TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) MATEMATIKA Fase Fase A · Kelas 1 SD/MI · Semester Semester 1 (Ganjil) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase Fase A / Kelas 1 SD/MI |
|---|
| Semester | Semester 1 (Ganjil) |
|---|
| Jumlah TP | 61 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu menunjukkan pemahaman bilangan cacah sampai 100 (membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, komposisi dan dekomposisi); melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan dengan benda konkret sampai 20; mengenal bangun datar dan bangun ruang serta melakukan komposisi dan dekomposisi bangun datar; dan memahami makna simbol '=' dalam kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Ayo Membilang sampai dengan 10| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Bilangan | Murid dapat menghitung banyak benda konkret di sekitar kelas dari 1 sampai dengan 5 secara tepat. | | 2 | — | Bilangan | Murid dapat membaca lambang bilangan 1 sampai dengan 5 dengan benar. | | 3 | — | Bilangan | Murid dapat menghitung banyak benda konkret di sekitar kelas dari 6 sampai dengan 10 secara tepat. | | 4 | — | Bilangan | Murid dapat membaca lambang bilangan 6 sampai dengan 10 dengan benar. | | 5 | — | Bilangan | Murid dapat menulis lambang bilangan 1 sampai dengan 10 dengan benar sesuai urutan. | | 6 | — | Bilangan | Murid dapat mengenal bilangan 0 dengan menunjukkan model konkret sebagai representasi tidak ada benda. | | 7 | — | Bilangan | Murid dapat memasangkan banyak benda pada bingkai 10 (ten frame) untuk menunjukkan bilangan 1 sampai dengan 10 menggunakan benda konkret. | | 8 | — | Bilangan | Murid dapat menghubungkan susunan benda pada bingkai 10 dengan lambang bilangan yang sesuai. | | 9 | — | Bilangan | Murid dapat menunjukkan konsep sama banyak dari dua kelompok benda menggunakan benda konkret dengan cara memasangkan satu per satu. | | 10 | — | Bilangan | Murid dapat menunjukkan konsep lebih banyak dan lebih sedikit dari dua kelompok benda konkret yang banyaknya sampai dengan 10. | | 11 | — | Bilangan | Murid dapat mengurutkan bilangan 0 sampai dengan 10 dari yang terkecil ke terbesar menggunakan benda konkret. | | 12 | — | Bilangan | Murid dapat mengurutkan bilangan 0 sampai dengan 10 dari yang terbesar ke terkecil menggunakan benda konkret. | | 13 | — | Bilangan | Murid dapat menghitung maju dari 0 sampai dengan 10 menggunakan benda konkret dan garis bilangan sederhana. | | 14 | — | Bilangan | Murid dapat menghitung mundur dari 10 sampai dengan 0 menggunakan benda konkret dan garis bilangan sederhana. | | 15 | — | Bilangan | Murid dapat mengurai (dekomposisi) bilangan sampai dengan 10 menjadi dua kelompok bilangan yang lebih kecil menggunakan benda konkret. | | 16 | — | Bilangan | Murid dapat menemukan berbagai pasangan bilangan (number bond) dari suatu bilangan sampai dengan 10 melalui eksplorasi benda konkret. | | 17 | — | Bilangan | Murid dapat menyusun (komposisi) dua kelompok benda konkret untuk membentuk bilangan tertentu sampai dengan 10. | | 18 | — | Bilangan | Murid dapat menjelaskan hubungan antara komposisi dan dekomposisi bilangan sampai dengan 10 menggunakan model konkret. | | 19 | — | Bilangan | Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan membilang, membaca, menulis, dan membandingkan bilangan 0 sampai dengan 10 secara mandiri sebagai bukti ketercapaian kompetensi bab. | | 20 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan soal sederhana terkait menghitung maju-mundur serta mengurai dan menyusun bilangan sampai dengan 10 secara mandiri. |
Bab 2 — Penjumlahan sampai dengan 10| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 21 | — | Bilangan | Murid dapat menunjukkan konsep penjumlahan sebagai penggabungan dua kelompok benda konkret dengan hasil sampai dengan 10. | | 22 | — | Bilangan | Murid dapat menceritakan situasi penggabungan dua kelompok benda menggunakan kosakata penjumlahan (menambahkan, datang lagi, digabungkan). | | 23 | — | Aljabar | Murid dapat menuliskan operasi hitung penjumlahan menggunakan simbol '+' dan '=' sesuai konteks cerita atau gambar dengan hasil sampai dengan 10. | | 24 | — | Aljabar | Murid dapat membaca kalimat matematika penjumlahan (contoh: 4 + 2 = 6) dan menjelaskan makna setiap simbol yang digunakan. | | 25 | — | Bilangan | Murid dapat menuliskan operasi hitung penjumlahan yang sesuai berdasarkan gambar atau cerita yang diberikan dengan hasil sampai dengan 10. | | 26 | — | Aljabar | Murid dapat membuat cerita penjumlahan sederhana berdasarkan gambar dan menuliskan kalimat matematikanya. | | 27 | — | Bilangan | Murid dapat menggunakan strategi menghitung maju pada garis bilangan untuk menyelesaikan operasi penjumlahan sampai dengan 10. | | 28 | — | Bilangan | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah strategi menghitung maju dan menerapkannya pada soal penjumlahan sampai dengan 10. | | 29 | — | Bilangan | Murid dapat menggunakan diagram pasangan bilangan (number bond) untuk menguraikan dan menyusun operasi penjumlahan sampai dengan 10. | | 30 | — | Bilangan | Murid dapat melakukan komposisi bilangan sampai dengan 10 menggunakan pasangan bilangan sebagai strategi penjumlahan. | | 31 | — | Bilangan | Murid dapat mengenali dan menggunakan strategi penjumlahan ganda (bilangan yang dijumlahkan sama, contoh: 3 + 3 = 6) untuk menyelesaikan operasi penjumlahan sampai dengan 10. | | 32 | — | Bilangan | Murid dapat membedakan penjumlahan ganda dari penjumlahan biasa dan menyebutkan contoh penjumlahan ganda dengan hasil sampai dengan 10. | | 33 | — | Bilangan | Murid dapat menemukan berbagai pasangan bilangan yang jika dijumlahkan menghasilkan 10 menggunakan benda konkret atau bingkai 10 (ten frame). | | 34 | — | Aljabar | Murid dapat menuliskan seluruh operasi penjumlahan dua bilangan cacah yang hasilnya tepat 10. | | 35 | — | Bilangan | Murid dapat menyelesaikan masalah soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan sampai dengan 10 menggunakan satu langkah penyelesaian. | | 36 | — | Aljabar | Murid dapat membuat soal cerita penjumlahan sampai dengan 10 berdasarkan konteks sehari-hari dan menuliskan kalimat matematikanya. | | 37 | — | Bilangan | Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman konsep penjumlahan sampai dengan 10 melalui penyelesaian soal yang mencakup benda konkret, gambar, kalimat matematika, dan soal cerita. | | 38 | — | Bilangan | Murid dapat memilih dan menerapkan strategi penjumlahan yang tepat (menghitung maju, pasangan bilangan, penjumlahan ganda, atau penjumlahan hasil 10) untuk menyelesaikan soal penjumlahan sampai dengan 10. |
Bab 3 — Pengurangan sampai dengan 10| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 39 | — | Bilangan | Murid mampu menunjukkan konsep pengurangan sampai dengan 10 melalui cerita dan situasi konkret di sekitar | | 40 | — | Bilangan | Murid mampu merepresentasikan pengurangan menggunakan benda konkret dan gambar | | 41 | — | Aljabar | Murid mampu menuliskan operasi pengurangan menggunakan simbol minus dan sama dengan | | 42 | — | Bilangan | Murid mampu menghitung hasil pengurangan bilangan cacah sampai dengan 10 menggunakan benda konkret | | 43 | — | Bilangan | Murid mampu melakukan pengurangan dengan strategi menghitung mundur pada bilangan cacah sampai dengan 10 | | 44 | — | Bilangan | Murid mampu menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond) dalam melakukan pengurangan | | 45 | — | Bilangan | Murid mampu melakukan pengurangan dari 10 dengan berbagai kombinasi bilangan | | 46 | — | Aljabar | Murid mampu menunjukkan fakta hubungan antara operasi penjumlahan dan pengurangan sampai dengan 10 | | 47 | — | Aljabar | Murid mampu mengenali pengurangan sebagai kebalikan dari penjumlahan menggunakan gambar | | 48 | — | Bilangan | Murid mampu menyelesaikan masalah pengurangan dengan satu langkah penyelesaian dalam konteks kehidupan sehari-hari | | 49 | — | Bilangan | Murid mampu membuat dan mengomunikasikan soal cerita pengurangan sendiri | | 50 | — | Bilangan | Murid mampu menunjukkan pemahaman konsep dan operasi pengurangan bilangan cacah sampai dengan 10 melalui berbagai strategi |
Bab 4 — Mengenal Bentuk| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 51 | — | Geometri | Murid dapat mengidentifikasi bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung dari benda-benda di lingkungan sekitar. | | 52 | — | Geometri | Murid dapat menyebutkan dan memberi nama bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung dengan benar. | | 53 | — | Geometri | Murid dapat mendeskripsikan ciri-ciri bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung berdasarkan pengamatan benda konkret di sekitar. | | 54 | — | Geometri | Murid dapat mencocokkan benda-benda di lingkungan sekitar dengan nama bentuk dasarnya (segitiga, segi empat, atau bentuk lengkung). | | 55 | — | Geometri | Murid dapat mengelompokkan benda-benda berdasarkan bentuknya (segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung). | | 56 | — | Geometri | Murid dapat mengelompokkan benda-benda berdasarkan warna dan ukurannya secara bersamaan dengan atribut bentuk. | | 57 | — | Geometri | Murid dapat menghitung banyaknya segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung yang terdapat dalam sebuah gambar. | | 58 | — | Geometri | Murid dapat membandingkan jumlah masing-masing bentuk dasar yang ditemukan dalam suatu gambar menggunakan kata lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak. | | 59 | — | Geometri | Murid dapat menyusun beberapa bentuk dasar (segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung) menjadi satu bentuk baru yang kreatif. | | 60 | — | Geometri | Murid dapat mengurai suatu bentuk bangun menjadi beberapa bentuk dasar penyusunnya (segitiga, segi empat, dan/atau bentuk lengkung). | | 61 | — | Geometri | Murid dapat menunjukkan pemahamannya tentang bentuk dasar segitiga, segi empat, dan bentuk lengkung melalui kegiatan mengidentifikasi, mengelompokkan, serta menyusun dan mengurai bentuk bangun. |
|