Dokumenchevron_rightATPchevron_rightPendidikan Pancasilachevron_rightKelas 5

ATP Pendidikan Pancasila Kelas 5 — Semester 1

ATPSDKelas 5CSemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Pendidikan Pancasila kelas 5 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Pendidikan Pancasila Kelas 5 — Semester 1

Pendidikan Pancasila · Kelas 5

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

PENDIDIKAN PANCASILA

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
SemesterSemester 1
Total JP44 JP
Jumlah Bab2 bab
Total Pertemuan22 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran44 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila; menghubungkan sila-sila Pancasila sebagai kesatuan utuh; menguraikan makna Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa; mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban sebagai warga negara; mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama di lingkungan keluarga dan sekolah.

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Pancasila dalam Kehidupanku (24 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Pengantar Pancasila dalam Kehidupanku: Asesmen Awal dan Pertanyaan PemantikTP 1.1.1
TP 1.1.2
Melalui refleksi kolom KWL dan diskusi pemantik, murid dapat mengidentifikasi apa yang sudah diketahui dan ingin diketahui tentang Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. (Pancasila)
Melalui kegiatan bernyanyi lagu Garuda Pancasila dan membaca komik Pancasila, murid dapat mengemukakan pendapat tentang peran Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Pancasila)
2
2Kronologi Sejarah Kelahiran Pancasila (Bagian 1): Latar Belakang dan Sidang BPUPKITP 1.2.1
TP 1.2.2
Melalui menyimak video dan membaca sumber informasi, murid dapat menjelaskan latar belakang perlunya perumusan dasar negara menjelang kemerdekaan Indonesia. (Pancasila)
Melalui pencarian informasi dari berbagai sumber, murid dapat menguraikan peristiwa penting dalam sidang BPUPKI sebagai bagian dari kronologi kelahiran Pancasila. (Pancasila)
2
3Kronologi Sejarah Kelahiran Pancasila (Bagian 2): Pembuatan Lini Masa Perumusan PancasilaTP 1.3.1
TP 1.3.2
Melalui aktivitas pembuatan lini masa, murid dapat menyusun urutan peristiwa penting dalam kronologi kelahiran Pancasila mulai dari sidang BPUPKI hingga penetapan Pancasila sebagai dasar negara secara runtut dan tepat. (Pancasila)
Melalui diskusi kelompok, murid dapat memahami peran Panitia Sembilan dan hasil rumusan Piagam Jakarta sebagai bagian dari proses kelahiran Pancasila. (Pancasila)
2
4Tokoh Perumus Pancasila dan Nilai KeteladanannyaTP 1.4.1
TP 1.4.2
Melalui kajian ketokohan karakter (aktivitas Teladan Hidupku), murid dapat mengidentifikasi profil singkat, peran, dan sikap teladan para perumus Pancasila dalam proses perumusan dasar negara. (Pancasila)
Melalui pengisian lembar kerja nilai keteladanan, murid dapat membedakan nilai-nilai keteladanan para pendiri bangsa seperti beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, nasionalisme, dan patriotisme berdasarkan kisah para perumus Pancasila. (Pancasila)
2
5Meneladani Sikap Para Perumus Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariTP 1.5.1
TP 1.5.2
Melalui diskusi dan presentasi, murid dapat menunjukkan contoh perilaku yang meneladani sikap para perumus Pancasila seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan mendahulukan kepentingan bersama di lingkungan keluarga dan sekolah. (Pancasila)
Melalui kegiatan refleksi diri, murid dapat menilai kesesuaian perilaku diri sendiri dengan nilai-nilai keteladanan para pendiri bangsa dalam kehidupan sehari-hari. (Pancasila)
2
6Makna Sila-Sila Pancasila dan Keterhubungannya sebagai Satu Kesatuan UtuhTP 1.6.1
TP 1.6.2
Melalui kajian teks dan diskusi kelas, murid dapat menguraikan makna yang terkandung dalam masing-masing sila Pancasila secara tepat. (Pancasila)
Melalui aktivitas analisis contoh kasus kehidupan sehari-hari, murid dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. (Pancasila)
2
7Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaTP 1.7.1
TP 1.7.2
Melalui membaca materi dan diskusi, murid dapat menguraikan makna Pancasila sebagai dasar negara yang menjadi landasan penyelenggaraan kehidupan bernegara di Indonesia. (Pancasila)
Melalui analisis contoh perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, murid dapat menguraikan makna Pancasila sebagai pandangan hidup dan ideologi bangsa yang memandu sikap dan tindakan warga negara. (Pancasila)
2
8Penerapan Nilai-Nilai Pancasila: Pembiasaan melalui Kartu PancasilaTP 1.8.1
TP 1.8.2
Melalui aktivitas pembuatan Kartu Pancasila, murid dapat mendokumentasikan perilaku positif yang sudah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Pancasila)
Melalui kegiatan penilaian diri dan antarteman, murid dapat mengevaluasi konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku diri sendiri dan teman di lingkungan sekolah. (Pancasila)
2
9Identifikasi Masalah di Sekitar yang Bertentangan dengan Nilai PancasilaTP 1.9.1
TP 1.9.2
Melalui kegiatan observasi dan wawancara sederhana, murid dapat mengidentifikasi masalah atau perilaku di lingkungan sekitar yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. (Pancasila)
Melalui pengisian lembar kerja gagasan solutif, murid dapat merumuskan upaya penyelesaian masalah yang ditemukan agar selaras dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. (Pancasila)
2
10Praktik Penerapan Nilai Pancasila: Gotong Royong dan Musyawarah di SekolahTP 1.10.1
TP 1.10.2
Melalui praktik gotong royong di lingkungan sekolah, murid dapat menunjukkan perilaku kerja sama dan saling membantu sebagai wujud pengamalan nilai sila ketiga dan keempat Pancasila. (Pancasila)
Melalui simulasi musyawarah di kelas, murid dapat mempraktikkan pengambilan keputusan bersama secara demokratis dan adil sebagai penerapan nilai musyawarah mufakat dalam Pancasila. (Pancasila)
2
11Refleksi dan Presentasi: Pancasila dalam KehidupankuTP 1.11.1
TP 1.11.2
Melalui kegiatan presentasi hasil Kartu Pancasila dan lembar kerja keteladanan, murid dapat mengomunikasikan pengalaman dan komitmen menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kepada teman-teman kelas. (Pancasila)
Melalui refleksi kolom KWL bagian Learned, murid dapat merangkum seluruh pemahaman yang diperoleh tentang sejarah kelahiran Pancasila, makna sila-silanya, dan penerapannya dalam kehidupan sebagai dasar evaluasi diri. (Pancasila)
2
12Asesmen Sumatif Bab 1: Pancasila dalam KehidupankuTP 1.12.1
TP 1.12.2
TP 1.12.3
Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang kronologi sejarah kelahiran Pancasila dan sikap teladan para perumus Pancasila secara tertulis. (Pancasila)
Melalui asesmen sumatif, murid dapat menguraikan makna sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan utuh serta maknanya sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara tertulis. (Pancasila)
Melalui asesmen sumatif, murid dapat memberikan contoh konkret penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. (Pancasila)
2

