Dokumenchevron_rightTujuan Pembelajaranchevron_rightPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekertichevron_rightKelas 6

TP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6 — Semester 1

Tujuan PembelajaranSDKelas 6CSemester 1

Dokumen Tujuan Pembelajaran ini membantu guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN Tujuan Pembelajaran

TP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6 — Semester 1

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti · Kelas 6

Semester 1

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI

Fase C · Kelas 6 · Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
SemesterSemester 1
Jumlah TP18

Kode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 6.1.1 = Kelas 6, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah.

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Sumber resmi: Kepka BKPDM 020/2026 (versi 2026) — Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti, Fase C. Teks berikut kutipan resmi per elemen.

Elemen: Sejarah

Menganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan untuk meraih kesuksesan dan mengadaptasi pendekatan tersebut untuk mengatasi tantangan personal mereka. Mengevaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial, kemudian mengkreasi solusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan tersebut untuk konteks modern. Mengintegrasikan konsep dasar musyawarah mufakat dalam kehidupan Buddha Sakyamuni dengan mensintesis prinsip tersebut dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Elemen: Ritual

Menganalisis keragaman upacara puja dan meditasi ketenangan dari berbagai aliran atau tradisi agama Buddha. Merefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan dengan berperan serta melakukan dialog moderasi beragama.

Elemen: Etika

Menganalisis nilai-nilai Buddhadharma, Pancasila Buddhis, dan nilai-nilai Pancasila dasar negara berlandaskan pada nilai- nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan. Menerapkan hak dan kewajiban, permasalahan dan solusinya di rumah, sekolah, dan rumah ibadah sebagai dasar keyakinan terhadap agama Buddha, melalui pembelajaran ramah anak serta mencerminkan kehidupan yang moderat.

3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARAN

Bab 1 — Meneladan Sifat Buddha dalam Mengatasi Kesulitan

Kode TPElemenKompetensiLingkup MateriRumusan Tujuan PembelajaranDukungan ProfilAsesmen Formatif
TP 6.1.1SejarahMenganalisisstrategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan bahaya dan hinaan untuk meraih kesuksesanMenganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan bahaya dan hinaan untuk meraih kesuksesanPeserta didik mengidentifikasi dan membedah strategi Buddha Sakyamuni ketika berhadapan dengan bahaya dan hinaan secara objektif serta logis.tes tertulis uraian · lembar jawaban analisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan bahaya dan hinaan
TP 6.1.2SejarahMenganalisisstrategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan fitnahan, derita, dan sakit untuk meraih kesuksesanMenganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan fitnahan, derita, dan sakit untuk meraih kesuksesanPeserta didik menganalisis langkah dan sikap batin Buddha Sakyamuni ketika mengatasi fitnahan, penderitaan fisik, dan sakit.tes tertulis uraian · lembar telaah kritis mengenai strategi Buddha Sakyamuni menghadapi hambatan fitnahan, derita, dan sakit
TP 6.1.3SejarahMengadaptasipendekatan Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan untuk mengatasi tantangan personalMengadaptasi pendekatan Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan untuk mengatasi tantangan personalPeserta didik secara mandiri merancang penerapan ketenangan dan kesabaran saat menghadapi kesulitan pribadi di kehidupan sehari-hari.penilaian diri tertulis · catatan refleksi mandiri rencana adaptasi pendekatan Buddha dalam mengatasi tantangan personal
TP 6.1.4SejarahMengevaluasiefektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosialMengevaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial saat menghadapi kesulitanPeserta didik menilai dampak dan keefektifan cara bijaksana Buddha dalam menyelesaikan konflik sosial maupun tekanan personal.tinjauan tertulis · laporan tertulis evaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial
TP 6.1.5SejarahMengkreasisolusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan Buddha Sakyamuni untuk konteks modernMengkreasi solusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan untuk konteks modernPeserta didik merumuskan gagasan kreatif pemecahan masalah kesulitan modern berlandaskan nilai keteladanan Buddha.unjuk kerja presentasi · lembar rencana solusi inovatif pemecahan kesulitan di lingkungan sekitar berlandaskan kebijaksanaan Buddha

Bab 2 — Meneladan Sifat-Sifat Luhur Bodhisattva

Kode TPElemenKompetensiLingkup MateriRumusan Tujuan PembelajaranDukungan ProfilAsesmen Formatif
TP 6.2.1EtikaMenganalisisnilai-nilai Buddhadharma dalam praktik kedermawanan dan kesusilaan berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling BergantunganMenganalisis nilai-nilai Buddhadharma dalam praktik kedermawanan dan kesusilaan berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantunganpeserta didik menganalisis hubungan sebab akibat moral pada perbuatan kedermawanan dan kesusilaantes tertulis · uraian analisis hubungan sebab akibat moral dalam perbuatan kedermawanan dan kesusilaan
TP 6.2.2EtikaMenganalisisnilai-nilai Buddhadharma dalam pelepasan keduniawian dan kebijaksanaan berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling BergantunganMenganalisis nilai-nilai Buddhadharma dalam pelepasan keduniawian dan kebijaksanaan berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantunganpeserta didik menelaah kaitan hukum sebab akibat dengan pengembangan kebijaksanaan dan pelepasan keduniawiantes tertulis · lembar kerja analisis nilai kebijaksanaan dan pelepasan keduniawian berbasis sebab akibat
TP 6.2.3EtikaMenganalisisnilai-nilai Buddhadharma dalam kesabaran dan semangat berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling BergantunganMenganalisis nilai-nilai Buddhadharma dalam kesabaran dan semangat berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantunganpeserta didik mengevaluasi peran kesabaran dan semangat dalam mengatasi akibat dari perbuatanpenugasan tertulis · laporan analisis penerapan nilai kesabaran dan semangat berdasarkan hukum sebab akibat
TP 6.2.4EtikaMenganalisisnilai-nilai Buddhadharma dalam kebenaran dan tekad yang kuat berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling BergantunganMenganalisis nilai-nilai Buddhadharma dalam kebenaran dan tekad yang kuat berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantunganpeserta didik menguraikan keterkaitan tekad yang kuat dan kebenaran dengan kepastian hukum sebab akibattes tertulis · uraian tertulis tentang keterkaitan kebenaran dan tekad kuat terhadap hasil perbuatan
TP 6.2.5EtikaMenganalisisnilai-nilai Buddhadharma dalam cinta kasih dan keseimbangan batin berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling BergantunganMenganalisis nilai-nilai Buddhadharma dalam cinta kasih dan keseimbangan batin berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantunganpeserta didik mengkaji pengaruh cinta kasih dan keseimbangan batin terhadap keharmonisan hidup sesuai hukum sebab akibattes lisan · penjelasan lisan analisis manfaat cinta kasih dan keseimbangan batin berlandaskan hukum sebab akibat

