ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) MATEMATIKA 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Total JP | 64 JP |
|---|
| Jumlah Bab | 4 bab |
|---|
| Total Pertemuan | 32 pertemuan |
|---|
| Total Tujuan Pembelajaran | 61 TP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu menunjukkan pemahaman bilangan cacah sampai 100 (membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, komposisi dan dekomposisi); melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan dengan benda konkret sampai 20; mengenal bangun datar dan bangun ruang serta melakukan komposisi dan dekomposisi bangun datar; dan memahami makna simbol '=' dalam kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan. 3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Ayo Membilang sampai dengan 10 (20 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Menghitung dan Membaca Bilangan 1 sampai 5 | TP 1.1.1 TP 1.1.2 | Murid dapat menghitung banyak benda konkret di sekitar kelas dari 1 sampai dengan 5 secara tepat. (Bilangan) Murid dapat membaca lambang bilangan 1 sampai dengan 5 dengan benar. (Bilangan) | 2 | | 2 | Menghitung dan Membaca Bilangan 6 sampai 10 | TP 1.2.1 TP 1.2.2 | Murid dapat menghitung banyak benda konkret di sekitar kelas dari 6 sampai dengan 10 secara tepat. (Bilangan) Murid dapat membaca lambang bilangan 6 sampai dengan 10 dengan benar. (Bilangan) | 2 | | 3 | Menulis Lambang Bilangan 1 sampai 10 dan Mengenal Bilangan 0 | TP 1.3.1 TP 1.3.2 | Murid dapat menulis lambang bilangan 1 sampai dengan 10 dengan benar sesuai urutan. (Bilangan) Murid dapat mengenal bilangan 0 dengan menunjukkan model konkret sebagai representasi tidak ada benda. (Bilangan) | 2 | | 4 | Mengenal Bingkai 10 (Ten Frame) untuk Membangun Number Sense | TP 1.4.1 TP 1.4.2 | Murid dapat memasangkan banyak benda pada bingkai 10 (ten frame) untuk menunjukkan bilangan 1 sampai dengan 10 menggunakan benda konkret. (Bilangan) Murid dapat menghubungkan susunan benda pada bingkai 10 dengan lambang bilangan yang sesuai. (Bilangan) | 2 | | 5 | Membandingkan Banyak Benda: Sama Banyak, Lebih Banyak, Lebih Sedikit | TP 1.5.1 TP 1.5.2 | Murid dapat menunjukkan konsep sama banyak dari dua kelompok benda menggunakan benda konkret dengan cara memasangkan satu per satu. (Bilangan) Murid dapat menunjukkan konsep lebih banyak dan lebih sedikit dari dua kelompok benda konkret yang banyaknya sampai dengan 10. (Bilangan) | 2 | | 6 | Mengurutkan Bilangan 0 sampai 10 | TP 1.6.1 TP 1.6.2 | Murid dapat mengurutkan bilangan 0 sampai dengan 10 dari yang terkecil ke terbesar menggunakan benda konkret. (Bilangan) Murid dapat mengurutkan bilangan 0 sampai dengan 10 dari yang terbesar ke terkecil menggunakan benda konkret. (Bilangan) | 2 | | 7 | Menghitung Maju dan Mundur sampai dengan 10 | TP 1.7.1 TP 1.7.2 | Murid dapat menghitung maju dari 0 sampai dengan 10 menggunakan benda konkret dan garis bilangan sederhana. (Bilangan) Murid dapat menghitung mundur dari 10 sampai dengan 0 menggunakan benda konkret dan garis bilangan sederhana. (Bilangan) | 2 | | 8 | Mengurai Bilangan sampai dengan 10 (Dekomposisi) | TP 1.8.1 TP 1.8.2 | Murid dapat mengurai (dekomposisi) bilangan sampai dengan 10 menjadi dua kelompok bilangan yang lebih kecil menggunakan benda konkret. (Bilangan) Murid dapat menemukan berbagai pasangan bilangan (number bond) dari suatu bilangan sampai dengan 10 melalui eksplorasi benda konkret. (Bilangan) | 2 | | 9 | Menyusun Bilangan sampai dengan 10 (Komposisi) | TP 1.9.1 TP 1.9.2 | Murid dapat menyusun (komposisi) dua kelompok benda konkret untuk membentuk bilangan tertentu sampai dengan 10. (Bilangan) Murid dapat menjelaskan hubungan antara komposisi dan dekomposisi bilangan sampai dengan 10 menggunakan model konkret. (Bilangan) | 2 | | 10 | Asesmen Sumatif Bab 1: Ayo Membilang sampai dengan 10 | TP 1.10.1 TP 1.10.2 | Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan membilang, membaca, menulis, dan membandingkan bilangan 0 sampai dengan 10 secara mandiri sebagai bukti ketercapaian kompetensi bab. (Bilangan) Murid dapat menyelesaikan soal sederhana terkait menghitung maju-mundur serta mengurai dan menyusun bilangan sampai dengan 10 secara mandiri. (Bilangan) | 2 |
