KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 6.1.1 = Kelas 6, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Allah berkarya di tengah-tengah Masyarakat (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 6.1.1 | Mengidentifikasi kehadiran karya Allah Pencipta yang dinyatakan melalui kehidupan masyarakat | 2 | | 2 | TP 6.1.2 | Menjelaskan cara Allah Pencipta berkarya melalui peran para pemimpin dan anggota masyarakat | 2 | | 3 | TP 6.1.3 | Menyusun karangan reflektif untuk mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakat | 2 | | 4 | TP 6.1.4 | Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah Pencipta di lingkungan masyarakat | 2 |
Bab 2 — Mendengar Tangisan Sesama (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 6.2.1 | Mengidentifikasi pelayanan terhadap sesama sebagai tanggung jawab orang beriman dalam kehidupan berdasarkan bacaan Matius 25:31–46 | 2 | | 6 | TP 6.2.2 | Menjelaskan arti pelayanan terhadap sesama sebagai bentuk tanggung jawab orang beriman dalam kehidupan | 2 | | 7 | TP 6.2.3 | Menganalisis wujud buah Roh dalam interaksi antar sesama yang menghadapi kesusahan | 2 | | 8 | TP 6.2.4 | Menyusun pesan dukungan penguatan bagi sesama sebagai wujud buah Roh dalam interaksi antar sesama | 2 |
Bab 3 — Allah, Sumber Kekuatanku! (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 6.3.1 | Mengidentifikasi keterbatasan manusia sebagai makhluk terbatas dalam kehidupan sehari-hari | 2 | | 10 | TP 6.3.2 | Menjelaskan hakikat manusia yang memiliki keterbatasan dan bergantung kepada Allah | 2 | | 11 | TP 6.3.3 | Menunjukkan bukti pemeliharaan Allah sebagai sumber kekuatan bagi manusia | 2 | | 12 | TP 6.3.4 | Mengekspresikan rasa syukur atas karya pemeliharaan Allah yang memelihara seluruh umat manusia | 2 |
Bab 4 — Aku, Pribadi yang Istimewa (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 13 | TP 6.4.1 | Mengidentifikasi wujud pemeliharaan Allah terhadap mereka yang berkebutuhan khusus berdasarkan kisah Alkitab | 2 | | 14 | TP 6.4.2 | Menjelaskan cara Allah memelihara seluruh umat manusia termasuk mereka yang berkebutuhan khusus sebagai pribadi istimewa | 2 | | 15 | TP 6.4.3 | Menunjukkan buah Roh dalam interaksi antar sesama yang berkebutuhan khusus | 2 | | 16 | TP 6.4.4 | Menyusun rencana tindakan peduli terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman dalam kehidupan | 2 |
Bab 5 — Yesus Menyelamatkan Manusia (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 17 | TP 6.5.1 | Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus berdasarkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan-Nya | 2 | | 18 | TP 6.5.2 | Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus | 2 | | 19 | TP 6.5.3 | Mengekspresikan rasa syukur atas karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus | 2 | | 20 | TP 6.5.4 | Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman yang menerima keselamatan | 2 |
Bab 6 — Menjadi Manusia Baru (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 21 | TP 6.6.1 | Mengidentifikasi bukti karya Allah Pembaru yang membarui hidup manusia | 2 | | 22 | TP 6.6.2 | Menjelaskan cara Allah membarui hidup manusia | 2 | | 23 | TP 6.6.3 | Menunjukkan sikap hidup manusia yang dibarui oleh Allah dalam interaksi sehari-hari | 2 | | 24 | TP 6.6.4 | Menguraikan tantangan dalam mewujudkan pembaruan hidup manusia oleh Allah | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Allah berkarya di tengah-tengah MasyarakatTP 6.1.1: Mengidentifikasi kehadiran karya Allah Pencipta yang dinyatakan melalui kehidupan masyarakatIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan contoh-contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sosial masyarakat sekitar. 2. Menunjukkan bukti keteraturan dan kebaikan Allah yang hadir melalui interaksi antarwarga masyarakat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan contoh kehadiran karya Allah di lingkungan masyarakat meskipun telah dipandu guru. | Mampu menyebutkan 1 contoh kehadiran karya pemeliharaan Allah di masyarakat dengan bantuan pertanyaan pemantik. | Mampu mengidentifikasi minimal 2-3 contoh nyata kehadiran dan keteraturan karya Allah dalam kehidupan masyarakat secara mandiri. | Mampu mengidentifikasi beragam wujud karya Allah dalam kehidupan masyarakat serta menghubungkannya secara kritis dengan pengalaman hidup sehari-hari. |
