KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 5.1.1 = Kelas 5, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Nilai-Nilai dalam Kitab Mahābhārata (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 5.1.1 | Mengidentifikasi kedudukan Kitab Mahābhārata sebagai bagian dari Kitab Weda Smrti beserta pembagian Astadasaparwa di dalamnya | 2 | | 2 | TP 5.1.2 | Menjelaskan nilai kedisiplinan para tokoh dalam kisah Kitab Mahābhārata sebagai ajaran Kitab Weda Smrti | 2 | | 3 | TP 5.1.3 | Menguraikan nilai kepahlawanan dan kepemimpinan dalam Kitab Mahābhārata sebagai wujud pengenalan ajaran Kitab Weda Smrti | 2 | | 4 | TP 5.1.4 | Menjelaskan nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Kitab Mahābhārata sebagai ajaran kebajikan Kitab Weda Smrti | 2 |
Bab 2 — Unsur-Unsur Pembentuk Alam Semesta (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 5.2.1 | Mengidentifikasi hakikat dan kedudukan Bhuana Agung dalam ajaran agama Hindu | 2 | | 6 | TP 5.2.2 | Mengidentifikasi hakikat dan kedudukan Bhuana Alit dalam ajaran agama Hindu | 2 | | 7 | TP 5.2.3 | Menguraikan unsur-unsur pembentuk Bhuana Agung dan Bhuana Alit berdasarkan ajaran agama Hindu | 2 | | 8 | TP 5.2.4 | Menganalisis keterkaitan keselarasan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit | 2 |
Bab 3 — Ajaran Catur Asrama dalam Kehidupan (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 5.3.1 | Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian ajaran Catur Asrama | 3 | | 10 | TP 5.3.2 | Mencontohkan perilaku pengamalan tahapan Brahmacari Asrama dalam kehidupan | 2 | | 11 | TP 5.3.3 | Mencontohkan perilaku pengamalan tahapan Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka dalam kehidupan | 2 | | 12 | TP 5.3.4 | Menerapkan keteladanan ajaran Catur Asrama pada masa belajar dalam kehidupan sehari-hari | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Nilai-Nilai dalam Kitab MahābhārataTP 5.1.1: Mengidentifikasi kedudukan Kitab Mahābhārata sebagai bagian dari Kitab Weda Smrti beserta pembagian Astadasaparwa di dalamnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan kedudukan Kitab Mahābhārata dalam kelompok Weda Smrti (Upaweda/Itihasa) 2. Menyebutkan bagian-bagian dalam pembagian Astadasaparwa secara tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan kedudukan Kitab Mahābhārata dalam Weda Smrti maupun pembagian Astadasaparwa meskipun telah diberikan bimbingan. | Mampu menyebutkan kedudukan Kitab Mahābhārata dalam Weda Smrti atau menyebutkan sebagian kecil bagian Astadasaparwa dengan arahan guru. | Mampu mengidentifikasi kedudukan Kitab Mahābhārata dalam Weda Smrti dan menyebutkan sebagian besar bagian Astadasaparwa secara mandiri. | Mampu mengidentifikasi kedudukan Kitab Mahābhārata secara komprehensif serta menjabarkan seluruh bagian Astadasaparwa secara runtut beserta ringkasan inti ceritanya. |
TP 5.1.2: Menjelaskan nilai kedisiplinan para tokoh dalam kisah Kitab Mahābhārata sebagai ajaran Kitab Weda SmrtiIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan tokoh-tokoh Mahābhārata yang mencerminkan sikap disiplin 2. Menjelaskan bentuk tindakan kedisiplinan para tokoh Mahābhārata dalam kaitannya dengan ajaran Weda Smrti | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menunjukkan tokoh Mahābhārata yang mencerminkan kedisiplinan maupun menjelaskan bentuk tindakannya. | Mampu menyebutkan tokoh yang berdisiplin dalam Mahābhārata, namun masih memerlukan bantuan dalam menjelaskan bentuk kedisiplinannya. | Mampu menjelaskan nilai kedisiplinan para tokoh Mahābhārata beserta contoh tindakannya sesuai ajaran Weda Smrti secara mandiri. | Mampu menganalisis nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata secara mendalam serta menghubungkannya dengan keteladanan disiplin diri dalam kehidupan sehari-hari. |
TP 5.1.3: Menguraikan nilai kepahlawanan dan kepemimpinan dalam Kitab Mahābhārata sebagai wujud pengenalan ajaran Kitab Weda SmrtiIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan contoh sikap kepahlawanan para tokoh dalam Kitab Mahābhārata 2. Menjelaskan ciri-ciri kepemimpinan yang baik berdasarkan keteladanan tokoh Mahābhārata | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menguraikan sikap kepahlawanan maupun ciri-ciri kepemimpinan dari tokoh dalam Kitab Mahābhārata. | Mampu menyebutkan contoh sikap kepahlawanan atau kepemimpinan tokoh Mahābhārata dengan bantuan stimulus atau pertanyaan pemantik dari guru. | Mampu menguraikan nilai kepahlawanan dan ciri-ciri kepemimpinan tokoh Mahābhārata secara tepat dan mandiri. | Mampu menguraikan nilai kepahlawanan dan kepemimpinan tokoh Mahābhārata secara terperinci serta merumuskan ide penerapan jiwa kepemimpinan ksatria di lingkungan kelas/sekolah. |