Bab 3 — Menyelesaikan Masalah dengan Musyawarah

Kode TPElemenKompetensiLingkup MateriRumusan Tujuan PembelajaranDukungan ProfilAsesmen Formatif
TP 6.3.1SejarahMengintegrasikankonsep dasar musyawarah mufakat dalam kehidupan Buddha SakyamuniMengintegrasikan konsep dasar musyawarah mufakat dalam kehidupan Buddha Sakyamuni saat menyelesaikan masalah perbedaan pendapatpeserta didik menguraikan keterkaitan konsep dasar musyawarah mufakat pada peristiwa kehidupan Buddha Sakyamuni secara analitistes tertulis uraian · penjelasan tertulis mengenai konsep dasar musyawarah mufakat dalam kehidupan Buddha Sakyamuni saat menghadapi perbedaan pendapat
TP 6.3.2SejarahMensintesisprinsip musyawarah mufakat dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan keluargaMensintesis prinsip musyawarah mufakat kehidupan Buddha Sakyamuni dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan keluargapeserta didik merumuskan kesepakatan bersama melalui musyawarah di lingkungan keluargapenilaian kinerja · lembar rencana simulasi musyawarah keluarga yang memuat sintesis prinsip musyawarah mufakat untuk mencapai kesepakatan demokratis
TP 6.3.3SejarahMensintesisprinsip musyawarah mufakat dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan sekolahMensintesis prinsip musyawarah mufakat kehidupan Buddha Sakyamuni dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan sekolahpeserta didik menyampaikan pendapat dan membangun permufakatan bersama dalam pengambilan keputusan di kelasunjuk kerja diskusi · catatan hasil musyawarah kelompok tentang penyelesaian perbedaan pendapat di sekolah berlandaskan prinsip musyawarah mufakat
TP 6.3.4SejarahMensintesisprinsip musyawarah mufakat dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan masyarakatMensintesis prinsip musyawarah mufakat kehidupan Buddha Sakyamuni dalam praktik pengambilan keputusan demokratis di lingkungan masyarakatpeserta didik menghargai hak bersuara warga serta mengedepankan mufakat demi kepentingan bersama di lingkungan masyarakatstudi kasus tertulis · analisis solusi pemecahan masalah sosial warga masyarakat menggunakan sintesis prinsip pengambilan keputusan demokratis

Bab 4 — Menghargai Perbedaan Pendapat

Kode TPElemenKompetensiLingkup MateriRumusan Tujuan PembelajaranDukungan ProfilAsesmen Formatif
TP 6.4.1EtikaMenganalisisnilai-nilai Buddhadharma dalam menghargai perbedaan pendapatMenganalisis nilai-nilai Buddhadharma yang mencerminkan cara menghargai perbedaan pendapat dalam kehidupan yang moderatpeserta didik menelaah pesan nilai Buddhadharma terkait etika berbicara dan mendengarkan ketika terjadi perbedaan pendapatpenugasan analisis tertulis · lembar analisis keterkaitan ajaran Buddhadharma tentang ucapan benar dengan sikap menghargai perbedaan pendapat
TP 6.4.2EtikaMenerapkanhak dan kewajiban menyampaikan pendapat di sekolahMenerapkan hak dan kewajiban menyampaikan serta mendengarkan pendapat di sekolah melalui pembelajaran ramah anakpeserta didik menggunakan hak menyampaikan pendapat secara santun dan memenuhi kewajiban mendengarkan pendapat orang lain dengan saksamapenilaian kinerja · rubrik observasi penyampaian pendapat dan sikap menyimak pendapat teman saat aktivitas pembelajaran di kelas
TP 6.4.3EtikaMenerapkansolusi permasalahan perbedaan pendapat di sekolahMenerapkan solusi atas permasalahan perbedaan pendapat di sekolah yang mencerminkan kehidupan yang moderatpeserta didik merumuskan jalan tengah yang adil dan damai untuk menyelesaikan perselisihan pendapat antartemanstudi kasus tertulis · hasil rumusan solusi moderat atas skenario pertentangan pendapat siswa di lingkungan sekolah
TP 6.4.4RitualMerefleksikansikap bersatu dalam perbedaan melalui dialog moderasi beragamaMerefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan pendapat dengan berperan serta melakukan dialog moderasi beragamapeserta didik mengembangkan rasa persatuan dan toleransi melalui pertukaran pandangan secara santun serta terbukarefleksi lisan terstruktur · catatan refleksi murid tentang pengalaman menerima perbedaan sudut pandang dalam sesi simulasi dialog moderasi

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama Tujuan Pembelajaran yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.