Dokumenchevron_rightATPchevron_rightPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekertichevron_rightKelas 6

ATP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6 — Semester 1

ATPSDKelas 6CSemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6 — Semester 1

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti · Kelas 6

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
SemesterSemester 1
Total JP42 JP
Jumlah Bab2 bab
Total Pertemuan21 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran42 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dan bangga sebagai bangsa Indonesia, menyadari diri sebagai warga dunia, sehingga terdorong melakukan dialog antarumat beragama; serta mengenal nabi Elia, nabi Amos, dan nabi Yesaya yang menubuatkan kedatangan Juruselamat, sebagai bagian dari karya keselamatan Allah dalam Perjanjian Lama.

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia (22 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Aku Bangga sebagai Bangsa Indonesia: Kekayaan Alam dan BudayaTP 1.1.1
TP 1.1.2
Murid dapat mengidentifikasi minimal tiga kekayaan alam dan budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia sebagai anugerah Tuhan. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan sebagai warga bangsa Indonesia atas kekayaan alam dan budaya yang dimiliki. (Pribadi Peserta Didik)
2
2Kebesaran Tuhan dalam Kekayaan Alam Indonesia Berdasarkan Mazmur 104:1-31TP 1.2.1
TP 1.2.2
Murid dapat menjelaskan pandangan Mazmur 104:1-31 tentang bumi dan segala isinya sebagai karya kebesaran Tuhan. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat menghubungkan kekayaan alam dan budaya Indonesia dengan isi Mazmur 104:1-31 sebagai wujud pujian kepada Tuhan. (Pribadi Peserta Didik)
2
3Kebhinekaan Indonesia sebagai Mukjizat TuhanTP 1.3.1
TP 1.3.2
Murid dapat menjelaskan keberagaman suku, ras, bahasa, dan budaya Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang patut disyukuri. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat menunjukkan sikap menghormati perbedaan dan keunikan dalam kebhinekaan Indonesia sebagai warga negara yang beriman. (Masyarakat)
2
4Hak Warga Negara IndonesiaTP 1.4.1
TP 1.4.2
Murid dapat mengidentifikasi hak-hak warga negara Indonesia, termasuk hak atas fasilitas umum, pendidikan, dan perlindungan negara. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat menjelaskan kaitan antara hak warga negara dengan ajaran Yesus berdasarkan Matius 22:15-22. (Pribadi Peserta Didik)
2
5Kewajiban Warga Negara IndonesiaTP 1.5.1
TP 1.5.2
Murid dapat mengidentifikasi kewajiban warga negara Indonesia, seperti membayar pajak, menaati aturan, dan menjaga fasilitas umum. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat menunjukkan niat konkret untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara Indonesia sesuai ajaran Yesus dalam Matius 22:15-22. (Masyarakat)
2
6Dialog Antaragama dalam Kehidupan sebagai Warga Negara IndonesiaTP 1.6.1
TP 1.6.2
Murid dapat menjelaskan pentingnya dialog antaragama dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia berdasarkan dokumen Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan pasal 21, 25, 28-31. (Masyarakat)
Murid dapat menunjukkan sikap menghormati dan berdialog dengan warga negara dari agama lain sebagai wujud iman Kristiani dalam kehidupan berbangsa. (Masyarakat)
2
7Aku Warga Dunia: Kesadaran sebagai Bagian dari Masyarakat DuniaTP 1.7.1
TP 1.7.2
Murid dapat menjelaskan makna diri sebagai warga dunia yang saling bergantung dan membutuhkan satu sama lain antar bangsa. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat memberikan contoh peristiwa atau kegiatan yang menunjukkan keterhubungan antarbangsa di dunia, termasuk dampak positif dan negatifnya. (Pribadi Peserta Didik)
2
8Kerja Sama Antarbangsa sebagai Wujud Persaudaraan Warga DuniaTP 1.8.1
TP 1.8.2
Murid dapat menjelaskan berbagai bentuk kerja sama antarbangsa, seperti alih teknologi, pertukaran pelajar, dan bantuan bencana, sebagai wujud persaudaraan warga dunia. (Masyarakat)
Murid dapat menghubungkan semangat kerja sama antarbangsa dengan ajaran Gereja dalam Gaudium et Spes artikel 3 tentang panggilan manusia membangun dunia. (Masyarakat)
2
9Iman Kristiani dalam Membangun Persaudaraan Antarbangsa: Lukas 7:1-10TP 1.9.1
TP 1.9.2
Murid dapat menjelaskan teladan sikap terbuka dan menghargai sesama dari bangsa lain berdasarkan Injil Lukas 7:1-10. (Masyarakat)
Murid dapat merumuskan tindakan nyata sebagai warga dunia yang terpanggil untuk mewujudkan kerja sama dan persaudaraan antarbangsa sesuai nilai iman Kristiani. (Masyarakat)
2
10Tanggung Jawab Warga Dunia terhadap Kelestarian BumiTP 1.10.1
TP 1.10.2
Murid dapat menjelaskan tanggung jawab sebagai warga dunia dalam menjaga kelestarian bumi, termasuk menghadapi masalah bersama seperti pemanasan global. (Masyarakat)
Murid dapat menunjukkan sikap dan tindakan peduli lingkungan sebagai wujud iman orang Kristiani yang bertanggung jawab terhadap bumi tempat tinggal warga dunia. (Masyarakat)
2
11Asesmen Sumatif Bab 1: Aku Warga Indonesia dan Warga DuniaTP 1.11.1
TP 1.11.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia serta perannya sebagai warga dunia melalui asesmen sumatif. (Pribadi Peserta Didik)
Murid dapat mengungkapkan sikap bangga sebagai bangsa Indonesia sekaligus keterbukaan sebagai warga dunia yang terpanggil membangun kerja sama dan persaudaraan antarbangsa berdasarkan iman Kristiani. (Masyarakat)
2