TP 6.1.2: Menjelaskan cara Allah Pencipta berkarya melalui peran para pemimpin dan anggota masyarakatIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan peran pemimpin masyarakat (RT/RW/tokoh adat/pemerintah) sebagai alat pemeliharaan Allah. 2. Menjelaskan kontribusi anggota masyarakat dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian sebagai perwujudan karya Allah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menjelaskan peran pemimpin atau anggota masyarakat sebagai instrumen karya Allah. | Mampu menjelaskan salah satu peran pemimpin atau anggota masyarakat dengan bimbingan dan arahan guru. | Mampu menjelaskan secara runtut cara Allah berkarya melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat dalam menciptakan kebaikan bersama secara mandiri. | Mampu menguraikan secara komprehensif peran strategis pemimpin dan anggota masyarakat sebagai mitra kerja Allah, disertai contoh kasus nyata di lingkungan setempat. |
TP 6.1.3: Menyusun karangan reflektif untuk mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakatIndikator Pencapaian: 1. Menuliskan ungkapan syukur atas karya Allah dalam masyarakat dengan alur yang runut dan logis. 2. Menuangkan perenungan personal mengenai pengalaman merasakan pemeliharaan Allah dalam komunitas sekitar. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menulis karangan reflektif; tulisan belum memuat unsur rasa syukur atas karya Allah. | Mampu menyusun tulisan refleksi sederhana dengan bantuan kerangka karangan atau panduan kalimat dari guru. | Mampu menyusun karangan reflektif yang terstruktur dan bermakna tentang ungkapan syukur atas karya Allah di tengah masyarakat secara mandiri. | Mampu menyusun karangan reflektif yang mendalam, kaya dengan penghayatan iman, serta menggunakan pilihan bahasa yang persuasif dan menyentuh. |
TP 6.1.4: Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah Pencipta di lingkungan masyarakatIndikator Pencapaian: 1. Menentukan satu bentuk aksi nyata yang realistis untuk merawat kerukunan atau kebersihan lingkungan masyarakat. 2. Menyusun tahapan pelaksanaan aksi nyata sederhana yang dapat dilakukan secara langsung oleh murid. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menentukan ide tindakan nyata untuk terlibat dalam karya Allah di masyarakat. | Mampu menentukan ide tindakan nyata sederhana namun tahapan pelaksanaannya masih membutuhkan bimbingan guru. | Mampu merancang gagasan tindakan sederhana yang aplikatif, logis, dan terencana untuk terlibat dalam karya Allah di lingkungan sekitar. | Mampu merancang rencana aksi kolaboratif yang terukur dan inovatif, serta mengajak teman sebaya untuk ikut serta dalam aksi tersebut. |
Bab 2 — Mendengar Tangisan SesamaTP 6.2.1: Mengidentifikasi pelayanan terhadap sesama sebagai tanggung jawab orang beriman dalam kehidupan berdasarkan bacaan Matius 25:31–46Indikator Pencapaian: 1. Menyebutkan bentuk-bentuk kepedulian kepada orang yang membutuhkan (lapar, haus, asing, telanjang, sakit, terpenjara) berdasarkan teks Matius 25:31–46. 2. Menemukan kaitan antara melayani sesama yang menderita dengan melayani Tuhan berdasarkan firman tersebut. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan bentuk-bentuk pelayanan kepada sesama yang tercantum dalam bacaan Matius 25:31–46. | Mampu menyebutkan sebagian bentuk pelayanan dalam Matius 25:31–46 dengan bantuan penunjukan ayat oleh guru. | Mampu mengidentifikasi seluruh bentuk pelayanan dalam Matius 25:31–46 dan mengaitkannya dengan tanggung jawab orang beriman secara mandiri. | Mampu menganalisis makna mendalam teks Matius 25:31–46 dan mengontekstualisasikannya dengan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus saat ini. |