TP 5.1.4: Menjelaskan nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Kitab Mahābhārata sebagai ajaran kebajikan Kitab Weda SmrtiIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan bentuk kesetiaan dan kejujuran (satya) yang dicontohkan tokoh dalam Kitab Mahābhārata 2. Menunjukkan contoh penerapan nilai kejujuran dan kesetiaan dalam pergaulan sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan nilai kesetiaan maupun kejujuran para tokoh dalam Kitab Mahābhārata. | Mampu menjelaskan nilai kesetiaan atau kejujuran tokoh Mahābhārata secara sederhana dengan bimbingan guru. | Mampu menjelaskan nilai kesetiaan dan kejujuran para tokoh Mahābhārata sebagai ajaran kebajikan secara mandiri dan benar. | Mampu menjelaskan nilai kesetiaan dan kejujuran secara mendalam serta mengevaluasi tindakan kejujuran diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari secara kritis. |
Bab 2 — Unsur-Unsur Pembentuk Alam SemestaTP 5.2.1: Mengidentifikasi hakikat dan kedudukan Bhuana Agung dalam ajaran agama HinduIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian dan hakikat Bhuana Agung (makrokosmos) 2. Menunjukkan kedudukan Bhuana Agung sebagai alam semesta ciptaan Sang Hyang Widhi Wasa | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan pengertian maupun kedudukan Bhuana Agung dalam ajaran agama Hindu. | Mampu menyebutkan arti Bhuana Agung secara singkat namun masih memerlukan arahan untuk menjelaskan kedudukannya. | Mampu mengidentifikasi hakikat Bhuana Agung sebagai alam semesta ciptaan Sang Hyang Widhi Wasa beserta kedudukannya secara mandiri. | Mampu mengidentifikasi hakikat dan kedudukan Bhuana Agung secara mendalam serta menguraikan keteraturannya sebagai bukti keagungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. |
TP 5.2.2: Mengidentifikasi hakikat dan kedudukan Bhuana Alit dalam ajaran agama HinduIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian dan hakikat Bhuana Alit (mikrokosmos) 2. Menunjukkan kedudukan Bhuana Alit (manusia/makhluk hidup) dalam ciptaan Sang Hyang Widhi Wasa | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan pengertian maupun kedudukan Bhuana Alit dalam ajaran agama Hindu. | Mampu menyebutkan definisi Bhuana Alit secara umum dengan bantuan panduan atau gambar dari guru. | Mampu mengidentifikasi hakikat Bhuana Alit sebagai tubuh manusia/makhluk hidup dan kedudukannya secara mandiri. | Mampu mengidentifikasi hakikat dan kedudukan Bhuana Alit secara menyeluruh serta menjelaskan kesadaran menjaga kesucian raga dan jiwa sebagai mikrokosmos. |
TP 5.2.3: Menguraikan unsur-unsur pembentuk Bhuana Agung dan Bhuana Alit berdasarkan ajaran agama HinduIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan unsur-unsur Panca Maha Bhuta pembentuk alam dan tubuh 2. Menguraikan manifestasi tiap unsur Panca Maha Bhuta dalam Bhuana Agung dan Bhuana Alit | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan unsur-unsur pembentuk Bhuana Agung dan Bhuana Alit (Panca Maha Bhuta). | Mampu menyebutkan nama-nama unsur Panca Maha Bhuta tetapi belum tepat dalam menguraikan manifestasinya pada Bhuana Agung dan Bhuana Alit. | Mampu menguraikan kelima unsur Panca Maha Bhuta dan padanan manifestasinya pada Bhuana Agung dan Bhuana Alit secara tepat dan mandiri. | Mampu menguraikan dan membandingkan secara rinci proses pembentukan serta fungsi tiap unsur Panca Maha Bhuta baik pada alam semesta maupun tubuh manusia. |
TP 5.2.4: Menganalisis keterkaitan keselarasan antara Bhuana Agung dan Bhuana AlitIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan hubungan timbal balik/keselarasan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit 2. Menunjukkan contoh perilaku menjaga keharmonisan alam semesta dan diri sendiri (perwujudan Palemahan) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan keterkaitan atau keselarasan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit. | Mampu menyebutkan bentuk hubungan Bhuana Agung dan Bhuana Alit dengan bimbingan dan pertanyaan terbimbing dari guru. | Mampu menganalisis pentingnya keterkaitan keselarasan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit serta memberikan contoh penjagaannya secara mandiri. | Mampu menganalisis keterkaitan keselarasan Bhuana Agung dan Bhuana Alit secara kritis serta menyusun rencana aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan sebagai wujud bhakti. |