Bab 2 — Umat Allah Merindukan Juruselamat (20 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Bangsa Israel dan Kerinduan akan JuruselamatTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menjelaskan situasi kehidupan bangsa Israel yang penuh dosa dan penderitaan sebagai latar belakang kerinduan akan Juruselamat berdasarkan Kitab Suci Perjanjian Lama. (Yesus Kristus)
Murid dapat mengidentifikasi alasan mengapa bangsa Israel merindukan kehadiran seorang Juruselamat berdasarkan pengalaman sejarah mereka. (Yesus Kristus)
2
2Nabi Elia Mengajak Umat Allah BertobatTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat menceritakan perjuangan Nabi Elia dalam menobatkan bangsa Israel yang telah menyimpang dari jalan Allah. (Yesus Kristus)
Murid dapat menghubungkan peran Nabi Elia sebagai pendahulu Mesias dengan kerinduan umat Israel akan kehadiran Juruselamat. (Yesus Kristus)
2
3Meneladani Semangat Pertobatan Nabi Elia dalam Kehidupan Sehari-hariTP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat meneladani semangat Nabi Elia untuk berani mengajak orang lain kembali kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. (Yesus Kristus)
Murid dapat menunjukkan sikap tobat sebagai tanggapan iman atas panggilan Allah melalui para nabi. (Pribadi Peserta Didik)
2
4Nabi Amos sebagai Pejuang KeadilanTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat menjelaskan pesan-pesan Nabi Amos tentang keadilan sosial yang ditujukan kepada pemimpin dan bangsa Israel berdasarkan Kitab Amos. (Yesus Kristus)
Murid dapat menganalisis situasi ketidakadilan pada zaman Nabi Amos dan menghubungkannya dengan situasi ketidakadilan yang masih terjadi saat ini. (Masyarakat)
2
5Meneladani Semangat Keadilan Nabi Amos dalam Kehidupan Sehari-hariTP 2.5.1
TP 2.5.2
Murid dapat mewujudkan nilai keadilan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai bentuk meneladani Nabi Amos. (Masyarakat)
Murid dapat menjelaskan keterkaitan antara perjuangan Nabi Amos menegakkan keadilan dengan kerinduan umat Israel akan Juruselamat yang adil dan penuh kasih. (Yesus Kristus)
2
6Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa IsraelTP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat menjelaskan proses panggilan Nabi Yesaya oleh Allah dan situasi bangsa Israel pada zaman Yesaya berdasarkan Yesaya 1:2-4, 13-17 dan Yesaya 6:1-13. (Yesus Kristus)
Murid dapat menemukan pesan Nabi Yesaya tentang harapan bagi bangsa Israel yang berdosa dan menghubungkannya dengan kerinduan akan Juruselamat. (Yesus Kristus)
2
7Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 2): Nubuat tentang Sang MesiasTP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat menguraikan nubuat Nabi Yesaya tentang kedatangan Juruselamat berdasarkan Yesaya 8:21-23; 9:1,5-6; 11:1-11; 52:13-15; 53:1-12. (Yesus Kristus)
Murid dapat menyatakan keyakinan iman bahwa nubuat Nabi Yesaya tentang Hamba Tuhan yang menderita terpenuhi dalam diri Yesus Kristus. (Yesus Kristus)
2
8Yesus Sang Juruselamat: Pemenuhan Kerinduan Umat AllahTP 2.8.1
TP 2.8.2
Murid dapat menjelaskan bagaimana Yesus mewartakan Kerajaan Allah melalui kata-kata, tindakan, dan seluruh pribadi-Nya sebagai pemenuhan kerinduan umat Allah akan Juruselamat. (Yesus Kristus)
Murid dapat menunjukkan keterkaitan antara nubuat para nabi (Elia, Amos, Yesaya) dengan karya penyelamatan Yesus Kristus. (Yesus Kristus)
2
9Mewujudkan Kerinduan akan Juruselamat dalam Kehidupan Sehari-hariTP 2.9.1
TP 2.9.2
Murid dapat mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah yang diwartakan Yesus — seperti keadilan, kasih, dan pengampunan — dalam kehidupan sehari-hari sebagai tanggapan iman. (Masyarakat)
Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Allah yang telah memenuhi janji-Nya melalui kehadiran Yesus Sang Juruselamat dalam doa atau refleksi tertulis. (Pribadi Peserta Didik)
2
10Asesmen Sumatif Bab II: Umat Allah Merindukan JuruselamatTP 2.10.1
TP 2.10.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang perjuangan Nabi Elia, Nabi Amos, dan Nabi Yesaya dalam membimbing umat Allah menuju kerinduan akan Juruselamat melalui asesmen sumatif. (Yesus Kristus)
Murid dapat mengomunikasikan keyakinan imannya bahwa Yesus Kristus adalah pemenuhan kerinduan umat Allah akan Juruselamat sebagaimana dinubuatkan para nabi. (Yesus Kristus)
2

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.