Dokumenchevron_rightATPchevron_rightPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekertichevron_rightKelas 6

ATP Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6 — Semester 1

ATPSDKelas 6CSemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6 — Semester 1

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti · Kelas 6

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
SemesterSemester 1
Total JP44 JP
Jumlah Bab6 bab
Total Pertemuan24 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran47 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid memahami Allah Pencipta berkarya melalui keluarga dan masyarakat (3.1.1), Allah memelihara seluruh umat manusia termasuk yang berkebutuhan khusus (3.1.2), Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus (3.1.3), Allah membarui hidup manusia (3.1.4), serta memahami bahwa manusia adalah makhluk terbatas (3.2.1) dan nilai-nilai Kristiani dalam interaksi antarsesama (3.2.2).

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Allah berkarya di tengah-tengah Masyarakat (8 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Allah Berkarya Melalui Para Pemimpin dan Pahlawan di Tengah-Tengah MasyarakatTP 1.1.1
TP 1.1.2
Murid dapat menjelaskan minimal tiga cara Allah berkarya di tengah-tengah masyarakat melalui peran pemimpin bangsa dan pahlawan Indonesia berdasarkan Nehemia 2:1–20. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta (3.1.1))
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Allah di tengah-tengah masyarakat Indonesia melalui tulisan atau lisan dengan menggunakan contoh nyata dari kehidupan sekitar. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta (3.1.1))
2
2Allah Berkarya Melalui Berbagai Profesi dan Anggota Masyarakat di Sekitar KitaTP 1.2.1
TP 1.2.2
Murid dapat mengidentifikasi contoh karya Allah yang nyata di tengah-tengah masyarakat melalui berbagai profesi (guru, tenaga kesehatan, aparat, dan lainnya) sebagai wujud kasih setia Allah kepada umat-Nya. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta (3.1.1))
Murid dapat menjelaskan bahwa Allah memperlengkapi setiap orang untuk berkarya bagi sesama di masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab orang beriman, mengacu pada Nehemia 2:1–20. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja (3.3.1))
2
3Aku Peduli: Merespons Karya Allah dengan Sikap Peduli Terhadap Sesama di MasyarakatTP 1.3.1
TP 1.3.2
Murid dapat menunjukkan sikap peduli terhadap pergumulan dan kebutuhan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya sebagai respons iman atas karya Allah, berdasarkan hasil pengamatan lingkungan sekitar. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja (3.3.1))
Murid dapat membuat sebuah karya kreatif (karangan singkat, poster, atau cerita bergambar) yang menggambarkan karya Allah di tengah-tengah masyarakat dan bagaimana mereka dapat turut berkarya bagi sesama. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta (3.1.1))
2
4Asesmen Sumatif: Allah Berkarya di Tengah-Tengah MasyarakatTP 1.4.1
TP 1.4.2
Murid dapat menyimpulkan pemahaman tentang cara-cara Allah berkarya di tengah-tengah masyarakat melalui karangan singkat 1–2 halaman yang menunjukkan pemahaman yang benar dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta (3.1.1))
Murid dapat merefleksikan panggilan dirinya untuk turut berkarya dan melayani sesama di tengah-tengah masyarakat sebagai wujud syukur atas karya Allah, mengacu pada Nehemia 2:18. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja (3.3.1))
2

Bab 2 — Mendengar Tangisan Sesama (6 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Siapakah Sesamaku Manusia? (Matius 25:31–46)TP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menyimpulkan arti sesama manusia berdasarkan Matius 25:31–46 dengan kata-kata sendiri secara tertulis. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta)
Murid dapat mengidentifikasi kelompok orang yang disebut Yesus dalam Matius 25:31–46 sebagai sesama yang perlu dikasihi dan ditolong. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta)
2
2Mendengar dan Merespons Tangisan Sesama dalam Kehidupan Sehari-hariTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat menceritakan pengalaman pribadi berinteraksi dengan sesama yang membutuhkan pertolongan sebagai wujud kepedulian orang beriman. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja)
Murid dapat menganalisis tantangan yang dihadapi dalam menolong sesama yang berbeda latar belakang suku atau agama, dikaitkan dengan nilai hidup rukun dan toleransi. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Masyarakat Majemuk)
2
3Buah Roh sebagai Dasar Kepedulian: Belajar dari Teladan NyataTP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat menghubungkan nilai-nilai buah Roh (kasih, kemurahan, kebaikan) dengan tindakan nyata menolong sesama yang membutuhkan, berpijak pada Matius 25:31–46 dan kisah teladan. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-nilai Kristiani)
Murid dapat membuat karya kreatif berupa kartu dukungan sebagai ungkapan kepedulian konkret kepada sesama yang sedang mengalami kesusahan. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja)
1
4Asesmen Sumatif: Mendengar Tangisan SesamaTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang pelayanan terhadap sesama sebagai tanggung jawab orang beriman dengan menjawab pertanyaan asesmen secara tertulis berdasarkan Matius 25:31–46. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja)
Murid dapat mensyukuri kehadiran orang-orang di sekitarnya sebagai anugerah Allah dengan menyampaikan refleksi lisan atau tertulis tentang pengalaman mendengar dan merespons tangisan sesama. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pencipta)
1

