ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) BAHASA INDONESIA 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Total JP | 48 JP |
|---|
| Jumlah Bab | 3 bab |
|---|
| Total Pertemuan | 24 pertemuan |
|---|
| Total Tujuan Pembelajaran | 47 TP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks nonsastra dan sastra aural; mengevaluasi, menginterpretasi, dan membandingkan informasi dari teks visual dan audiovisual; menulis gagasan secara logis, kritis, dan kreatif serta memublikasikannya; serta mempresentasikan gagasan secara sistematis, kritis, dan kreatif dalam berbagai bentuk monolog maupun dialog. 3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Mengungkap Fakta Alam Secara Objektif (20 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Pengenalan laporan hasil observasi: pengertian, fungsi, dan perbedaannya dengan teks deskriptif | TP 1.1.1 TP 1.1.2 | Murid dapat menjelaskan pengertian dan fungsi laporan hasil observasi sebagai teks yang mengungkap fakta alam secara objektif berdasarkan teks aural yang disimak. (Menyimak) Murid dapat membandingkan laporan hasil observasi dengan teks deskriptif untuk menemukan perbedaan sifat objektif dan subjektif dalam mengungkap fakta alam. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 2 | Struktur teks laporan hasil observasi: pernyataan umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat | TP 1.2.1 TP 1.2.2 | Murid dapat merumuskan gagasan utama tiap bagian struktur laporan hasil observasi tentang fenomena alam yang disimak dalam bentuk monolog. (Menyimak) Murid dapat mengidentifikasi struktur teks laporan hasil observasi (pernyataan umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat) dari teks yang dibaca secara kritis. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 3 | Membandingkan informasi dan gagasan dalam laporan hasil observasi secara kritis | TP 1.3.1 TP 1.3.2 | Murid dapat membandingkan informasi berupa gagasan yang akurat dari dua atau lebih teks laporan hasil observasi tentang fenomena alam yang disimak dalam bentuk monolog. (Menyimak) Murid dapat mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dalam laporan hasil observasi tentang fenomena alam untuk menilai kelengkapan dan keakuratan data yang disajikan. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 4 | Menggunakan teks eksplanasi untuk menilai akurasi dan kualitas data dalam laporan hasil observasi | TP 1.4.1 TP 1.4.2 | Murid dapat menggunakan teks eksplanasi tentang fenomena alam sebagai sumber pembanding untuk menilai akurasi dan kualitas data dalam laporan hasil observasi yang dibaca. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat membandingkan isi laporan hasil observasi dengan teks eksplanasi untuk menentukan tingkat objektivitas informasi yang disajikan tentang fakta alam. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 5 | Unsur kebahasaan laporan hasil observasi: kalimat definisi, kalimat deskripsi, kata berimbuhan, dan kosakata sains | TP 1.5.1 TP 1.5.2 | Murid dapat memahami informasi dalam laporan hasil observasi melalui identifikasi kosakata baru dalam konteks topik sains yang digunakan untuk mengungkap fakta alam secara objektif. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat mengidentifikasi dan menggunakan kalimat definisi, kalimat deskripsi, serta kata berimbuhan secara tepat sebagai ciri kebahasaan laporan hasil observasi. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 6 | Perencanaan dan pelaksanaan observasi langsung fenomena alam sebagai dasar penulisan laporan | TP 1.6.1 TP 1.6.2 | Murid dapat merencanakan dan melaksanakan observasi langsung terhadap objek atau fenomena alam di lingkungan sekitar sebagai langkah awal penyusunan laporan hasil observasi yang objektif. (Menulis) Murid dapat membedakan fakta dan opini dalam data hasil observasi fenomena alam yang dikumpulkan sebagai dasar penulisan laporan yang logis dan etis. (Menulis) | 2 | | 7 | Menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis dan etis | TP 1.7.1 TP 1.7.2 | Murid dapat menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis, kritis, dan etis dengan memperhatikan struktur teks serta unsur kebahasaan yang tepat. (Menulis) Murid dapat menyertakan kutipan sumber informasi secara tepat dalam laporan hasil observasi untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas data yang disajikan. (Menulis) | 2 | | 8 | Mengalihwahanakan laporan hasil observasi ke dalam format kreatif multimodal | TP 1.8.1 TP 1.8.2 | Murid dapat mengubah laporan hasil observasi tentang fenomena alam ke dalam format kreatif (infografis, poster, atau video pendek) yang dapat diterbitkan di media cetak maupun elektronik. (Menulis) Murid dapat menginterpretasi informasi dari laporan hasil observasi tentang fenomena alam untuk mengungkapkan kepedulian terhadap alam melalui produk teks visual atau audiovisual secara kreatif. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 9 | Mempresentasikan laporan hasil observasi multimodal tentang fenomena alam | TP 1.9.1 TP 1.9.2 | Murid dapat mempresentasikan laporan hasil observasi tentang fenomena alam dalam bentuk monolog secara sistematis dan kritis dengan intonasi serta artikulasi yang tepat. (Berbicara dan Mempresentasikan) Murid dapat menyesuaikan intonasi dan metode presentasi laporan hasil observasi multimodal dengan minat dan perhatian audiens untuk mengungkapkan kepedulian terhadap fakta alam secara kreatif. (Berbicara dan Mempresentasikan) | 2 | | 10 | Asesmen Sumatif Bab 1: Mengungkap Fakta Alam Secara Objektif | TP 1.10.1 TP 1.10.2 | Murid dapat mengevaluasi teks laporan hasil observasi tentang fenomena alam yang disajikan untuk menemukan informasi tersurat dan tersirat serta menilai akurasi datanya menggunakan sumber teks eksplanasi. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat menulis atau mempresentasikan laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis, kritis, dan kreatif sebagai bukti capaian seluruh kompetensi bab ini. (Menulis) | 2 |
Bab 2 — Mengungkapkan Kritik Lewat Senyuman (16 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Mengenal Teks Kritik Lewat Humor: Anekdot dan Lawakan Tunggal | TP 2.1.1 TP 2.1.2 | Murid dapat mengevaluasi pesan kritik sosial yang terkandung dalam teks monolog lawakan tunggal yang disimak dengan menyebutkan minimal dua pesan secara tepat. (Menyimak) Murid dapat membedakan pengertian, ciri, dan tujuan teks anekdot sebagai bentuk kritik yang disampaikan secara jenaka berdasarkan teks aural yang disimak. (Menyimak) | 2 | | 2 | Menentukan Struktur Teks Monolog Lawakan Tunggal sebagai Media Kritik | TP 2.2.1 TP 2.2.2 | Murid dapat menentukan struktur teks monolog lawakan tunggal (orientasi, komplikasi, dan koda) dari rekaman atau tayangan yang disimak secara sistematis. (Menyimak) Murid dapat mengevaluasi unsur intrinsik teks anekdot berbentuk teks aural, termasuk tema, tokoh, dan amanat kritik sosial yang disampaikan. (Menyimak) | 2 | | 3 | Menilai Akurasi Kritik Sosial dengan Membandingkan Berbagai Teks | TP 2.3.1 TP 2.3.2 | Murid dapat mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pesan kritik sosial dari berbagai tipe teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat membandingkan akurasi kritik sosial yang disampaikan dalam dua teks berbeda dengan menggunakan sumber informasi lain sebagai pembanding secara kritis. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 4 | Menginterpretasi Informasi dan Menggunakan Kaidah Bahasa Kritikan | TP 2.4.1 TP 2.4.2 | Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks visual dan/atau audiovisual bertema kritik sosial untuk mengungkapkan gagasan serta rasa empati dan kepedulian secara kreatif. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat mengidentifikasi dan menggunakan kaidah bahasa kritikan, termasuk pertanyaan retoris dan ungkapan pro/kontra, dalam konteks menyampaikan kritik secara santun. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 5 | Menulis Teks Eksposisi Hasil Penelitian Sederhana sebagai Bahan Kritik Sosial | TP 2.5.1 TP 2.5.2 | Murid dapat menulis teks eksposisi hasil penelitian sederhana yang memuat kritik sosial secara logis dan kritis dengan memperhatikan struktur serta kaidah kebahasaan yang tepat. (Menulis) Murid dapat memublikasikan teks eksposisi kritik sosial yang telah ditulis melalui media elektronik atau digital sebagai bentuk kepedulian terhadap isu di lingkungan sekitar. (Menulis) | 2 | | 6 | Mengubah Teks Anekdot ke dalam Bentuk Komik Potongan (Comic Strip) | TP 2.6.1 TP 2.6.2 | Murid dapat mengubah teks anekdot bertema kritik sosial ke dalam bentuk komik potongan (comic strip) dengan mempertahankan pesan kritik, alur, dan unsur humor secara kreatif. (Menulis) Murid dapat menulis teks multimodal berupa komik potongan yang mengungkapkan kepedulian terhadap isu sosial secara kreatif dan dapat dipublikasikan di media cetak atau digital. (Menulis) | 2 | | 7 | Menampilkan Lawakan Tunggal sebagai Bentuk Kritik Sosial secara Santun | TP 2.7.1 TP 2.7.2 | Murid dapat mempresentasikan teks monolog lawakan tunggal berisi kritik sosial secara sistematis, kreatif, dan santun di depan kelas dengan memperhatikan intonasi, ekspresi, dan sikap. (Berbicara dan Mempresentasikan) Murid dapat mengungkapkan kepedulian terhadap isu sosial melalui penampilan lawakan tunggal berbentuk monolog secara kreatif dengan menggunakan kaidah bahasa kritikan yang tepat. (Berbicara dan Mempresentasikan) | 2 | | 8 | Asesmen Sumatif Bab 2: Mengungkapkan Kritik Lewat Senyuman | TP 2.8.1 | Murid dapat menunjukkan kemampuan mengevaluasi pesan dan struktur teks anekdot serta lawakan tunggal, menggunakan kaidah bahasa kritikan, dan menulis atau menyajikan kritik sosial secara jenaka sesuai capaian pembelajaran Bab 2. (Menyimak; Membaca dan Memirsa; Menulis; Berbicara dan Mempresentasikan) | 2 |
Bab 3 — Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman (12 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Mengenal Hikayat: Karakteristik dan Nilai dalam Cerita Lintas Zaman | TP 3.1.1 TP 3.1.2 | Murid dapat menyusun ringkasan dari teks hikayat yang disimak secara lisan dengan mengidentifikasi unsur intrinsik (tokoh, alur, latar) dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. (Menyimak) Murid dapat mengungkapkan gagasan awal tentang karakteristik hikayat sebagai cerita lintas zaman melalui diskusi kelompok berdasarkan teks hikayat yang disimak. (Berbicara dan Mempresentasikan) | 2 | | 2 | Membaca Kritis Hikayat: Menilai Karakterisasi dan Plot | TP 3.2.1 TP 3.2.2 | Murid dapat menilai dan mengkritisi karakterisasi tokoh serta alur (plot) dalam teks hikayat dengan mengisi tabel analisis dan diagram alur secara kritis. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat mengaitkan nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam hikayat dengan konteks kehidupan masa lalu dan masa kini secara logis dan bernalar kritis. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 3 | Menginterpretasi Nilai Hikayat dan Membandingkannya dengan Cerpen | TP 3.3.1 TP 3.3.2 | Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks hikayat dan cerpen untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan (simpati, peduli, empati) terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya secara kreatif. (Membaca dan Memirsa) Murid dapat membandingkan karakteristik dan nilai-nilai yang terdapat dalam hikayat dengan cerpen modern sebagai representasi cerita lintas zaman. (Membaca dan Memirsa) | 2 | | 4 | Menulis Cerita Pendek Berdasarkan Nilai dalam Hikayat | TP 3.4.1 TP 3.4.2 | Murid dapat memahami dan menerapkan kaidah kebahasaan hikayat dan cerpen sebagai dasar penulisan teks fiksi yang logis dan kreatif. (Menulis) Murid dapat menulis cerita pendek secara logis, kritis, dan kreatif dengan mengangkat nilai-nilai dari hikayat yang relevan dengan kehidupan masa kini. (Menulis) | 2 | | 5 | Menyajikan dan Mempresentasikan Cerita Pendek Berbasis Nilai Hikayat | TP 3.5.1 TP 3.5.2 | Murid dapat menyajikan teks narasi (cerita pendek) dalam bentuk monolog berbantuan media secara runtut dan kreatif di depan kelas. (Berbicara dan Mempresentasikan) Murid dapat mempresentasikan cerita pendek yang telah ditulis dengan menggunakan media yang tepat sesuai minat dan perhatian pendengar, serta memublikasikannya di media cetak atau digital. (Berbicara dan Mempresentasikan) | 2 | | 6 | Asesmen Sumatif: Mengevaluasi dan Menulis Refleksi Nilai Cerita Lintas Zaman | TP 3.6.1 TP 3.6.2 | Murid dapat mengevaluasi unsur intrinsik dan nilai-nilai dalam teks hikayat yang disajikan secara aural maupun tulis sebagai bukti capaian kompetensi menyimak dan membaca pada bab ini. (Menyimak) Murid dapat menulis teks fiksi pendek secara mandiri yang memuat pesan atau nilai dari hikayat dengan memperhatikan kaidah kebahasaan, logika narasi, dan kreativitas sebagai asesmen sumatif bab. (Menulis) | 2 |
|