TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI Fase Fase A · Kelas I (Satu) · Semester Ganjil (Semester 1) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase Fase A / Kelas I (Satu) |
|---|
| Semester | Ganjil (Semester 1) |
|---|
| Jumlah TP | 48 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu memahami dirinya sebagai pribadi yang dicintai Tuhan, memiliki anggota tubuh yang berguna dan mampu merawatnya; memahami lingkungan keluarga, teman-teman, dan sekolah sebagai tempat mengembangkan potensi diri; serta memahami bahwa Tuhan menciptakan langit, bumi, dan seluruh isinya. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Aku Bangga Menjadi Diriku| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui pengamatan gambar dan tanya jawab, murid mampu menyebutkan minimal dua kekhasan dirinya (nama, ciri fisik, kesukaan) sebagai tanda bahwa dirinya adalah pribadi yang unik dan dicintai Allah. | | 2 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan bercerita sederhana, murid mampu mengungkapkan rasa syukur atas dirinya yang khas dengan menyebutkan satu hal yang disyukuri dari dirinya sendiri. | | 3 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui mendengarkan cerita Kitab Suci Markus 10:13-16, murid mampu menceritakan kembali secara sederhana bahwa Yesus memberkati dan mencintai semua anak-anak tanpa terkecuali. | | 4 | — | Gereja | Melalui kegiatan refleksi dan doa syukur sederhana, murid mampu mengungkapkan keyakinan bahwa dirinya dicintai Allah dengan cara mengucapkan doa syukur pendek secara lisan. | | 5 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui aktivitas menggambar dan memperkenalkan diri, murid mampu menunjukkan identitas dirinya (nama, jenis kelamin, ciri khas) sebagai anugerah Allah yang patut disyukuri. | | 6 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui diskusi kelas, murid mampu menjelaskan bahwa setiap orang memiliki kekhasan yang berbeda-beda dan perbedaan itu merupakan anugerah Allah berdasarkan Yesaya 49:16. | | 7 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui pengamatan gambar dan lagu, murid mampu menyebutkan minimal lima anggota tubuh yang dimilikinya sebagai anugerah Allah. | | 8 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan bermain peran, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas anggota tubuh yang dimilikinya dengan menyatakan bahwa tubuhnya adalah pemberian Allah yang baik berdasarkan 1 Korintus 12:14-20. | | 9 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui tanya jawab dan permainan tebak fungsi, murid mampu mencocokkan minimal lima anggota tubuh dengan fungsinya masing-masing secara benar. | | 10 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui pengamatan gambar dan diskusi, murid mampu menjelaskan bahwa setiap anggota tubuh saling membutuhkan dan semuanya berguna berdasarkan 1 Korintus 12:14-20. | | 11 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui cerita bergambar dan diskusi, murid mampu membedakan cara penggunaan anggota tubuh yang baik dan yang tidak baik dalam kehidupan sehari-hari. | | 12 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan refleksi, murid mampu menyebutkan minimal dua contoh tindakan menggunakan anggota tubuh sesuai fungsinya sebagai bentuk tanggung jawab atas anugerah Allah. | | 13 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui pengamatan gambar dan video, murid mampu menyebutkan minimal empat cara merawat anggota tubuh (mandi, gosok gigi, cuci tangan, potong kuku) agar selalu sehat dan bersih. | | 14 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan demonstrasi sederhana, murid mampu mempraktikkan satu cara merawat anggota tubuh (misalnya mencuci tangan) dengan benar sebagai wujud tanggung jawab terhadap anugerah Allah. | | 15 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui diskusi dan kegiatan aksi, murid mampu menyebutkan kebiasaan sehari-hari dalam merawat tubuh dan menjelaskan mengapa merawat tubuh merupakan bentuk syukur kepada Allah. | | 16 | — | Gereja | Melalui bimbingan guru, murid mampu mengucapkan doa syukur sederhana atas tubuh yang sehat sebagai ungkapan iman bahwa dirinya dicintai dan dipelihara oleh Allah. | | 17 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan presentasi sederhana, murid mampu menceritakan kembali secara lisan tiga hal tentang dirinya (kekhasan diri, anggota tubuh dan fungsinya, cara merawat tubuh) sebagai anugerah Allah yang patut disyukuri. | | 18 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan kreasi gambar diri, murid mampu mengekspresikan rasa bangga dan syukur atas dirinya yang khas sebagai ciptaan Allah yang dicintai. | | 19 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui asesmen sumatif tertulis dan lisan, murid mampu menunjukkan pemahaman bahwa dirinya adalah pribadi yang khas dan dicintai Allah, menyebutkan anggota tubuh beserta fungsinya, serta menyebutkan cara merawat anggota tubuh sebagai bentuk syukur atas anugerah Allah. | | 20 | — | Gereja | Melalui asesmen sumatif, murid mampu mengungkapkan rasa percaya diri dan syukur atas dirinya yang dicintai Allah melalui doa syukur pendek secara lisan. |