TP 6.2.2: Menjelaskan arti pelayanan terhadap sesama sebagai bentuk tanggung jawab orang beriman dalam kehidupanIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan pengertian melayani sesama tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan status sosial. 2. Menjelaskan dasar iman kristiani yang mewajibkan orang beriman untuk mempraktikkan kasih melalui tindakan nyata. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan arti pelayanan terhadap sesama sebagai bentuk tanggung jawab orang beriman. | Mampu menjelaskan konsep melayani sesama secara singkat dan terbatas dengan menggunakan contoh sederhana dari guru. | Mampu menjelaskan secara jelas dan tepat arti pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman dalam kehidupan sehari-hari. | Mampu menyajikan penjelasan yang komprehensif mengenai arti pelayanan kristiani, disertai analisis dampak positifnya bagi keharmonisan kehidupan bermasyarakat. |
TP 6.2.3: Menganalisis wujud buah Roh dalam interaksi antar sesama yang menghadapi kesusahanIndikator Pencapaian: 1. Mengaitkan unsur-unsur buah Roh (seperti kasih, kemurahan, kebaikan, dan kesabaran) dengan situasi sesama yang berkesusahan. 2. Menganalisis contoh tindakan tepat yang mencerminkan buah Roh saat berinteraksi dengan orang yang sedang berduka atau tertimpa musibah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menghubungkan sifat-sifat buah Roh dengan kondisi sesama yang sedang mengalami penderitaan. | Mampu menyebutkan salah satu unsur buah Roh pada situasi kesusahan tertentu dengan petunjuk langsung dari guru. | Mampu menganalisis dan menentukan wujud nyata buah Roh (kasih, kemurahan, kebaikan) dalam interaksi dengan sesama yang berkesusahan secara tepat dan mandiri. | Mampu mengevaluasi beragam situasi krisis sosial dan memberikan solusi interaksi berlandaskan buah Roh secara bijaksana, empatik, dan kontekstual. |
TP 6.2.4: Menyusun pesan dukungan penguatan bagi sesama sebagai wujud buah Roh dalam interaksi antar sesamaIndikator Pencapaian: 1. Menulis kalimat penguatan/penghiburan yang bersumber dari penghayatan nilai-nilai Kristiani dan buah Roh. 2. Menata pesan dukungan dalam bentuk media yang komunikatif (kartu ucapan, surat empati, atau catatan doa). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun kalimat penguatan atau dukungan bagi sesama yang mengalami kesulitan. | Mampu menyusun pesan dukungan sederhana dengan meniru pola kalimat atau kutipan yang disediakan guru. | Mampu menyusun pesan dukungan penguatan yang orisinal, santun, bermakna, dan mencerminkan buah Roh secara mandiri. | Mampu menyusun pesan dukungan penguatan yang sangat menyentuh, inspiratif, kontekstual sesuai kebutuhan penerima, serta dipadukan dengan kreativitas visual/estetika media yang menarik. |
Bab 3 — Allah, Sumber Kekuatanku!TP 6.3.1: Mengidentifikasi keterbatasan manusia sebagai makhluk terbatas dalam kehidupan sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan ragam keterbatasan manusia (fisik, emosi, pengetahuan, dan daya tahan) dalam kehidupan sehari-hari. 2. Memberikan contoh konkret keterbatasan diri sendiri dan sesama dalam aktivitas harian di rumah atau sekolah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan bentuk keterbatasan manusia dalam kehidupan sehari-hari meskipun telah diberikan gambar atau pemantik belajar. | Mampu menyebutkan 1-2 contoh keterbatasan fisik manusia secara sederhana dengan bantuan dan panduan dari guru. | Mampu mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai bentuk keterbatasan manusia dalam kehidupan sehari-hari secara tepat dan mandiri. | Mampu mengidentifikasi ragam keterbatasan manusia secara komprehensif serta menganalisis pentingnya sikap rendah hati dan saling melengkapi di tengah keterbatasan tersebut. |