Bab 2 — Norma dalam Kehidupanku (20 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Hakikat Norma dalam Kehidupan Sehari-hariTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menjelaskan pengertian norma dan alasan norma diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan keluarga dan sekolah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri norma yang berlaku di lingkungan keluarga dan sekolah berdasarkan pengamatan dan pengalaman sehari-hari. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
2Bentuk-Bentuk Norma: Norma Agama, Kesusilaan, Kesopanan, dan HukumTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk norma (agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum) beserta contoh penerapannya dalam kehidupan keluarga dan sekolah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat menunjukkan perbedaan antara keempat bentuk norma berdasarkan sumber, sanksi, dan contoh perilakunya di lingkungan sekitar. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
3Hak dan Kewajiban sebagai Anggota KeluargaTP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban yang dimiliki dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga beserta contoh-contohnya. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat menghubungkan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam keluarga dengan norma-norma yang berlaku di lingkungan rumah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
4Hak dan Kewajiban sebagai Warga Sekolah dan Warga NegaraTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga sekolah dan warga negara beserta contoh-contohnya. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat menjelaskan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai warga sekolah dan warga negara berdasarkan norma yang berlaku. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
5Penyajian Hasil Identifikasi Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Pohon NormaTP 2.5.1Murid dapat menyajikan hasil identifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara melalui media pohon norma secara berkelompok. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)2
6Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Drama SederhanaTP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat merancang naskah drama sederhana yang menggambarkan penerapan norma, hak, dan kewajiban di lingkungan rumah maupun sekolah secara berkelompok. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat mempraktikkan norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga dan warga sekolah melalui penampilan drama sederhana di depan kelas. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
7Hakikat Musyawarah sebagai Penerapan Norma dalam KehidupanTP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat menjelaskan pengertian, tujuan, dan prinsip-prinsip musyawarah sebagai salah satu bentuk penerapan norma dalam kehidupan keluarga dan sekolah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat mengidentifikasi contoh situasi yang memerlukan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama di lingkungan keluarga dan sekolah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
8Simulasi Musyawarah untuk Membuat Kesepakatan dan Aturan BersamaTP 2.8.1
TP 2.8.2
Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama di lingkungan kelas melalui kegiatan simulasi bermusyawarah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat mensimulasikan kegiatan musyawarah yang mencerminkan penerapan norma, hak menyampaikan pendapat, dan kewajiban menghormati hasil keputusan bersama. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
9Penerapan Norma dan Hasil Musyawarah dalam Kehidupan Keluarga dan SekolahTP 2.9.1
TP 2.9.2
Murid dapat menerapkan kesepakatan dan aturan yang dihasilkan dari musyawarah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat merefleksikan pengalaman melaksanakan norma, hak, dan kewajiban serta hasil musyawarah sebagai wujud tanggung jawab sebagai warga negara. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2
10Asesmen Sumatif Bab 2: Norma dalam KehidupankuTP 2.10.1
TP 2.10.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara melalui asesmen sumatif bab. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang praktik musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama serta penerapannya dalam kehidupan keluarga dan sekolah melalui asesmen sumatif bab. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)
2

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.