KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 2.1.1 = Kelas 2, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Identitas Keluargaku (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 2.1.1 | Mengidentifikasi pemahaman identitas diri dan keluarga di lingkungan rumah | 2 | | 2 | TP 2.1.2 | Menceritakan pemahaman identitas diri dan keluarga di lingkungan rumah | 2 | | 3 | TP 2.1.3 | Menunjukkan praktik aturan dan sopan santun di lingkungan rumah | 2 | | 4 | TP 2.1.4 | Menerapkan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan rumah | 2 |
Bab 2 — Indahnya Perbedaan (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 2.2.1 | Menunjukkan apresiasi terhadap keragaman identitas dan budaya teman-teman di lingkungan sekolah dan rumah ibadah | 2 | | 6 | TP 2.2.2 | Menyimpulkan identitas agama Buddha dengan keberadaan beragam identitas agama dan kepercayaan lain dalam konteks kelompok sosialnya | 2 | | 7 | TP 2.2.3 | Memadukan praktik aturan dan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolah | 2 | | 8 | TP 2.2.4 | Merefleksikan perilaku moderat yang mendukung kehidupan bersama berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur di lingkungan sekolah | 2 |
Bab 3 — Bersikap Hormat dan Menjaga Ucapan (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 2.3.1 | Menemukan budaya komunikasi yang hormat di lingkungannya berdasarkan kisah jataka | 2 | | 10 | TP 2.3.2 | Menemukan budaya komunikasi yang bijaksana di lingkungannya berdasarkan kisah jataka | 2 | | 11 | TP 2.3.3 | Memadukan praktik aturan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolah | 2 | | 12 | TP 2.3.4 | Memadukan praktik aturan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan rumah | 2 |
Bab 4 — Sukacita Warna-Warni Simbol Keagamaan (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 13 | TP 2.4.1 | Meninjau makna simbol-simbol keagamaan Buddha di lingkungan rumah dan sekolahnya | 2 | | 14 | TP 2.4.2 | Menulis ulang makna simbol-simbol keagamaan Buddha yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnya | 2 | | 15 | TP 2.4.3 | Meninjau makna simbol-simbol keagamaan Buddha dengan simbol agama dan kepercayaan lain yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnya | 2 | | 16 | TP 2.4.4 | Menyimpulkan identitas agama Buddha dengan keberadaan beragam identitas agama dan kepercayaan lain dalam konteks kelompok sosialnya | 2 |
Bab 5 — Ayo Hidup Harmonis (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 17 | TP 2.5.1 | Memadukan praktik aturan dan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan rumah | 3 | | 18 | TP 2.5.2 | Memadukan praktik aturan dan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolah dan tempat ibadah | 3 | | 19 | TP 2.5.3 | Merefleksikan proses musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolah dengan nilai-nilai empat sifat luhur | 3 | | 20 | TP 2.5.4 | Merefleksikan proses musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolah dengan nilai-nilai Pancasila dasar negara guna merefleksikan perilaku moderat yang mendukung kehidupan bersama | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Identitas KeluargakuTP 2.1.1: Mengidentifikasi pemahaman identitas diri dan keluarga di lingkungan rumahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan nama lengkap, peran, dan anggota keluarga inti di rumah secara tepat 2. Menunjukkan ciri khas atau identitas keluarga di lingkungan rumah dengan benar | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali dan menyebutkan anggota keluarga maupun identitas diri sendiri di rumah meski telah diberikan bimbingan. | Mampu menyebutkan nama anggota keluarga inti, namun masih memerlukan bantuan dan arahan guru untuk mengenali peran serta ciri khas keluarga. | Mampu mengidentifikasi identitas diri, peran, dan anggota keluarga di rumah secara mandiri dan tepat. | Mampu mengidentifikasi identitas diri, anggota keluarga inti serta keluarga besar secara rinci, serta mampu menjelaskan hubungan kekerabatan dengan jelas. |
