| 26 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menyebutkan nama-nama anggota keluarga Nabi Kongzi (ayah: Kong Shuliang He, ibu: Yan Zhengzai, dan putra: Boyu) dengan benar melalui kegiatan membaca dan tanya jawab. |
| 27 | — | Sejarah Suci | Murid dapat memasangkan nama dan peran anggota keluarga Nabi Kongzi secara tepat melalui aktivitas lembar kerja sederhana. |
| 28 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana latar belakang keluarga Nabi Kongzi, termasuk marga Kong dan hubungan keluarganya, melalui kegiatan bercerita lisan. |
| 29 | — | Perilaku Jūnzĭ (君子) | Murid dapat menunjukkan sikap hormat kepada orang tua sebagaimana diteladankan dalam keluarga Nabi Kongzi melalui refleksi dan diskusi kelas. |
| 30 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menyebutkan tanda-tanda ajaib yang terjadi pada saat Nabi Kongzi dalam kandungan dan menjelang kelahirannya berdasarkan cerita yang dibacakan guru. |
| 31 | — | Keimanan | Murid dapat menghayati kelahiran Nabi Kongzi sebagai peristiwa suci atas kehendak Tian (天) melalui kegiatan mendengarkan cerita dan menyanyikan lagu rohani 'Mars Kongzi'. |
| 32 | — | Keimanan | Murid dapat menjelaskan secara sederhana bahwa Nabi Kongzi adalah genta rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó 天之木铎) yang diutus untuk membimbing umat manusia melalui penjelasan guru dan tanya jawab. |
| 33 | — | Tata Ibadah | Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tian atas kehadiran Nabi Kongzi melalui kegiatan doa dan nyanyian rohani bersama. |
| 34 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menceritakan kembali kisah masa kecil Nabi Kongzi yang rajin belajar sebagai wujud bakti kepada orang tua melalui kegiatan membaca teks dan diskusi. |
| 35 | — | Kitab Suci | Murid dapat menghubungkan kebiasaan rajin belajar Nabi Kongzi dengan ayat suci dari kitab Sìshū (四书) yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi melalui pengenalan ayat sederhana. |
| 36 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menggambarkan sikap hormat Nabi Kongzi kepada Tian dan orang tua semasa kecil berdasarkan kisah yang dipelajari melalui kegiatan mengamati gambar dan bercerita. |
| 37 | — | Perilaku Jūnzĭ (君子) | Murid dapat menunjukkan contoh perilaku hormat kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk meneladani Nabi Kongzi melalui aktivitas bermain peran sederhana. |
| 38 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menyebutkan minimal tiga sifat terpuji Nabi Kongzi (rajin belajar, berbakti, rendah hati) yang patut diteladani melalui kegiatan membaca teks dan diskusi kelompok. |
| 39 | — | Kitab Suci | Murid dapat mengenali ayat dari kitab Lúnyǔ (論語) yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi dan menyimak artinya dengan bimbingan guru. |
| 40 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menyebutkan lima laku rendah hati yang diteladankan Nabi Kongzi melalui kegiatan bernyanyi lagu gubahan 'Lima Laku Rendah Hati' dan penjelasan guru. |
| 41 | — | Perilaku Jūnzĭ (君子) | Murid dapat mencoba menerapkan minimal satu laku rendah hati dari keteladanan Nabi Kongzi dalam perilaku sehari-hari melalui refleksi dan kegiatan 'Aku Bisa'. |
| 42 | — | Keimanan | Murid dapat menjelaskan alasan umat Khonghucu menghormati Nabi Kongzi sebagai guru rohani dan Tiān Zhī Mùduó melalui tanya jawab dan kegiatan 'Aku Ingin Tahu'. |
| 43 | — | Tata Ibadah | Murid dapat mempraktikkan sikap menghormat kepada Nabi Kongzi (sikap bade/bao xin bade) secara sederhana sesuai tata ibadah Khonghucu dengan bimbingan guru. |
| 44 | — | Perilaku Jūnzĭ (君子) | Murid dapat mengungkapkan motivasi untuk meneladani sifat-sifat Nabi Kongzi dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan bercerita dan menyanyikan lagu rohani 'Hormatku'. |
| 45 | — | Perilaku Jūnzĭ (君子) | Murid dapat menunjukkan contoh tindakan konkret yang mencerminkan keteladanan Nabi Kongzi (misalnya rajin belajar, hormat kepada orang tua) melalui aktivitas diskusi dan lembar kerja. |
| 46 | — | Sejarah Suci | Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang riwayat keluarga, kelahiran, masa kecil, dan keteladanan Nabi Kongzi melalui tes tertulis pilihan sederhana dan unjuk kerja lisan. |
| 47 | — | Perilaku Jūnzĭ (君子) | Murid dapat menceritakan kembali satu kisah keteladanan Nabi Kongzi dan menghubungkannya dengan perilaku Junzi dalam kehidupan sehari-hari melalui performansi bercerita. |