TP 6.3.2: Menjelaskan hakikat manusia yang memiliki keterbatasan dan bergantung kepada AllahIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan alasan mendasar mengapa manusia yang terbatas harus menaruh percaya dan bersandar kepada Allah. 2. Menghubungkan kondisi ketidakberdayaan manusia dengan kebesaran kuasa Allah dalam kehidupan nyata. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan keterkaitan antara keterbatasan manusia dan kebutuhan bersandar kepada Allah. | Mampu menyatakan bahwa manusia butuh Allah, namun belum dapat menjelaskan hubungan sebab-akibat antara keterbatasan manusia dan ketergantungan pada-Nya tanpa tuntunan guru. | Mampu menjelaskan hakikat keterbatasan manusia serta pentingnya mengandalkan Allah dalam menghadapi tantangan hidup secara logis dan mandiri. | Mampu menguraikan hakikat manusia yang bergantung pada Allah secara mendalam dengan mengaitkannya pada prinsip iman Kristen dan refleksi kehidupan pribadi. |
TP 6.3.3: Menunjukkan bukti pemeliharaan Allah sebagai sumber kekuatan bagi manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan sedikitnya dua contoh pemeliharaan Allah yang dirasakan dalam kehidupan pribadi atau keluarga. 2. Menceritakan situasi sulit yang berhasil dilalui karena mengandalkan kekuatan dan pertolongan dari Allah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menunjukkan atau memberikan contoh bukti pemeliharaan Allah yang memberi kekuatan bagi manusia. | Mampu menyebutkan satu bukti pemeliharaan Allah secara sederhana dengan bantuan pertanyaan penuntun dari guru. | Mampu menunjukkan dan menjelaskan minimal dua bukti nyata pemeliharaan Allah sebagai sumber kekuatan saat menghadapi tantangan secara mandiri. | Mampu menceritakan secara runtut dan reflektif berbagai bukti pemeliharaan Allah serta menginspirasi rekan sebaya tentang bagaimana Allah menjadi sumber kekuatan sejati. |
TP 6.3.4: Mengekspresikan rasa syukur atas karya pemeliharaan Allah yang memelihara seluruh umat manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menyusun karya ungkapan syukur (seperti doa tertulis, puisi, atau refleksi singkat) atas kasih pemeliharaan Allah. 2. Menunjukkan perilaku menghargai hidup dan berterima kasih dalam pergaulan sehari-hari sebagai wujud syukur. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengekspresikan rasa syukur atas pemeliharaan Allah baik melalui karya sederhana maupun sikap harian. | Mampu mengekspresikan rasa syukur dengan kalimat doa pendek terpimpin atau menirukan contoh yang disediakan guru. | Mampu menyusun dan mengekspresikan rasa syukur atas karya pemeliharaan Allah secara orisinal, tulus, dan terstruktur melalui doa atau karya kreatif mandiri. | Mampu mengekspresikan rasa syukur secara mendalam dan estetis melalui karya pribadi serta aktif mengajak teman-temannya untuk senantiasa bersyukur atas pemeliharaan Allah. |
Bab 4 — Aku, Pribadi yang IstimewaTP 6.4.1: Mengidentifikasi wujud pemeliharaan Allah terhadap mereka yang berkebutuhan khusus berdasarkan kisah AlkitabIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan tokoh atau peristiwa Alkitab yang memperlihatkan perhatian dan pemeliharaan Allah terhadap orang berkebutuhan khusus/lemah fisik. 2. Menjelaskan bentuk kasih dan pemulihan yang dikerjakan Allah bagi tokoh berkebutuhan khusus dalam kisah tersebut. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali kisah atau tokoh Alkitab yang menunjukkan kepedulian Allah terhadap orang berkebutuhan khusus. | Mampu menyebutkan nama tokoh Alkitab terkait (misalnya Bartimeus atau Mefiboset) namun belum dapat menguraikan bentuk pemeliharaan Allah tanpa bantuan guru. | Mampu mengidentifikasi dan menceritakan wujud pemeliharaan Allah terhadap mereka yang berkebutuhan khusus berdasarkan teks Alkitab secara tepat dan runtut. | Mampu menganalisis pesan teologis kisah Alkitab tentang pemeliharaan Allah bagi mereka yang berkebutuhan khusus dan merefleksikannya dalam penghargaan atas kesetaraan martabat manusia. |
