Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekertichevron_rightKelas 4

KKTP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4 — Semester 1

KKTPSDKelas 4BSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4 — Semester 1

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti · Kelas 4

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan keunikan diri sendiri dari segi jasmani (bentuk tubuh, warna kulit, raut muka) dan rohani (perasaan, pikiran, kehendak) sebagai anugerah Allah.3
2Murid dapat membandingkan keunikan dirinya dengan teman-teman di kelas sebagai bukti bahwa setiap manusia diciptakan berbeda dan istimewa oleh Allah.3
3Murid dapat menjelaskan makna bersyukur atas keunikan diri sebagai citra Allah berdasarkan pengalaman hidup sehari-hari.3
4Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas keunikan diri melalui doa pribadi secara lisan maupun tulisan.3
5Murid dapat mengidentifikasi kemampuan, bakat, dan talenta yang dimilikinya sebagai anugerah Allah yang perlu dikembangkan.3
6Murid dapat menyebutkan usaha-usaha konkret yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan diri sesuai kehendak Allah.3
7Murid dapat menjelaskan pesan Kitab Suci yang berkaitan dengan pengembangan kemampuan diri sebagai wujud iman kepada Allah.3
8Murid dapat menunjukkan perbuatan baik sebagai bentuk pengembangan diri yang sesuai dengan ajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.3
9Murid dapat menjelaskan pengaruh lingkungan sosial (keluarga, sekolah, desa/kota) terhadap pertumbuhan dan perkembangan dirinya.3
10Murid dapat meneladani cara Yesus tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga dan masyarakat Nazaret sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Suci.3
11Murid dapat menjelaskan peranan orang lain (orang tua, guru, teman, dan masyarakat) dalam membantu pengembangan dirinya sebagai anugerah Allah.3
12Murid dapat menunjukkan sikap menghargai dan menghormati orang-orang yang turut berperan dalam perkembangan dirinya sebagai perwujudan iman dalam hidup sehari-hari.3
13Murid dapat menjelaskan pesan Kitab Suci Markus 3:31-35 tentang persaudaraan sejati sebagai dasar kebersamaan dalam mengembangkan diri.3
14Murid dapat mewujudkan semangat persaudaraan dan saling mendukung dalam mengembangkan diri bersama orang lain sesuai kehendak Allah.3
15Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang dirinya sebagai pribadi yang unik, mampu bersyukur, dan bersedia mengembangkan keunikan diri bersama orang lain dan lingkungan sekitar.3
16Murid dapat merefleksikan dan mengomunikasikan rencana tindakan nyata untuk mengembangkan diri sesuai talenta yang dianugerahkan Allah dalam kehidupan sehari-hari.3
17Murid mampu menjelaskan situasi bangsa Israel yang tertindas di Mesir dan alasan Allah mengutus Musa untuk membebaskan mereka, berdasarkan kisah dalam Kitab Suci.3
18Murid mampu menunjukkan bahwa Allah selalu hadir dan peduli terhadap penderitaan umat-Nya, sebagaimana Allah mendengar seruan bangsa Israel di Mesir.3
19Murid mampu menceritakan kembali peristiwa penyeberangan Laut Merah sebagai karya keselamatan Allah yang membebaskan bangsa Israel dari Firaun.3
20Murid mampu mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas pembebasan yang dialami bangsa Israel melalui doa atau nyanyian pujian.3
21Murid mampu menggambarkan penyertaan Allah selama perjalanan bangsa Israel di padang gurun, seperti tiang awan dan tiang api, sebagai tanda kesetiaan Allah.3
22Murid mampu mengaitkan pengalaman penyertaan Allah bagi bangsa Israel di padang gurun dengan keyakinan bahwa Allah juga menyertai dirinya dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.3
23Murid mampu menjelaskan peristiwa Musa menerima Sepuluh Perintah Allah di Gunung Sinai sebagai bentuk bimbingan Allah kepada bangsa Israel (Kel 20:2; Kel 24:12).3
24Murid mampu menjelaskan bahwa Sepuluh Perintah Allah diberikan Allah sebagai pedoman hidup yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama.3