Bab 3 — Ajaran Catur Asrama dalam KehidupanTP 5.3.1: Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian ajaran Catur AsramaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian Catur Asrama secara etimologi dan kontekstual. 2. Menyebutkan empat bagian Catur Asrama secara berurutan. 3. Menguraikan fokus atau kewajiban pokok dari masing-masing tingkatan Asrama. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan pengertian Catur Asrama dan belum dapat menyebutkan bagian-bagiannya meskipun telah diberikan petunjuk oleh guru. | Mampu menyebutkan pengertian Catur Asrama atau sebagian urutan bagiannya, namun masih memerlukan bantuan stimulus dan bimbingan guru. | Mampu menjelaskan pengertian Catur Asrama dan menyebutkan keempat bagiannya secara berurutan beserta makna dasarnya secara mandiri dan tepat. | Mampu menguraikan pengertian, urutan, serta makna mendalam dari masing-masing bagian Catur Asrama secara runtut dan komprehensif, serta mampu mengaitkannya dengan siklus kehidupan manusia. |
TP 5.3.2: Mencontohkan perilaku pengamalan tahapan Brahmacari Asrama dalam kehidupanIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi kewajiban utama seseorang pada masa Brahmacari Asrama. 2. Memberikan contoh konkret tindakan yang mencerminkan masa Brahmacari di lingkungan sekolah dan keluarga. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memberikan contoh perilaku yang mencerminkan masa Brahmacari Asrama dalam kehidupan sehari-hari. | Mampu memberikan satu contoh perilaku Brahmacari Asrama (misalnya belajar), namun masih terbatas dan memerlukan dorongan pertanyaan pemantik dari guru. | Mampu memberikan sekurang-kurangnya dua contoh konkret perilaku pengamalan Brahmacari Asrama di lingkungan sekolah dan rumah secara mandiri dan tepat. | Mampu menyajikan beragam contoh nyata perilaku Brahmacari Asrama dalam ranah pengendalian diri dan ketekunan menuntut ilmu, serta mampu menjelaskan manfaatnya bagi masa depan secara kritis. |
TP 5.3.3: Mencontohkan perilaku pengamalan tahapan Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka dalam kehidupanIndikator Pencapaian: 1. Membedakan fokus kewajiban antara masa Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka. 2. Memberikan contoh perilaku pengamalan untuk masing-masing tingkatan Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka dalam masyarakat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan maupun mencontohkan perilaku pengamalan tahapan Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka. | Mampu mencontohkan perilaku salah satu tingkatan (seperti Gṛhaṣtha), namun masih keliru atau membutuhkan bimbingan saat membedakan Wanaprastha dan Bhiksuka. | Mampu memberikan contoh konkret perilaku pengamalan tahapan Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka dalam kehidupan bermasyarakat secara tepat dan mandiri. | Mampu menguraikan contoh-contoh tindakan nyata pengamalan Gṛhaṣtha, Wanaprastha, dan Bhiksuka dengan tepat, serta menganalisis perbedaan esensial dari ketiga tahapan tersebut secara mendalam. |
TP 5.3.4: Menerapkan keteladanan ajaran Catur Asrama pada masa belajar dalam kehidupan sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan perilaku disiplin dan tekun dalam menuntut ilmu sesuai esensi Brahmacari Asrama. 2. Menunjukkan sikap hormat dan bakti kepada Guru Rupaka (orang tua) dan Guru Pengajian (guru di sekolah). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan tindakan nyata keteladanan masa Brahmacari dan cenderung pasif serta memerlukan pengawasan intensif dalam menyelesaikan tugas belajar. | Mulai mempraktikkan disiplin belajar dan kepatuhan terhadap guru/orang tua jika diingatkan atau diarahkan secara berulang. | Menunjukkan sikap tekun belajar, disiplin mengelola waktu, serta santun menghormati guru dan orang tua secara konsisten atas kesadaran sendiri. | Secara konsisten mengamalkan nilai-nilai Brahmacari Asrama, berinisiatif tinggi dalam mencari ilmu, menjunjung tinggi etika siswa, serta mampu menjadi teladan positif bagi teman sebaya. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Nilai-Nilai dalam Kitab Mahābhārata; Bab 2 — Unsur-Unsur Pembentuk Alam Semesta; Bab 3 — Ajaran Catur Asrama dalam Kehidupan (total 12 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |