| 1 | Bangsa Israel dalam Perbudakan di Mesir dan Perutusan Musa | TP 2.1.1 TP 2.1.2 | Murid mampu menjelaskan situasi bangsa Israel yang tertindas di Mesir dan alasan Allah mengutus Musa untuk membebaskan mereka, berdasarkan kisah dalam Kitab Suci. (Yesus Kristus) Murid mampu menunjukkan bahwa Allah selalu hadir dan peduli terhadap penderitaan umat-Nya, sebagaimana Allah mendengar seruan bangsa Israel di Mesir. (Pribadi Peserta Didik) | 2 |
| 2 | Pembebasan Bangsa Israel: Menyeberangi Laut Merah | TP 2.2.1 TP 2.2.2 | Murid mampu menceritakan kembali peristiwa penyeberangan Laut Merah sebagai karya keselamatan Allah yang membebaskan bangsa Israel dari Firaun. (Yesus Kristus) Murid mampu mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas pembebasan yang dialami bangsa Israel melalui doa atau nyanyian pujian. (Gereja) | 2 |
| 3 | Perjalanan Bangsa Israel di Padang Gurun: Penyertaan Allah | TP 2.3.1 TP 2.3.2 | Murid mampu menggambarkan penyertaan Allah selama perjalanan bangsa Israel di padang gurun, seperti tiang awan dan tiang api, sebagai tanda kesetiaan Allah. (Yesus Kristus) Murid mampu mengaitkan pengalaman penyertaan Allah bagi bangsa Israel di padang gurun dengan keyakinan bahwa Allah juga menyertai dirinya dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. (Pribadi Peserta Didik) | 2 |
| 4 | Musa di Gunung Sinai dan Penerimaan Sepuluh Perintah Allah | TP 2.4.1 TP 2.4.2 | Murid mampu menjelaskan peristiwa Musa menerima Sepuluh Perintah Allah di Gunung Sinai sebagai bentuk bimbingan Allah kepada bangsa Israel (Kel 20:2; Kel 24:12). (Yesus Kristus) Murid mampu menjelaskan bahwa Sepuluh Perintah Allah diberikan Allah sebagai pedoman hidup yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama. (Yesus Kristus) | 2 |
| 5 | Sepuluh Perintah Allah sebagai Pedoman Hidup Umat Allah | TP 2.5.1 TP 2.5.2 | Murid mampu menyebutkan Sepuluh Perintah Allah dan mengklasifikasikannya ke dalam perintah yang mengatur hubungan dengan Tuhan dan perintah yang mengatur hubungan dengan sesama. (Yesus Kristus) Murid mampu mewujudkan nilai-nilai Sepuluh Perintah Allah melalui sikap dan tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah. (Masyarakat) | 2 |
| 6 | Bangsa Israel Memasuki Tanah Terjanji di Bawah Pimpinan Yosua | TP 2.6.1 TP 2.6.2 | Murid mampu menjelaskan peran Yosua dalam memimpin bangsa Israel memasuki Tanah Terjanji sebagai kelanjutan karya keselamatan Allah setelah Musa (Ul 3:28). (Yesus Kristus) Murid mampu menunjukkan sikap kesetiaan dan ketekunan dalam perjuangan sebagaimana diteladankan oleh Yosua dalam mengantarkan bangsa Israel ke tanah Kanaan. (Pribadi Peserta Didik) | 2 |
| 7 | Allah Membentuk Israel Menjadi Suatu Bangsa di Tanah Kanaan | TP 2.7.1 TP 2.7.2 | Murid mampu menjelaskan bagaimana Allah membentuk bangsa Israel menjadi suatu bangsa di tanah Kanaan sebagai pemenuhan janji-Nya kepada para leluhur Israel. (Yesus Kristus) Murid mampu menghubungkan pemenuhan janji Allah kepada bangsa Israel dengan keyakinan bahwa Allah juga menepati janji-Nya dalam kehidupan pribadi murid. (Pribadi Peserta Didik) | 2 |
| 8 | Allah Memberkati Para Pemimpin Israel: Samuel dan Saul | TP 2.8.1 TP 2.8.2 | Murid mampu menjelaskan kisah Allah mengangkat Samuel dan Saul sebagai pemimpin bangsa Israel sebagai tanda bahwa Allah sendirilah pemimpin utama umat-Nya. (Yesus Kristus) Murid mampu mewujudkan sikap menghormati pemimpin di masyarakat sebagai cerminan nilai iman bahwa pemimpin adalah pelayan yang dipercayakan Allah. (Masyarakat) | 2 |
| 9 | Allah Memberkati Daud sebagai Raja Israel dan Teladan Pemimpin | TP 2.9.1 TP 2.9.2 | Murid mampu menjelaskan kisah Allah memilih dan memberkati Daud sebagai raja Israel serta meneladani sikap Daud yang beriman dan setia kepada Allah. (Yesus Kristus) Murid mampu mewujudkan iman melalui perbuatan baik dan sikap melayani sesama sebagaimana diteladankan oleh Daud sebagai pemimpin yang dipilih Allah. (Pribadi Peserta Didik) | 2 |
| 10 | Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Membimbing Umat Israel | TP 2.10.1 TP 2.10.2 | Murid mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang karya keselamatan Allah melalui tokoh Musa dan Yosua, Sepuluh Perintah Allah, serta para pemimpin Israel (Samuel, Saul, dan Daud) melalui asesmen tertulis. (Yesus Kristus) Murid mampu mengungkapkan refleksi pribadi tentang bagaimana bimbingan Allah kepada bangsa Israel menjadi inspirasi untuk mewujudkan iman dalam sikap dan tindakan hidup sehari-hari. (Pribadi Peserta Didik) | 2 |