Bab 2 — Aku Berkembang dalam Lingkungan| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 21 | — | Masyarakat | Melalui pengamatan gambar dan cerita, murid mampu menyebutkan fungsi rumah sebagai tempat tinggal dan berkumpul bersama keluarga yang dianugerahkan Allah. | | 22 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan bercerita, murid mampu menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas anugerah rumah sebagai tempat bertumbuh dan berkembang. | | 23 | — | Masyarakat | Melalui pendalaman cerita dan Kitab Suci, murid mampu menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian rumah sebagai wujud syukur kepada Allah. | | 24 | — | Masyarakat | Melalui refleksi dan aksi, murid mampu menyebutkan kebiasaan sederhana merawat kebersihan lingkungan rumah bersama anggota keluarga. | | 25 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui pengamatan gambar dan tanya jawab, murid mampu menyebutkan bagian-bagian lingkungan sekolah beserta fungsinya sebagai tempat yang dianugerahkan Allah untuk bertumbuh dan berkembang. | | 26 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan bercerita, murid mampu mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas anugerah sekolah sebagai tempat belajar dan mengembangkan potensi diri. | | 27 | — | Masyarakat | Melalui pendalaman Kitab Suci dan cerita, murid mampu menunjukkan sikap berinteraksi dengan baik terhadap guru dan teman di lingkungan sekolah sesuai ajaran Gereja Katolik. | | 28 | — | Gereja | Melalui refleksi dan aksi, murid mampu membiasakan diri berdoa bersama di sekolah sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari. | | 29 | — | Masyarakat | Melalui permainan dan cerita kehidupan, murid mampu menyebutkan nama dan keunikan teman-teman di lingkungan rumah dan sekolah sebagai anugerah Allah. | | 30 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui pengamatan gambar, murid mampu menjelaskan bahwa teman yang beraneka ragam latar belakang merupakan anugerah Allah yang patut disyukuri. | | 31 | — | Masyarakat | Melalui pendalaman Kitab Suci dan cerita, murid mampu menjelaskan pentingnya hidup rukun dan saling menghormati perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku di antara teman-teman. | | 32 | — | Masyarakat | Melalui refleksi dan aksi, murid mampu menunjukkan sikap bersahabat dan bekerja sama dengan teman yang berbeda latar belakang sebagai perwujudan iman Katolik. | | 33 | — | Gereja | Melalui kegiatan refleksi dan doa, murid mampu mengungkapkan syukur kepada Allah atas anugerah lingkungan rumah, sekolah, dan teman-teman sebagai tempat bertumbuh dan berkembang. | | 34 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan menggambar atau mewarnai, murid mampu mengekspresikan rasa syukur atas lingkungan tempat tinggal dan teman-teman yang diberikan Allah. | | 35 | — | Masyarakat | Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan pemahaman tentang lingkungan rumah, sekolah, dan teman-teman sebagai anugerah Allah untuk bertumbuh dan berkembang. | | 36 | — | Masyarakat | Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan sikap bersyukur dan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan serta hidup rukun bersama teman sesuai ajaran Gereja Katolik. |
Bab 3 — Allah Sang Pencipta| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 37 | — | Yesus Kristus | Melalui pengamatan gambar dan tanya jawab, murid mampu menyebutkan minimal tiga contoh ciptaan Allah di alam sekitar (langit, bumi, dan isinya) dengan benar. | | 38 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan refleksi sederhana, murid mampu mengungkapkan rasa kagum terhadap keindahan alam ciptaan Allah dengan kalimat sendiri. | | 39 | — | Yesus Kristus | Melalui cerita dan bermain peran kisah penciptaan, murid mampu mengurutkan karya penciptaan Allah dari hari pertama hingga hari keenam secara berurutan. | | 40 | — | Yesus Kristus | Melalui pendalaman teks Kitab Suci Kejadian 1:1-28, murid mampu menjelaskan bahwa Allah menciptakan langit, bumi, dan seluruh isinya karena kasih-Nya kepada manusia. | | 41 | — | Yesus Kristus | Melalui cerita dan diskusi sederhana, murid mampu menjelaskan bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang paling istimewa karena diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. | | 42 | — | Pribadi Peserta Didik | Melalui kegiatan refleksi, murid mampu mengungkapkan rasa syukur karena dirinya dicintai dan diciptakan oleh Allah sebagai pribadi yang istimewa. | | 43 | — | Yesus Kristus | Melalui pengamatan gambar alam yang terawat dan alam yang rusak, murid mampu membedakan perilaku yang menjaga dan yang merusak ciptaan Allah. | | 44 | — | Masyarakat | Melalui diskusi dan kegiatan menulis, murid mampu menyebutkan minimal dua cara memelihara dan melestarikan alam ciptaan Allah dalam kehidupan sehari-hari. | | 45 | — | Gereja | Melalui kegiatan bernyanyi dan berdoa bersama, murid mampu mengungkapkan syukur kepada Allah atas karya penciptaan-Nya dengan doa pujian dan syukur secara lisan. | | 46 | — | Masyarakat | Melalui aksi nyata sederhana di lingkungan sekolah, murid mampu menunjukkan satu bentuk tindakan memelihara ciptaan Allah sebagai wujud iman dan rasa syukur. | | 47 | — | Yesus Kristus | Melalui asesmen tertulis dan lisan, murid mampu menunjukkan pemahaman tentang Allah sebagai Pencipta langit, bumi, dan manusia sebagai ciptaan yang istimewa sesuai Kejadian 1:1-28. | | 48 | — | Gereja | Melalui asesmen unjuk kerja, murid mampu mendemonstrasikan sikap syukur dan tanggung jawab dalam memelihara ciptaan Allah melalui doa atau tindakan konkret. |
|