Dokumenchevron_rightATPchevron_rightPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertichevron_rightKelas 5

ATP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

ATPSDKelas 5CSemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti · Kelas 5

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
SemesterSemester 1
Total JP48 JP
Jumlah Bab3 bab
Total Pertemuan24 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran47 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Mengetahui nilai-nilai dalam Kitab Mahābhārata; Mengetahui unsur-unsur pembentuk alam semesta; Mengetahui ajaran Catur Asrama dalam kehidupan

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Nilai-Nilai dalam Kitab Mahābhārata (20 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Pengenalan Kitab Mahābhārata dan AstadasaparwaTP 1.1.1
TP 1.1.2
Murid dapat menjelaskan pengertian kata Mahābhārata dan kedudukannya sebagai Itihasa dalam tradisi agama Hindu. (Sejarah Agama Hindu)
Murid dapat menyebutkan 18 nama Parwa (Astadasaparwa) beserta urutan dan bagian-bagiannya dalam Kitab Mahābhārata. (Sejarah Agama Hindu)
2
2Isi dan Ringkasan Parwa-Parwa Utama dalam Kitab MahābhārataTP 1.2.1
TP 1.2.2
Murid dapat mengingat kembali isi pokok dari parwa-parwa utama (Adiparwa, Sabhaparwa, Wanaparwa, Wirataparwa, dan Udyogaparwa) dalam Kitab Mahābhārata. (Sejarah Agama Hindu)
Murid dapat menjelaskan tokoh-tokoh penting keluarga Bharata (Pandawa dan Korawa) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata. (Sejarah Agama Hindu)
2
3Nilai-Nilai Kedisiplinan dalam Kitab MahābhārataTP 1.3.1
TP 1.3.2
Murid dapat menyebutkan contoh-contoh nilai kedisiplinan yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata. (Susila)
Murid dapat menjelaskan manfaat nilai-nilai kedisiplinan dalam Kitab Mahābhārata bagi kehidupan sehari-hari. (Susila)
2
4Penerapan Nilai Kedisiplinan Tokoh Mahābhārata dalam KehidupanTP 1.4.1
TP 1.4.2
Murid dapat menjelaskan nilai-nilai kedisiplinan yang ada pada tokoh-tokoh tertentu dalam Kitab Mahābhārata (seperti Yudhistira dan Arjuna). (Susila)
Murid dapat memberikan contoh penerapan nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar. (Susila)
2
5Nilai-Nilai Kepahlawanan dalam Kitab MahābhārataTP 1.5.1
TP 1.5.2
Murid dapat menyebutkan contoh-contoh nilai kepahlawanan (rela berkorban, bhakti, dan seva/pelayanan) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata. (Susila)
Murid dapat menjelaskan manfaat nilai kepahlawanan dalam Kitab Mahābhārata dan cara menerapkannya dalam mengisi kemerdekaan bangsa. (Susila)
2
6Nilai-Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Dharma dan Cinta Kasih dalam Kitab MahābhārataTP 1.6.1
TP 1.6.2
Murid dapat menyebutkan contoh-contoh nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran Dharma dan cinta kasih (Prema) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata. (Susila)
Murid dapat mengingat keteladanan tokoh-tokoh Kitab Mahābhārata yang mencerminkan nilai kepemimpinan berdasarkan Dharma dan Prema. (Susila)
2
7Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kitab MahābhārataTP 1.7.1
TP 1.7.2
Murid dapat menuliskan contoh nilai kepemimpinan berdasarkan prinsip Ahimsa (tanpa kekerasan) dan Vinayam (kebijaksanaan) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata. (Susila)
Murid dapat menjelaskan nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran spiritual keagamaan Hindu yang tercermin pada tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata. (Susila)
2
8Nilai-Nilai Kesetiaan (Panca Satya) dalam Kitab MahābhārataTP 1.8.1
TP 1.8.2
Murid dapat menjelaskan tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata (Bisma, Drupadi, Karna, Dewi Kunti) yang menjalankan nilai kesetiaan. (Susila)
Murid dapat menjelaskan pembagian Panca Satya sebagai lima jenis kesetiaan dalam ajaran agama Hindu yang termuat dalam Kitab Mahābhārata. (Susila)
2
9Nilai Kejujuran dan Pengamalan Nilai Kesetiakawanan dari Kitab MahābhārataTP 1.9.1
TP 1.9.2
Murid dapat mengingat nilai kesetiakawanan dan kejujuran yang ditunjukkan tokoh-tokoh Kitab Mahābhārata serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. (Susila)
Murid dapat menjelaskan bahwa nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Kitab Mahābhārata merupakan media penyucian pikiran (manacika) sesuai ajaran agama Hindu. (Acara)
2
10Asesmen Sumatif Bab 1: Nilai-Nilai dalam Kitab MahābhārataTP 1.10.1
TP 1.10.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang parwa-parwa dan nilai-nilai kedisiplinan, kepahlawanan, kepemimpinan, kesetiaan, serta kejujuran dalam Kitab Mahābhārata melalui asesmen sumatif. (Sejarah Agama Hindu)
Murid dapat mengaitkan nilai-nilai dalam Kitab Mahābhārata (disiplin, kepahlawanan, kepemimpinan, Panca Satya) dengan perilaku sehari-hari yang mencerminkan ajaran Susila Hindu. (Susila)
2