25Murid mampu menyebutkan Sepuluh Perintah Allah dan mengklasifikasikannya ke dalam perintah yang mengatur hubungan dengan Tuhan dan perintah yang mengatur hubungan dengan sesama.3
26Murid mampu mewujudkan nilai-nilai Sepuluh Perintah Allah melalui sikap dan tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah.3
27Murid mampu menjelaskan peran Yosua dalam memimpin bangsa Israel memasuki Tanah Terjanji sebagai kelanjutan karya keselamatan Allah setelah Musa (Ul 3:28).3
28Murid mampu menunjukkan sikap kesetiaan dan ketekunan dalam perjuangan sebagaimana diteladankan oleh Yosua dalam mengantarkan bangsa Israel ke tanah Kanaan.3
29Murid mampu menjelaskan bagaimana Allah membentuk bangsa Israel menjadi suatu bangsa di tanah Kanaan sebagai pemenuhan janji-Nya kepada para leluhur Israel.3
30Murid mampu menghubungkan pemenuhan janji Allah kepada bangsa Israel dengan keyakinan bahwa Allah juga menepati janji-Nya dalam kehidupan pribadi murid.3
31Murid mampu menjelaskan kisah Allah mengangkat Samuel dan Saul sebagai pemimpin bangsa Israel sebagai tanda bahwa Allah sendirilah pemimpin utama umat-Nya.3
32Murid mampu mewujudkan sikap menghormati pemimpin di masyarakat sebagai cerminan nilai iman bahwa pemimpin adalah pelayan yang dipercayakan Allah.3
33Murid mampu menjelaskan kisah Allah memilih dan memberkati Daud sebagai raja Israel serta meneladani sikap Daud yang beriman dan setia kepada Allah.3
34Murid mampu mewujudkan iman melalui perbuatan baik dan sikap melayani sesama sebagaimana diteladankan oleh Daud sebagai pemimpin yang dipilih Allah.3
35Murid mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang karya keselamatan Allah melalui tokoh Musa dan Yosua, Sepuluh Perintah Allah, serta para pemimpin Israel (Samuel, Saul, dan Daud) melalui asesmen tertulis.3
36Murid mampu mengungkapkan refleksi pribadi tentang bagaimana bimbingan Allah kepada bangsa Israel menjadi inspirasi untuk mewujudkan iman dalam sikap dan tindakan hidup sehari-hari.3
37Murid mampu menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah pemenuhan janji Allah yang telah dinubuatkan oleh para nabi dalam Kitab Suci Perjanjian Lama.3
38Murid mampu mengidentifikasi hubungan antara nubuat para nabi Perjanjian Lama dengan kehadiran Yesus Kristus sebagai penyelamat umat manusia.3
39Murid mampu memahami makna Kerajaan Allah yang diwartakan Yesus melalui perumpamaan-perumpamaan dalam Injil.3
40Murid mampu menjelaskan pesan moral dari salah satu perumpamaan Yesus dan mengaitkannya dengan sikap hidup sehari-hari.3
41Murid mampu menyebutkan beberapa mukjizat yang dilakukan Yesus sebagai tanda kehadiran dan kemuliaan Allah.3
42Murid mampu memahami bahwa mukjizat Yesus bertujuan untuk keselamatan manusia dan menunjukkan bahwa Allah hadir serta berkarya melalui diri Yesus.3
43Murid mampu memahami peran Maria dalam sejarah keselamatan sebagai teladan iman yang menyambut kehadiran Yesus Kristus dengan penuh penyerahan diri kepada Allah.3
44Murid mampu meneladani sikap Maria yang berserah diri dan mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.3
45Murid mampu menghubungkan pewartaan dan perbuatan Yesus dalam mewartakan Kerajaan Allah dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.3
46Murid mampu mewujudkan iman kepada Yesus Kristus melalui perbuatan baik, sikap kasih, dan kepedulian terhadap sesama di lingkungan sekitar.3
47Murid mampu menunjukkan pemahamannya bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat-Nya.3
48Murid mampu mengungkapkan komitmen untuk meneladani Yesus Kristus dalam sikap dan tindakan nyata sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 Kelas 4 Fase B. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk penilaian formatif maupun sumatif. Untuk TP 4 (doa pribadi), penilaian dapat dilakukan melalui observasi lisan di kelas atau penilaian portofolio tulisan doa murid. Untuk TP 8, penilaian sebaiknya dilengkapi dengan observasi perilaku murid dan jurnal refleksi harian. Interval nilai dapat disesuaikan dengan konteks dan kebijakan sekolah masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.