Dokumenchevron_rightTujuan Pembelajaranchevron_rightPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasachevron_rightKelas 10

TP Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10 — Semester 1

Tujuan PembelajaranSMAKelas 10ESemester 1

Dokumen Tujuan Pembelajaran ini membantu guru Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN Tujuan Pembelajaran

TP Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10 — Semester 1

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa · Kelas 10

Semester 1

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN: REKAYASA

Fase Fase E · Kelas X SMA/MA · Semester Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa
Fase / KelasFase Fase E / Kelas X SMA/MA
SemesterSemester 1
Jumlah TP43

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu mengeksplorasi karakteristik bahan, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk rekayasa teknologi terapan berbasis otomatisasi sederhana; membuat rancangan/desain produk; menciptakan prototipe/model; serta mengevaluasi dan mempresentasikan hasil karya berdasarkan analisis kebutuhan dan dampak lingkungan.

3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Lampu Sensor Suara

NoKode TPElemenTujuan Pembelajaran
1Observasi dan EksplorasiMurid dapat menjelaskan sejarah penemuan lampu mulai dari lampu minyak hingga lampu modern secara kronologis dan akurat.
2Observasi dan EksplorasiMurid dapat mengidentifikasi perkembangan teknologi lampu dari lampu pijar Edison hingga lampu otomatis berbasis sensor sebagai konteks produk rekayasa teknologi terapan.
3Observasi dan EksplorasiMurid dapat mengidentifikasi jenis-jenis lampu yang digunakan di lingkungan sekitar (lampu pijar, neon, LED, dll.) melalui kegiatan observasi langsung.
4Observasi dan EksplorasiMurid dapat membandingkan karakteristik dan fungsi berbagai jenis lampu berdasarkan hasil observasi dan analisis sederhana.
5Observasi dan EksplorasiMurid dapat menjelaskan konsep dan prinsip kerja lampu sensor suara, termasuk peran komponen input (sensor suara/infrared) dan output (lampu LED) dalam sistem rangkaian.
6Ide dan GagasanMurid dapat mendeskripsikan peluang usaha lampu sensor suara sebagai produk rekayasa teknologi terapan dalam konteks kebutuhan masyarakat dan smart home.
7Ide dan GagasanMurid dapat mengemukakan ide dan gagasan pengembangan produk lampu sensor suara berdasarkan analisis kebutuhan dan kelayakan fungsi di lingkungan sekitar.
8Persiapan ProduksiMurid dapat memilih komponen elektronika yang sesuai (sensor suara, resistor, transistor, LED, dan sumber arus DC) untuk digunakan dalam rancangan lampu sensor suara.
9Desain dan Perencanaan ProduksiMurid dapat membuat desain rangkaian saklar lampu sensor suara sederhana secara kreatif dan inovatif di atas kertas atau media gambar lainnya dengan keterangan komponen yang lengkap.
10Desain dan Perencanaan ProduksiMurid dapat menjelaskan fungsi setiap komponen dalam desain rangkaian lampu sensor suara yang telah dibuat.
11Persiapan ProduksiMurid dapat menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat lampu sensor suara serta menjelaskan fungsi masing-masing alat dan bahan tersebut.
12Persiapan ProduksiMurid dapat menerapkan prinsip keamanan dan keselamatan kerja (K3) dalam persiapan kegiatan produksi lampu sensor suara, termasuk penggunaan arus DC.
13Kegiatan ProduksiMurid dapat merakit komponen elektronika lampu sensor suara sesuai desain rangkaian yang telah dibuat dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan kerja.
14Kegiatan ProduksiMurid dapat mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan teknis sederhana yang muncul selama proses perakitan rangkaian lampu sensor suara.
15Kegiatan ProduksiMurid dapat menyelesaikan pembuatan produk lampu sensor suara secara lengkap sesuai prosedur kerja yang telah direncanakan.
16Kegiatan ProduksiMurid dapat mendokumentasikan prosedur kerja pembuatan lampu sensor suara secara terperinci sebagai bagian dari laporan kegiatan.
17Uji Coba Produk di Lingkungan yang RelevanMurid dapat melakukan uji coba lampu sensor suara yang telah dibuat di lingkungan yang relevan dan mengevaluasi apakah produk berfungsi dengan baik sesuai rancangan.
18Uji Coba Produk di Lingkungan yang RelevanMurid dapat mendokumentasikan hasil uji coba lampu sensor suara dalam bentuk foto atau catatan sebagai bahan laporan akhir.
19Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP)Murid dapat menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) lampu sensor suara berdasarkan bukti pembelian alat dan bahan yang telah dikumpulkan selama kegiatan produksi.
20Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP)Murid dapat menganalisis kelayakan harga jual produk lampu sensor suara berdasarkan hasil perhitungan HPP sebagai dasar perencanaan wirausaha sederhana.
21Refleksi dan EvaluasiMurid dapat mempresentasikan produk lampu sensor suara hasil karyanya dalam pameran kelas, termasuk menjelaskan proses pembuatan dan hasil uji coba kepada teman dan guru.
22Refleksi dan EvaluasiMurid dapat menyusun laporan akhir kegiatan pembuatan lampu sensor suara dalam bentuk jurnal kegiatan, makalah, atau portofolio secara sistematis dan lengkap.
23Refleksi dan EvaluasiMurid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang konsep, proses produksi, uji coba, dan perhitungan HPP lampu sensor suara melalui tes tertulis sumatif.
24Refleksi dan EvaluasiMurid dapat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan produk lampu sensor suara yang telah dibuat serta merumuskan rencana perbaikan sebagai bentuk refleksi pembelajaran.