TP 2.1.2: Menceritakan pemahaman identitas diri dan keluarga di lingkungan rumahIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan silsilah atau susunan anggota keluarga dengan runtut 2. Menyampaikan cerita kegiatan kebersamaan keluarga di rumah dengan percaya diri | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan tentang diri dan keluarganya secara lisan walaupun telah dipandu dengan pertanyaan pembimbing. | Mampu menceritakan identitas diri dan keluarga secara singkat dengan bantuan rangsangan visual atau bimbingan guru. | Mampu menceritakan identitas diri, susunan keluarga, dan kegiatan kebersamaan di rumah dengan runtut dan percaya diri. | Mampu menceritakan identitas diri dan kebiasaan baik keluarganya secara runtut, ekspresif, dan menghubungkannya dengan rasa syukur atau kasih sayang dalam keluarga. |
TP 2.1.3: Menunjukkan praktik aturan dan sopan santun di lingkungan rumahIndikator Pencapaian: 1. Mendemonstrasikan sikap hormat (seperti beranjali atau memberi salam) kepada orang tua di rumah 2. Mematuhi aturan sederhana di rumah seperti merapikan barang dan berbicara dengan nada santun | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menampilkan perilaku sopan santun maupun ketaatan pada aturan di rumah dan masih sering melanggar bimbingan. | Menampilkan sikap sopan santun dan mengikuti aturan rumah hanya saat diingatkan atau diarahkan oleh orang dewasa. | Konsisten menunjukkan perilaku sopan santun (memberi salam/beranjali) dan mematuhi aturan di rumah secara mandiri. | Secara mandiri dan konsisten mempraktikkan sopan santun serta aturan di rumah, serta mampu mengajak atau menjadi teladan bagi saudara/teman sebaya. |
TP 2.1.4: Menerapkan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan rumahIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan sikap saling menyayangi (metta) dan tolong-menolong antaranggota keluarga 2. Menunjukkan sikap mau berbagi dan menghindari pertengkaran dengan saudara di rumah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan sikap saling menyayangi, berbagi, atau tolong-menolong dalam berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah. | Mulai bersedia berbagi atau menolong anggota keluarga di rumah jika diminta atau dimotivasi terlebih dahulu. | Menerapkan sikap peduli, saling menyayangi, dan berbagi dengan anggota keluarga di rumah secara sukarela. | Mampu mempraktikkan prinsip kasih sayang dan toleransi secara aktif di rumah serta berinisiatif meredakan perselisihan kecil dengan saudara. |
Bab 2 — Indahnya PerbedaanTP 2.2.1: Menunjukkan apresiasi terhadap keragaman identitas dan budaya teman-teman di lingkungan sekolah dan rumah ibadahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan keragaman ciri fisik, suku, atau kebiasaan teman di sekolah dan vihara/rumah ibadah 2. Menunjukkan sikap menghargai dan mau bermain bersama teman yang berbeda latar belakang | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menolak berinteraksi atau belum bersedia menerima perbedaan identitas dan budaya teman di lingkungan sekitar. | Bersedia menerima kehadiran teman yang berbeda latar belakang, namun masih memilih-milih teman dalam berinteraksi. | Menunjukkan sikap ramah, menghargai keragaman, dan mau bermain atau belajar bersama tanpa membedakan identitas teman. | Secara antusias menunjukkan penghargaan terhadap perbedaan teman, aktif mengajak teman yang berbeda latar belakang terlibat dalam kegiatan, serta memuji keunikan budaya teman. |
TP 2.2.2: Menyimpulkan identitas agama Buddha dengan keberadaan beragam identitas agama dan kepercayaan lain dalam konteks kelompok sosialnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan ciri khas identitas agama Buddha (seperti nama rumah ibadah, hari raya, atau simbol utama) 2. Membedakan secara sederhana identitas agama Buddha dengan agama/kepercayaan lain di lingkungannya secara rukun | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali ciri identitas agama Buddha maupun menyebutkan keberadaan agama lain di lingkungannya. | Mampu menyebutkan simbol atau tempat ibadah agama Buddha dengan bantuan guru, namun masih kesulitan membedakannya dengan agama lain. | Mampu menyimpulkan ciri identitas agama Buddha dan mengenali keberadaan agama/kepercayaan lain di lingkungan sekitarnya dengan benar. | Mampu menjelaskan identitas agama Buddha dengan jelas serta menunjukkan pemahaman yang matang bahwa keragaman agama di masyarakat adalah hal yang wajar dan perlu dihormati. |