TP 6.4.2: Menjelaskan cara Allah memelihara seluruh umat manusia termasuk mereka yang berkebutuhan khusus sebagai pribadi istimewaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pandangan Kristen bahwa setiap manusia, termasuk penyandang disabilitas, adalah ciptaan yang unik dan berharga di mata Allah. 2. Menyebutkan sarana yang Allah pakai untuk memelihara sesama yang berkebutuhan khusus (melalui keluarga, pertemanan, teknologi, dan komunitas). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menjelaskan alasan mengapa mereka yang berkebutuhan khusus disebut pribadi istimewa serta bagaimana Allah memelihara mereka. | Mampu menyebutkan bahwa semua anak istimewa di mata Allah dengan bimbingan, namun kesulitan menjelaskan cara kerja pemeliharaan Allah secara konkret. | Mampu menjelaskan dengan jelas bahwa orang berkebutuhan khusus adalah pribadi istimewa dan memaparkan cara Allah memelihara mereka melalui lingkungan sekitar. | Mampu menguraikan argumen iman Kristen secara kritis bahwa keberagaman fisik/mental adalah bagian dari keistimewaan ciptaan Allah, serta mengusulkan peran aktif gereja/masyarakat dalam pemeliharaan tersebut. |
TP 6.4.3: Menunjukkan buah Roh dalam interaksi antar sesama yang berkebutuhan khususIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi wujud nyata nilai-nilai buah Roh (kasih, kesabaran, kebaikan, kelemahlembutan) dalam memperlakukan teman berkebutuhan khusus. 2. Mempraktikkan sikap ramah, menghargai, dan menolak perilaku perundungan (anti-bullying) dalam simulasi atau pergaulan sehari-hari. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menampilkan sikap ramah atau peduli yang mencerminkan buah Roh saat berinteraksi dengan sesama yang memiliki kekhususan. | Mampu menunjukkan sikap menolong atau bersabar hanya jika diingatkan dan didampingi langsung oleh guru. | Mampu menunjukkan sikap buah Roh (seperti kasih, kesabaran, dan kebaikan) secara wajar, konsisten, dan mandiri ketika berinteraksi dengan sesama yang berkebutuhan khusus. | Mampu menjadi teladan dalam mempraktikkan buah Roh serta berani membela dan merangkul teman berkebutuhan khusus agar merasa aman dan diterima di lingkungan sekolah. |
TP 6.4.4: Menyusun rencana tindakan peduli terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman dalam kehidupanIndikator Pencapaian: 1. Merumuskan ide aksi kepedulian yang realistis dan dapat diterapkan di lingkungan keluarga, kelas, atau gereja. 2. Menyusun tabel rencana aksi sederhana yang memuat bentuk kegiatan, sasaran, waktu pelaksanaan, dan perlengkapan yang diperlukan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merumuskan ide maupun langkah tindakan peduli terhadap sesama meskipun sudah disediakan format panduan. | Mampu menyusun rencana tindakan peduli sederhana namun rincian langkah atau sasarannya masih membutuhkan banyak koreksi dan arahan guru. | Mampu menyusun rencana tindakan peduli terhadap sesama secara konkret, logis, dan dapat dilaksanakan secara mandiri sebagai wujud tanggung jawab iman. | Mampu menyusun rencana aksi kepedulian yang inovatif, terstruktur sangat rinci (tujuan, langkah, jadwal, mitigasi kendala), serta mengajak rekan kelompok untuk berkolaborasi mewujudkannya. |
