Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekertichevron_rightKelas 2

KKTP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

KKTPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti · Kelas 2

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0-5960-6970-8485-100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui kegiatan mengamati gambar dan diskusi kelompok, murid dapat menyebutkan minimal tiga ciri identitas keluarganya (nama, jumlah anggota, dan kebiasaan keluarga) dengan benar.3
2Melalui permainan 'Mengenali Keluargaku', murid dapat membedakan ciri identitas keluarga yang dapat diubah dan yang tidak dapat diubah dengan tepat.3
3Melalui kegiatan refleksi dan tanya jawab, murid dapat menemukan kekurangan dan kelebihan keluarganya serta menerima keunikan keluarganya dengan sikap syukur.3
4Melalui kegiatan bercerita, murid dapat mengungkapkan rasa bangga terhadap keluarganya dengan menggunakan kalimat sederhana secara lisan.3
5Melalui membaca teks dan diskusi, murid dapat menemukan minimal dua berkah yang ada dalam keluarganya berdasarkan nilai-nilai ajaran Buddha (Mangala Sutta) dengan benar.3
6Melalui kegiatan simulasi, murid dapat membedakan perbuatan positif dan perbuatan negatif yang berpengaruh pada diri dan keluarganya sesuai hukum karma dengan tepat.3
7Melalui kegiatan bermain peran dan diskusi kelompok, murid dapat menunjukkan minimal tiga bentuk bakti kepada anggota keluarga (menghormati orang tua, mematuhi nasihat, membantu pekerjaan rumah) sebagai wujud syukur.3
8Melalui menyimak kisah tokoh Buddhis inspiratif, murid dapat menerapkan sikap hormat dan menjaga ucapan di lingkungan keluarga sesuai nilai-nilai kisah Jataka dalam kehidupan sehari-hari.3
9Melalui asesmen sumatif tertulis dan unjuk kerja, murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang identitas keluarga, kebanggaan terhadap keluarga, dan wujud bakti kepada keluarga sesuai nilai-nilai ajaran Buddha.3
10Murid dapat menjelaskan cara berinteraksi dengan teman yang memiliki status sosial berbeda (miskin/kaya, pejabat/orang biasa) di lingkungan rumah dan sekolah.3
11Murid dapat menunjukkan sikap menghargai orang lain tanpa memandang status sosialnya berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur.3
12Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan antara agama Buddha dan agama lain di lingkungan sekolah dan rumah ibadah.3
13Murid dapat mengidentifikasi keragaman suku di Indonesia dan menyimpulkan maknanya sebagai karunia yang patut disyukuri.3
14Murid dapat menunjukkan perilaku toleransi terhadap perbedaan agama dan suku berdasarkan ajaran Buddha.3
15Murid dapat mengidentifikasi keunikan laki-laki dan perempuan sebagai perbedaan yang saling melengkapi di lingkungan rumah dan sekolah.3
16Murid dapat menunjukkan perilaku positif yang membangun harmoni antara laki-laki dan perempuan serta menghindari perilaku negatif berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur.3
17Murid dapat membuktikan pemahaman tentang keindahan perbedaan status sosial, agama, suku, dan jenis kelamin dengan menceritakan kembali secara lisan atau tertulis sesuai ajaran Buddha.3
18Murid dapat menerapkan sikap terbuka, toleran, dan saling menghargai perbedaan di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah sebagai wujud pengamalan nilai-nilai empat sifat luhur dan Pancasila.3
19Murid dapat mengenal berbagai cara penghormatan dalam tradisi Buddha (Anjali, Namaskara, Pradaksina, dan Utthana) melalui pengamatan gambar dan penjelasan guru.3
20Murid dapat menjelaskan makna sikap hormat kepada orang lain di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah berdasarkan nilai-nilai ajaran Buddha.3
21Murid dapat melakukan berbagai cara penghormatan (Anjali, Namaskara, Pradaksina, dan Utthana) kepada orang lain melalui simulasi dan praktik langsung di kelas.3
22Murid dapat menentukan cara penghormatan yang tepat berdasarkan situasi dan kondisi di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah.3
23Murid dapat membiasakan diri bersikap hormat kepada orang tua, guru, dan teman di lingkungan rumah dan sekolah sesuai sifat-sifat luhur yang diteladankan para Bodhisattva.3
24Murid dapat mengamalkan aturan sopan santun dalam bersikap hormat di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur.3
25Murid dapat menjelaskan cara menjaga ucapan yang benar sesuai ajaran Buddha melalui menyimak kisah dari Dhammapada dan diskusi kelas.3
26Murid dapat membedakan contoh ucapan yang benar dan ucapan yang tidak benar dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah dan sekolah.3
27Murid dapat membiasakan diri menjaga ucapan benar dan santun kepada sesama di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah melalui permainan dan simulasi.3
