ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN REKAYASA 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Total JP | 44 JP |
|---|
| Jumlah Bab | 2 bab |
|---|
| Total Pertemuan | 22 pertemuan |
|---|
| Total Tujuan Pembelajaran | 43 TP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu mengeksplorasi karakteristik bahan, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk rekayasa teknologi terapan berbasis otomatisasi sederhana; membuat rancangan/desain produk; menciptakan prototipe/model; serta mengevaluasi dan mempresentasikan hasil karya berdasarkan analisis kebutuhan dan dampak lingkungan. 3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Lampu Sensor Suara (24 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Sejarah Penemuan Lampu dan Perkembangannya | TP 1.1.1 TP 1.1.2 | Murid dapat menjelaskan sejarah penemuan lampu mulai dari lampu minyak hingga lampu modern secara kronologis dan akurat. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat mengidentifikasi perkembangan teknologi lampu dari lampu pijar Edison hingga lampu otomatis berbasis sensor sebagai konteks produk rekayasa teknologi terapan. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 2 | Jenis-Jenis Lampu dan Observasi Lingkungan Sekitar | TP 1.2.1 TP 1.2.2 | Murid dapat mengidentifikasi jenis-jenis lampu yang digunakan di lingkungan sekitar (lampu pijar, neon, LED, dll.) melalui kegiatan observasi langsung. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat membandingkan karakteristik dan fungsi berbagai jenis lampu berdasarkan hasil observasi dan analisis sederhana. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 3 | Konsep Lampu Sensor Suara dan Prinsip Kerjanya | TP 1.3.1 TP 1.3.2 | Murid dapat menjelaskan konsep dan prinsip kerja lampu sensor suara, termasuk peran komponen input (sensor suara/infrared) dan output (lampu LED) dalam sistem rangkaian. (Observasi dan Eksplorasi) Murid dapat mendeskripsikan peluang usaha lampu sensor suara sebagai produk rekayasa teknologi terapan dalam konteks kebutuhan masyarakat dan smart home. (Ide dan Gagasan) | 2 | | 4 | Eksplorasi Ide dan Gagasan Produk Lampu Sensor Suara | TP 1.4.1 TP 1.4.2 | Murid dapat mengemukakan ide dan gagasan pengembangan produk lampu sensor suara berdasarkan analisis kebutuhan dan kelayakan fungsi di lingkungan sekitar. (Ide dan Gagasan) Murid dapat memilih komponen elektronika yang sesuai (sensor suara, resistor, transistor, LED, dan sumber arus DC) untuk digunakan dalam rancangan lampu sensor suara. (Persiapan Produksi) | 2 | | 5 | Desain Rangkaian Saklar Lampu Sensor Suara | TP 1.5.1 TP 1.5.2 | Murid dapat membuat desain rangkaian saklar lampu sensor suara sederhana secara kreatif dan inovatif di atas kertas atau media gambar lainnya dengan keterangan komponen yang lengkap. (Desain dan Perencanaan Produksi) Murid dapat menjelaskan fungsi setiap komponen dalam desain rangkaian lampu sensor suara yang telah dibuat. (Desain dan Perencanaan Produksi) | 2 | | 6 | Persiapan Produksi: Alat, Bahan, dan K3 | TP 1.6.1 TP 1.6.2 | Murid dapat menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat lampu sensor suara serta menjelaskan fungsi masing-masing alat dan bahan tersebut. (Persiapan Produksi) Murid dapat menerapkan prinsip keamanan dan keselamatan kerja (K3) dalam persiapan kegiatan produksi lampu sensor suara, termasuk penggunaan arus DC. (Persiapan Produksi) | 2 | | 7 | Kegiatan Produksi Lampu Sensor Suara (Tahap 1: Perakitan Rangkaian) | TP 1.7.1 TP 1.7.2 | Murid dapat merakit komponen elektronika lampu sensor suara sesuai desain rangkaian yang telah dibuat dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan kerja. (Kegiatan Produksi) Murid dapat mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan teknis sederhana yang muncul selama proses perakitan rangkaian lampu sensor suara. (Kegiatan Produksi) | 2 | | 8 | Kegiatan Produksi Lampu Sensor Suara (Tahap 2: Penyelesaian Produk) | TP 1.8.1 TP 1.8.2 | Murid dapat menyelesaikan pembuatan produk lampu sensor suara secara lengkap sesuai prosedur kerja yang telah direncanakan. (Kegiatan Produksi) Murid dapat mendokumentasikan prosedur kerja pembuatan lampu sensor suara secara terperinci sebagai bagian dari laporan kegiatan. (Kegiatan Produksi) | 2 | | 9 | Uji Coba Produk Lampu Sensor Suara di Lingkungan yang Relevan | TP 1.9.1 TP 1.9.2 | Murid dapat melakukan uji coba lampu sensor suara yang telah dibuat di lingkungan yang relevan dan mengevaluasi apakah produk berfungsi dengan baik sesuai rancangan. (Uji Coba Produk di Lingkungan yang Relevan) Murid dapat mendokumentasikan hasil uji coba lampu sensor suara dalam bentuk foto atau catatan sebagai bahan laporan akhir. (Uji Coba Produk di Lingkungan yang Relevan) | 2 | | 10 | Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) Lampu Sensor Suara | TP 1.10.1 TP 1.10.2 | Murid dapat menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) lampu sensor suara berdasarkan bukti pembelian alat dan bahan yang telah dikumpulkan selama kegiatan produksi. (Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP)) Murid dapat menganalisis kelayakan harga jual produk lampu sensor suara berdasarkan hasil perhitungan HPP sebagai dasar perencanaan wirausaha sederhana. (Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP)) | 2 | | 11 | Presentasi Produk, Laporan Akhir, dan Refleksi | TP 1.11.1 TP 1.11.2 | Murid dapat mempresentasikan produk lampu sensor suara hasil karyanya dalam pameran kelas, termasuk menjelaskan proses pembuatan dan hasil uji coba kepada teman dan guru. (Refleksi dan Evaluasi) Murid dapat menyusun laporan akhir kegiatan pembuatan lampu sensor suara dalam bentuk jurnal kegiatan, makalah, atau portofolio secara sistematis dan lengkap. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 | | 12 | Asesmen Sumatif Bab 1: Lampu Sensor Suara | TP 1.12.1 TP 1.12.2 | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang konsep, proses produksi, uji coba, dan perhitungan HPP lampu sensor suara melalui tes tertulis sumatif. (Refleksi dan Evaluasi) Murid dapat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan produk lampu sensor suara yang telah dibuat serta merumuskan rencana perbaikan sebagai bentuk refleksi pembelajaran. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 |
Bab 2 — Alat Pendeteksi Hujan (20 JP)| Pert. | Topik | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|
| 1 | Konteks dan Urgensi Alat Pendeteksi Hujan: Perubahan Iklim, Banjir, dan Kebutuhan Mitigasi | TP 2.1.1 TP 2.1.2 | Murid mampu menjelaskan dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem terhadap kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia sebagai latar belakang kebutuhan alat pendeteksi hujan. (Observasi dan Eksplorasi) Murid mampu mengidentifikasi permasalahan sehari-hari yang dapat diselesaikan melalui produk rekayasa teknologi terapan berupa alat pendeteksi hujan. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 2 | Eksplorasi Produk Alat Pendeteksi Hujan: Karakteristik, Prinsip Kerja, dan Komponen Elektronika | TP 2.2.1 TP 2.2.2 | Murid mampu mengeksplorasi dan mendeskripsikan karakteristik alat pendeteksi hujan sederhana berbasis raindrop sensor, buzzer, LED, transistor, dan sakelar dari berbagai sumber informasi. (Observasi dan Eksplorasi) Murid mampu menjelaskan prinsip kerja alat pendeteksi hujan sederhana, termasuk mekanisme sensor hujan yang mengaktifkan buzzer dan LED sebagai output peringatan. (Observasi dan Eksplorasi) | 2 | | 3 | Ideasi dan Pemilihan Desain Alat Pendeteksi Hujan | TP 2.3.1 TP 2.3.2 | Murid mampu menghasilkan berbagai ide pembuatan alat pendeteksi hujan dengan mempertimbangkan karakteristik alat, bahan, dan teknik produksi yang relevan. (Desain dan Perencanaan) Murid mampu memilih satu ide terbaik untuk pembuatan alat pendeteksi hujan dengan memberikan argumentasi logis tentang kelebihan dan kekurangan rancangan yang dipilih. (Desain dan Perencanaan) | 2 | | 4 | Perancangan Desain Rangkaian dan Timeline Proyek Alat Pendeteksi Hujan | TP 2.4.1 TP 2.4.2 | Murid mampu membuat rancangan/desain rangkaian alat pendeteksi hujan secara tertulis dengan keterangan komponen yang lengkap sesuai ide yang telah dipilih. (Desain dan Perencanaan) Murid mampu menyusun jadwal perencanaan (timeline) kegiatan pembuatan proyek alat pendeteksi hujan secara sistematis dan realistis. (Desain dan Perencanaan) | 2 | | 5 | Persiapan Alat dan Bahan Produksi Alat Pendeteksi Hujan | TP 2.5.1 TP 2.5.2 | Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi setiap alat yang digunakan dalam proses produksi alat pendeteksi hujan sesuai prosedur keamanan dan keselamatan kerja. (Produksi) Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi setiap bahan (raindrop sensor, buzzer, LED, transistor, sakelar) yang digunakan dalam pembuatan alat pendeteksi hujan. (Produksi) | 2 | | 6 | Proses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 1: Perakitan Rangkaian Elektronika | TP 2.6.1 | Murid mampu melaksanakan prosedur kerja perakitan komponen elektronika alat pendeteksi hujan (raindrop sensor, transistor, sakelar) sesuai desain yang telah dibuat. (Produksi) | 2 | | 7 | Proses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 2: Pemasangan Output dan Finalisasi Produk | TP 2.7.1 TP 2.7.2 | Murid mampu menyelesaikan perakitan alat pendeteksi hujan secara utuh termasuk pemasangan buzzer dan LED sebagai output peringatan sesuai desain. (Produksi) Murid mampu mendokumentasikan hasil akhir produk alat pendeteksi hujan yang telah dibuat dalam bentuk foto sebagai bagian dari laporan kegiatan. (Produksi) | 2 | | 8 | Uji Coba dan Evaluasi Fungsional Alat Pendeteksi Hujan | TP 2.8.1 TP 2.8.2 | Murid mampu melakukan uji coba alat pendeteksi hujan di lingkungan yang relevan dan menganalisis apakah buzzer dan LED berfungsi sesuai dengan prinsip kerja yang diharapkan. (Refleksi dan Evaluasi) Murid mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan fungsi alat pendeteksi hujan (seperti baterai habis, rangkaian terbuka, atau komponen tidak berfungsi) dan menyusun solusi perbaikannya. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 | | 9 | Penyusunan Laporan Akhir dan Presentasi Proyek Alat Pendeteksi Hujan | TP 2.9.1 TP 2.9.2 | Murid mampu menyusun laporan akhir kegiatan pembuatan alat pendeteksi hujan secara sistematis mencakup latar belakang, desain, prosedur produksi, hasil uji coba, dan evaluasi. (Refleksi dan Evaluasi) Murid mampu mempresentasikan proses dan hasil pembuatan alat pendeteksi hujan kepada kelas dengan mengemukakan kelebihan, kekurangan, dan potensi pengembangan produk. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 | | 10 | Asesmen Sumatif Bab 2: Alat Pendeteksi Hujan | TP 2.10.1 TP 2.10.2 | Murid mampu menunjukkan pemahaman komprehensif tentang konsep, komponen, prinsip kerja, dan prosedur pembuatan alat pendeteksi hujan melalui asesmen tertulis. (Refleksi dan Evaluasi) Murid mampu mendemonstrasikan keterampilan produksi dan kemampuan refleksi terhadap keseluruhan proses pembuatan alat pendeteksi hujan sebagai bukti ketercapaian tujuan pembelajaran bab. (Refleksi dan Evaluasi) | 2 |
|