Bab 5 — Yesus Menyelamatkan ManusiaTP 6.5.1: Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus berdasarkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan-NyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan peristiwa pengorbanan di kayu salib dan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian 2. Menjelaskan kaitan peristiwa salib dan kebangkitan dengan keselamatan manusia dari hukuman dosa | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai karya keselamatan Allah bagi manusia. | Mampu menyebutkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus, namun belum dapat mengaitkannya dengan karya penyelamatan bagi manusia tanpa bimbingan guru. | Mampu mengidentifikasi dan mengaitkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus secara tepat sebagai bukti karya Allah yang menyelamatkan manusia. | Mampu mengidentifikasi peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus secara komprehensif serta menguraikan makna keselamatan tersebut bagi pembebasan hidup manusia secara kritis dan mendalam. |
TP 6.5.2: Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus KristusIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan kondisi ketidakberdayaan manusia akibat dosa yang membutuhkan Juruselamat 2. Menjelaskan karya penebusan Yesus Kristus sebagai wujud inisiatif kasih karunia Allah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan alasan manusia membutuhkan keselamatan maupun cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus. | Mampu menyebutkan bahwa keselamatan berasal dari Yesus, namun penjelasan mengenai proses penebusan dosa masih terbatas dan memerlukan bantuan pertanyaan pemantik. | Mampu menjelaskan secara mandiri dan runtut bagaimana Allah berinisiatif menyelamatkan manusia berdosa melalui pengutusan dan pengorbanan Yesus Kristus. | Mampu menjelaskan secara terstruktur dan mendalam cara Allah menyelamatkan manusia dengan menghubungkan konsep anugerah, pengorbanan Kristus, dan dasar Alkitab yang relevan. |
TP 6.5.3: Mengekspresikan rasa syukur atas karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus KristusIndikator Pencapaian: 1. Menyusun ungkapan syukur pribadi (melalui doa tertulis, puisi, mazmur, atau refleksi) atas keselamatan dalam Yesus Kristus 2. Menyampaikan ungkapan syukur tersebut dengan sikap hormat dan penghayatan iman yang tulus | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus baik secara lisan maupun tertulis. | Mampu membuat karya ungkapan syukur sederhana, namun isinya masih bersifat umum dan belum secara khusus menggambarkan rasa syukur atas keselamatan dari Kristus. | Mampu mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus secara mandiri melalui karya kreatif (doa/puisi/refleksi) yang bermakna dan terstruktur. | Mampu mengekspresikan rasa syukur secara mendalam, kreatif, dan penuh penghayatan, serta mampu membagikan pesan syukur tersebut untuk menguatkan iman teman sebaya. |
TP 6.5.4: Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman yang menerima keselamatanIndikator Pencapaian: 1. Menentukan target dan bentuk kegiatan pelayanan nyata bagi sesama di lingkungan keluarga, sekolah, atau gereja 2. Menyusun langkah-langkah pelaksanaan pelayanan yang realistis dan dapat diterapkan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai respons atas keselamatan yang telah diterima. | Mampu mengusulkan ide pelayanan terhadap sesama, namun belum dapat merumuskan langkah-langkah aksi yang teratur tanpa panduan intensif dari guru. | Mampu merancang rencana aksi pelayanan terhadap sesama secara konkret, realistis, dan sistematis sebagai wujud tanggung jawab iman. | Mampu merancang program pelayanan kreatif yang kontekstual, terinci (tujuan, sasaran, waktu, bentuk aksi), serta siap mengoordinasikan pelaksanaannya bersama teman. |
