Dokumenchevron_rightATPchevron_rightPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekertichevron_rightKelas 2

ATP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

ATPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti · Kelas 2

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
SemesterSemester 1
Total JP50 JP
Jumlah Bab5 bab
Total Pertemuan25 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran50 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid memahami identitas diri dan keluarga, menghargai perbedaan identitas dan budaya, mengamalkan sifat-sifat Bodhisattva dan tokoh Buddhis inspiratif, bersikap hormat dan menjaga ucapan sesuai kisah Jataka, memahami simbol-simbol keagamaan Buddha dan agama lain, serta mengamalkan aturan dan sopan santun berlandaskan empat sifat luhur, hukum karma, dan nilai-nilai Pancasila.

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Identitas Keluargaku (10 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Mengenal Identitas KeluargakuTP 1.1.1
TP 1.1.2
Melalui kegiatan mengamati gambar dan diskusi kelompok, murid dapat menyebutkan minimal tiga ciri identitas keluarganya (nama, jumlah anggota, dan kebiasaan keluarga) dengan benar. (Sejarah)
Melalui permainan 'Mengenali Keluargaku', murid dapat membedakan ciri identitas keluarga yang dapat diubah dan yang tidak dapat diubah dengan tepat. (Sejarah)
2
2Keluargaku KebanggaankuTP 1.2.1
TP 1.2.2
Melalui kegiatan refleksi dan tanya jawab, murid dapat menemukan kekurangan dan kelebihan keluarganya serta menerima keunikan keluarganya dengan sikap syukur. (Sejarah)
Melalui kegiatan bercerita, murid dapat mengungkapkan rasa bangga terhadap keluarganya dengan menggunakan kalimat sederhana secara lisan. (Etika)
2
3Berkah dan Bakti dalam KeluargakuTP 1.3.1
TP 1.3.2
Melalui membaca teks dan diskusi, murid dapat menemukan minimal dua berkah yang ada dalam keluarganya berdasarkan nilai-nilai ajaran Buddha (Mangala Sutta) dengan benar. (Sejarah)
Melalui kegiatan simulasi, murid dapat membedakan perbuatan positif dan perbuatan negatif yang berpengaruh pada diri dan keluarganya sesuai hukum karma dengan tepat. (Etika)
2
4Baktiku untuk KeluargakuTP 1.4.1
TP 1.4.2
Melalui kegiatan bermain peran dan diskusi kelompok, murid dapat menunjukkan minimal tiga bentuk bakti kepada anggota keluarga (menghormati orang tua, mematuhi nasihat, membantu pekerjaan rumah) sebagai wujud syukur. (Etika)
Melalui menyimak kisah tokoh Buddhis inspiratif, murid dapat menerapkan sikap hormat dan menjaga ucapan di lingkungan keluarga sesuai nilai-nilai kisah Jataka dalam kehidupan sehari-hari. (Sejarah)
2
5Asesmen Sumatif Bab 1: Identitas KeluargakuTP 1.5.1Melalui asesmen sumatif tertulis dan unjuk kerja, murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang identitas keluarga, kebanggaan terhadap keluarga, dan wujud bakti kepada keluarga sesuai nilai-nilai ajaran Buddha. (Sejarah, Etika)2

Bab 2 — Indahnya Perbedaan (8 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Berbeda Status Sosial Tidak MasalahTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menjelaskan cara berinteraksi dengan teman yang memiliki status sosial berbeda (miskin/kaya, pejabat/orang biasa) di lingkungan rumah dan sekolah. (Etika)
Murid dapat menunjukkan sikap menghargai orang lain tanpa memandang status sosialnya berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur. (Etika)
2
2Berbeda Agama Tetap Bersahabat dan Berbeda Suku Tetap SyahduTP 2.2.1
TP 2.2.2
TP 2.2.3
Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan antara agama Buddha dan agama lain di lingkungan sekolah dan rumah ibadah. (Ritual)
Murid dapat mengidentifikasi keragaman suku di Indonesia dan menyimpulkan maknanya sebagai karunia yang patut disyukuri. (Sejarah)
Murid dapat menunjukkan perilaku toleransi terhadap perbedaan agama dan suku berdasarkan ajaran Buddha. (Etika)
2
3Laki-laki dan Perempuan Sama BaiknyaTP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat mengidentifikasi keunikan laki-laki dan perempuan sebagai perbedaan yang saling melengkapi di lingkungan rumah dan sekolah. (Sejarah)
Murid dapat menunjukkan perilaku positif yang membangun harmoni antara laki-laki dan perempuan serta menghindari perilaku negatif berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur. (Etika)
2
4Asesmen Sumatif: Indahnya PerbedaanTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat membuktikan pemahaman tentang keindahan perbedaan status sosial, agama, suku, dan jenis kelamin dengan menceritakan kembali secara lisan atau tertulis sesuai ajaran Buddha. (Sejarah)
Murid dapat menerapkan sikap terbuka, toleran, dan saling menghargai perbedaan di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah sebagai wujud pengamalan nilai-nilai empat sifat luhur dan Pancasila. (Etika)
2

