PROGRAM TAHUNAN (PROTA) PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI Tahun Ajaran 2025/2026 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2025/2026 |
|---|
| Total JP Ganjil | 44 JP |
|---|
| Total JP Genap | 52 JP |
|---|
| Total JP | 96 JP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARANPada akhir Fase C, murid mampu memahami Allah berkarya melalui keluarga, sekolah, dan masyarakat (Allah Pencipta, Pemelihara, Penyelamat, dan Pembaru); memahami hakikat manusia sebagai makhluk terbatas dan nilai-nilai Kristiani (buah Roh) dalam interaksi antarsesama; memahami karya Allah melalui gereja dalam masyarakat majemuk; serta memahami tanggung jawab orang beriman dalam memelihara alam dan lingkungan hidup. 3. DISTRIBUSI MATERISemester Ganjil| No | Topik / Bab | Sub Materi | JP | Pertemuan | Bulan |
|---|
| 1 | Bab 1: Allah Berkarya di Tengah-Tengah Masyarakat | 1. Cara-cara Allah berkarya melalui pemimpin bangsa dan pahlawan Indonesia (Nehemia 2:1–20) 2. Karya Allah melalui berbagai profesi sebagai wujud kasih setia-Nya 3. Sikap peduli terhadap pergumulan masyarakat sebagai respons iman 4. Karya kreatif dan refleksi panggilan untuk melayani sesama
Ket: Subelemen Allah Pencipta (3.1.1) dan Tugas Panggilan Gereja (3.3.1). Mengacu pada Nehemia 2:1–20. | 8 | 4 | Juli | | 2 | Bab 2: Mendengar Tangisan Sesama | 1. Arti sesama manusia dan kelompok yang perlu dikasihi berdasarkan Matius 25:31–46 2. Tantangan menolong sesama yang berbeda latar belakang suku dan agama 3. Nilai-nilai buah Roh (kasih, kemurahan, kebaikan) dalam tindakan nyata menolong sesama 4. Karya kreatif kartu dukungan dan refleksi pelayanan sebagai tanggung jawab orang beriman
Ket: Subelemen Allah Pencipta, Tugas Panggilan Gereja, Masyarakat Majemuk, dan Nilai-nilai Kristiani. Mengacu pada Matius 25:31–46. | 6 | 3 | Juli–Agustus | | 3 | Bab 3: Allah, Sumber Kekuatanku! | 1. Manusia sebagai makhluk terbatas yang membutuhkan pertolongan Allah 2. Allah memelihara manusia termasuk mereka yang berkebutuhan khusus (1 Samuel 17:40–45) 3. Kelebihan dan kekurangan diri dikaitkan dengan keyakinan akan pemeliharaan Allah 4. Karya kreatif (kliping/doa tertulis) dan sikap saling menguatkan antarsesama
Ket: Subelemen Allah Pemelihara (3.1.2) dan Hakikat Manusia (3.2.1). Mengacu pada 1 Samuel 17:40–45. | 6 | 3 | Agustus | | 4 | Bab 4: Aku, Pribadi yang Istimewa | 1. Arti 'istimewa' sebagai ciptaan Allah berdasarkan Mazmur 8:1–9 2. Manusia terbatas namun istimewa: pemeliharaan Allah bagi semua termasuk yang berkebutuhan khusus (2 Samuel 4:4 dan 9:1–13) 3. Karya kreatif menggambarkan potensi dan karunia diri sebagai ekspresi syukur 4. Rencana aksi nyata menunjukkan sikap peduli kepada teman berkebutuhan khusus
Ket: Subelemen Allah Pemelihara (3.1.2) dan Hakikat Manusia (3.2.1). Mengacu pada Mazmur 8:1–9 dan 2 Samuel 4:4; 9:1–13. | 8 | 4 | Agustus–September | | 5 | Bab 5: Yesus Menyelamatkan Manusia | 1. Manusia sebagai makhluk berdosa yang membutuhkan keselamatan melalui Yesus Kristus 2. Kisah pengorbanan Yesus di kayu salib dan peran tokoh-tokoh di dalamnya (Matius 27:32–56) 3. Peristiwa kebangkitan Yesus sebagai bukti sempurnanya karya keselamatan Allah (Matius 28:1–10) 4. Karya kreatif ungkapan syukur dan rencana pelayanan sebagai respons atas keselamatan
Ket: Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3), Hakikat Manusia (3.2.1), Nilai-nilai Kristiani (3.2.2), dan Tugas Panggilan Gereja (3.3.1). Mengacu pada Matius 27:32–56 dan 28:1–10. | 8 | 4 | September–Oktober | | 6 | Bab 6: Menjadi Manusia Baru | 1. Arti dan ciri-ciri manusia baru versus manusia lama berdasarkan Kolose 3:5–17 2. Sikap hidup manusia baru: belas kasihan, kerendahan hati, kesabaran, pengampunan, dan kasih (Kolose 3:12–14) 3. Kasih sebagai inti manusia baru yang mempersatukan di tengah kemajemukan 4. Karya kreatif slogan hidup manusia baru dan refleksi pengalaman pribadi
Ket: Subelemen Allah Penyelamat (3.1.3), Allah Pembaru (3.1.4), Hakikat Manusia (3.2.1), Nilai-nilai Kristiani (3.2.2), dan Masyarakat Majemuk (3.3.2). Mengacu pada Kolose 3:5–17. | 8 | 4 | Oktober–November |
Semester Genap| No | Topik / Bab | Sub Materi | JP | Pertemuan | Bulan |
|---|
| 7 | Bab 7: Aku Menyesal dan Bertobat | 1. Arti bertobat: menyesal, mengakui kesalahan, dan berniat memperbaiki diri 2. Kisah pertobatan Saulus sebagai contoh Allah menyelamatkan dan membarui hidup (Kisah Para Rasul 9:1–19a) 3. Tantangan dan dampak pertobatan bagi diri sendiri serta sesama 4. Ungkapan komitmen pertobatan pribadi sebagai respons iman
Ket: Subelemen Hakikat Manusia (3.2.1), Nilai-nilai Kristiani (3.2.2), Allah Penyelamat (3.1.3), dan Allah Pembaru (3.1.4). Mengacu pada Kisah Para Rasul 9:1–19a. | 6 | 3 | Januari | | 8 | Bab 8: Menolak Diskriminasi | 1. Arti dan bentuk-bentuk diskriminasi di Indonesia serta pertentangannya dengan kehendak Allah 2. Sikap Yesus menolak diskriminasi berdasarkan Markus 10:13–16 dan nilai-nilai Kristiani (kasih, keadilan, penerimaan) 3. Rasa syukur atas keberagaman suku, agama, budaya, dan ras sebagai anugerah Allah 4. Rancangan kegiatan antidiskriminasi dan refleksi sikap Kristiani terhadap kasus diskriminasi nyata
Ket: Subelemen Nilai-nilai Kristiani (3.2.2), Hakikat Manusia (3.2.1), Allah Penyelamat (3.1.3), Masyarakat Majemuk (3.3.2), dan Tugas Panggilan Gereja (3.3.1). Mengacu pada Markus 10:13–16. | 8 | 4 | Januari–Februari | | 9 | Bab 9: Saling Melayani | 1. Makna dan alasan orang Kristen dipanggil untuk saling melayani (Yohanes 13:1–20) 2. Perbedaan melayani dengan sukacita dan melayani dengan terpaksa 3. Bentuk-bentuk pelayanan di rumah, sekolah, dan gereja sesuai potensi dan karunia 4. Rancangan aksi sosial sederhana sebagai wujud ibadah kepada Allah
Ket: Subelemen Tugas Panggilan Gereja (3.3.1), Allah Penyelamat (3.1.3), Nilai-nilai Kristiani (3.2.2), dan Masyarakat Majemuk (3.3.2). Mengacu pada Yohanes 13:1–20. | 6 | 3 | Februari–Maret | | 10 | Bab 10: Sikap Toleransi Antarmanusia | 1. Arti toleransi dan identifikasi keberagaman suku, budaya, serta agama di Indonesia 2. Keberagaman sebagai anugerah Allah yang patut disyukuri (Allah Pencipta) 3. Teladan Daniel dan teman-temannya dalam toleransi di tengah masyarakat Babilonia yang majemuk 4. Karya kreatif (poster/puisi/tulisan) pesan toleransi dan refleksi pengalaman pribadi menerapkan toleransi
Ket: Subelemen Masyarakat Majemuk (3.3.2), Allah Pencipta (3.1.1), Nilai-nilai Kristiani (3.2.2), dan Tugas Panggilan Gereja (3.3.1). Mengacu pada kisah Daniel. | 8 | 4 | Maret–April | | 11 | Bab 11: Tuhan Mencipta, Manusia Mengelola | 1. Kemahakuasaan Allah sebagai Pencipta dan kekayaan alam Indonesia sebagai wujud ciptaan-Nya (Kejadian 2:8–15) 2. Tugas dan tanggung jawab manusia sebagai pengelola alam ciptaan Allah 3. Hakikat manusia terbatas yang dipercaya memelihara alam 4. Rancangan tindakan nyata memelihara lingkungan dan refleksi syukur melalui lagu dan tulisan
Ket: Subelemen Alam Ciptaan Allah (3.4.1), Tanggung Jawab Manusia terhadap Alam (3.4.2), dan Hakikat Manusia (3.2.1). Mengacu pada Kejadian 2:8–15. | 8 | 4 | April–Mei | | 12 | Bab 12: Lingkunganku Bersih, Aku pun Sehat | 1. Keberagaman ciptaan Allah dan tujuan manusia sebagai pengelola alam (Kejadian 1:11–12 dan 20–31) 2. Tanggung jawab orang beriman memelihara kebersihan lingkungan; perbandingan dampak lingkungan bersih dan kotor 3. Pengalaman nyata memelihara kebersihan dan rancangan proyek lingkungan (daur ulang) sebagai wujud iman 4. Karangan singkat pengalaman kerja bakti dan refleksi keterkaitan kebersihan lingkungan dengan iman Kristen
Ket: Subelemen Alam Ciptaan Allah (3.4.1), Tanggung Jawab Manusia terhadap Alam (3.4.2), dan Allah Pencipta (3.1.1). Mengacu pada Kejadian 1:11–12 dan 20–31. Bab penutup tahun ajaran. | 8 | 4 | Mei–Juni |
4. CATATANTotal JP intrakurikuler: 96 JP (Semester Ganjil 44 JP + Semester Genap 52 JP), sesuai alokasi Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (3 JP/minggu × 32 minggu efektif). Selisih 4 JP antara kedua semester mengakomodasi kegiatan asesmen sumatif akhir semester, penilaian proyek, dan cadangan waktu di Semester Genap yang mencakup lebih banyak bab dengan muatan alam dan lingkungan. Alokasi kokurikuler sebesar 32 JP per tahun dikelola terpisah dari dokumen ini dan tidak termasuk dalam total 96 JP. Setiap pertemuan terdiri dari 2 JP (2 × 35 menit = 70 menit). Urutan bab mengikuti ATP Induk secara menerus dari Bab 1 hingga Bab 12. Guru disarankan mengintegrasikan asesmen formatif dan sumatif sesuai jadwal sekolah masing-masing. |