Bab 2 — Penjumlahan sampai dengan 10 (18 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Mengenal Konsep Penjumlahan melalui Benda Konkret | TP 2.1.1 TP 2.1.2 | Murid dapat menunjukkan konsep penjumlahan sebagai penggabungan dua kelompok benda konkret dengan hasil sampai dengan 10. (Bilangan) Murid dapat menceritakan situasi penggabungan dua kelompok benda menggunakan kosakata penjumlahan (menambahkan, datang lagi, digabungkan). (Bilangan) | 2 | | 2 | Mengenal Simbol dan Kalimat Matematika Penjumlahan | TP 2.2.1 TP 2.2.2 | Murid dapat menuliskan operasi hitung penjumlahan menggunakan simbol '+' dan '=' sesuai konteks cerita atau gambar dengan hasil sampai dengan 10. (Aljabar) Murid dapat membaca kalimat matematika penjumlahan (contoh: 4 + 2 = 6) dan menjelaskan makna setiap simbol yang digunakan. (Aljabar) | 2 | | 3 | Cerita Penjumlahan dengan Gambar dan Kartu Bilangan | TP 2.3.1 TP 2.3.2 | Murid dapat menuliskan operasi hitung penjumlahan yang sesuai berdasarkan gambar atau cerita yang diberikan dengan hasil sampai dengan 10. (Bilangan) Murid dapat membuat cerita penjumlahan sederhana berdasarkan gambar dan menuliskan kalimat matematikanya. (Aljabar) | 2 | | 4 | Strategi Menghitung Maju pada Penjumlahan | TP 2.4.1 TP 2.4.2 | Murid dapat menggunakan strategi menghitung maju pada garis bilangan untuk menyelesaikan operasi penjumlahan sampai dengan 10. (Bilangan) Murid dapat menjelaskan langkah-langkah strategi menghitung maju dan menerapkannya pada soal penjumlahan sampai dengan 10. (Bilangan) | 2 | | 5 | Strategi Pasangan Bilangan (Number Bond) | TP 2.5.1 TP 2.5.2 | Murid dapat menggunakan diagram pasangan bilangan (number bond) untuk menguraikan dan menyusun operasi penjumlahan sampai dengan 10. (Bilangan) Murid dapat melakukan komposisi bilangan sampai dengan 10 menggunakan pasangan bilangan sebagai strategi penjumlahan. (Bilangan) | 2 | | 6 | Strategi Penjumlahan Berulang (Penjumlahan Ganda) | TP 2.6.1 TP 2.6.2 | Murid dapat mengenali dan menggunakan strategi penjumlahan ganda (bilangan yang dijumlahkan sama, contoh: 3 + 3 = 6) untuk menyelesaikan operasi penjumlahan sampai dengan 10. (Bilangan) Murid dapat membedakan penjumlahan ganda dari penjumlahan biasa dan menyebutkan contoh penjumlahan ganda dengan hasil sampai dengan 10. (Bilangan) | 2 | | 7 | Strategi Penjumlahan yang Hasilnya 10 | TP 2.7.1 TP 2.7.2 | Murid dapat menemukan berbagai pasangan bilangan yang jika dijumlahkan menghasilkan 10 menggunakan benda konkret atau bingkai 10 (ten frame). (Bilangan) Murid dapat menuliskan seluruh operasi penjumlahan dua bilangan cacah yang hasilnya tepat 10. (Aljabar) | 2 | | 8 | Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10 | TP 2.8.1 TP 2.8.2 | Murid dapat menyelesaikan masalah soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan sampai dengan 10 menggunakan satu langkah penyelesaian. (Bilangan) Murid dapat membuat soal cerita penjumlahan sampai dengan 10 berdasarkan konteks sehari-hari dan menuliskan kalimat matematikanya. (Aljabar) | 2 | | 9 | Asesmen Sumatif Bab 2: Penjumlahan sampai dengan 10 | TP 2.9.1 TP 2.9.2 | Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman konsep penjumlahan sampai dengan 10 melalui penyelesaian soal yang mencakup benda konkret, gambar, kalimat matematika, dan soal cerita. (Bilangan) Murid dapat memilih dan menerapkan strategi penjumlahan yang tepat (menghitung maju, pasangan bilangan, penjumlahan ganda, atau penjumlahan hasil 10) untuk menyelesaikan soal penjumlahan sampai dengan 10. (Bilangan) | 2 |