Bab 3 — Bersikap Hormat dan Menjaga Ucapan (12 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Mengenal Berbagai Cara Penghormatan dalam Tradisi BuddhaTP 3.1.1
TP 3.1.2
Murid dapat mengenal berbagai cara penghormatan dalam tradisi Buddha (Anjali, Namaskara, Pradaksina, dan Utthana) melalui pengamatan gambar dan penjelasan guru. (Sejarah)
Murid dapat menjelaskan makna sikap hormat kepada orang lain di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah berdasarkan nilai-nilai ajaran Buddha. (Etika)
2
2Mempraktikkan Cara Penghormatan yang Tepat Sesuai Situasi dan KondisiTP 3.2.1
TP 3.2.2
Murid dapat melakukan berbagai cara penghormatan (Anjali, Namaskara, Pradaksina, dan Utthana) kepada orang lain melalui simulasi dan praktik langsung di kelas. (Sejarah)
Murid dapat menentukan cara penghormatan yang tepat berdasarkan situasi dan kondisi di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah. (Etika)
2
3Membiasakan Diri Bersikap Hormat kepada Sesama di Lingkungan Sehari-hariTP 3.3.1
TP 3.3.2
Murid dapat membiasakan diri bersikap hormat kepada orang tua, guru, dan teman di lingkungan rumah dan sekolah sesuai sifat-sifat luhur yang diteladankan para Bodhisattva. (Sejarah)
Murid dapat mengamalkan aturan sopan santun dalam bersikap hormat di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur. (Etika)
2
4Mengenal dan Menjelaskan Ucapan Benar dalam Ajaran BuddhaTP 3.4.1
TP 3.4.2
Murid dapat menjelaskan cara menjaga ucapan yang benar sesuai ajaran Buddha melalui menyimak kisah dari Dhammapada dan diskusi kelas. (Etika)
Murid dapat membedakan contoh ucapan yang benar dan ucapan yang tidak benar dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah dan sekolah. (Etika)
2
5Membiasakan Diri Menjaga Ucapan Benar dan Santun dalam PergaulanTP 3.5.1
TP 3.5.2
Murid dapat membiasakan diri menjaga ucapan benar dan santun kepada sesama di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah melalui permainan dan simulasi. (Etika)
Murid dapat menghayati nilai menjaga ucapan sebagai wujud pengamalan sifat-sifat luhur para Bodhisattva dan tokoh Buddhis inspiratif dalam kisah Jataka. (Sejarah)
2
6Asesmen Sumatif Bab 3: Bersikap Hormat dan Menjaga UcapanTP 3.6.1
TP 3.6.2
Murid dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan perilaku hormat yang tepat kepada sesama di berbagai lingkungan sebagai bukti pencapaian kompetensi bab. (Etika)
Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ucapan benar dan santun serta membedakannya dari ucapan yang tidak benar melalui asesmen tertulis dan unjuk kerja. (Etika)
2