Bab 3 — Allah, Sumber Kekuatanku! (6 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Allah Sumber Kekuatan: Memahami Keterbatasan Manusia dan Pemeliharaan AllahTP 3.1.1
TP 3.1.2
Murid dapat menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk terbatas yang membutuhkan pertolongan Allah sebagai sumber kekuatan dalam kehidupan sehari-hari. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia)
Murid dapat mendeskripsikan bahwa Allah memelihara manusia di tengah segala keterbatasannya berdasarkan bacaan 1 Samuel 17:40–45 (kisah Daud dan Goliat). (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)
2
2Allah Memelihara Anak-anak Berkebutuhan Khusus sebagai Wujud Kekuatan-NyaTP 3.2.1
TP 3.2.2
Murid dapat menjelaskan bahwa Allah memelihara seluruh umat manusia, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, sebagai bukti Allah adalah sumber kekuatan bagi semua orang. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)
Murid dapat mendaftarkan beberapa kelebihan dan kekurangan diri sendiri, lalu mengaitkannya dengan keyakinan bahwa Allah senantiasa menjaga dan menguatkan mereka. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia)
2
3Mensyukuri Allah sebagai Sumber Kekuatan melalui Karya KreatifTP 3.3.1
TP 3.3.2
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas pemeliharaan Allah sebagai sumber kekuatan dengan membuat karya kreatif (kliping atau doa tertulis) yang menggambarkan keterbatasan manusia dan pertolongan Allah. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)
Murid dapat menunjukkan sikap saling menguatkan antarsesama sebagai respons iman terhadap pemeliharaan Allah yang dialami dalam kehidupan nyata. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-nilai Kristiani)
1
4Asesmen Sumatif Bab 3: Allah, Sumber Kekuatanku!TP 3.4.1Murid dapat menjawab pertanyaan tertulis tentang makna Allah sebagai sumber kekuatan, pemeliharaan Allah bagi manusia yang terbatas dan berkebutuhan khusus, serta keteladanan Daud dalam 1 Samuel 17:40–45. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)1

Bab 4 — Aku, Pribadi yang Istimewa (8 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Aku Istimewa: Manusia Ciptaan Allah yang Unik dan BerhargaTP 4.1.1
TP 4.1.2
Murid dapat menjelaskan arti 'istimewa' dalam konteks diri sebagai ciptaan Allah berdasarkan Mazmur 8:1–9, dengan menyebutkan minimal dua alasan mengapa manusia lebih mulia dari ciptaan lainnya. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)
Murid dapat mendaftarkan minimal tiga kelebihan dan dua kekurangan diri sendiri sebagai bukti keunikan yang Allah berikan kepada setiap pribadi. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia)
2
2Keterbatasan Manusia dan Pemeliharaan Allah bagi Setiap PribadiTP 4.2.1
TP 4.2.2
Murid dapat menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk terbatas namun tetap istimewa karena Allah memelihara dan mengasihi setiap orang, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, berdasarkan 2 Samuel 4:4 dan 9:1–13. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia)
Murid dapat mendeskripsikan tindakan Raja Daud terhadap Mefiboset sebagai contoh nyata pemeliharaan Allah bagi pribadi yang memiliki keterbatasan fisik. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)
2
3Bersyukur atas Keistimewaan Diri: Mengembangkan Potensi sebagai Wujud Syukur kepada AllahTP 4.3.1
TP 4.3.2
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas pemeliharaan Allah dalam hidupnya melalui sebuah karya kreatif (tulisan, gambar, atau kolase) yang menggambarkan potensi dan karunia yang mereka miliki sebagai pribadi yang istimewa. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara)
Murid dapat merencanakan satu bentuk aksi nyata sebagai ekspresi syukur atas keistimewaan diri, misalnya menunjukkan sikap peduli kepada teman yang berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-nilai Kristiani)
2
4Asesmen Sumatif Bab 4: Aku, Pribadi yang IstimewaTP 4.4.1Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang dirinya sebagai pribadi yang istimewa ciptaan Allah dengan menjelaskan secara tertulis makna keterbatasan manusia, pemeliharaan Allah, dan sikap syukur berdasarkan Mazmur 8:1–9 dan 2 Samuel 4:4, 9:1–13. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pemelihara; Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia)2