Bab 2 — Unsur-Unsur Pembentuk Alam Semesta (16 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Pengertian Alam Semesta (Bhuana Agung) Menurut Ajaran Agama HinduTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menjelaskan pengertian alam semesta (Bhuana Agung) menurut ajaran agama Hindu dengan benar. (Acara)
Murid dapat menyebutkan nama-nama lain dari Bhuana Agung dalam ajaran agama Hindu, termasuk Brahmanda, dengan tepat. (Acara)
2
2Pengertian Alam Kecil (Bhuana Alit) dan Perbedaannya dengan Bhuana AgungTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat menjelaskan pengertian Bhuana Alit (alam kecil/manusia) menurut ajaran agama Hindu dengan benar. (Acara)
Murid dapat menuliskan perbedaan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit berdasarkan ajaran agama Hindu secara tepat. (Acara)
2
3Proses Terbentuknya Alam Semesta Menurut Ajaran Agama Hindu (Purusa dan Prakerti)TP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat menjelaskan proses terbentuknya alam semesta menurut ajaran agama Hindu melalui kekuatan Purusa dan Prakerti dengan benar. (Acara)
Murid dapat menuliskan pengelompokan makhluk hidup (Eka Pramana, Dwi Pramana, Tri Pramana) dalam ajaran agama Hindu secara tepat. (Acara)
2
4Panca Mahabhuta sebagai Unsur Pembentuk Alam SemestaTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat menjelaskan pengertian Panca Mahabhuta dan menyebutkan kelima bagiannya (Akasa, Bayu, Teja, Apah, Pertiwi) dengan benar. (Acara)
Murid dapat mendeskripsikan fungsi masing-masing unsur Panca Mahabhuta dalam pembentukan alam semesta menurut ajaran agama Hindu secara tepat. (Acara)
2
5Panca Tan Matra dan Hubungannya dengan Panca MahabhutaTP 2.5.1
TP 2.5.2
Murid dapat menjelaskan bagian-bagian Panca Tan Matra sebagai unsur halus pembentuk alam semesta menurut ajaran agama Hindu dengan benar. (Acara)
Murid dapat menjelaskan hubungan antara Panca Tan Matra dan Panca Mahabhuta dalam ajaran agama Hindu secara tepat. (Acara)
2
6Upaya Menjaga Alam Semesta Menurut Ajaran Agama HinduTP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat menjelaskan upaya-upaya menjaga kelestarian alam semesta menurut ajaran agama Hindu dengan benar. (Acara)
Murid dapat menjelaskan alasan manusia berkewajiban menjaga alam semesta berdasarkan ajaran agama Hindu secara tepat. (Susila)
2
7Upacara Yadnya sebagai Wujud Pelestarian Alam SemestaTP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat menjelaskan upacara Yadnya yang bertujuan untuk melestarikan alam semesta menurut ajaran agama Hindu dengan benar. (Acara)
Murid dapat mengaitkan konsep Panca Mahabhuta dengan pelaksanaan upacara Yadnya sebagai bentuk penghormatan terhadap alam semesta secara tepat. (Acara)
2
8Asesmen Sumatif Bab 2: Unsur-Unsur Pembentuk Alam SemestaTP 2.8.1Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengertian, proses terbentuknya, unsur-unsur pembentuk, dan upaya menjaga alam semesta menurut ajaran agama Hindu melalui asesmen sumatif secara mandiri. (Acara)2