Bab 4 — Sukacita Warna-Warni Simbol Keagamaan (12 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Mengenal Lambang-Lambang Keagamaan BuddhaTP 4.1.1
TP 4.1.2
Murid dapat menyebutkan minimal empat nama lambang keagamaan Buddha (Dharma Cakra, Rupang Buddha, Stupa, Dupa) yang ada di lingkungan rumah dan sekolah. (Ritual)
Murid dapat menjelaskan makna sederhana dari setiap lambang keagamaan Buddha yang telah disebutkan. (Ritual)
2
2Persamaan dan Perbedaan Lambang Keagamaan BuddhaTP 4.2.1
TP 4.2.2
Murid dapat menentukan persamaan dan perbedaan antara lambang-lambang keagamaan Buddha (misalnya Dharma Cakra dan Rupang Buddha) melalui kegiatan diskusi berpasangan. (Ritual)
Murid dapat menunjukkan sikap menerima berbagai bentuk lambang keagamaan Buddha sebagai bagian dari identitas agama Buddha. (Ritual)
2
3Berbeda Tradisi, Satu Ajaran BuddhaTP 4.3.1
TP 4.3.2
Murid dapat mengenal beragam tradisi keagamaan Buddha yang ada di lingkungan sekitarnya. (Sejarah)
Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan ragam tradisi keagamaan Buddha serta menunjukkan sikap menerima perbedaan tersebut. (Sejarah)
2
4Mengenal Simbol Keagamaan Berbagai Agama di IndonesiaTP 4.4.1
TP 4.4.2
Murid dapat mengenali simbol keagamaan dari berbagai agama yang ada di Indonesia melalui pengamatan gambar pemuka agama dan simbol agama masing-masing. (Ritual)
Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan simbol keagamaan antaragama di Indonesia serta menunjukkan perilaku positif yang mencerminkan penerimaan terhadap perbedaan tersebut. (Etika)
2
5Menolak Aksi Kekerasan dalam Keberagaman Simbol KeagamaanTP 4.5.1
TP 4.5.2
Murid dapat mengenali tindakan-tindakan yang termasuk aksi kekerasan terkait perbedaan simbol dan tradisi keagamaan di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat ibadah. (Etika)
Murid dapat menunjukkan perilaku anti kekerasan dan sikap saling menghormati perbedaan simbol keagamaan berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur dan Pancasila. (Etika)
2
6Asesmen Sumatif Bab 4: Sukacita Warna-Warni Simbol KeagamaanTP 4.6.1
TP 4.6.2
Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan lambang serta simbol keagamaan Buddha maupun agama lain di Indonesia sebagai bukti pemahaman atas keseluruhan materi Bab 4. (Ritual)
Murid dapat menunjukkan sikap menerima perbedaan tradisi dan simbol keagamaan serta menolak aksi kekerasan melalui tugas refleksi atau unjuk kerja sederhana. (Etika)
2

Bab 5 — Ayo Hidup Harmonis (8 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Beribadah sebagai Pengamalan Sila Pertama Pancasila untuk Hidup HarmonisTP 5.1.1
TP 5.1.2
Melalui kegiatan menyimak dan praktik, murid dapat menjelaskan kegiatan beribadah (membaca doa dan paritta) sebagai bentuk penghormatan kepada Buddha dan pengamalan Sila Pertama Pancasila di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah. (Etika)
Melalui kegiatan tanya jawab, murid dapat menunjukkan sikap sopan santun saat beribadah di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah sebagai wujud hidup harmonis. (Etika)
2
2Berbuat Baik Membangun Kemanusiaan demi Hidup HarmonisTP 5.2.1
TP 5.2.2
Melalui kegiatan membaca cerita inspiratif tokoh Buddhis, murid dapat menjelaskan bahwa memuliakan sesama manusia merupakan wujud berbuat baik yang membangun keharmonisan di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah. (Sejarah)
Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid dapat mempraktikkan sikap saling membantu antarsesama di lingkungan sekolah sebagai cerminan nilai-nilai empat sifat luhur (Catur Paramita) dan hukum karma. (Etika)
2
3Indahnya Bersatu dalam Kebajikan dan Musyawarah untuk MufakatTP 5.3.1
TP 5.3.2
Melalui permainan dinamika kelompok, murid dapat menunjukkan bahwa persatuan dalam komunitas mempermudah terwujudnya kebajikan dan kehidupan yang harmonis di lingkungan sekolah. (Etika)
Melalui simulasi musyawarah sederhana, murid dapat melakukan musyawarah untuk mufakat di lingkungan sekolah berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur dan Sila Keempat Pancasila sebagai upaya mempertahankan keharmonisan hidup. (Etika)
2
4Asesmen Sumatif: Ayo Hidup HarmonisTP 5.4.1
TP 5.4.2
Melalui asesmen tertulis dan unjuk sikap, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang cara hidup harmonis melalui ibadah, berbuat baik, bersatu dalam kebajikan, dan musyawarah untuk mufakat berlandaskan nilai Pancasila dan hukum karma di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah. (Etika)
Melalui kegiatan refleksi bersama, murid dapat menyampaikan contoh nyata perilaku harmonis yang pernah dilakukan di lingkungan rumah atau sekolah sebagai cerminan Profil Pelajar Pancasila. (Etika)
2

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.