Bab 3 — Pengurangan sampai dengan 10 (14 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Cerita Pengurangan | TP 3.1.1 TP 3.1.2 | Murid mampu menunjukkan konsep pengurangan sampai dengan 10 melalui cerita dan situasi konkret di sekitar (Bilangan) Murid mampu merepresentasikan pengurangan menggunakan benda konkret dan gambar (Bilangan) | 2 | | 2 | Operasi Pengurangan dengan Simbol | TP 3.2.1 TP 3.2.2 | Murid mampu menuliskan operasi pengurangan menggunakan simbol minus dan sama dengan (Aljabar) Murid mampu menghitung hasil pengurangan bilangan cacah sampai dengan 10 menggunakan benda konkret (Bilangan) | 2 | | 3 | Strategi Pengurangan: Menghitung Mundur | TP 3.3.1 | Murid mampu melakukan pengurangan dengan strategi menghitung mundur pada bilangan cacah sampai dengan 10 (Bilangan) | 2 | | 4 | Strategi Pengurangan: Pasangan Bilangan dan Pengurangan dari 10 | TP 3.4.1 TP 3.4.2 | Murid mampu menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond) dalam melakukan pengurangan (Bilangan) Murid mampu melakukan pengurangan dari 10 dengan berbagai kombinasi bilangan (Bilangan) | 2 | | 5 | Hubungan Penjumlahan dan Pengurangan | TP 3.5.1 TP 3.5.2 | Murid mampu menunjukkan fakta hubungan antara operasi penjumlahan dan pengurangan sampai dengan 10 (Aljabar) Murid mampu mengenali pengurangan sebagai kebalikan dari penjumlahan menggunakan gambar (Aljabar) | 2 | | 6 | Soal Cerita Pengurangan | TP 3.6.1 TP 3.6.2 | Murid mampu menyelesaikan masalah pengurangan dengan satu langkah penyelesaian dalam konteks kehidupan sehari-hari (Bilangan) Murid mampu membuat dan mengomunikasikan soal cerita pengurangan sendiri (Bilangan) | 2 | | 7 | Asesmen Sumatif Pengurangan sampai dengan 10 | TP 3.7.1 | Murid mampu menunjukkan pemahaman konsep dan operasi pengurangan bilangan cacah sampai dengan 10 melalui berbagai strategi (Bilangan) | 2 |
Bab 4 — Mengenal Bentuk (12 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Mengenal Bentuk Dasar: Segitiga, Segi Empat, dan Bentuk Lengkung | TP 4.1.1 TP 4.1.2 | Murid dapat mengidentifikasi bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung dari benda-benda di lingkungan sekitar. (Geometri) Murid dapat menyebutkan dan memberi nama bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung dengan benar. (Geometri) | 2 | | 2 | Mendeskripsikan Benda Berdasarkan Bentuknya | TP 4.2.1 TP 4.2.2 | Murid dapat mendeskripsikan ciri-ciri bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung berdasarkan pengamatan benda konkret di sekitar. (Geometri) Murid dapat mencocokkan benda-benda di lingkungan sekitar dengan nama bentuk dasarnya (segitiga, segi empat, atau bentuk lengkung). (Geometri) | 2 | | 3 | Mengelompokkan Benda Berdasarkan Bentuk, Warna, dan Ukuran | TP 4.3.1 TP 4.3.2 | Murid dapat mengelompokkan benda-benda berdasarkan bentuknya (segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung). (Geometri) Murid dapat mengelompokkan benda-benda berdasarkan warna dan ukurannya secara bersamaan dengan atribut bentuk. (Geometri) | 2 | | 4 | Menghitung dan Membandingkan Banyak Bentuk dalam Suatu Gambar | TP 4.4.1 TP 4.4.2 | Murid dapat menghitung banyaknya segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung yang terdapat dalam sebuah gambar. (Geometri) Murid dapat membandingkan jumlah masing-masing bentuk dasar yang ditemukan dalam suatu gambar menggunakan kata lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak. (Geometri) | 2 | | 5 | Menyusun dan Mengurai Bentuk Bangun Datar | TP 4.5.1 TP 4.5.2 | Murid dapat menyusun beberapa bentuk dasar (segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung) menjadi satu bentuk baru yang kreatif. (Geometri) Murid dapat mengurai suatu bentuk bangun menjadi beberapa bentuk dasar penyusunnya (segitiga, segi empat, dan/atau bentuk lengkung). (Geometri) | 2 | | 6 | Asesmen Sumatif Bab 4: Mengenal Bentuk | TP 4.6.1 | Murid dapat menunjukkan pemahamannya tentang bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung melalui kegiatan mengidentifikasi, mengelompokkan, serta menyusun dan mengurai bentuk bangun. (Geometri) | 2 |
|