ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) IPAS 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Total JP | 82 JP |
|---|
| Jumlah Bab | 4 bab |
|---|
| Total Pertemuan | 41 pertemuan |
|---|
| Total Tujuan Pembelajaran | 82 TP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu menjelaskan letak dan kondisi geografis Indonesia menggunakan peta; menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar; menganalisis hubungan antarkomponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; menjelaskan siklus air dan mengusulkan upaya menjaga ketersediaan air bersih; disertai keterampilan proses: mengamati, mempertanyakan, merencanakan penyelidikan, mengolah data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan hasil. 3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Di Mana Indonesia Berada? (22 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Mengenal Unsur-Unsur Peta Indonesia | TP 1.1.1 TP 1.1.2 | Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) melalui pengamatan peta Indonesia secara langsung. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengamati) Murid dapat membaca informasi dasar yang tersaji dalam peta Indonesia, seperti nama pulau, laut, dan batas wilayah. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) | 2 | | 2 | Letak Geografis Indonesia: Posisi di Antara Dua Benua dan Dua Samudra | TP 1.2.1 TP 1.2.2 | Murid dapat menjelaskan letak geografis Indonesia berdasarkan posisinya di antara Benua Asia dan Benua Australia serta Samudra Hindia dan Samudra Pasifik melalui pengamatan peta dunia atau globe. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengamati) Murid dapat menyebutkan batas-batas wilayah negara Indonesia (utara, selatan, barat, timur) secara tepat berdasarkan peta. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengomunikasikan Hasil) | 2 | | 3 | Letak Astronomis Indonesia dan Pengaruh Garis Khatulistiwa | TP 1.3.1 TP 1.3.2 | Murid dapat mengidentifikasi letak astronomis Indonesia (garis lintang dan bujur) melalui pengamatan peta dan menjelaskan posisi Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengamati) Murid dapat menjelaskan mengapa Indonesia disebut sebagai 'zamrud di khatulistiwa' dikaitkan dengan posisi astronomisnya. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mempertanyakan dan Memprediksi) | 2 | | 4 | Kondisi Geografis Pulau-Pulau Besar di Indonesia | TP 1.4.1 TP 1.4.2 | Murid dapat menyelidiki kondisi geografis (dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan) di pulau-pulau besar Indonesia menggunakan peta dan legenda warna. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan) Murid dapat membandingkan kondisi geografis antarpulau besar di Indonesia berdasarkan data hasil penyelidikan peta. (Keterampilan Proses – Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) | 2 | | 5 | Indonesia sebagai Negara Kepulauan dan Posisi Strategisnya | TP 1.5.1 TP 1.5.2 | Murid dapat menjelaskan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia berdasarkan data peta dan informasi geografi. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengomunikasikan Hasil) Murid dapat mengidentifikasi posisi strategis Indonesia pada jalur perdagangan internasional yang melewati perairan Indonesia melalui pengamatan peta. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengamati) | 2 | | 6 | Kondisi Geologis Indonesia: Pertemuan Lempeng dan Sebaran Gunung Api | TP 1.6.1 TP 1.6.2 | Murid dapat menjelaskan kondisi geologis Indonesia sebagai wilayah pertemuan tiga lempeng tektonik berdasarkan teks dan peta interaktif sebaran gunung api. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) Murid dapat mencatat nama dan lokasi gunung api di Indonesia melalui pengamatan peta digital sebagai bukti kondisi geografis Indonesia. (Keterampilan Proses – Mengamati; Keterampilan Proses – Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan) | 2 | | 7 | Pengaruh Letak Geografis terhadap Iklim dan Keragaman Hayati Indonesia | TP 1.7.1 TP 1.7.2 | Murid dapat menganalisis pengaruh letak geografis Indonesia (posisi khatulistiwa, dua samudra) terhadap iklim tropis dan keragaman hayati di wilayahnya. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mempertanyakan dan Memprediksi) Murid dapat memberikan contoh keterkaitan antara kondisi geografis Indonesia dengan keberagaman flora dan fauna yang ada berdasarkan informasi dari berbagai sumber. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) | 2 | | 8 | Pengaruh Letak Geografis terhadap Kehidupan Maritim Indonesia | TP 1.8.1 TP 1.8.2 | Murid dapat menganalisis pengaruh letak geografis Indonesia sebagai negara maritim terhadap mata pencaharian masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) Murid dapat menyelidiki hubungan antara kondisi geografis perairan Indonesia dengan jalur perdagangan dan aktivitas nelayan menggunakan data dan peta. (Keterampilan Proses – Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan) | 2 | | 9 | Pengaruh Letak Geografis terhadap Kehidupan Agraris Indonesia | TP 1.9.1 TP 1.9.2 | Murid dapat menganalisis pengaruh kondisi geografis daratan Indonesia (dataran rendah yang subur, iklim tropis) terhadap kehidupan agraris dan mata pencaharian pertanian masyarakat. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) Murid dapat menyimpulkan keterkaitan antara kondisi geografis Indonesia dengan keberagaman hasil pertanian dan budaya agraris masyarakat setempat. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengomunikasikan Hasil) | 2 | | 10 | Menyajikan Infografis: Letak dan Kondisi Geografis Indonesia | TP 1.10.1 TP 1.10.2 | Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang letak dan kondisi geografis Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat dalam bentuk infografis secara berkelompok. (Keterampilan Proses – Mengomunikasikan Hasil) Murid dapat melakukan evaluasi dan refleksi terhadap infografis kelompok lain dengan memberikan apresiasi dan saran perbaikan yang berdasarkan bukti dan data. (Keterampilan Proses – Mengevaluasi dan Refleksi) | 2 | | 11 | Asesmen Sumatif Bab 1: Di Mana Indonesia Berada? | TP 1.11.1 TP 1.11.2 | Murid dapat menunjukkan pemahamannya tentang letak geografis Indonesia melalui pengamatan peta dalam bentuk uji kompetensi tertulis. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengomunikasikan Hasil) Murid dapat menguraikan pengaruh letak dan kondisi geografis Indonesia terhadap kehidupan masyarakat (maritim dan agraris) melalui kegiatan wawancara atau unjuk kerja lisan. (Pemahaman IPAS – Letak geografis Indonesia; Keterampilan Proses – Mengomunikasikan Hasil) | 2 |
Bab 2 — Majulah Daerahku (20 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Mengenal Potensi dan Keunggulan Daerahku | TP 2.1.1 TP 2.1.2 | Murid dapat mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan keunggulan daerahnya melalui pengamatan peta dan gambar. (Pemahaman IPAS — letak dan kondisi geografis; menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat) Murid dapat mencatat hasil pengamatan tentang potensi daerah dan membandingkan persamaan serta perbedaannya antar daerah. (Keterampilan Proses — Mengamati) | 2 | | 2 | Kegiatan Ekonomi Masyarakat di Daerahku | TP 2.2.1 TP 2.2.2 | Murid dapat mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi) yang ada di daerahnya. (Pemahaman IPAS — menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar) Murid dapat mengajukan pertanyaan ilmiah tentang faktor-faktor yang memengaruhi jenis kegiatan ekonomi di daerahnya. (Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi) | 2 | | 3 | Menyelidiki Hubungan Kondisi Geografis dengan Kegiatan Ekonomi Daerah | TP 2.3.1 TP 2.3.2 | Murid dapat menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah (dataran tinggi, dataran rendah, pesisir) dengan jenis kegiatan ekonomi masyarakatnya. (Pemahaman IPAS — menjelaskan letak dan kondisi geografis; menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat) Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan sederhana untuk mengumpulkan data tentang kegiatan ekonomi di daerah sekitar sekolah. (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan) | 2 | | 4 | Mengolah dan Menganalisis Data Kegiatan Ekonomi Daerah | TP 2.4.1 TP 2.4.2 | Murid dapat mengolah data hasil penyelidikan kegiatan ekonomi daerah dalam bentuk tabel dan menjelaskan pola atau hubungan yang ditemukan. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) Murid dapat membandingkan data yang diperoleh dengan prediksi awal dan memberikan alasan berdasarkan bukti tentang kegiatan ekonomi utama di daerahnya. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) | 2 | | 5 | Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal Daerahku | TP 2.5.1 TP 2.5.2 | Murid dapat menemukan keragaman budaya daerah (bahasa daerah, seni, adat istiadat) berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggalnya. (Pemahaman IPAS — menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan kearifan lokal) Murid dapat menghubungkan nilai-nilai kearifan lokal daerah dengan upaya memajukan kehidupan masyarakat daerah masa kini. (Pemahaman IPAS — menemukan keragaman budaya nasional; meninjau sejarah perjuangan di lingkungan sekitar) | 2 | | 6 | Peninggalan Sejarah dan Warisan Budaya sebagai Potensi Daerah | TP 2.6.1 TP 2.6.2 | Murid dapat mengetahui sejarah daerah melalui peninggalan sejarah dan warisan budaya yang ada di daerahnya masing-masing. (Pemahaman IPAS — meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggal) Murid dapat mengamati dan mencatat peninggalan sejarah serta warisan budaya daerah sebagai potensi yang dapat memajukan daerah. (Keterampilan Proses — Mengamati) | 2 | | 7 | Keterkaitan Sejarah Daerah dengan Kehidupan Masa Kini | TP 2.7.1 TP 2.7.2 | Murid dapat menemukan keterkaitan antara sejarah masa lalu daerahnya (peninggalan, tradisi, tokoh lokal) dengan kehidupan masyarakat daerah pada masa sekarang. (Pemahaman IPAS — meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar; menemukan keragaman budaya) Murid dapat mengevaluasi dan merefleksikan hasil penyelidikan tentang keterkaitan sejarah daerah dengan kondisi daerah saat ini, serta memberikan saran perbaikan terhadap penyelidikan yang dilakukan. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi) | 2 | | 8 | Masalah dan Solusi untuk Memajukan Daerahku | TP 2.8.1 TP 2.8.2 | Murid dapat memecahkan masalah kegiatan ekonomi yang ada di daerahnya dengan mengusulkan solusi yang memanfaatkan potensi lokal. (Pemahaman IPAS — menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar) Murid dapat mencari alternatif solusi kreatif untuk permasalahan yang menghambat kemajuan daerah berdasarkan data dan fakta yang telah dikumpulkan. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) | 2 | | 9 | Mengomunikasikan Gagasan Memajukan Daerahku | TP 2.9.1 TP 2.9.2 | Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang potensi, budaya, sejarah, dan kegiatan ekonomi daerah secara utuh dalam berbagai media (poster, laporan, presentasi). (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil) Murid dapat menyampaikan argumen yang didukung bukti tentang upaya konkret memajukan daerahnya berdasarkan pemahaman terhadap potensi dan kearifan lokal daerah. (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil; Pemahaman IPAS — menemukan keragaman budaya; menerapkan kegiatan ekonomi) | 2 | | 10 | Asesmen Sumatif Bab 2: Majulah Daerahku | TP 2.10.1 TP 2.10.2 | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang potensi geografis, kegiatan ekonomi, keragaman budaya, dan sejarah daerah melalui uji kompetensi sumatif. (Pemahaman IPAS — menjelaskan letak dan kondisi geografis; menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat; menemukan keragaman budaya; meninjau sejarah perjuangan di lingkungan sekitar) Murid dapat merefleksikan proses belajar pada Bab 2 dan menentukan aspek pemahaman tentang kemajuan daerah yang masih perlu ditinjau ulang. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi) | 2 |
Bab 3 — Harmoni dalam Ekosistem (22 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Apersepsi dan Pengenalan Ekosistem: Apa yang Ada di Sekitar Kita? | TP 3.1.1 TP 3.1.2 | Melalui kegiatan pengamatan langsung di lingkungan sekolah, murid dapat mengidentifikasi minimal 5 komponen biotik dan abiotik yang ditemukan dalam suatu ekosistem sederhana. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui kegiatan pengamatan dan pencatatan, murid dapat membedakan komponen biotik dan abiotik beserta peran keduanya dalam ekosistem. (Keterampilan Proses — Mengamati: mengamati fenomena secara sederhana dan mencatat hasil pengamatannya) | 2 | | 2 | Peran Komponen Abiotik dalam Ekosistem | TP 3.2.1 TP 3.2.2 | Melalui diskusi dan studi kasus, murid dapat menjelaskan peran komponen abiotik (air, udara, cahaya matahari, tanah, suhu) terhadap kehidupan komponen biotik dalam ekosistem. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui kegiatan mempertanyakan, murid dapat membuat prediksi tentang apa yang terjadi pada komponen biotik apabila salah satu komponen abiotik dalam ekosistem berubah atau hilang. (Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi: mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki dan membuat prediksinya) | 2 | | 3 | Interaksi Antarkomponen Biotik: Rantai Makanan | TP 3.3.1 TP 3.3.2 | Melalui pengamatan gambar dan teks informasi, murid dapat menjelaskan konsep rantai makanan serta mengidentifikasi kedudukan produsen, konsumen, dan pengurai dalam rantai makanan suatu ekosistem. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui kegiatan menyusun diagram, murid dapat membuat contoh rantai makanan dari ekosistem yang ada di lingkungan sekitarnya secara urut dan benar. (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil: mengomunikasikan hasil penyelidikan dalam berbagai media) | 2 | | 4 | Interaksi Antarkomponen Biotik: Jaring-Jaring Makanan | TP 3.4.1 TP 3.4.2 | Melalui penyelidikan terbimbing, murid dapat menganalisis hubungan antarkomponen biotik dalam jaring-jaring makanan dan menjelaskan perbedaannya dengan rantai makanan. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui kegiatan penyelidikan, murid dapat memprediksi dampak terputusnya salah satu mata rantai pada jaring-jaring makanan terhadap keseimbangan ekosistem. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi: menjelaskan pola atau hubungan pada data dan membandingkan data dengan prediksi) | 2 | | 5 | Penyelidikan Interaksi Antarkomponen dalam Ekosistem Sederhana | TP 3.5.1 TP 3.5.2 | Melalui kegiatan penyelidikan mandiri, murid dapat merencanakan dan melakukan langkah observasi untuk menyelidiki interaksi yang terjadi antarkomponen biotik dan abiotik dalam ekosistem sederhana (misalnya halaman sekolah atau kebun). (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: merencanakan dan melakukan langkah operasional secara mandiri untuk menjawab pertanyaan yang diajukan) Melalui pengolahan data hasil observasi, murid dapat menyajikan data interaksi antarkomponen ekosistem dalam bentuk tabel atau diagram sederhana. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi: mengolah data dalam bentuk tabel dan grafik serta menjelaskan hasil pengamatan) | 2 | | 6 | Keseimbangan Ekosistem dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya | TP 3.6.1 TP 3.6.2 | Melalui kegiatan membaca teks dan diskusi kelompok, murid dapat menjelaskan konsep keseimbangan ekosistem dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menjaga keseimbangan ekosistem. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui studi kasus, murid dapat menganalisis hubungan antara keanekaragaman komponen biotik dengan stabilitas atau keseimbangan suatu ekosistem. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi: membandingkan data dengan prediksi dan memberikan alasan berdasarkan bukti) | 2 | | 7 | Ketidakseimbangan Ekosistem: Penyebab dan Dampaknya | TP 3.7.1 TP 3.7.2 | Melalui pengamatan infografis dan teks informasi, murid dapat mengidentifikasi berbagai penyebab ketidakseimbangan ekosistem (bencana alam, perubahan iklim, kepunahan spesies) beserta dampaknya. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui kegiatan analisis kasus (contoh: harimau Sumatra menyerang pemukiman), murid dapat menghubungkan gangguan pada komponen biotik dan abiotik dengan terjadinya ketidakseimbangan ekosistem. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi: menjelaskan pola atau hubungan pada data serta memberikan alasan berdasarkan bukti) | 2 | | 8 | Peran Manusia dalam Menjaga dan Merusak Keseimbangan Ekosistem | TP 3.8.1 TP 3.8.2 | Melalui diskusi dan pengamatan lingkungan sekitar, murid dapat mengidentifikasi aktivitas-aktivitas manusia yang berdampak positif maupun negatif terhadap keseimbangan ekosistem. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui kegiatan penyelidikan, murid dapat menyelidiki dampak dari minimal dua aktivitas manusia di lingkungan masyarakat sekitar terhadap kondisi ekosistem setempat. (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: merencanakan dan melakukan observasi menggunakan alat bantu pengukuran sederhana) | 2 | | 9 | Evaluasi Dampak Aktivitas Manusia dan Upaya Menjaga Ekosistem | TP 3.9.1 TP 3.9.2 | Melalui kegiatan evaluasi berbasis bukti, murid dapat mengevaluasi aktivitas manusia yang paling berdampak pada ketidakseimbangan ekosistem di lingkungan sekitarnya dan memberikan alasan berdasarkan data yang diperoleh. (Pemahaman IPAS — mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem) Melalui diskusi kelompok, murid dapat mengusulkan minimal dua perilaku atau tindakan nyata yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitarnya. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi: melakukan refleksi dan memberikan saran perbaikan terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan) | 2 | | 10 | Presentasi Proyek: Laporan Penyelidikan Ekosistem | TP 3.10.1 TP 3.10.2 | Melalui kegiatan presentasi, murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang interaksi antarkomponen dan dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem secara utuh, didukung argumen dan data yang diperoleh. (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil: mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen dalam berbagai media) Melalui kegiatan saling memberi umpan balik antarpeserta didik, murid dapat merefleksikan proses penyelidikan yang telah dilakukan dan menyampaikan saran perbaikan yang relevan. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi: melakukan refleksi dan memberikan saran perbaikan terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan) | 2 | | 11 | Asesmen Sumatif Bab 3: Harmoni dalam Ekosistem | TP 3.11.1 TP 3.11.2 | Melalui asesmen sumatif tertulis, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang komponen ekosistem, hubungan antarkomponen biotik dan abiotik, serta rantai dan jaring-jaring makanan sesuai capaian TP 5.4. (Pemahaman IPAS — menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem dan mengusulkan upaya konkret untuk menjaganya sesuai capaian TP 5.5. (Pemahaman IPAS — mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem) | 2 |