Bab 3 — Ajaran Catur Asrama dalam Kehidupan (12 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Pengertian Catur AsramaTP 3.1.1
TP 3.1.2
Murid dapat menjelaskan pengertian Catur Asrama berdasarkan asal kata Sanskerta (Catur dan Asrama) sebagai empat tahapan kehidupan manusia menurut ajaran agama Hindu. (Susila)
Murid dapat mengaitkan konsep empat tahapan kehidupan dalam Catur Asrama dengan alur kehidupan yang dialami setiap manusia secara nyata. (Susila)
2
2Bagian-Bagian Catur AsramaTP 3.2.1
TP 3.2.2
Murid dapat menguraikan empat bagian Catur Asrama, yaitu Brahmacari Asrama, Grhashta Asrama, Wanaprastha Asrama, dan Bhiksuka (Sanyasin) beserta ciri khasnya masing-masing. (Susila)
Murid dapat membedakan kewajiban dan tanggung jawab yang diemban pada setiap tahapan dalam Catur Asrama. (Susila)
2
3Catur Asrama dalam Kehidupan: Brahmacari Asrama dan Grhashta AsramaTP 3.3.1
TP 3.3.2
Murid dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan tahapan Brahmacari Asrama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketekunan belajar dan pengenalan Guru Swadyaya. (Susila)
Murid dapat mencontohkan kewajiban yang dijalankan pada tahapan Grhashta Asrama dalam kehidupan berumah tangga dan bermasyarakat. (Susila)
2
4Catur Asrama dalam Kehidupan: Wanaprastha Asrama dan Bhiksuka (Sanyasin)TP 3.4.1
TP 3.4.2
Murid dapat mencontohkan sikap dan perilaku yang mencerminkan tahapan Wanaprastha Asrama, yaitu melepas ikatan duniawi dan menyerahkan tanggung jawab kepada anak dan cucu. (Susila)
Murid dapat menjelaskan kewajiban seseorang pada tahapan Bhiksuka (Sanyasin), termasuk membaca kitab suci, mengendalikan diri, dan melayani umat dengan tulus ikhlas. (Susila)
2
5Cerita yang Berkaitan dengan Ajaran Catur Asrama: "Fokus, Kunci Keberhasilan Arjuna"TP 3.5.1
TP 3.5.2
Murid dapat menjelaskan isi cerita "Fokus, Kunci Keberhasilan Arjuna" yang berkaitan dengan ajaran Catur Asrama, khususnya tahapan Brahmacari Asrama. (Susila)
Murid dapat mendeskripsikan nilai keteladanan dari cerita "Fokus, Kunci Keberhasilan Arjuna" dan menghubungkannya dengan sikap hidup sesuai ajaran Catur Asrama. (Susila)
2
6Asesmen Sumatif Bab 3: Ajaran Catur Asrama dalam KehidupanTP 3.6.1
TP 3.6.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengertian, bagian-bagian, dan contoh ajaran Catur Asrama dalam kehidupan melalui asesmen sumatif tertulis. (Susila)
Murid dapat merefleksikan hal baru yang dipelajari dari Bab 3 serta menuliskan sikap dan perilaku yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan ajaran Catur Asrama. (Susila)
2

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.