Dokumenchevron_rightTujuan Pembelajaranchevron_rightPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekertichevron_rightKelas 4

TP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4 — Semester 1

Tujuan PembelajaranSDKelas 4BSemester 1

Dokumen Tujuan Pembelajaran ini membantu guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN Tujuan Pembelajaran

TP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4 — Semester 1

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti · Kelas 4

Semester 1

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Fase Fase B · Kelas IV (Empat) · Semester Ganjil (Semester 1)

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase Fase B / Kelas IV (Empat)
SemesterGanjil (Semester 1)
Jumlah TP48

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid memahami dirinya sebagai pribadi yang tumbuh dan berkembang serta unik; memahami karya keselamatan Allah melalui tokoh-tokoh Perjanjian Lama; memahami Yesus sebagai pemenuhan janji Allah yang mewartakan Kerajaan Allah; mewujudkan iman melalui perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari.

3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Aku Dipanggil untuk Berkembang

NoKode TPElemenTujuan Pembelajaran
1Pribadi Peserta DidikMurid dapat menjelaskan keunikan diri sendiri dari segi jasmani (bentuk tubuh, warna kulit, raut muka) dan rohani (perasaan, pikiran, kehendak) sebagai anugerah Allah.
2Pribadi Peserta DidikMurid dapat membandingkan keunikan dirinya dengan teman-teman di kelas sebagai bukti bahwa setiap manusia diciptakan berbeda dan istimewa oleh Allah.
3Pribadi Peserta DidikMurid dapat menjelaskan makna bersyukur atas keunikan diri sebagai citra Allah berdasarkan pengalaman hidup sehari-hari.
4GerejaMurid dapat mengungkapkan rasa syukur atas keunikan diri melalui doa pribadi secara lisan maupun tulisan.
5Pribadi Peserta DidikMurid dapat mengidentifikasi kemampuan, bakat, dan talenta yang dimilikinya sebagai anugerah Allah yang perlu dikembangkan.
6Pribadi Peserta DidikMurid dapat menyebutkan usaha-usaha konkret yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan diri sesuai kehendak Allah.
7Pribadi Peserta DidikMurid dapat menjelaskan pesan Kitab Suci yang berkaitan dengan pengembangan kemampuan diri sebagai wujud iman kepada Allah.
8Pribadi Peserta DidikMurid dapat menunjukkan perbuatan baik sebagai bentuk pengembangan diri yang sesuai dengan ajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.
9MasyarakatMurid dapat menjelaskan pengaruh lingkungan sosial (keluarga, sekolah, desa/kota) terhadap pertumbuhan dan perkembangan dirinya.
10Yesus KristusMurid dapat meneladani cara Yesus tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga dan masyarakat Nazaret sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Suci.
11MasyarakatMurid dapat menjelaskan peranan orang lain (orang tua, guru, teman, dan masyarakat) dalam membantu pengembangan dirinya sebagai anugerah Allah.
12MasyarakatMurid dapat menunjukkan sikap menghargai dan menghormati orang-orang yang turut berperan dalam perkembangan dirinya sebagai perwujudan iman dalam hidup sehari-hari.
13Yesus KristusMurid dapat menjelaskan pesan Kitab Suci Markus 3:31-35 tentang persaudaraan sejati sebagai dasar kebersamaan dalam mengembangkan diri.
14Pribadi Peserta DidikMurid dapat mewujudkan semangat persaudaraan dan saling mendukung dalam mengembangkan diri bersama orang lain sesuai kehendak Allah.
15Pribadi Peserta DidikMurid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang dirinya sebagai pribadi yang unik, mampu bersyukur, dan bersedia mengembangkan keunikan diri bersama orang lain dan lingkungan sekitar.
16Pribadi Peserta DidikMurid dapat merefleksikan dan mengomunikasikan rencana tindakan nyata untuk mengembangkan diri sesuai talenta yang dianugerahkan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Bab 2 — Allah Membimbing Umat Israel

NoKode TPElemenTujuan Pembelajaran
17Yesus KristusMurid mampu menjelaskan situasi bangsa Israel yang tertindas di Mesir dan alasan Allah mengutus Musa untuk membebaskan mereka, berdasarkan kisah dalam Kitab Suci.
18Pribadi Peserta DidikMurid mampu menunjukkan bahwa Allah selalu hadir dan peduli terhadap penderitaan umat-Nya, sebagaimana Allah mendengar seruan bangsa Israel di Mesir.
19Yesus KristusMurid mampu menceritakan kembali peristiwa penyeberangan Laut Merah sebagai karya keselamatan Allah yang membebaskan bangsa Israel dari Firaun.
20GerejaMurid mampu mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas pembebasan yang dialami bangsa Israel melalui doa atau nyanyian pujian.
21Yesus KristusMurid mampu menggambarkan penyertaan Allah selama perjalanan bangsa Israel di padang gurun, seperti tiang awan dan tiang api, sebagai tanda kesetiaan Allah.
22Pribadi Peserta DidikMurid mampu mengaitkan pengalaman penyertaan Allah bagi bangsa Israel di padang gurun dengan keyakinan bahwa Allah juga menyertai dirinya dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.
23Yesus KristusMurid mampu menjelaskan peristiwa Musa menerima Sepuluh Perintah Allah di Gunung Sinai sebagai bentuk bimbingan Allah kepada bangsa Israel (Kel 20:2; Kel 24:12).
24Yesus KristusMurid mampu menjelaskan bahwa Sepuluh Perintah Allah diberikan Allah sebagai pedoman hidup yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama.
25Yesus KristusMurid mampu menyebutkan Sepuluh Perintah Allah dan mengklasifikasikannya ke dalam perintah yang mengatur hubungan dengan Tuhan dan perintah yang mengatur hubungan dengan sesama.
26MasyarakatMurid mampu mewujudkan nilai-nilai Sepuluh Perintah Allah melalui sikap dan tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah.
27Yesus KristusMurid mampu menjelaskan peran Yosua dalam memimpin bangsa Israel memasuki Tanah Terjanji sebagai kelanjutan karya keselamatan Allah setelah Musa (Ul 3:28).
28Pribadi Peserta DidikMurid mampu menunjukkan sikap kesetiaan dan ketekunan dalam perjuangan sebagaimana diteladankan oleh Yosua dalam mengantarkan bangsa Israel ke tanah Kanaan.
29Yesus KristusMurid mampu menjelaskan bagaimana Allah membentuk bangsa Israel menjadi suatu bangsa di tanah Kanaan sebagai pemenuhan janji-Nya kepada para leluhur Israel.
30Pribadi Peserta DidikMurid mampu menghubungkan pemenuhan janji Allah kepada bangsa Israel dengan keyakinan bahwa Allah juga menepati janji-Nya dalam kehidupan pribadi murid.
31Yesus KristusMurid mampu menjelaskan kisah Allah mengangkat Samuel dan Saul sebagai pemimpin bangsa Israel sebagai tanda bahwa Allah sendirilah pemimpin utama umat-Nya.
32MasyarakatMurid mampu mewujudkan sikap menghormati pemimpin di masyarakat sebagai cerminan nilai iman bahwa pemimpin adalah pelayan yang dipercayakan Allah.
33Yesus KristusMurid mampu menjelaskan kisah Allah memilih dan memberkati Daud sebagai raja Israel serta meneladani sikap Daud yang beriman dan setia kepada Allah.
34Pribadi Peserta DidikMurid mampu mewujudkan iman melalui perbuatan baik dan sikap melayani sesama sebagaimana diteladankan oleh Daud sebagai pemimpin yang dipilih Allah.
35Yesus KristusMurid mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang karya keselamatan Allah melalui tokoh Musa dan Yosua, Sepuluh Perintah Allah, serta para pemimpin Israel (Samuel, Saul, dan Daud) melalui asesmen tertulis.
36Pribadi Peserta DidikMurid mampu mengungkapkan refleksi pribadi tentang bagaimana bimbingan Allah kepada bangsa Israel menjadi inspirasi untuk mewujudkan iman dalam sikap dan tindakan hidup sehari-hari.

Bab 3 — Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah

NoKode TPElemenTujuan Pembelajaran
37Yesus KristusMurid mampu menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah pemenuhan janji Allah yang telah dinubuatkan oleh para nabi dalam Kitab Suci Perjanjian Lama.
38Yesus KristusMurid mampu mengidentifikasi hubungan antara nubuat para nabi Perjanjian Lama dengan kehadiran Yesus Kristus sebagai penyelamat umat manusia.
39Yesus KristusMurid mampu memahami makna Kerajaan Allah yang diwartakan Yesus melalui perumpamaan-perumpamaan dalam Injil.
40Yesus KristusMurid mampu menjelaskan pesan moral dari salah satu perumpamaan Yesus dan mengaitkannya dengan sikap hidup sehari-hari.
41Yesus KristusMurid mampu menyebutkan beberapa mukjizat yang dilakukan Yesus sebagai tanda kehadiran dan kemuliaan Allah.
42Yesus KristusMurid mampu memahami bahwa mukjizat Yesus bertujuan untuk keselamatan manusia dan menunjukkan bahwa Allah hadir serta berkarya melalui diri Yesus.
43Yesus KristusMurid mampu memahami peran Maria dalam sejarah keselamatan sebagai teladan iman yang menyambut kehadiran Yesus Kristus dengan penuh penyerahan diri kepada Allah.
44Pribadi Peserta DidikMurid mampu meneladani sikap Maria yang berserah diri dan mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
45Pribadi Peserta DidikMurid mampu menghubungkan pewartaan dan perbuatan Yesus dalam mewartakan Kerajaan Allah dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
46MasyarakatMurid mampu mewujudkan iman kepada Yesus Kristus melalui perbuatan baik, sikap kasih, dan kepedulian terhadap sesama di lingkungan sekitar.
47Yesus KristusMurid mampu menunjukkan pemahamannya bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat-Nya.
48Pribadi Peserta DidikMurid mampu mengungkapkan komitmen untuk meneladani Yesus Kristus dalam sikap dan tindakan nyata sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama Tujuan Pembelajaran yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.