Bab 6 — Menjadi Manusia BaruTP 6.6.1: Mengidentifikasi bukti karya Allah Pembaru yang membarui hidup manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan contoh tokoh Alkitab yang mengalami pembaruan hidup oleh Allah (misalnya Zakeus atau Rasul Paulus) 2. Menunjukkan bukti konkret perubahan karakter dan perilaku manusia yang telah dibarui oleh Allah di kehidupan masa kini | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi bukti karya pembaruan Allah baik dari kisah Alkitab maupun dalam kehidupan sehari-hari. | Mampu menyebutkan tokoh Alkitab yang diubahkan Tuhan, namun kesulitan menunjukkan bukti konkret perubahan karakter manusia pada masa kini jika tidak dibimbing. | Mampu mengidentifikasi bukti karya Allah Pembaru secara tepat melalui teladan tokoh Alkitab dan contoh nyata perubahan hidup di lingkungan sekitar. | Mampu menganalisis dan membandingkan perubahan hidup sebelum dan sesudah dibarui oleh Allah secara komprehensif, serta merefleksikannya dalam kehidupan pribadi. |
TP 6.6.2: Menjelaskan cara Allah membarui hidup manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan peran Roh Kudus dan Firman Allah dalam proses pembaruan hati dan budi manusia 2. Menguraikan pentingnya pertobatan dan penyerahan diri secara sadar kepada pimpinan Tuhan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan cara dan sarana yang dipakai Allah dalam membarui hidup manusia. | Mampu menyebutkan bahwa Allah membarui manusia lewat Roh Kudus, namun belum dapat menjelaskan hubungan antara pertobatan manusia dan karya Roh Kudus. | Mampu menjelaskan dengan jelas dan teratur cara Allah membarui hidup manusia melalui karya Roh Kudus, pengajaran Firman Tuhan, dan respons pertobatan. | Mampu menjelaskan secara utuh dan terperinci keterkaitan dinamis antara anugerah Roh Kudus, pemahaman Firman, dan disiplin rohani dalam proses pembentukan hidup baru. |
TP 6.6.3: Menunjukkan sikap hidup manusia yang dibarui oleh Allah dalam interaksi sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Mempraktikkan karakter buah Roh (seperti kejujuran, kesabaran, pengampunan, dan tolong-menolong) di lingkungan sekolah dan keluarga 2. Mengendalikan diri dari kata-kata kasar, kemarahan, atau tindakan curang dalam interaksi pergaulan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum konsisten menunjukkan sikap hidup manusia baru dan masih kerap menunjukkan sikap egois, mudah marah, atau tidak jujur. | Mampu menunjukkan sikap hidup manusia baru dalam interaksi sehari-hari hanya ketika diingatkan atau berada di bawah pengawasan guru/orang tua. | Secara konsisten dan mandiri menampilkan sikap hidup manusia yang dibarui (jujur, sabar, peduli, suka menolong) dalam pergaulan sehari-hari. | Menjadi teladan konsisten dalam mewujudkan karakter Kristiani, memiliki inisiatif tinggi untuk mendamaikan perselisihan, serta membawa dampak positif bagi lingkungan sebaya. |
TP 6.6.4: Menguraikan tantangan dalam mewujudkan pembaruan hidup manusia oleh AllahIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi tantangan internal (keinginan diri, kemalasan) dan eksternal (pengaruh negatif teman sebaya, media/teknologi) dalam mempertahankan hidup baru 2. Merumuskan strategi praktis berbasis firman Tuhan dan doa untuk menghadapi tantangan tersebut | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi tantangan maupun godaan yang dihadapi dalam mempertahankan hidup baru. | Mampu menyebutkan contoh godaan yang dihadapi anak-anak, tetapi belum mampu menguraikan dampaknya atau merumuskan cara menghadapinya secara tepat. | Mampu menguraikan tantangan internal dan eksternal dalam mewujudkan hidup baru serta menentukan langkah konkret untuk mengatasinya dengan bersandar pada Tuhan. | Mampu menganalisis secara kritis akar tantangan pergaulan dan moral di zaman modern serta merumuskan strategi pertahanan diri rohani yang solutif, matang, dan aplikatif. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Allah berkarya di tengah-tengah Masyarakat; Bab 2 — Mendengar Tangisan Sesama; Bab 3 — Allah, Sumber Kekuatanku!; Bab 4 — Aku, Pribadi yang Istimewa; Bab 5 — Yesus Menyelamatkan Manusia; Bab 6 — Menjadi Manusia Baru (total 24 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |