ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) MATEMATIKA 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Total JP | 72 JP |
|---|
| Jumlah Bab | 3 bab |
|---|
| Total Pertemuan | 36 pertemuan |
|---|
| Total Tujuan Pembelajaran | 17 TP |
|---|
Kode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 8.1.1 = Kelas 8, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. 2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Sumber resmi: KepKaBSKAP 046/H/KR/2025 (versi 2025) — Matematika, Fase D. Teks berikut kutipan resmi per elemen. Elemen: BilanganPada akhir Fase D, murid mampu: Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah; menerapkan operasi aritmatika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Murid dapat menggunakan rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah. Elemen: AljabarPada akhir Fase D, murid mampu: Mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan; Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar; menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik; membedakan beberapa fungsi non linear dari fungsi linear secara grafik; menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel; menyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi dan persamaan linear; serta menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel melalui beberapa cara untuk penyelesaian masalah. Elemen: PengukuranPada akhir Fase D, murid mampu: Menentukan keliling, luas, panjang busur, sudut dan luas juring lingkaran, serta menyelesaikan masalah yang terkait; menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait; dan menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume. Elemen: GeometriPada akhir Fase D, murid mampu: Membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang dari jaring-jaringnya. Murid dapat menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga, menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga); menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah; menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk pengenalan bilangan irasional dan jarak antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius). Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Elemen: Analisis Data dan PeluangPada akhir Fase D, murid mampu: Merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan dari situasi atau masalah; menggunakan diagram batang dan diagram lingkaran untuk menyajikan dan menginterpretasi data; mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk mendapatkan data yang terkait dengan diri dan lingkungan mereka; menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data, memprediksi, membuat keputusan); menyelidiki kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data. Murid dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua hasil percobaan dapat muncul secara merata). 3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Bilangan Berpangkat (24 JP)| No | Kode TP | Elemen | Rumusan Tujuan Pembelajaran | Materi/Konten | Dimensi Profil Lulusan | JP | Asesmen Formatif (Bentuk · Bukti) |
|---|
| 1 | TP 8.1.1 | Bilangan | Menuliskan bilangan berpangkat bulat dari perkalian berulang atau nilai desimal dan sebaliknya | bilangan berpangkat bulat | Penalaran Kritis | 3 | tes tertulis · lembar kerja pengubahan perkalian berulang atau desimal menjadi representasi penulisan bilangan berpangkat bulat positif, nol, dan negatif secara tepat | | 2 | TP 8.1.2 | Bilangan | Membandingkan nilai antarbilangan berpangkat bulat | perbandingan bilangan berpangkat bulat | Penalaran Kritis | 3 | penugasan terstruktur · lembar kerja berisi tanda pembanding dan langkah pembuktian nilai dua bilangan berpangkat bulat | | 3 | TP 8.1.3 | Bilangan | Menerapkan operasi perkalian dan pembagian pada bilangan berpangkat bulat | operasi perkalian dan pembagian bilangan berpangkat bulat | Penalaran Kritis | 4 | tes tertulis · penyelesaian soal langkah demi langkah pada penyederhanaan perkalian dan pembagian bilangan berpangkat bulat | | 4 | TP 8.1.4 | Bilangan | Menerapkan operasi penjumlahan dan pengurangan pada bilangan berpangkat bulat | operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan berpangkat bulat | Penalaran Kritis | 3 | tes tertulis · lembar jawaban perhitungan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan berpangkat bulat beserta langkah penguraian nilai | | 5 | TP 8.1.5 | Bilangan | Membandingkan nilai bilangan bentuk akar | perbandingan bilangan bentuk akar | Penalaran Kritis | 3 | tes tertulis · lembar penyelesaian pengubahan simbol akar ke nilai aproksimasi dan penetapan urutan besaran nilai bentuk akar | | 6 | TP 8.1.6 | Bilangan | Menerapkan operasi aritmatika pada bilangan bentuk akar | operasi aritmatika bilangan bentuk akar | Penalaran Kritis | 3 | tes tertulis · lembar latihan penyederhanaan hasil operasi hitung tambah, kurang, kali, dan bagi pada bilangan bentuk akar | | 7 | TP 8.1.7 | Bilangan | Menuliskan bilangan dalam notasi ilmiah untuk menyatakan ukuran sangat besar dan sangat kecil | penulisan bilangan dalam notasi ilmiah | Penalaran Kritis | 3 | penugasan terstruktur · tabel konversi penulisan bilangan ukuran mikroskopis dan astronomis menjadi notasi ilmiah secara tepat | | | | | | Total | 24 | |
Asesmen Sumatif Bab 1 | Bentuk | Bukti | TP yang Diukur | JP |
|---|
