TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) MATEMATIKA Fase Fase A · Kelas II (Dua) · Semester Semester 1 (Ganjil) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase Fase A / Kelas II (Dua) |
|---|
| Semester | Semester 1 (Ganjil) |
|---|
| Jumlah TP | 76 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu membilang, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100; melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan benda konkret sampai 20; mengenal bangun datar dan bangun ruang; menentukan posisi benda; serta mengenali dan melanjutkan pola bukan bilangan. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Ayo Membilang sampai dengan 50| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Bilangan | Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret, murid dapat menghitung banyak benda sampai dengan 50 dengan cara mengelompokkan setiap 10 benda secara tepat. | | 2 | — | Bilangan | Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret, murid dapat memperkirakan (estimasi) banyak benda sampai dengan 50 secara logis. | | 3 | — | Bilangan | Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 21 sampai dengan 35 dengan benar. | | 4 | — | Bilangan | Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 21 sampai dengan 35 dengan benar. | | 5 | — | Bilangan | Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar. | | 6 | — | Bilangan | Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar. | | 7 | — | Bilangan | Melalui kegiatan kelompok membaca nyaring, murid dapat menghitung maju bilangan cacah sampai dengan 50 secara urut dan benar. | | 8 | — | Bilangan | Melalui kegiatan kelompok membaca nyaring, murid dapat menghitung mundur bilangan cacah sampai dengan 50 secara urut dan benar. | | 9 | — | Bilangan | Melalui penggunaan tabel nilai tempat dan model konkret (lidi/stik es krim), murid dapat menunjukkan nilai puluhan dan satuan dari suatu bilangan cacah sampai dengan 50 dengan tepat. | | 10 | — | Bilangan | Melalui latihan mengisi tabel nilai tempat, murid dapat menuliskan bilangan cacah sampai dengan 50 berdasarkan nilai puluhan dan satuannya dengan benar. | | 11 | — | Bilangan | Melalui kegiatan manipulasi benda konkret, murid dapat menyusun (komposisi) bilangan cacah sampai dengan 50 dari nilai puluhan dan satuan yang diberikan dengan benar. | | 12 | — | Bilangan | Melalui kegiatan manipulasi benda konkret, murid dapat mengurai (dekomposisi) bilangan cacah sampai dengan 50 menjadi nilai puluhan dan satuan dengan benar. | | 13 | — | Bilangan | Melalui eksplorasi benda konkret, murid dapat menyatakan pasangan bilangan penyusun suatu bilangan cacah sampai dengan 50 dengan tepat. | | 14 | — | Bilangan | Melalui penggunaan model konkret dan tabel nilai tempat, murid dapat menentukan bilangan yang lebih dari atau kurang dari bilangan cacah lain sampai dengan 50 dengan benar. | | 15 | — | Bilangan | Melalui diskusi kelompok, murid dapat menjelaskan alasan perbandingan dua bilangan cacah sampai dengan 50 berdasarkan nilai tempat dengan logis. | | 16 | — | Bilangan | Melalui latihan tertulis dan permainan kartu bilangan, murid dapat mengurutkan tiga bilangan cacah sampai dengan 50 dari yang paling kecil ke paling besar dengan benar. | | 17 | — | Bilangan | Melalui latihan tertulis dan permainan kartu bilangan, murid dapat mengurutkan tiga bilangan cacah sampai dengan 50 dari yang paling besar ke paling kecil dengan benar. | | 18 | — | Bilangan | Melalui permainan kartu bilangan secara berpasangan, murid dapat menggunakan pemahaman nilai tempat untuk menyusun dan membandingkan bilangan cacah sampai dengan 50 secara mandiri. | | 19 | — | Bilangan | Melalui kegiatan latihan soal terpadu, murid dapat menyelesaikan soal yang mencakup membilang, menulis, dan mengurutkan bilangan cacah sampai dengan 50 dengan percaya diri. | | 20 | — | Bilangan | Melalui tes tertulis, murid dapat menunjukkan kemampuan membilang, membaca, menulis, menentukan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi, membandingkan, serta mengurutkan bilangan cacah sampai dengan 50 sebagai bukti pencapaian kompetensi Bab 1. |
