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat mengungkapkan pemahaman awal tentang makna nilai-nilai Pancasila dan hubungan antarsila berdasarkan pengalaman belajar di kelas V.3
2Murid dapat menjelaskan bahwa sila-sila dalam Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling terhubung melalui kegiatan tanya jawab dan diskusi kelas.3
3Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila melalui kegiatan membaca teks dan diskusi kelompok.3
4Murid dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dengan memberikan contoh konkret keterkaitan antarsila dalam kehidupan sehari-hari.3
5Murid dapat mengidentifikasi contoh perbuatan nyata yang mencerminkan pengamalan sila-sila Pancasila melalui pengamatan video, gambar, atau artikel berita.3
6Murid dapat meneladani sikap pengamalan Pancasila yang ditemukan dalam video atau berita dan mengaitkannya dengan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.3
7Murid dapat menggali informasi tentang praktik pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan wawancara terhadap tokoh atau anggota masyarakat.3
8Murid dapat menemukan keterkaitan antarsila dalam Pancasila berdasarkan hasil wawancara dan mendiskusikannya dalam kelompok secara gotong royong.3
9Murid dapat menjelaskan makna kesepakatan dalam kehidupan bersama dengan mengaitkan pengalaman bermain permainan tradisional sebagai analogi Pancasila sebagai kesepakatan berbangsa dan bernegara.3
10Murid dapat menemukan pesan moral dari kisah atau cerita bergambar tentang pentingnya menjaga kesepakatan bersama sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.3
11Murid dapat menyusun program pribadi berisi rencana tindakan nyata untuk meningkatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari secara tertulis.3
12Murid dapat menyarikan makna sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dan menyampaikannya sebagai simpulan dari seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran bab ini.3
13Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara secara tertulis dengan argumen yang jelas dan terukur.3
14Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang hubungan antarsila dalam Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh melalui jawaban uji kompetensi bab.3
15Murid dapat menguraikan makna Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara dengan menyebutkan minimal dua contoh konkret dari masing-masing fungsi.3
16Murid dapat menjelaskan hubungan antara sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dalam mewujudkan kebahagiaan bersama di masyarakat.3
17Murid dapat menerapkan sikap beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati perbedaan keyakinan sebagai pengamalan sila pertama Pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat.3
18Murid dapat meneladani sikap kemanusiaan yang adil dan beradab dengan memberikan minimal tiga contoh tindakan nyata dalam menjaga hubungan antarsesama sebagai pengamalan sila kedua Pancasila.3
19Murid dapat menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati dan melestarikan keberagaman budaya sebagai wujud pengamalan sila ketiga Pancasila dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitar.3
20Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong untuk menjaga persatuan di lingkungan sekolah dan sekitar sebagai wujud pengamalan sila ketiga Pancasila.3
21Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama sebagai pengamalan sila keempat Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah.3
22Murid dapat menjelaskan mengapa musyawarah mufakat mencerminkan nilai Pancasila yang dapat menciptakan kebahagiaan bersama dalam kehidupan bermasyarakat.3
23Murid dapat mengimplementasikan hak dan kewajiban secara seimbang sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengamalan sila kelima Pancasila.3
24Murid dapat memberi contoh minimal tiga perilaku adil dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai wujud pengamalan sila kelima Pancasila demi kebahagiaan bersama.3
25Murid dapat menemukan dan menganalisis contoh pengamalan sila-sila Pancasila yang terdapat dalam cerita pendek atau berita nyata, serta menghubungkannya dengan nilai kebahagiaan bersama.3
26Murid dapat menyimpulkan pesan moral dari cerita tentang pengamalan Pancasila dan mengaitkannya dengan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.3
27Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong dan bela negara sebagai wujud pengamalan Pancasila dalam menjaga persatuan wilayah NKRI di lingkungan sekolah dan sekitar.3
28Murid dapat menjelaskan bagaimana pengamalan nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada terciptanya kebahagiaan bersama dalam keberagaman bangsa Indonesia.3
29Murid dapat menyimpulkan makna pengamalan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara dalam bentuk karya tulis berupa puisi, pantun, atau poster.3
30Murid dapat mengomunikasikan hasil karyanya kepada teman sekelas sebagai bentuk pembiasaan mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Pancasila untuk kebahagiaan bersama.3
31[6.2.9.1] Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengamalan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa melalui asesmen tertulis.3
32[6.2.9.2] Murid dapat merefleksikan sikap dan tindakan diri sendiri dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mewujudkan kebahagiaan bersama.3
33Murid dapat menjelaskan pengertian norma dan mengidentifikasi jenis-jenis norma (norma sopan santun, norma susila, norma agama, dan norma hukum) yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.3
34Murid dapat membedakan sumber dan akibat pelanggaran dari setiap jenis norma (sopan santun, susila, agama, dan hukum) dengan memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari.3
35Murid dapat mengidentifikasi contoh-contoh pelaksanaan norma sopan santun, norma susila, norma agama, dan norma hukum di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat melalui kegiatan diskusi dan pembuatan tulisan atau gambar.3
36Murid dapat menunjukkan sikap menghormati keragaman norma-norma yang berlaku di masyarakat sebagai wujud kebinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.3
37Murid dapat menjelaskan pengertian hak warga negara dan mengidentifikasi contoh-contoh hak warga negara dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.3
38Murid dapat menghubungkan pelaksanaan norma dengan terpenuhinya hak warga negara sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.3
39Murid dapat menjelaskan pengertian kewajiban warga negara dan mengidentifikasi contoh-contoh kewajiban warga negara dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.3
40Murid dapat menunjukkan contoh perilaku menunaikan kewajiban sebagai warga negara yang manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang, seperti menaati peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban di lingkungan sekolah.3
41Murid dapat menganalisis hubungan antara hak dan kewajiban warga negara serta menjelaskan bahwa pemenuhan kewajiban merupakan syarat terpenuhinya hak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.3
42Murid dapat mempraktikkan penyusunan kesepakatan bersama sebagai bentuk keseimbangan hak dan kewajiban di lingkungan keluarga dan sekolah melalui kegiatan musyawarah sederhana.3
43Murid dapat mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara dengan menyajikan contoh nyata dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.3
44Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong dan saling menghormati perbedaan norma dalam masyarakat sebagai wujud pelaksanaan kewajiban warga negara untuk menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.3
45Murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban warga negara serta menunjukkan contoh-contohnya secara tertulis sebagai bukti ketercapaian tujuan pembelajaran Bab 3.3
46Murid dapat menyimpulkan makna pelaksanaan norma, hak, dan kewajiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menghubungkannya dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.3
47Murid dapat menjelaskan pengertian musyawarah beserta unsur-unsurnya berdasarkan tradisi budaya Indonesia yang telah berlangsung berabad-abad.3
48Murid dapat mengidentifikasi contoh kegiatan musyawarah di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (RT/RW/pedukuhan) beserta tujuan dilakukannya musyawarah.3
49Murid dapat menghubungkan prinsip musyawarah untuk mufakat dengan nilai sila keempat Pancasila (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan).3
50Murid dapat membedakan musyawarah dengan pemungutan suara dan menjelaskan mengapa musyawarah mengutamakan kebijaksanaan demi kepentingan bersama.3
51Murid dapat mendeskripsikan tata cara bermusyawarah yang baik, termasuk menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan pendapat, dan menerima keputusan bersama.3
52Murid dapat menunjukkan sikap gotong royong dan bernalar kritis dalam proses bermusyawarah melalui analisis cerita/komik tentang musyawarah.3
53Murid dapat mempraktikkan musyawarah dalam simulasi penyelesaian masalah bersama sehingga menghasilkan kesepakatan dan aturan bersama yang disepakati seluruh peserta.3
54Murid dapat mengidentifikasi manfaat musyawarah dalam menjaga persatuan dan menghindari perpecahan di lingkungan sekolah dan masyarakat sebagai wujud gotong royong.3
55Murid dapat menyimpulkan pentingnya praktik musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama serta konsisten menerapkannya di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.3
56Murid dapat menyajikan hasil refleksi pengalaman bermusyawarah yang menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat dan menjaga persatuan sesuai nilai-nilai Pancasila.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan 8 Tujuan Pembelajaran Bab 1 Kelas 6 Semester 1 sesuai ATP yang telah ditetapkan. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk asesmen formatif maupun sumatif. Pada level 'Sangat Berkembang', kemampuan transfer pengetahuan dan kontribusi sosial dalam kelompok menjadi indikator utama. Penilaian sikap gotong royong pada TP 8 dapat diobservasi selama proses diskusi berlangsung menggunakan lembar observasi terpisah. Interval nilai dapat disesuaikan dengan kebijakan sekolah masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.