Bab 4 — Air Sumber Kehidupan (18 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Apersepsi dan Pengenalan: Pentingnya Air bagi Kehidupan | TP 4.1.1 TP 4.1.2 | Murid dapat mengidentifikasi peran air bagi makhluk hidup dan kehidupan sehari-hari melalui kegiatan pengamatan gambar dan diskusi kelas. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat mencatat hasil pengamatan dan mengajukan pertanyaan ilmiah tentang keberadaan serta pergerakan air di lingkungan sekitar. (Keterampilan Proses — Mengamati; Mempertanyakan dan Memprediksi) | 2 | | 2 | Ke Mana Air Mengalir: Menelusuri Arah Aliran Air di Lingkungan | TP 4.2.1 TP 4.2.2 | Murid dapat menjelaskan arah aliran air di permukaan (sungai, danau, laut) dan di dalam tanah (infiltrasi) berdasarkan pengamatan peta dan gambar. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat membuat prediksi tentang ke mana air hujan akan mengalir di suatu wilayah berdasarkan kondisi permukaan tanah yang diamati. (Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi; Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan) | 2 | | 3 | Tahapan Siklus Air: Evaporasi, Transpirasi, dan Kondensasi | TP 4.3.1 TP 4.3.2 | Murid dapat menjelaskan proses evaporasi, transpirasi, dan kondensasi sebagai bagian dari siklus air dengan menggunakan kata-kata sendiri. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat melakukan penyelidikan sederhana (simulasi siklus air dalam plastik) untuk mengamati proses evaporasi dan kondensasi secara langsung. (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mengamati) | 2 | | 4 | Tahapan Siklus Air: Presipitasi, Infiltrasi, dan Aliran Permukaan | TP 4.4.1 TP 4.4.2 | Murid dapat menjelaskan proses presipitasi dan infiltrasi serta kaitannya dengan ketersediaan air tanah. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat mengolah data hasil penyelidikan siklus air ke dalam bentuk diagram atau tabel dan menjelaskan urutan tahapan siklus air secara lengkap. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi) | 2 | | 5 | Standar Air Bersih dan Sumber Air Bersih di Lingkungan Sekitar | TP 4.5.1 TP 4.5.2 | Murid dapat mengidentifikasi standar air bersih (fisik, kimia, biologis) dan sumber-sumber air bersih yang tersedia di lingkungan sekitarnya. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat melakukan penyelidikan sederhana dengan wawancara atau observasi untuk mengetahui sumber dan penggunaan air bersih dalam kehidupan sehari-hari. (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mengomunikasikan Hasil) | 2 | | 6 | Dampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Air dan Ketersediaan Air Bersih | TP 4.6.1 TP 4.6.2 | Murid dapat menganalisis bagaimana aktivitas manusia (penebangan hutan, pencemaran, pembetonan lahan) mempengaruhi siklus air dan ketersediaan air bersih. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat membandingkan kondisi ketersediaan air pada lahan yang terjaga vegetasinya dengan lahan yang gundul berdasarkan data dan informasi yang diperoleh. (Keterampilan Proses — Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi) | 2 | | 7 | Upaya Menjaga Ketersediaan Air Bersih di Lingkungan Sekitar | TP 4.7.1 TP 4.7.2 | Murid dapat mengusulkan minimal dua upaya konkret untuk menjaga ketersediaan air bersih di lingkungan sekitarnya berdasarkan hasil penyelidikan. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang upaya menjaga ketersediaan air dalam bentuk infografis, poin-poin, atau diagram kepada teman sekelas. (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil) | 2 | | 8 | Refleksi dan Penguatan: Siklus Air dan Peran Kita dalam Menjaga Air | TP 4.8.1 TP 4.8.2 | Murid dapat menceritakan kembali pemahaman mereka tentang siklus air secara utuh dan mengaitkannya dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian air. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat melakukan refleksi terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan dan memberikan saran perbaikan terhadap upaya menjaga ketersediaan air di lingkungannya. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi) | 2 | | 9 | Asesmen Sumatif Bab 4: Air Sumber Kehidupan | TP 4.9.1 TP 4.9.2 | Murid dapat menjelaskan kembali pemahaman mereka tentang tahapan siklus air (evaporasi, transpirasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi) secara tertulis dengan benar. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem) Murid dapat mengusulkan solusi menjaga ketersediaan air bersih di lingkungan sekitarnya berdasarkan pemahaman tentang siklus air dan dampak aktivitas manusia. (Pemahaman IPAS — hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil) | 2 |
|