TP 2.2.3: Memadukan praktik aturan dan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Mempraktikkan aturan tata tertib sekolah yang disertai tutur kata santun kepada guru dan teman 2. Menjaga kerukunan dan menghindari kata-kata kasar saat bermain bersama di lingkungan sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menyelaraskan aturan sekolah dengan perilaku sopan santun saat berinteraksi dengan warga sekolah. | Mampu menerapkan tata tertib dan berbicara sopan di sekolah, namun masih sesekali memerlukan teguran guru ketika bermain bersama teman. | Mampu memadukan ketaatan aturan sekolah dan sopan santun untuk menjaga pergaulan yang harmonis secara konsisten. | Mampu menjadi teladan dalam menerapkan tata tertib sekolah, bersikap sangat santun, serta berinisiatif menjaga kerukunan saat terjadi perbedaan pendapat di kelas. |
TP 2.2.4: Merefleksikan perilaku moderat yang mendukung kehidupan bersama berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi contoh tindakan kasih sayang (metta) atau belas kasih (karuna) dalam interaksi di sekolah 2. Menjelaskan tindakan yang mencerminkan sikap adil, tidak memihak, atau sabar saat menghadapi perbedaan di sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan atau merefleksikan perbuatan baik dan sikap adil terhadap sesama teman di sekolah. | Mampu menyebutkan contoh perbuatan baik berdasarkan arahan guru, tetapi belum mengaitkannya dengan kerukunan hidup bersama. | Mampu merefleksikan tindakan nyata yang mencerminkan kasih sayang, tolong-menolong, atau sikap adil demi menjaga kerukunan di sekolah. | Mampu merefleksikan secara mendalam perilaku moderat (metta, karuna, mudita, upekkha) dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan memberikan ide konkret untuk membantu teman yang kesulitan. |
Bab 3 — Bersikap Hormat dan Menjaga UcapanTP 2.3.1: Menemukan budaya komunikasi yang hormat di lingkungannya berdasarkan kisah jatakaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan contoh ucapan yang santun dalam kisah jataka yang dipelajari 2. Mengidentifikasi contoh tindakan bertutur kata hormat kepada orang tua atau guru di lingkungan sekitar | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan contoh ucapan santun dari kisah jataka maupun di lingkungannya meskipun telah diberi bimbingan langsung. | Mampu menyebutkan contoh ucapan santun dalam kisah jataka atau di lingkungannya dengan bantuan dan arahan guru. | Mampu menyebutkan dan menunjukkan contoh budaya komunikasi yang hormat di lingkungan sekitar berdasarkan keteladanan dari kisah jataka secara mandiri. | Mampu mengidentifikasi serta mempraktikkan budaya komunikasi yang hormat secara konsisten dan mengajak teman membiasakan ucapan yang santun berdasarkan kisah jataka. |
TP 2.3.2: Menemukan budaya komunikasi yang bijaksana di lingkungannya berdasarkan kisah jatakaIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan pesan moral tentang ucapan benar/bijaksana dari kisah jataka 2. Menemukan contoh berbicara jujur, bermanfaat, dan tepat waktu dalam pergaulan sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi pesan moral tentang ucapan bijaksana dari kisah jataka dan lingkungan sekitarnya. | Mampu menyebutkan pesan moral tentang ucapan bijaksana dari kisah jataka dengan bantuan stimulus pertanyaan dari guru. | Mampu menemukan dan menjelaskan contoh komunikasi yang bijaksana (jujur dan bermanfaat) di lingkungannya sesuai pesan kisah jataka secara mandiri. | Mampu menghubungkan nilai ucapan bijaksana dari kisah jataka dengan penyelesaian masalah perselisihan antarteman di kelas secara mandiri. |
TP 2.3.3: Memadukan praktik aturan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Mendemonstrasikan sikap sopan santun (seperti memberi salam dan mendengarkan guru) di kelas 2. Menerapkan sikap saling menghargai antarteman saat bermain atau belajar bersama di sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan perilaku sopan santun dan kerap mengabaikan keharmonisan pergaulan di sekolah tanpa teguran intensif. | Mampu mempraktikkan aturan sopan santun di lingkungan sekolah jika diingatkan oleh guru atau teman. | Mampu memadukan aturan sopan santun dengan sikap menghargai teman secara konsisten dan mandiri dalam kegiatan sekolah. | Menjadi teladan dalam memadukan kesopanan dan kerukunan di sekolah serta mampu menengahi teman yang berselisih dengan sikap santun. |
