Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Pancasilachevron_rightKelas 5

KKTP Pendidikan Pancasila Kelas 5 — Semester 1

KKTPSDKelas 5CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Pancasila kelas 5 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Pancasila Kelas 5 — Semester 1

Pendidikan Pancasila · Kelas 5

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN PANCASILA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0-5960-6970-8485-100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui refleksi kolom KWL dan diskusi pemantik, murid dapat mengidentifikasi apa yang sudah diketahui dan ingin diketahui tentang Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.3
2Melalui kegiatan bernyanyi lagu Garuda Pancasila dan membaca komik Pancasila, murid dapat mengemukakan pendapat tentang peran Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.3
3Melalui menyimak video dan membaca sumber informasi, murid dapat menjelaskan latar belakang perlunya perumusan dasar negara menjelang kemerdekaan Indonesia.3
4Melalui pencarian informasi dari berbagai sumber, murid dapat menguraikan peristiwa penting dalam sidang BPUPKI sebagai bagian dari kronologi kelahiran Pancasila.3
5Melalui aktivitas pembuatan lini masa, murid dapat menyusun urutan peristiwa penting dalam kronologi kelahiran Pancasila mulai dari sidang BPUPKI hingga penetapan Pancasila sebagai dasar negara secara runtut dan tepat.3
6Melalui diskusi kelompok, murid dapat memahami peran Panitia Sembilan dan hasil rumusan Piagam Jakarta sebagai bagian dari proses kelahiran Pancasila.3
7Melalui kajian ketokohan karakter (aktivitas Teladan Hidupku), murid dapat mengidentifikasi profil singkat, peran, dan sikap teladan para perumus Pancasila dalam proses perumusan dasar negara.3
8Melalui pengisian lembar kerja nilai keteladanan, murid dapat membedakan nilai-nilai keteladanan para pendiri bangsa seperti beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, nasionalisme, dan patriotisme berdasarkan kisah para perumus Pancasila.3
9Melalui diskusi dan presentasi, murid dapat menunjukkan contoh perilaku yang meneladani sikap para perumus Pancasila seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan mendahulukan kepentingan bersama di lingkungan keluarga dan sekolah.3
10Melalui kegiatan refleksi diri, murid dapat menilai kesesuaian perilaku diri sendiri dengan nilai-nilai keteladanan para pendiri bangsa dalam kehidupan sehari-hari.3
11Melalui kajian teks dan diskusi kelas, murid dapat menguraikan makna yang terkandung dalam masing-masing sila Pancasila secara tepat.3
12Melalui aktivitas analisis contoh kasus kehidupan sehari-hari, murid dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.3
13Melalui membaca materi dan diskusi, murid dapat menguraikan makna Pancasila sebagai dasar negara yang menjadi landasan penyelenggaraan kehidupan bernegara di Indonesia.3
14Melalui analisis contoh perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, murid dapat menguraikan makna Pancasila sebagai pandangan hidup dan ideologi bangsa yang memandu sikap dan tindakan warga negara.3
15Melalui aktivitas pembuatan Kartu Pancasila, murid dapat mendokumentasikan perilaku positif yang sudah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.3
16Melalui kegiatan penilaian diri dan antarteman, murid dapat mengevaluasi konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku diri sendiri dan teman di lingkungan sekolah.3
17Melalui kegiatan observasi dan wawancara sederhana, murid dapat mengidentifikasi masalah atau perilaku di lingkungan sekitar yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.3
18Melalui pengisian lembar kerja gagasan solutif, murid dapat merumuskan upaya penyelesaian masalah yang ditemukan agar selaras dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.3
19Melalui praktik gotong royong di lingkungan sekolah, murid dapat menunjukkan perilaku kerja sama dan saling membantu sebagai wujud pengamalan nilai sila ketiga dan keempat Pancasila.3
20Melalui simulasi musyawarah di kelas, murid dapat mempraktikkan pengambilan keputusan bersama secara demokratis dan adil sebagai penerapan nilai musyawarah mufakat dalam Pancasila.3
21Melalui kegiatan presentasi hasil Kartu Pancasila dan lembar kerja keteladanan, murid dapat mengomunikasikan pengalaman dan komitmen menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kepada teman-teman kelas.3
22Melalui refleksi kolom KWL bagian Learned, murid dapat merangkum seluruh pemahaman yang diperoleh tentang sejarah kelahiran Pancasila, makna sila-silanya, dan penerapannya dalam kehidupan sebagai dasar evaluasi diri.3
23Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang kronologi sejarah kelahiran Pancasila dan sikap teladan para perumus Pancasila secara tertulis.3
24Melalui asesmen sumatif, murid dapat menguraikan makna sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan utuh serta maknanya sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara tertulis.3
25Melalui asesmen sumatif, murid dapat memberikan contoh konkret penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.3
26Murid dapat menjelaskan pengertian norma dan alasan norma diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan keluarga dan sekolah.3
27Murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri norma yang berlaku di lingkungan keluarga dan sekolah berdasarkan pengamatan dan pengalaman sehari-hari.3
28Murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk norma (agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum) beserta contoh penerapannya dalam kehidupan keluarga dan sekolah.3
29Murid dapat menunjukkan perbedaan antara keempat bentuk norma berdasarkan sumber, sanksi, dan contoh perilakunya di lingkungan sekitar.3
30Murid dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban yang dimiliki dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga beserta contoh-contohnya.3
31Murid dapat menghubungkan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam keluarga dengan norma-norma yang berlaku di lingkungan rumah.3
32Murid dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga sekolah dan warga negara beserta contoh-contohnya.3
33Murid dapat menjelaskan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai warga sekolah dan warga negara berdasarkan norma yang berlaku.3
34Murid dapat menyajikan hasil identifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara melalui media pohon norma secara berkelompok.3
35Murid dapat merancang naskah drama sederhana yang menggambarkan penerapan norma, hak, dan kewajiban di lingkungan rumah maupun sekolah secara berkelompok.3
36Murid dapat mempraktikkan norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga dan warga sekolah melalui penampilan drama sederhana di depan kelas.3
37Murid dapat menjelaskan pengertian, tujuan, dan prinsip-prinsip musyawarah sebagai salah satu bentuk penerapan norma dalam kehidupan keluarga dan sekolah.3
38Murid dapat mengidentifikasi contoh situasi yang memerlukan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama di lingkungan keluarga dan sekolah.3
39Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama di lingkungan kelas melalui kegiatan simulasi bermusyawarah.3
40Murid dapat mensimulasikan kegiatan musyawarah yang mencerminkan penerapan norma, hak menyampaikan pendapat, dan kewajiban menghormati hasil keputusan bersama.3
41Murid dapat menerapkan kesepakatan dan aturan yang dihasilkan dari musyawarah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah.3
42Murid dapat merefleksikan pengalaman melaksanakan norma, hak, dan kewajiban serta hasil musyawarah sebagai wujud tanggung jawab sebagai warga negara.3
43Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara melalui asesmen sumatif bab.3
44Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang praktik musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama serta penerapannya dalam kehidupan keluarga dan sekolah melalui asesmen sumatif bab.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan 8 Tujuan Pembelajaran Bab 1 sesuai ATP. Guru disarankan menggunakan rubrik ini sebagai panduan observasi dan penilaian formatif, bukan hanya penilaian sumatif. Level 'Berkembang' menjadi patokan ketercapaian minimum yang diharapkan pada akhir pembelajaran setiap TP. Bagi murid yang berada di level 'Belum Berkembang' atau 'Mulai', guru perlu menyiapkan intervensi atau pendampingan tambahan. Interval nilai bersifat panduan umum dan dapat disesuaikan dengan konteks dan kebijakan sekolah masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.