TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK) Fase Fase E · Kelas X (Sepuluh) · Semester Ganjil (Semester 1) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) |
|---|
| Fase / Kelas | Fase Fase E / Kelas X (Sepuluh) |
|---|
| Semester | Ganjil (Semester 1) |
|---|
| Jumlah TP | 31 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu menerapkan keterampilan gerak spesifik dalam berbagai situasi menantang, mengembangkan strategi gerak, merefleksikan transfer strategi gerak, memperagakan fair play, serta menerapkan strategi pengambilan keputusan dalam kerja tim yang menunjukkan kepemimpinan dan kolaborasi. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Menyempurnakan Keterampilan Gerak| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu merancang dan menerapkan adaptasi keterampilan gerak spesifik terhadap perubahan lingkungan dan peralatan dalam situasi gerak yang menantang. | | 2 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi perkembangan keterampilan gerak melalui refleksi pengalaman belajar sebelumnya. | | 3 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu menghaluskan keterampilan gerak melalui proses adaptasi tidak sengaja dalam situasi gerak yang menantang dan tidak terduga. | | 4 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu merefleksikan strategi gerak yang digunakan dalam proses adaptasi dan menganalisis dampaknya terhadap kemajuan keterampilan gerak. | | 5 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengembangkan strategi gerak melalui latihan drill keterampilan teknis dan menerapkannya dalam situasi permainan olahraga yang sesungguhnya. | | 6 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menganalisis perbedaan antara latihan drill teknis dan latihan yang melibatkan keterampilan persepsi serta pengambilan keputusan dalam situasi gerak nyata. | | 7 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengembangkan kreativitas dalam merancang latihan keterampilan gerak kontekstual yang disederhanakan dan dapat diterapkan dalam berbagai situasi permainan olahraga. | | 8 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menganalisis dampak penerapan latihan kontekstual terhadap kemajuan keterampilan gerak individu dan kelompok. | | 9 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mentransfer dan mengadaptasi strategi gerak yang telah dipelajari ke dalam konteks gerak baru melalui modifikasi peraturan, penskoran, jumlah pemain, dan ukuran permainan. | | 10 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menggunakan umpan balik eksplisit, umpan balik diri sendiri, dan umpan balik terhadap hasil gerakan untuk mengadaptasi dan mengembangkan keterampilan gerak dalam konteks gerak baru. | | 11 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu memperagakan fair play dan menerapkan strategi pengambilan keputusan dalam kerja tim selama aktivitas modifikasi permainan. | | 12 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mendemonstrasikan penerapan keterampilan gerak spesifik yang telah disempurnakan dalam situasi gerak menantang yang dipilih secara mandiri, disertai analisis strategi gerak yang digunakan. | | 13 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu merefleksikan transfer strategi gerak yang telah dikuasai dan mengevaluasi perkembangan keterampilan geraknya sendiri berdasarkan pengalaman belajar sepanjang bab ini. |
Bab 2 — Mendalami Konsep Gerak| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 14 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan konsep kesadaran tubuh (body awareness) dengan menghubungkan pengalaman gerak pribadi pada situasi aktivitas fisik yang diberikan. | | 15 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan konsep kesadaran ruang (spatial awareness) dengan menghubungkan pengalaman gerak pribadi pada situasi aktivitas fisik yang diberikan. | | 16 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan konsep upaya (effort) serta hubungan (relationship) dalam gerak dengan menghubungkan pengalaman gerak pribadi pada situasi aktivitas fisik yang diberikan. | | 17 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu merefleksikan bagaimana keempat konsep gerak (kesadaran tubuh, kesadaran ruang, upaya, dan hubungan) saling berinteraksi dalam menentukan kualitas gerakan melalui lembar kerja analisis gerak. | | 18 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu menerapkan keempat konsep gerak secara terpadu dalam situasi gerak baru yang menantang serta merancang dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik berdasarkan hasil penerapan konsep tersebut. | | 19 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menganalisis dampak penerapan setiap konsep gerak terhadap capaian keterampilan gerak melalui kajian lembar kerja kelompok. | | 20 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengevaluasi keefektifan penerapan konsep gerak dalam situasi permainan (invasi, net/wall, target, atau striking/fielding) dan mengembangkan strategi gerak untuk meningkatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak. | | 21 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menerapkan strategi pengambilan keputusan berbasis konsep gerak dalam kerja tim dengan menunjukkan perilaku fair play dan kolaborasi selama aktivitas permainan berlangsung. | | 22 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu merancang dan mempraktikkan aktivitas gerak yang mengintegrasikan keempat konsep gerak (kesadaran tubuh, kesadaran ruang, upaya, dan hubungan) dalam situasi gerak yang menantang sesuai kategori permainan yang dipilih. | | 23 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menyusun laporan analisis yang menunjukkan dampak penerapan konsep gerak terhadap perkembangan keterampilan gerak diri sendiri dan anggota kelompok secara kritis dan terukur. |
Bab 3 — Keterampilan Taktis| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 24 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu menjelaskan konsep keterampilan taktis dengan mengidentifikasi komponen membaca permainan, mengenali masalah taktis, dan memilih respons gerak yang tepat dalam situasi permainan sederhana (2 lawan 2). | | 25 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu menerapkan keterampilan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat saat menghadapi situasi permainan yang menantang, dengan mempraktikkan aktivitas lempar-tangkap bola 2 lawan 2. | | 26 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu mengadaptasi strategi gerak yang telah dikuasai dalam situasi permainan berbeda dengan menerapkan siklus kesadaran taktis (membaca situasi, merespons, recovery) melalui permainan modifikasi bola voli 3 lawan 3. | | 27 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu merefleksikan transfer strategi gerak dari satu jenis permainan ke permainan lain yang memiliki pendekatan taktis serupa, serta mengevaluasi efektivitas keputusan taktis yang diambil selama permainan berlangsung. | | 28 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu memilih dan mengadaptasi strategi gerak yang tepat sesuai kondisi dan situasi permainan yang berubah-ubah, dengan mendemonstrasikan kemampuan memanfaatkan ruang lapangan dan menciptakan peluang mencetak skor. | | 29 | — | Belajar Melalui Gerak | Murid mampu menerapkan strategi pengambilan keputusan dalam kerja tim dengan menunjukkan keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan kepemimpinan saat menjalankan taktik menyerang maupun bertahan dalam permainan kelompok. | | 30 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu mengembangkan berbagai keterampilan gerak untuk mencapai keberhasilan dengan memilih tingkat kesulitan yang sesuai secara mandiri, didorong motivasi intrinsik, melalui aktivitas permainan bulu tangkis 2 lawan 1 dengan variasi tingkat tantangan. | | 31 | — | Terampil Bergerak | Murid mampu menunjukkan penguasaan keseluruhan keterampilan taktis — meliputi membaca permainan, mengembangkan kesadaran taktis, memilih strategi yang sesuai, dan meningkatkan level kesulitan — dalam asesmen sumatif berupa permainan modifikasi yang dinilai secara holistik. |
|