TP 2.3.4: Memadukan praktik aturan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan rumahIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan contoh aturan sopan santun terhadap orang tua dan anggota keluarga di rumah 2. Menunjukkan perilaku hormat dan saling menyayangi dalam interaksi keluarga sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan ataupun menunjukkan perilaku sopan santun di lingkungan rumah meskipun dibimbing. | Mampu menceritakan aturan sopan santun di rumah tetapi masih memerlukan pengingat untuk mempraktikkannya secara konsisten. | Mampu memadukan perilaku sopan santun dengan sikap harmonis terhadap seluruh anggota keluarga di rumah secara mandiri. | Mampu mempraktikkan dan secara aktif menjaga keharmonisan rumah melalui tutur kata yang lembut serta tindakan membantu anggota keluarga tanpa diminta. |
Bab 4 — Sukacita Warna-Warni Simbol KeagamaanTP 2.4.1: Meninjau makna simbol-simbol keagamaan Buddha di lingkungan rumah dan sekolahnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan nama-nama simbol keagamaan Buddha yang ada di altar rumah atau sekolah (misalnya rupang Buddha, dupa, lilin, teratai) 2. Menjelaskan makna sederhana dari masing-masing simbol keagamaan Buddha tersebut | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali nama maupun makna simbol-simbol keagamaan Buddha di rumah dan sekolah. | Mampu menyebutkan nama simbol-simbol keagamaan Buddha, namun masih kesulitan menjelaskan maknanya tanpa bantuan guru. | Mampu mengenali dan menjelaskan makna sederhana dari simbol-simbol keagamaan Buddha di rumah dan sekolah secara mandiri dan tepat. | Mampu menguraikan makna simbol-simbol keagamaan Buddha secara rinci serta mengaitkannya dengan penerapannya dalam kebajikan sehari-hari. |
TP 2.4.2: Menulis ulang makna simbol-simbol keagamaan Buddha yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyalin kata atau kalimat sederhana tentang makna simbol keagamaan Buddha dengan rapi 2. Melengkapi deskripsi singkat tentang makna simbol Buddhis (seperti lilin lambang penerangan, bunga lambang ketidakkekalan) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menuliskan kembali makna simbol keagamaan Buddha meskipun telah disediakan contoh tulisan. | Mampu menyalin kata/frasa tentang makna simbol keagamaan Buddha dengan bantuan petunjuk huruf atau kata kunci dari guru. | Mampu menulis ulang kalimat sederhana mengenai makna simbol-simbol keagamaan Buddha dengan tepat, jelas, dan terbaca secara mandiri. | Mampu menyusun dan menuliskan kembali kalimat deskriptif yang variatif dan runtut mengenai makna berbagai simbol keagamaan Buddha. |
TP 2.4.3: Meninjau makna simbol-simbol keagamaan Buddha dengan simbol agama dan kepercayaan lain yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnyaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi keberadaan simbol agama Buddha dan simbol agama lain di lingkungan sekitar 2. Mendeskripsikan perbedaan fungsi simbol keagamaan Buddha dan simbol agama lain secara santun | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan simbol keagamaan Buddha dengan simbol agama lain di lingkungan sekitarnya. | Mampu menyebutkan simbol agama lain yang ditemui namun belum dapat meninjau maknanya secara berdampingan tanpa bimbingan guru. | Mampu meninjau dan membandingkan secara sederhana makna/fungsi simbol agama Buddha dengan simbol agama lain dengan sikap menghargai. | Mampu menjelaskan makna simbol agama Buddha dan agama lain secara komparatif serta menunjukkan sikap toleransi dan apresiatif yang tinggi. |
TP 2.4.4: Menyimpulkan identitas agama Buddha dengan keberadaan beragam identitas agama dan kepercayaan lain dalam konteks kelompok sosialnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan ciri identitas diri sebagai murid Buddhis di tengah keberagaman teman di kelas/sekolah 2. Menyatakan kesimpulan sederhana tentang pentingnya hidup rukun berdampingan antarumat beragama | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali identitas diri sebagai penganut agama Buddha di tengah keberagaman teman-temannya. | Mampu menyebutkan identitas agama Buddha yang dianutnya, namun membutuhkan bimbingan untuk menyimpulkan sikap terhadap keragaman. | Mampu menyimpulkan identitas keagamaannya dengan tepat serta menunjukkan sikap menerima dan menghargai teman yang berbeda agama secara mandiri. | Mampu merumuskan kesimpulan mendalam tentang persahabatan dalam keberagaman dan memprakarsai kebersamaan yang inklusif di lingkungan sosialnya. |
