Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertichevron_rightKelas 5

KKTP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

KKTPSDKelas 5CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti · Kelas 5

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian kata Mahābhārata dan kedudukannya sebagai Itihasa dalam tradisi agama Hindu.3
2Murid dapat menyebutkan 18 nama Parwa (Astadasaparwa) beserta urutan dan bagian-bagiannya dalam Kitab Mahābhārata.3
3Murid dapat mengingat kembali isi pokok dari parwa-parwa utama (Adiparwa, Sabhaparwa, Wanaparwa, Wirataparwa, dan Udyogaparwa) dalam Kitab Mahābhārata.3
4Murid dapat menjelaskan tokoh-tokoh penting keluarga Bharata (Pandawa dan Korawa) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata.3
5Murid dapat menyebutkan contoh-contoh nilai kedisiplinan yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata.3
6Murid dapat menjelaskan manfaat nilai-nilai kedisiplinan dalam Kitab Mahābhārata bagi kehidupan sehari-hari.3
7Murid dapat menjelaskan nilai-nilai kedisiplinan yang ada pada tokoh-tokoh tertentu dalam Kitab Mahābhārata (seperti Yudhistira dan Arjuna).3
8Murid dapat memberikan contoh penerapan nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar.3
9Murid dapat menyebutkan contoh-contoh nilai kepahlawanan (rela berkorban, bhakti, dan seva/pelayanan) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata.3
10Murid dapat menjelaskan manfaat nilai kepahlawanan dalam Kitab Mahābhārata dan cara menerapkannya dalam mengisi kemerdekaan bangsa.3
11Murid dapat menyebutkan contoh-contoh nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran Dharma dan cinta kasih (Prema) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata.3
12Murid dapat mengingat keteladanan tokoh-tokoh Kitab Mahābhārata yang mencerminkan nilai kepemimpinan berdasarkan Dharma dan Prema.3
13Murid dapat menuliskan contoh nilai kepemimpinan berdasarkan prinsip Ahimsa (tanpa kekerasan) dan Vinayam (kebijaksanaan) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata.3
14Murid dapat menjelaskan nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran spiritual keagamaan Hindu yang tercermin pada tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata.3
15Murid dapat menjelaskan tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata (Bisma, Drupadi, Karna, Dewi Kunti) yang menjalankan nilai kesetiaan.3
16Murid dapat menjelaskan pembagian Panca Satya sebagai lima jenis kesetiaan dalam ajaran agama Hindu yang termuat dalam Kitab Mahābhārata.3
17Murid dapat mengingat nilai kesetiakawanan dan kejujuran yang ditunjukkan tokoh-tokoh Kitab Mahābhārata serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.3
18Murid dapat menjelaskan bahwa nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Kitab Mahābhārata merupakan media penyucian pikiran (manacika) sesuai ajaran agama Hindu.3
19Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang parwa-parwa dan nilai-nilai kedisiplinan, kepahlawanan, kepemimpinan, kesetiaan, serta kejujuran dalam Kitab Mahābhārata melalui asesmen sumatif.3
20Murid dapat mengaitkan nilai-nilai dalam Kitab Mahābhārata (disiplin, kepahlawanan, kepemimpinan, Panca Satya) dengan perilaku sehari-hari yang mencerminkan ajaran Susila Hindu.3
21Murid dapat menjelaskan pengertian alam semesta (Bhuana Agung) menurut ajaran agama Hindu dengan benar.3
22Murid dapat menyebutkan nama-nama lain dari Bhuana Agung dalam ajaran agama Hindu, termasuk Brahmanda, dengan tepat.3
23Murid dapat menjelaskan pengertian Bhuana Alit (alam kecil/manusia) menurut ajaran agama Hindu dengan benar.3
24Murid dapat menuliskan perbedaan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit berdasarkan ajaran agama Hindu secara tepat.3
25Murid dapat menjelaskan proses terbentuknya alam semesta menurut ajaran agama Hindu melalui kekuatan Purusa dan Prakerti dengan benar.3