Bab 2 — Penjumlahan dan Pengurangan| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 21 | — | Bilangan | Melalui pengamatan gambar dan cerita kontekstual, murid dapat menjelaskan konsep penjumlahan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan benda konkret. | | 22 | — | Bilangan | Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) dengan strategi menghitung maju menggunakan garis bilangan atau benda konkret. | | 23 | — | Bilangan | Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan cara bersusun dengan memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan. | | 24 | — | Bilangan | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penjumlahan bersusun secara urut: menjumlahkan satuan terlebih dahulu, kemudian puluhan. | | 25 | — | Bilangan | Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses penjumlahan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond). | | 26 | — | Bilangan | Murid dapat memilih strategi penjumlahan (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya. | | 27 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan soal penjumlahan bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri. | | 28 | — | Aljabar | Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret. | | 29 | — | Bilangan | Murid dapat menjelaskan konsep pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 sebagai kebalikan penjumlahan menggunakan benda konkret. | | 30 | — | Bilangan | Murid dapat melakukan pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 dengan strategi menghitung mundur menggunakan garis bilangan atau benda konkret. | | 31 | — | Bilangan | Murid dapat melakukan pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan cara bersusun dengan memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan. | | 32 | — | Bilangan | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah pengurangan bersusun secara urut: mengurangkan satuan terlebih dahulu, kemudian puluhan. | | 33 | — | Bilangan | Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond). | | 34 | — | Bilangan | Murid dapat memilih strategi pengurangan (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya. | | 35 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan soal pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri. | | 36 | — | Aljabar | Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret. | | 37 | — | Bilangan | Murid dapat mengidentifikasi informasi penting (diketahui dan ditanyakan) dari soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan atau pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20. | | 38 | — | Bilangan | Murid dapat mengenali dan menggunakan kata kunci (lebihnya, kurangnya, selisih, jumlah) untuk menentukan operasi yang tepat dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan. | | 39 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan masalah soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan dua langkah penyelesaian secara sistematis (informasi penting, hal yang ditanyakan, solusi, kesimpulan). | | 40 | — | Bilangan | Murid dapat membuat soal cerita penjumlahan dan pengurangan sederhana menggunakan bahasa sendiri yang memuat kata kunci lebihnya, kurangnya, selisih, atau jumlah. | | 41 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan berbagai soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan memilih strategi yang paling tepat secara mandiri sebagai persiapan asesmen sumatif. | | 42 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dua langkah penyelesaian dengan menuliskan kesimpulan yang diawali kata 'Jadi,'. | | 43 | — | Bilangan | Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan berbagai strategi (menghitung maju/mundur, bersusun, dan pasangan bilangan) melalui asesmen sumatif. | | 44 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dengan dua langkah penyelesaian secara mandiri sebagai bukti capaian kompetensi akhir bab. |
Bab 3 — Bentuk di Sekitar Kita| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 45 | — | Geometri | Murid dapat mengidentifikasi berbagai bangun datar (segitiga, segi empat, segi banyak, dan lingkaran) dari benda-benda di sekitar. | | 46 | — | Geometri | Murid dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan ciri-ciri yang diamati secara langsung menggunakan alat peraga konkret. | | 47 | — | Geometri | Murid dapat menjelaskan ciri-ciri bangun datar (segitiga, segi empat, segi banyak, dan lingkaran) berdasarkan jumlah sisi dan sudutnya. | | 48 | — | Geometri | Murid dapat membedakan segi banyak dan bukan segi banyak (bentuk lengkung) berdasarkan ciri-ciri sisinya. | | 49 | — | Geometri | Murid dapat mengenali dan menamai bangun datar segi lima dan segi enam berdasarkan jumlah sisinya. | | 50 | — | Geometri | Murid dapat menemukan contoh benda di sekitar yang berbentuk segi lima dan segi enam serta mendeskripsikan ciri-cirinya. | | 51 | — | Geometri | Murid dapat mengurai satu bangun datar (segitiga, segi empat, atau segi banyak) menjadi beberapa bangun datar yang lebih kecil dengan cara membuat garis pembagi. | | 52 | — | Geometri | Murid dapat menjelaskan hasil penguraian bangun datar menggunakan bahasa sendiri secara lisan maupun tulisan. | | 53 | — | Geometri | Murid dapat menyusun beberapa bangun datar kecil untuk membentuk segitiga, segi empat, atau segi banyak yang lebih besar. | | 54 | — | Geometri | Murid dapat menentukan bangun datar apa saja yang digunakan dalam proses penyusunan dan menjelaskan hasilnya. | | 55 | — | Geometri | Murid dapat mengenal dan menamai bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola) dari benda-benda konkret di sekitar. | | 56 | — | Geometri | Murid dapat mendeskripsikan perbedaan bangun datar dan bangun ruang berdasarkan pengamatan langsung terhadap benda konkret. | | 57 | — | Geometri | Murid dapat membedakan bangun ruang yang memiliki permukaan datar (kubus, balok) dan permukaan lengkung (kerucut, bola) berdasarkan eksplorasi benda di sekitar. | | 58 | — | Geometri | Murid dapat menjelaskan alasan mengapa bangun ruang tertentu dapat menggelinding dan bangun ruang lain tidak dapat menggelinding. | | 59 | — | Geometri | Murid dapat menentukan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah. | | 60 | — | Geometri | Murid dapat mendeskripsikan posisi bangun datar atau bangun ruang terhadap benda lain dalam konteks lingkungan sekitar secara lisan maupun tulisan. | | 61 | — | Geometri | Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ciri-ciri bangun datar dan bangun ruang, serta mampu mengurai dan menyusun bangun datar melalui soal asesmen sumatif. | | 62 | — | Geometri | Murid dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain dan membedakan segi banyak dari bukan segi banyak sebagai bukti ketercapaian seluruh tujuan pembelajaran Bab 3. |
Bab 4 — Posisi Benda dan Pola di Sekitar Kita| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 63 | — | Geometri | Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' dengan benar. | | 64 | — | Geometri | Melalui kegiatan eksplorasi konkret dengan benda nyata, murid dapat menunjukkan posisi benda di atas, bawah, depan, dan belakang secara tepat. | | 65 | — | Geometri | Melalui kegiatan mengamati gambar dan benda nyata, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' sesuai sudut pandang pembaca/pengamat dengan benar. | | 66 | — | Geometri | Melalui kegiatan menulis kalimat pada tabel posisi, murid dapat menuliskan posisi benda di sekitar menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' dalam bentuk kalimat yang tepat. | | 67 | — | Geometri | Melalui permainan petunjuk posisi secara berkelompok, murid dapat mendeskripsikan posisi suatu benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan', 'kiri', 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' secara terpadu dan benar. | | 68 | — | Geometri | Melalui kegiatan tebak benda berdasarkan deskripsi posisi, murid dapat membuat kalimat petunjuk posisi benda menggunakan kombinasi kata posisi yang tepat. | | 69 | — | Aljabar | Melalui pengamatan gambar berulang, murid dapat mengidentifikasi keteraturan (pola) pada pola gambar dan pola warna bukan bilangan dengan benar. | | 70 | — | Aljabar | Melalui latihan soal, murid dapat menentukan gambar atau warna berikutnya untuk melanjutkan pola gambar dan pola warna yang diberikan dengan tepat. | | 71 | — | Aljabar | Melalui kegiatan mendengarkan dan menirukan, murid dapat mengidentifikasi keteraturan (pola) pada pola suara dengan benar. | | 72 | — | Aljabar | Melalui permainan berkelompok, murid dapat meniru dan melanjutkan pola gerakan dan pola suara yang telah ditentukan secara tepat. | | 73 | — | Aljabar | Melalui kegiatan berkarya, murid dapat membuat pola gambar dan pola warna sendiri menggunakan benda-benda atau gambar di sekitar secara kreatif dan teratur. | | 74 | — | Aljabar | Melalui presentasi kelompok, murid dapat membuat dan memperagakan pola gerakan dan pola suara secara berkelompok dengan pola yang konsisten. | | 75 | — | Geometri | Melalui soal evaluasi tertulis, murid dapat mendeskripsikan posisi benda terhadap benda lain menggunakan kata 'kanan', 'kiri', 'atas', 'bawah', 'depan', dan 'belakang' dengan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi Subbab A. | | 76 | — | Aljabar | Melalui soal evaluasi tertulis, murid dapat mengidentifikasi, melanjutkan, dan membuat pola gambar serta pola warna dengan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi Subbab B. |
|