Bab 5 — Yesus Menyelamatkan Manusia (8 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Manusia Berdosa dan Kasih Allah yang MenyelamatkanTP 5.1.1
TP 5.1.2
Murid dapat menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk berdosa yang membutuhkan keselamatan dari Allah melalui Yesus Kristus berdasarkan pemahaman Alkitab. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3))
Murid dapat menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk terbatas yang tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri dari dosa. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia (3.2.1))
2
2Yesus Mengorbankan Diri untuk Menyelamatkan Manusia (Matius 27:32–56)TP 5.2.1
TP 5.2.2
Murid dapat menceritakan secara singkat kisah pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib berdasarkan Matius 27:32–56 sebagai wujud karya keselamatan Allah bagi manusia. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3))
Murid dapat menjelaskan peran tokoh-tokoh dalam kisah penyaliban Yesus (antara lain Simon dari Kirene, Maria Magdalena) dan maknanya bagi iman Kristen. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3))
2
3Kebangkitan Yesus dan Respons Syukur atas Keselamatan (Matius 28:1–10)TP 5.3.1
TP 5.3.2
TP 5.3.3
Murid dapat menjelaskan peristiwa kebangkitan Yesus berdasarkan Matius 28:1–10 sebagai bukti sempurnanya karya keselamatan Allah bagi manusia. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3))
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus melalui sebuah karya kreatif (buku cerita, nyanyian, atau tulisan refleksi). (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3))
Murid dapat menceritakan contoh pengorbanan orang-orang di sekitarnya sebagai cerminan nilai syukur atas keselamatan yang diterima dari Yesus. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-nilai Kristiani (3.2.2))
2
4Asesmen Sumatif: Mensyukuri Karya Keselamatan Yesus melalui Pelayanan kepada SesamaTP 5.4.1
TP 5.4.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus secara tertulis dengan menjawab pertanyaan asesmen sumatif bab. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3))
Murid dapat menyusun rencana pelayanan sederhana kepada sesama sebagai wujud syukur atas keselamatan yang telah diterima dari Yesus Kristus. (Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Tugas Panggilan Gereja (3.3.1))
2

Bab 6 — Menjadi Manusia Baru (8 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Arti Menjadi Manusia Baru Berdasarkan Kolose 3:5–17TP 6.1.1
TP 6.1.2
Murid dapat menjelaskan arti menjadi manusia baru sebagai respons atas karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus berdasarkan Kolose 3:5–17. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3) dan Allah Pembaru (3.1.4))
Murid dapat membedakan ciri-ciri sikap hidup manusia lama dan manusia baru berdasarkan Kolose 3:5–17. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pembaru (3.1.4))
2
2Sikap Hidup Manusia Baru: Belas Kasihan, Kerendahan Hati, dan KasihTP 6.2.1
TP 6.2.2
Murid dapat menjelaskan sikap-sikap hidup manusia baru (belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, pengampunan, dan kasih) sebagaimana tertuang dalam Kolose 3:12–14. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-nilai Kristiani (3.2.2))
Murid dapat menunjukkan bahwa kasih sebagai inti sikap manusia baru mempersatukan sesama tanpa memandang perbedaan suku, bangsa, dan agama. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-nilai Kristiani (3.2.2) dan Gereja dan Masyarakat Majemuk — Subelemen Masyarakat Majemuk (3.3.2))
2
3Mempraktikkan Hidup sebagai Manusia Baru dan TantangannyaTP 6.3.1
TP 6.3.2
Murid dapat mendaftarkan kegiatan nyata yang dapat dilakukan sebagai wujud hidup manusia baru dalam kehidupan sehari-hari beserta tantangan yang dihadapi. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pembaru (3.1.4))
Murid dapat mensyukuri pengorbanan Yesus Kristus yang memungkinkannya berubah menjadi manusia baru dengan mengungkapkan syukur melalui karya kreatif berupa slogan hidup manusia baru. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3) dan Allah Pembaru (3.1.4))
2
4Asesmen Sumatif: Menjadi Manusia BaruTP 6.4.1
TP 6.4.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang arti manusia baru dan perbedaannya dengan manusia lama melalui asesmen tertulis berdasarkan Kolose 3:5–17. (Allah Berkarya — Subelemen Allah Pembaru (3.1.4))
Murid dapat merefleksikan pengalaman pribadinya dalam mempraktikkan sikap hidup manusia baru serta menyebutkan orang-orang yang menolongnya untuk setia menjalani hidup sebagai manusia baru. (Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia (3.2.1) dan Nilai-nilai Kristiani (3.2.2))
2

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.