| 1 | — | Murid dapat menyatakan keyakinannya sebagai umat beragama Khonghucu bahwa dirinya adalah karunia Tian yang istimewa. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat menjelaskan bahwa manusia diciptakan Tian melalui ayah dan ibu sebagai wakil Tian di dunia. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat memperkenalkan identitas diri (nama, usia, agama, asal daerah) sebagai wujud syukur atas keberadaan dirinya sebagai karunia Tian. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menuliskan huruf Hanyu rén (人) dan menjelaskan maknanya sebagai manusia ciptaan Tian. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat memahami bahwa orang tua adalah wakil Tian sehingga wajib dihormati dan dipatuhi. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat menunjukkan contoh sikap bakti dan hormat kepada orang tua sebagai wujud rasa syukur atas karunia Tian. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menyebutkan nama dan fungsi anggota tubuh sebagai karunia Tian yang wajib dijaga dan dirawat. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat menuliskan kosakata Hanyu bagian tubuh (yǎnjing 眼睛, ěrduo 耳朵, zuǐbā 嘴巴, shǒu 手) dan mengaitkannya dengan rasa syukur kepada Tian. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat mempraktikkan sikap berdoa (bao xin bade) yang benar sebagai ungkapan syukur kepada Tian atas karunia hidup. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat membiasakan diri berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas sebagai bentuk pengakuan bahwa dirinya adalah karunia Tian. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat membaca dan memahami ayat suci dari Xiaojing 1:4 yang berkaitan dengan keberadaan manusia sebagai karunia Tian melalui orang tua. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menjelaskan makna ayat suci Lunyu XII:5/2 yang berkaitan dengan rasa syukur dan sikap berbakti sebagai wujud karunia Tian. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat menceritakan kembali pemahaman bahwa dirinya adalah karunia Tian yang diciptakan melalui orang tua sebagai wakil Tian, disertai contoh sikap bakti dan syukur dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian Junzi sebagai manusia berbudi pekerti luhur yang memiliki watak sejati (cinta kasih, kebenaran, kesusilaan, dan kebijaksanaan) berdasarkan ajaran Nabi Kongzi. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menyebutkan ciri-ciri perilaku seorang Junzi dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pengembangan watak sejati karunia Tian. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat menunjukkan sikap hormat dan santun kepada orang tua sebagai wujud perilaku bakti seorang Junzi di rumah sesuai tuntunan Lunyu XII:1. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat membedakan contoh tindakan anak yang berbakti dan tidak berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat mempraktikkan sikap hidup mandiri (mandi, berpakaian, memakai sepatu sendiri) sebagai salah satu wujud tanggung jawab diri seorang Junzi di rumah. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat memahami pentingnya peranan orang tua dalam kehidupan anak sebagai dasar sikap bakti seorang Junzi kepada orang tua. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat menunjukkan sikap hormat kepada guru dan sikap toleransi kepada teman di sekolah sebagai wujud perilaku bakti seorang Junzi sesuai tuntunan Lunyu I:6. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat membedakan contoh perilaku Junzi dan bukan Junzi dalam berinteraksi dengan guru dan teman di lingkungan sekolah. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat menjelaskan kewajiban seorang Junzi untuk rajin menuntut ilmu dan menjaga kebersihan serta ketertiban di sekolah sebagai wujud laku bakti. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat membiasakan perilaku berdoa sebelum dan sesudah belajar di sekolah sebagai cerminan sikap seorang Junzi yang taat beribadah. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang perilaku Junzi di rumah (hormat kepada orang tua, bersikap mandiri, dan bakti kepada orang tua) melalui kegiatan asesmen sumatif. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang perilaku Junzi di sekolah (hormat kepada guru, toleransi kepada teman, rajin belajar, dan berdoa) melalui kegiatan asesmen sumatif. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat menyebutkan nama-nama anggota keluarga Nabi Kongzi (ayah: Kong Shuliang He, ibu: Yan Zhengzai, dan putra: Boyu) dengan benar melalui kegiatan membaca dan tanya jawab. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat memasangkan nama dan peran anggota keluarga Nabi Kongzi secara tepat melalui aktivitas lembar kerja sederhana. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana latar belakang keluarga Nabi Kongzi, termasuk marga Kong dan hubungan keluarganya, melalui kegiatan bercerita lisan. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menunjukkan sikap hormat kepada orang tua sebagaimana diteladankan dalam keluarga Nabi Kongzi melalui refleksi dan diskusi kelas. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat menyebutkan tanda-tanda ajaib yang terjadi pada saat Nabi Kongzi dalam kandungan dan menjelang kelahirannya berdasarkan cerita yang dibacakan guru. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat menghayati kelahiran Nabi Kongzi sebagai peristiwa suci atas kehendak Tian (天) melalui kegiatan mendengarkan cerita dan menyanyikan lagu rohani 'Mars Kongzi'. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat menjelaskan secara sederhana bahwa Nabi Kongzi adalah genta rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó 天之木铎) yang diutus untuk membimbing umat manusia melalui penjelasan guru dan tanya jawab. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tian atas kehadiran Nabi Kongzi melalui kegiatan doa dan nyanyian rohani bersama. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menceritakan kembali kisah masa kecil Nabi Kongzi yang rajin belajar sebagai wujud bakti kepada orang tua melalui kegiatan membaca teks dan diskusi. | 3 |
| 35 | — | Murid dapat menghubungkan kebiasaan rajin belajar Nabi Kongzi dengan ayat suci dari kitab Sìshū (四书) yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi melalui pengenalan ayat sederhana. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat menggambarkan sikap hormat Nabi Kongzi kepada Tian dan orang tua semasa kecil berdasarkan kisah yang dipelajari melalui kegiatan mengamati gambar dan bercerita. | 3 |
| 37 | — | Murid dapat menunjukkan contoh perilaku hormat kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk meneladani Nabi Kongzi melalui aktivitas bermain peran sederhana. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat menyebutkan minimal tiga sifat terpuji Nabi Kongzi (rajin belajar, berbakti, rendah hati) yang patut diteladani melalui kegiatan membaca teks dan diskusi kelompok. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat mengenali ayat dari kitab Lúnyǔ (論語) yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi dan menyimak artinya dengan bimbingan guru. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat menyebutkan lima laku rendah hati yang diteladankan Nabi Kongzi melalui kegiatan bernyanyi lagu gubahan 'Lima Laku Rendah Hati' dan penjelasan guru. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat mencoba menerapkan minimal satu laku rendah hati dari keteladanan Nabi Kongzi dalam perilaku sehari-hari melalui refleksi dan kegiatan 'Aku Bisa'. | 3 |
| 42 | — | Murid dapat menjelaskan alasan umat Khonghucu menghormati Nabi Kongzi sebagai guru rohani dan Tiān Zhī Mùduó melalui tanya jawab dan kegiatan 'Aku Ingin Tahu'. | 3 |
| 43 | — | Murid dapat mempraktikkan sikap menghormat kepada Nabi Kongzi (sikap bade/bao xin bade) secara sederhana sesuai tata ibadah Khonghucu dengan bimbingan guru. | 3 |
| 44 | — | Murid dapat mengungkapkan motivasi untuk meneladani sifat-sifat Nabi Kongzi dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan bercerita dan menyanyikan lagu rohani 'Hormatku'. | 3 |
| 45 | — | Murid dapat menunjukkan contoh tindakan konkret yang mencerminkan keteladanan Nabi Kongzi (misalnya rajin belajar, hormat kepada orang tua) melalui aktivitas diskusi dan lembar kerja. | 3 |
| 46 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang riwayat keluarga, kelahiran, masa kecil, dan keteladanan Nabi Kongzi melalui tes tertulis pilihan sederhana dan unjuk kerja lisan. | 3 |
| 47 | — | Murid dapat menceritakan kembali satu kisah keteladanan Nabi Kongzi dan menghubungkannya dengan perilaku Junzi dalam kehidupan sehari-hari melalui performansi bercerita. | 3 |