Bab 5 — Ayo Hidup HarmonisTP 2.5.1: Memadukan praktik aturan dan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan rumahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan aturan dan tata krama berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah. 2. Mempraktikkan sikap sopan dan tutur kata ramah kepada orang tua serta saudara. 3. Menunjukkan perilaku menjaga kerukunan melalui kepatuhan terhadap kesepakatan di rumah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali aturan kesopanan di rumah serta masih memerlukan teguran langsung dalam bersikap kepada anggota keluarga. | Mampu menyebutkan tata krama di rumah dan mempraktikkannya secara terbatas hanya saat diingatkan atau didampingi orang dewasa. | Mampu mempraktikkan aturan sopan santun dan tutur kata ramah kepada seluruh anggota keluarga secara mandiri dan konsisten. | Mampu mempraktikkan sopan santun secara konsisten di rumah serta berinisiatif mengajak anggota keluarga lain menciptakan suasana hidup rukun. |
TP 2.5.2: Memadukan praktik aturan dan sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolah dan tempat ibadahIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan sikap hormat kepada guru, teman, dan pengelola tempat ibadah (vihara/cetiya). 2. Menaati tata tertib bertingkah laku saat berada di ruang kelas dan area vihara/cetiya. 3. Membiasakan budaya antre, menyapa dengan anjali, dan menjaga ketenangan di tempat ibadah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan etika bersikap di sekolah maupun tempat ibadah serta sering mengabaikan tata tertib lingkungan setempat. | Mampu mengenali tata tertib sekolah dan tempat ibadah, namun masih memerlukan bimbingan guru untuk bersikap tertib dan tenang. | Mampu mempraktikkan aturan sopan santun, salam anjali, dan sikap tertib di sekolah serta vihara secara mandiri. | Mampu mempraktikkan etika sopan santun secara mandiri di sekolah dan tempat ibadah serta menjadi panutan bagi teman sebaya. |
TP 2.5.3: Merefleksikan proses musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolah dengan nilai-nilai empat sifat luhurIndikator Pencapaian: 1. Mengikuti musyawarah pemilihan tugas atau aturan kelas dengan tertib. 2. Mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian (cinta kasih/metta dan kasih sayang/karuna). 3. Menerima hasil keputusan bersama dengan hati ikhlas dan gembira (mudita dan upekkha). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum bersedia mendengarkan pendapat orang lain dan memaksakan kehendak sendiri selama kegiatan musyawarah kelas. | Mampu mengikuti musyawarah kelas sederhana, namun masih menunjukkan kekecewaan berlebih jika pendapatnya tidak terpilih. | Mampu menyimak pendapat teman dengan sabar dan menerima keputusan bersama dengan lapang dada mencerminkan empat sifat luhur. | Mampu aktif menyuarakan ide dengan santun, menghargai pendapat teman, dan mengapresiasi keputusan bersama dengan penuh sukacita. |
TP 2.5.4: Merefleksikan proses musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolah dengan nilai-nilai Pancasila dasar negara guna merefleksikan perilaku moderat yang mendukung kehidupan bersamaIndikator Pencapaian: 1. Menghargai keberagaman latar belakang dan pendapat teman saat berdiskusi di kelas. 2. Menunjukkan sikap adil dan toleran terhadap teman yang berbeda pilihan dalam musyawarah. 3. Melaksanakan hasil musyawarah kelompok demi kepentingan bersama secara bertanggung jawab. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan sikap toleran terhadap perbedaan pandangan dan menolak melaksanakan kesepakatan bersama. | Mampu mengikuti jalannya musyawarah kelompok, namun sesekali masih memilih-milih teman berdasarkan kesamaan pendapat. | Mampu menghormati keragaman pendapat dan menjalankan kesepakatan kelas secara bertanggung jawab sesuai sila Pancasila. | Mampu bersikap moderat dan adil, menjembatani perbedaan pendapat antar-teman, serta berkomitmen penuh menjalankan mufakat. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Identitas Keluargaku; Bab 2 — Indahnya Perbedaan; Bab 3 — Bersikap Hormat dan Menjaga Ucapan; Bab 4 — Sukacita Warna-Warni Simbol Keagamaan; Bab 5 — Ayo Hidup Harmonis (total 20 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |