Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightBahasa Indonesiachevron_rightKelas 10

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 10 — Semester 1

KKTPSMAKelas 10ESemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Bahasa Indonesia kelas 10 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 10 — Semester 1

Bahasa Indonesia · Kelas 10

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

BAHASA INDONESIA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian dan fungsi laporan hasil observasi sebagai teks yang mengungkap fakta alam secara objektif berdasarkan teks aural yang disimak.3
2Murid dapat membandingkan laporan hasil observasi dengan teks deskriptif untuk menemukan perbedaan sifat objektif dan subjektif dalam mengungkap fakta alam.3
3Murid dapat merumuskan gagasan utama tiap bagian struktur laporan hasil observasi tentang fenomena alam yang disimak dalam bentuk monolog.3
4Murid dapat mengidentifikasi struktur teks laporan hasil observasi (pernyataan umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat) dari teks yang dibaca secara kritis.3
5Murid dapat membandingkan informasi berupa gagasan yang akurat dari dua atau lebih teks laporan hasil observasi tentang fenomena alam yang disimak dalam bentuk monolog.3
6Murid dapat mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dalam laporan hasil observasi tentang fenomena alam untuk menilai kelengkapan dan keakuratan data yang disajikan.3
7Murid dapat menggunakan teks eksplanasi tentang fenomena alam sebagai sumber pembanding untuk menilai akurasi dan kualitas data dalam laporan hasil observasi yang dibaca.3
8Murid dapat membandingkan isi laporan hasil observasi dengan teks eksplanasi untuk menentukan tingkat objektivitas informasi yang disajikan tentang fakta alam.3
9Murid dapat memahami informasi dalam laporan hasil observasi melalui identifikasi kosakata baru dalam konteks topik sains yang digunakan untuk mengungkap fakta alam secara objektif.3
10Murid dapat mengidentifikasi dan menggunakan kalimat definisi, kalimat deskripsi, serta kata berimbuhan secara tepat sebagai ciri kebahasaan laporan hasil observasi.3
11Murid dapat merencanakan dan melaksanakan observasi langsung terhadap objek atau fenomena alam di lingkungan sekitar sebagai langkah awal penyusunan laporan hasil observasi yang objektif.3
12Murid dapat membedakan fakta dan opini dalam data hasil observasi fenomena alam yang dikumpulkan sebagai dasar penulisan laporan yang logis dan etis.3
13Murid dapat menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis, kritis, dan etis dengan memperhatikan struktur teks serta unsur kebahasaan yang tepat.3
14Murid dapat menyertakan kutipan sumber informasi secara tepat dalam laporan hasil observasi untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas data yang disajikan.3
15Murid dapat mengubah laporan hasil observasi tentang fenomena alam ke dalam format kreatif (infografis, poster, atau video pendek) yang dapat diterbitkan di media cetak maupun elektronik.3
16Murid dapat menginterpretasi informasi dari laporan hasil observasi tentang fenomena alam untuk mengungkapkan kepedulian terhadap alam melalui produk teks visual atau audiovisual secara kreatif.3
17Murid dapat mempresentasikan laporan hasil observasi tentang fenomena alam dalam bentuk monolog secara sistematis dan kritis dengan intonasi serta artikulasi yang tepat.3
18Murid dapat menyesuaikan intonasi dan metode presentasi laporan hasil observasi multimodal dengan minat dan perhatian audiens untuk mengungkapkan kepedulian terhadap fakta alam secara kreatif.3
19Murid dapat mengevaluasi teks laporan hasil observasi tentang fenomena alam yang disajikan untuk menemukan informasi tersurat dan tersirat serta menilai akurasi datanya menggunakan sumber teks eksplanasi.3
20Murid dapat menulis atau mempresentasikan laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis, kritis, dan kreatif sebagai bukti capaian seluruh kompetensi bab ini.3
21Murid dapat mengevaluasi pesan kritik sosial yang terkandung dalam teks monolog lawakan tunggal yang disimak dengan menyebutkan minimal dua pesan secara tepat.3
22Murid dapat membedakan pengertian, ciri, dan tujuan teks anekdot sebagai bentuk kritik yang disampaikan secara jenaka berdasarkan teks aural yang disimak.3
23Murid dapat menentukan struktur teks monolog lawakan tunggal (orientasi, komplikasi, dan koda) dari rekaman atau tayangan yang disimak secara sistematis.3
24Murid dapat mengevaluasi unsur intrinsik teks anekdot berbentuk teks aural, termasuk tema, tokoh, dan amanat kritik sosial yang disampaikan.3
25Murid dapat mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pesan kritik sosial dari berbagai tipe teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat.3
26Murid dapat membandingkan akurasi kritik sosial yang disampaikan dalam dua teks berbeda dengan menggunakan sumber informasi lain sebagai pembanding secara kritis.3
27Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks visual dan/atau audiovisual bertema kritik sosial untuk mengungkapkan gagasan serta rasa empati dan kepedulian secara kreatif.3
28Murid dapat mengidentifikasi dan menggunakan kaidah bahasa kritikan, termasuk pertanyaan retoris dan ungkapan pro/kontra, dalam konteks menyampaikan kritik secara santun.3
29Murid dapat menulis teks eksposisi hasil penelitian sederhana yang memuat kritik sosial secara logis dan kritis dengan memperhatikan struktur serta kaidah kebahasaan yang tepat.3
30Murid dapat memublikasikan teks eksposisi kritik sosial yang telah ditulis melalui media elektronik atau digital sebagai bentuk kepedulian terhadap isu di lingkungan sekitar.3
31Murid dapat mengubah teks anekdot bertema kritik sosial ke dalam bentuk komik potongan (comic strip) dengan mempertahankan pesan kritik, alur, dan unsur humor secara kreatif.3
32Murid dapat menulis teks multimodal berupa komik potongan yang mengungkapkan kepedulian terhadap isu sosial secara kreatif dan dapat dipublikasikan di media cetak atau digital.3
33Murid dapat mempresentasikan teks monolog lawakan tunggal berisi kritik sosial secara sistematis, kreatif, dan santun di depan kelas dengan memperhatikan intonasi, ekspresi, dan sikap.3
34Murid dapat mengungkapkan kepedulian terhadap isu sosial melalui penampilan lawakan tunggal berbentuk monolog secara kreatif dengan menggunakan kaidah bahasa kritikan yang tepat.3
35Murid dapat menunjukkan kemampuan mengevaluasi pesan dan struktur teks anekdot serta lawakan tunggal, menggunakan kaidah bahasa kritikan, dan menulis atau menyajikan kritik sosial secara jenaka sesuai capaian pembelajaran Bab 2.3
36Murid dapat menyusun ringkasan dari teks hikayat yang disimak secara lisan dengan mengidentifikasi unsur intrinsik (tokoh, alur, latar) dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.3
37Murid dapat mengungkapkan gagasan awal tentang karakteristik hikayat sebagai cerita lintas zaman melalui diskusi kelompok berdasarkan teks hikayat yang disimak.3
38Murid dapat menilai dan mengkritisi karakterisasi tokoh serta alur (plot) dalam teks hikayat dengan mengisi tabel analisis dan diagram alur secara kritis.3
39Murid dapat mengaitkan nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam hikayat dengan konteks kehidupan masa lalu dan masa kini secara logis dan bernalar kritis.3
40Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks hikayat dan cerpen untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan (simpati, peduli, empati) terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya secara kreatif.3
41Murid dapat membandingkan karakteristik dan nilai-nilai yang terdapat dalam hikayat dengan cerpen modern sebagai representasi cerita lintas zaman.3
42Murid dapat memahami dan menerapkan kaidah kebahasaan hikayat dan cerpen sebagai dasar penulisan teks fiksi yang logis dan kreatif.3
43Murid dapat menulis cerita pendek secara logis, kritis, dan kreatif dengan mengangkat nilai-nilai dari hikayat yang relevan dengan kehidupan masa kini.3
44Murid dapat menyajikan teks narasi (cerita pendek) dalam bentuk monolog berbantuan media secara runtut dan kreatif di depan kelas.3
45Murid dapat mempresentasikan cerita pendek yang telah ditulis dengan menggunakan media yang tepat sesuai minat dan perhatian pendengar, serta memublikasikannya di media cetak atau digital.3
46Murid dapat mengevaluasi unsur intrinsik dan nilai-nilai dalam teks hikayat yang disajikan secara aural maupun tulis sebagai bukti capaian kompetensi menyimak dan membaca pada bab ini.3
47Murid dapat menulis teks fiksi pendek secara mandiri yang memuat pesan atau nilai dari hikayat dengan memperhatikan kaidah kebahasaan, logika narasi, dan kreativitas sebagai asesmen sumatif bab.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E dengan pendekatan rubrik deskriptif empat level. Guru disarankan menggunakan rubrik ini sebagai acuan asesmen formatif maupun sumatif. Untuk TP yang melibatkan keterampilan menyimak (10.1.1.1, 10.1.2.1, 10.1.3.1), asesmen dapat dilakukan melalui lembar simak, jurnal menyimak, atau pertanyaan lisan. Untuk TP berbasis membaca (10.1.1.2, 10.1.2.2, 10.1.3.2, 10.1.4.1, 10.1.4.2), asesmen dapat berupa lembar kerja analisis teks, diskusi kelas, atau tulisan reflektif. Interval nilai dapat disesuaikan dengan konteks sekolah dan kesepakatan KKG/MGMP.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.