| 1 | Pengantar Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Apersepsi Awal | TP 1.1.1 TP 1.1.2 | Murid dapat menjelaskan makna penting Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman latar belakang suku, agama, ras, dan budaya. (Pancasila) Murid dapat mengidentifikasi peran para tokoh pendiri bangsa (Sukarno, Mohammad Hatta, Soepomo, Mohammad Yamin, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo) dalam proses perumusan dasar negara. (Pancasila) | 2 |
| 2 | Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara dalam Sidang BPUPK | TP 1.2.1 TP 1.2.2 | Murid dapat menganalisis ide-ide para pendiri bangsa tentang dasar negara yang disampaikan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). (Pancasila) Murid dapat membedakan cara pandang para perumus Pancasila (Sukarno, Soepomo, Mohammad Yamin) tentang dasar negara berdasarkan latar belakang pemikiran masing-masing tokoh. (Pancasila) | 2 |
| 3 | Dinamika Sidang BPUPK Pertama dalam Perumusan Dasar Negara | TP 1.3.1 TP 1.3.2 | Murid dapat menganalisis dinamika yang terjadi dalam sidang BPUPK pertama terkait perdebatan dan proses penyampaian gagasan dasar negara oleh para pendiri bangsa. (Pancasila) Murid dapat menghubungkan semangat persatuan para pendiri bangsa dalam menyikapi perbedaan gagasan pada sidang BPUPK pertama dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa. (Pancasila) | 2 |
| 4 | Dinamika Perumusan dan Pengesahan Pancasila sebagai Dasar Negara | TP 1.4.1 TP 1.4.2 | Murid dapat menganalisis dinamika perumusan Pancasila mulai dari Piagam Jakarta hingga pengesahan Pancasila pada 18 Agustus 1945 sebagai bagian dari proses kelahiran pemersatu bangsa. (Pancasila) Murid dapat menganalisis makna kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara yang tercermin dalam proses pengesahannya oleh PPKI. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945) | 2 |
| 5 | Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa | TP 1.5.1 TP 1.5.2 | Murid dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dalam tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia serta implikasinya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945) Murid dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa (Weltanschauung) yang menjadi pedoman bagi masyarakat Indonesia dalam membangun kehidupan yang bersatu dan berkeadilan. (Pancasila) | 2 |
| 6 | Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara | TP 1.6.1 TP 1.6.2 | Murid dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara yang mencakup dimensi politik, ekonomi, sosio-kultural, pertahanan, dan keamanan dalam kehidupan nasional. (Pancasila) Murid dapat memahami nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara dalam konteks pembangunan nasional dan perannya mempersatukan masyarakat yang beragam. (Negara Kesatuan Republik Indonesia) | 2 |
| 7 | Aktualisasi Pancasila: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari | TP 1.7.1 TP 1.7.2 | Murid dapat menunjukkan contoh sikap dan perilaku yang mencerminkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagai wujud Pancasila sebagai pemersatu bangsa. (Pancasila) Murid dapat memahami prinsip gotong royong sebagai perwujudan nilai Pancasila yang inklusif dan berkeadilan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang beragam. (Bhinneka Tunggal Ika) | 2 |
| 8 | Gagasan Solutif Mengatasi Perilaku yang Bertentangan dengan Nilai Pancasila | TP 1.8.1 TP 1.8.2 | Murid dapat mengidentifikasi berbagai perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa. (Pancasila) Murid dapat merumuskan gagasan solutif yang kreatif dan kontekstual untuk mengatasi perilaku yang bertentangan dengan nilai Pancasila guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Pancasila) | 2 |
| 9 | Asesmen Sumatif Bab 1: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa | TP 1.9.1 | Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang gagasan pendiri bangsa, dinamika kelahiran Pancasila, kedudukan Pancasila, dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa melalui asesmen sumatif. (Pancasila) | 2 |