Bab 2 — Alat Pendeteksi Hujan

NoKode TPElemenTujuan Pembelajaran
25Observasi dan EksplorasiMurid mampu menjelaskan dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem terhadap kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia sebagai latar belakang kebutuhan alat pendeteksi hujan.
26Observasi dan EksplorasiMurid mampu mengidentifikasi permasalahan sehari-hari yang dapat diselesaikan melalui produk rekayasa teknologi terapan berupa alat pendeteksi hujan.
27Observasi dan EksplorasiMurid mampu mengeksplorasi dan mendeskripsikan karakteristik alat pendeteksi hujan sederhana berbasis raindrop sensor, buzzer, LED, transistor, dan sakelar dari berbagai sumber informasi.
28Observasi dan EksplorasiMurid mampu menjelaskan prinsip kerja alat pendeteksi hujan sederhana, termasuk mekanisme sensor hujan yang mengaktifkan buzzer dan LED sebagai output peringatan.
29Desain dan PerencanaanMurid mampu menghasilkan berbagai ide pembuatan alat pendeteksi hujan dengan mempertimbangkan karakteristik alat, bahan, dan teknik produksi yang relevan.
30Desain dan PerencanaanMurid mampu memilih satu ide terbaik untuk pembuatan alat pendeteksi hujan dengan memberikan argumentasi logis tentang kelebihan dan kekurangan rancangan yang dipilih.
31Desain dan PerencanaanMurid mampu membuat rancangan/desain rangkaian alat pendeteksi hujan secara tertulis dengan keterangan komponen yang lengkap sesuai ide yang telah dipilih.
32Desain dan PerencanaanMurid mampu menyusun jadwal perencanaan (timeline) kegiatan pembuatan proyek alat pendeteksi hujan secara sistematis dan realistis.
33ProduksiMurid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi setiap alat yang digunakan dalam proses produksi alat pendeteksi hujan sesuai prosedur keamanan dan keselamatan kerja.
34ProduksiMurid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi setiap bahan (raindrop sensor, buzzer, LED, transistor, sakelar) yang digunakan dalam pembuatan alat pendeteksi hujan.
35ProduksiMurid mampu melaksanakan prosedur kerja perakitan komponen elektronika alat pendeteksi hujan (raindrop sensor, transistor, sakelar) sesuai desain yang telah dibuat.
36ProduksiMurid mampu menyelesaikan perakitan alat pendeteksi hujan secara utuh termasuk pemasangan buzzer dan LED sebagai output peringatan sesuai desain.
37ProduksiMurid mampu mendokumentasikan hasil akhir produk alat pendeteksi hujan yang telah dibuat dalam bentuk foto sebagai bagian dari laporan kegiatan.
38Refleksi dan EvaluasiMurid mampu melakukan uji coba alat pendeteksi hujan di lingkungan yang relevan dan menganalisis apakah buzzer dan LED berfungsi sesuai dengan prinsip kerja yang diharapkan.
39Refleksi dan EvaluasiMurid mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan fungsi alat pendeteksi hujan (seperti baterai habis, rangkaian terbuka, atau komponen tidak berfungsi) dan menyusun solusi perbaikannya.
40Refleksi dan EvaluasiMurid mampu menyusun laporan akhir kegiatan pembuatan alat pendeteksi hujan secara sistematis mencakup latar belakang, desain, prosedur produksi, hasil uji coba, dan evaluasi.
41Refleksi dan EvaluasiMurid mampu mempresentasikan proses dan hasil pembuatan alat pendeteksi hujan kepada kelas dengan mengemukakan kelebihan, kekurangan, dan potensi pengembangan produk.
42Refleksi dan EvaluasiMurid mampu menunjukkan pemahaman komprehensif tentang konsep, komponen, prinsip kerja, dan prosedur pembuatan alat pendeteksi hujan melalui asesmen tertulis.
43Refleksi dan EvaluasiMurid mampu mendemonstrasikan keterampilan produksi dan kemampuan refleksi terhadap keseluruhan proses pembuatan alat pendeteksi hujan sebagai bukti ketercapaian tujuan pembelajaran bab.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama Tujuan Pembelajaran yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.