| tes tertulis serentak | lembar jawaban asesmen sumatif tertulis berisi penyelesaian perhitungan nilai bilangan berpangkat bulat, pembandingan besaran nilai, penyederhanaan operasi aritmatika pangkat dan akar, serta konversi notasi ilmiah yang dikerjakan mandiri dan serentak | TP 8.1.1 · TP 8.1.2 · TP 8.1.3 · TP 8.1.4 · TP 8.1.5 · TP 8.1.6 · TP 8.1.7 | 2 |
Bab 2 — Teorema Pythagoras (24 JP)| No | Kode TP | Elemen | Rumusan Tujuan Pembelajaran | Materi/Konten | Dimensi Profil Lulusan | JP | Asesmen Formatif (Bentuk · Bukti) |
|---|
| 1 | TP 8.2.1 | Geometri | Menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras melalui pembuktian hubungan luas persegi pada sisi segitiga siku-siku | kebenaran teorema Pythagoras | Penalaran Kritis | 5 | unjuk kerja eksplorasi · lembar pembuktian geometris yang memuat rekonstruksi susunan persegi dan kesimpulan kesetaraan luas sisi siku-siku dengan hipotenusa secara tepat | | 2 | TP 8.2.2 | Geometri | Menggunakan teorema Pythagoras dalam menyelesaikan masalah penghitungan panjang sisi segitiga siku-siku | teorema Pythagoras dalam menyelesaikan masalah | Penalaran Kritis | 6 | tes tertulis · penyelesaian soal cerita atau gambar segitiga siku-siku yang memuat identifikasi sisi, substitusi rumus kuadrat sisi, dan hasil akhir perhitungan panjang sisi | | 3 | TP 8.2.3 | Geometri | Menjelaskan bilangan irasional yang dihasilkan dari penerapan teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku | pengenalan bilangan irasional | Penalaran Kritis | 5 | penugasan terstruktur · lembar analisis bilangan yang memuat pengelompokan panjang sisi segitiga siku-siku ke dalam bentuk bilangan rasional dan bilangan irasional beserta alasannya | | 4 | TP 8.2.4 | Geometri | Menentukan jarak antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius dengan menggunakan teorema Pythagoras | jarak antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius | Penalaran Kritis | 6 | tes tertulis · lembar pengerjaan pemecahan masalah koordinat yang menyajikan gambar sketsa segitiga siku-siku dari dua koordinat titik dan langkah perhitungan jaraknya | | | | | | Total | 24 | |
Asesmen Sumatif Bab 2 | Bentuk | Bukti | TP yang Diukur | JP |
|---|
| tes tertulis terpadu dan penugasan lembar eksplorasi pembuktian | berkas pengerjaan mandiri murid yang memuat rekonstruksi pembuktian geometris luas persegi pada sisi siku-siku dan hipotenusa, perhitungan panjang sisi segitiga siku-siku, analisis pengelompokan bilangan rasional atau irasional beserta alasannya, serta sketsa segitiga siku-siku dan kalkulasi penentuan jarak antara dua titik koordinat Kartesius secara tepat | TP 8.2.1 · TP 8.2.2 · TP 8.2.3 · TP 8.2.4 | 2 |
Bab 3 — Persamaan Linier Dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel (24 JP)| No | Kode TP | Elemen | Rumusan Tujuan Pembelajaran | Materi/Konten | Dimensi Profil Lulusan | JP | Asesmen Formatif (Bentuk · Bukti) |
|---|
| 1 | TP 8.3.1 | Aljabar | Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar berupa persamaan linear satu variabel | Menyatakan situasi ke dalam bentuk aljabar persamaan linear satu variabel | Penalaran Kritis | 3 | tes tertulis · lembar penyelesaian pemodelan matematika yang memuat penetapan variabel dan perumusan persamaan linear satu variabel dari situasi tertulis secara tepat | | 2 | TP 8.3.2 | Aljabar | Menyelesaikan persamaan linear satu variabel menggunakan sifat-sifat operasi aljabar yang ekuivalen | menyelesaikan persamaan linear satu variabel | Penalaran Kritis | 5 | tes tertulis · lembar kerja pengerjaan langkah penyelesaian aljabar yang menunjukkan keekuivalenan kedua ruas hingga diperoleh solusi persamaan linear satu variabel yang benar | | 3 | TP 8.3.3 | Aljabar | Menyelesaikan masalah dengan menggunakan persamaan linear satu variabel | menyelesaikan masalah dengan menggunakan persamaan linear | Penalaran Kritis | 4 | penugasan · lembar pemecahan masalah yang memuat pembentukan model persamaan linear satu variabel, prosedur penyelesaian, dan penafsiran solusi sesuai konteks soal | | 4 | TP 8.3.4 | Aljabar | Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar berupa pertidaksamaan linear satu variabel | Menyatakan situasi ke dalam bentuk aljabar pertidaksamaan linear satu variabel | Penalaran Kritis | 3 | tes tertulis · lembar kerja pemodelan pertidaksamaan yang menunjukkan ketepatan penetapan variabel dan tanda ketidaksamaan dari stimulus situasi kontekstual | | 5 | TP 8.3.5 | Aljabar | Menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel menggunakan sifat-sifat operasi aljabar yang ekuivalen | menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel | Penalaran Kritis | 4 | tes tertulis · lembar kalkulasi langkah penyelesaian pertidaksamaan linear satu variabel yang memuat penerapan aturan tanda pembalikan arah ketidaksamaan dan himpunan penyelesaian yang tepat | | 6 | TP 8.3.6 | Aljabar | Menyelesaikan masalah kontekstual dengan menggunakan pertidaksamaan linear satu variabel | menyelesaikan masalah dengan menggunakan pertidaksamaan linear satu variabel | Penalaran Kritis | 3 | penugasan · lembar penyelesaian masalah nyata yang menyajikan pemodelan pertidaksamaan linear satu variabel, proses perhitungan aljabar, dan penentuan rentang solusi yang sesuai batasan masalah | | | | | | Total | 24 | |
Asesmen Sumatif Bab 3 | Bentuk | Bukti | TP yang Diukur | JP |
|---|
| tes tertulis serentak | lembar jawaban asesmen sumatif yang memuat pemodelan aljabar, kalkulasi langkah penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, serta interpretasi penyelesaian masalah kontekstual secara tepat | TP 8.3.1 · TP 8.3.2 · TP 8.3.3 · TP 8.3.4 · TP 8.3.5 · TP 8.3.6 | 2 |
|