28Murid dapat menghayati nilai menjaga ucapan sebagai wujud pengamalan sifat-sifat luhur para Bodhisattva dan tokoh Buddhis inspiratif dalam kisah Jataka.3
29Murid dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan perilaku hormat yang tepat kepada sesama di berbagai lingkungan sebagai bukti pencapaian kompetensi bab.3
30Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ucapan benar dan santun serta membedakannya dari ucapan yang tidak benar melalui asesmen tertulis dan unjuk kerja.3
31Murid dapat menyebutkan minimal empat nama lambang keagamaan Buddha (Dharma Cakra, Rupang Buddha, Stupa, Dupa) yang ada di lingkungan rumah dan sekolah.3
32Murid dapat menjelaskan makna sederhana dari setiap lambang keagamaan Buddha yang telah disebutkan.3
33Murid dapat menentukan persamaan dan perbedaan antara lambang-lambang keagamaan Buddha (misalnya Dharma Cakra dan Rupang Buddha) melalui kegiatan diskusi berpasangan.3
34Murid dapat menunjukkan sikap menerima berbagai bentuk lambang keagamaan Buddha sebagai bagian dari identitas agama Buddha.3
35Murid dapat mengenal beragam tradisi keagamaan Buddha yang ada di lingkungan sekitarnya.3
36Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan ragam tradisi keagamaan Buddha serta menunjukkan sikap menerima perbedaan tersebut.3
37Murid dapat mengenali simbol keagamaan dari berbagai agama yang ada di Indonesia melalui pengamatan gambar pemuka agama dan simbol agama masing-masing.3
38Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan simbol keagamaan antaragama di Indonesia serta menunjukkan perilaku positif yang mencerminkan penerimaan terhadap perbedaan tersebut.3
39Murid dapat mengenali tindakan-tindakan yang termasuk aksi kekerasan terkait perbedaan simbol dan tradisi keagamaan di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat ibadah.3
40Murid dapat menunjukkan perilaku anti kekerasan dan sikap saling menghormati perbedaan simbol keagamaan berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur dan Pancasila.3
41Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan lambang serta simbol keagamaan Buddha maupun agama lain di Indonesia sebagai bukti pemahaman atas keseluruhan materi Bab 4.3
42Murid dapat menunjukkan sikap menerima perbedaan tradisi dan simbol keagamaan serta menolak aksi kekerasan melalui tugas refleksi atau unjuk kerja sederhana.3
43Melalui kegiatan menyimak dan praktik, murid dapat menjelaskan kegiatan beribadah (membaca doa dan paritta) sebagai bentuk penghormatan kepada Buddha dan pengamalan Sila Pertama Pancasila di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah.3
44Melalui kegiatan tanya jawab, murid dapat menunjukkan sikap sopan santun saat beribadah di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah sebagai wujud hidup harmonis.3
45Melalui kegiatan membaca cerita inspiratif tokoh Buddhis, murid dapat menjelaskan bahwa memuliakan sesama manusia merupakan wujud berbuat baik yang membangun keharmonisan di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah.3
46Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid dapat mempraktikkan sikap saling membantu antarsesama di lingkungan sekolah sebagai cerminan nilai-nilai empat sifat luhur (Catur Paramita) dan hukum karma.3
47Melalui permainan dinamika kelompok, murid dapat menunjukkan bahwa persatuan dalam komunitas mempermudah terwujudnya kebajikan dan kehidupan yang harmonis di lingkungan sekolah.3
48Melalui simulasi musyawarah sederhana, murid dapat melakukan musyawarah untuk mufakat di lingkungan sekolah berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur dan Sila Keempat Pancasila sebagai upaya mempertahankan keharmonisan hidup.3
49Melalui asesmen tertulis dan unjuk sikap, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang cara hidup harmonis melalui ibadah, berbuat baik, bersatu dalam kebajikan, dan musyawarah untuk mufakat berlandaskan nilai Pancasila dan hukum karma di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah.3
50Melalui kegiatan refleksi bersama, murid dapat menyampaikan contoh nyata perilaku harmonis yang pernah dilakukan di lingkungan rumah atau sekolah sebagai cerminan Profil Pelajar Pancasila.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan 8 Tujuan Pembelajaran Bab 1 'Identitas Keluargaku' untuk kelas 2 Fase A. Guru disarankan menggunakan rubrik ini sebagai panduan observasi selama proses pembelajaran berlangsung, bukan hanya pada penilaian akhir. Level 'Berkembang' menjadi patokan ketercapaian minimal yang diharapkan. Bagi murid yang berada di level 'Belum Berkembang' atau 'Mulai', guru dapat memberikan intervensi berupa pendampingan individual atau pembelajaran remedial. Interval nilai bersifat acuan dan dapat disesuaikan dengan konteks sekolah masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.