26Murid dapat menuliskan pengelompokan makhluk hidup (Eka Pramana, Dwi Pramana, Tri Pramana) dalam ajaran agama Hindu secara tepat.3
27Murid dapat menjelaskan pengertian Panca Mahabhuta dan menyebutkan kelima bagiannya (Akasa, Bayu, Teja, Apah, Pertiwi) dengan benar.3
28Murid dapat mendeskripsikan fungsi masing-masing unsur Panca Mahabhuta dalam pembentukan alam semesta menurut ajaran agama Hindu secara tepat.3
29Murid dapat menjelaskan bagian-bagian Panca Tan Matra sebagai unsur halus pembentuk alam semesta menurut ajaran agama Hindu dengan benar.3
30Murid dapat menjelaskan hubungan antara Panca Tan Matra dan Panca Mahabhuta dalam ajaran agama Hindu secara tepat.3
31Murid dapat menjelaskan upaya-upaya menjaga kelestarian alam semesta menurut ajaran agama Hindu dengan benar.3
32Murid dapat menjelaskan alasan manusia berkewajiban menjaga alam semesta berdasarkan ajaran agama Hindu secara tepat.3
33Murid dapat menjelaskan upacara Yadnya yang bertujuan untuk melestarikan alam semesta menurut ajaran agama Hindu dengan benar.3
34Murid dapat mengaitkan konsep Panca Mahabhuta dengan pelaksanaan upacara Yadnya sebagai bentuk penghormatan terhadap alam semesta secara tepat.3
35Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengertian, proses terbentuknya, unsur-unsur pembentuk, dan upaya menjaga alam semesta menurut ajaran agama Hindu melalui asesmen sumatif secara mandiri.3
36Murid dapat menjelaskan pengertian Catur Asrama berdasarkan asal kata Sanskerta (Catur dan Asrama) sebagai empat tahapan kehidupan manusia menurut ajaran agama Hindu.3
37Murid dapat mengaitkan konsep empat tahapan kehidupan dalam Catur Asrama dengan alur kehidupan yang dialami setiap manusia secara nyata.3
38Murid dapat menguraikan empat bagian Catur Asrama, yaitu Brahmacari Asrama, Grhashta Asrama, Wanaprastha Asrama, dan Bhiksuka (Sanyasin) beserta ciri khasnya masing-masing.3
39Murid dapat membedakan kewajiban dan tanggung jawab yang diemban pada setiap tahapan dalam Catur Asrama.3
40Murid dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan tahapan Brahmacari Asrama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketekunan belajar dan pengenalan Guru Swadyaya.3
41Murid dapat mencontohkan kewajiban yang dijalankan pada tahapan Grhashta Asrama dalam kehidupan berumah tangga dan bermasyarakat.3
42Murid dapat mencontohkan sikap dan perilaku yang mencerminkan tahapan Wanaprastha Asrama, yaitu melepas ikatan duniawi dan menyerahkan tanggung jawab kepada anak dan cucu.3
43Murid dapat menjelaskan kewajiban seseorang pada tahapan Bhiksuka (Sanyasin), termasuk membaca kitab suci, mengendalikan diri, dan melayani umat dengan tulus ikhlas.3
44Murid dapat menjelaskan isi cerita 'Fokus, Kunci Keberhasilan Arjuna' yang berkaitan dengan ajaran Catur Asrama, khususnya tahapan Brahmacari Asrama.3
45Murid dapat mendeskripsikan nilai keteladanan dari cerita 'Fokus, Kunci Keberhasilan Arjuna' dan menghubungkannya dengan sikap hidup sesuai ajaran Catur Asrama.3
46Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengertian, bagian-bagian, dan contoh ajaran Catur Asrama dalam kehidupan melalui asesmen sumatif tertulis.3
47Murid dapat merefleksikan hal baru yang dipelajari dari Bab 3 serta menuliskan sikap dan perilaku yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan ajaran Catur Asrama.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 Semester 1 kelas 5 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk penilaian formatif maupun sumatif. Pada level Sangat Berkembang, murid diharapkan mampu melakukan transfer pengetahuan ke konteks kehidupan nyata, bukan sekadar menghafal. Interval nilai dapat disesuaikan dengan konteks satuan pendidikan masing-masing sesuai kebijakan sekolah.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.