TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) Fase Fase D · Kelas IX (Sembilan) · Semester Semester 1 (Ganjil) 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) |
|---|
| Fase / Kelas | Fase Fase D / Kelas IX (Sembilan) |
|---|
| Semester | Semester 1 (Ganjil) |
|---|
| Jumlah TP | 58 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu menganalisis fungsi serta kelainan/gangguan pada sistem organ (sistem koordinasi, homeostasis, dan reproduksi); mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; serta menerapkan keterampilan proses ilmiah meliputi mengamati, mempertanyakan, merencanakan penyelidikan, memproses dan menganalisis data, mengevaluasi, serta mengomunikasikan hasil. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | Pemahaman IPA — menganalisis fungsi sistem organ | Murid dapat menjelaskan pengertian sistem koordinasi dan homeostasis serta alasan tubuh manusia memerlukan kedua sistem tersebut untuk menjaga kestabilan kondisi internal. | | 2 | — | Keterampilan Proses — Mengamati | Murid dapat mengamati dan mencatat respons tubuh terhadap rangsangan sederhana (seperti cubitan pada lengan) sebagai bukti awal kerja sistem koordinasi. | | 3 | — | Pemahaman IPA — menganalisis struktur dan fungsi sistem organ | Murid dapat mendeskripsikan struktur neuron (dendrit, badan sel, akson) beserta fungsinya dalam menghantarkan impuls saraf. | | 4 | — | Pemahaman IPA — menganalisis fungsi sistem organ | Murid dapat membedakan jenis neuron (sensorik, motorik, interneuron) dan menjelaskan peranan masing-masing dalam jalur pengiriman impuls. | | 5 | — | Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat mensimulasikan jalur impuls saraf dari rangsangan hingga respons melalui aktivitas simulasi berkelompok. | | 6 | — | Pemahaman IPA — menganalisis struktur dan fungsi sistem organ | Murid dapat menjelaskan struktur dan fungsi otak, sumsum tulang belakang, serta saraf tepi sebagai komponen utama sistem saraf manusia. | | 7 | — | Keterampilan Proses — Mengamati; Memproses dan Menganalisis Data | Murid dapat membedakan gerak sadar dan gerak refleks serta mengidentifikasi lengkung refleks melalui pengamatan percobaan sederhana. | | 8 | — | Pemahaman IPA — menganalisis struktur dan fungsi sistem organ | Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi alat indra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit) sebagai penerima rangsangan dari lingkungan. | | 9 | — | Pemahaman IPA — menganalisis fungsi sistem organ | Murid dapat menjelaskan mekanisme penerimaan dan penghantaran rangsangan dari alat indra menuju sistem saraf pusat. | | 10 | — | Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat merancang dan melakukan eksperimen pengukuran waktu reaksi untuk menyelidiki kecepatan respons sistem saraf terhadap rangsangan. | | 11 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat mengolah data hasil pengukuran waktu reaksi dalam bentuk tabel dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kecepatan respons saraf. | | 12 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat mengomunikasikan hasil eksperimen waktu reaksi secara sistematis dengan argumen yang didukung bukti data. | | 13 | — | Pemahaman IPA — menganalisis struktur dan fungsi sistem organ | Murid dapat mendeskripsikan struktur kelenjar endokrin utama (hipofisis, tiroid, adrenal, pankreas, gonad) beserta hormon yang dihasilkan dan fungsinya bagi tubuh. | | 14 | — | Pemahaman IPA — menganalisis fungsi sistem organ | Murid dapat membedakan mekanisme kerja sistem saraf dan sistem hormon dalam mengkoordinasikan fungsi tubuh manusia. | | 15 | — | Pemahaman IPA — menganalisis fungsi sistem organ; mekanisme homeostasis | Murid dapat menganalisis mekanisme homeostasis dalam mengatur suhu tubuh melalui proses berkeringat dan menggigil sebagai respons terhadap perubahan lingkungan. | | 16 | — | Pemahaman IPA — menganalisis mekanisme homeostasis | Murid dapat menjelaskan mekanisme pengaturan kadar cairan tubuh melalui peran ginjal dan hormon ADH dalam menjaga keseimbangan osmotik. | | 17 | — | Keterampilan Proses — Mengamati; Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat melakukan pengamatan dan pencatatan efek perubahan suhu terhadap produksi keringat sebagai bukti mekanisme pengaturan suhu tubuh. | | 18 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat mendokumentasikan dan menganalisis warna urine sebagai indikator keseimbangan cairan tubuh serta menghubungkannya dengan konsep homeostasis. | | 19 | — | Pemahaman IPA — menganalisis mekanisme homeostasis dan fungsi sistem organ | Murid dapat menganalisis mekanisme umpan balik (feedback) dalam pengaturan kadar gula darah oleh hormon insulin dan glukagon yang dihasilkan pankreas. | | 20 | — | Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah tentang gangguan pengaturan gula darah dan membuat prediksi dampaknya terhadap kondisi tubuh. | | 21 | — | Pemahaman IPA — menganalisis kelainan atau gangguan pada sistem organ | Murid dapat mengidentifikasi gangguan atau kelainan yang terjadi akibat ketidakseimbangan sistem koordinasi dan homeostasis (seperti diabetes melitus, stroke, hipertiroid, dan dehidrasi). | | 22 | — | Pemahaman IPA — menganalisis kelainan sistem organ; Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi penyebab gangguan sistem koordinasi dan homeostasis serta merancang upaya pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari. | | 23 | — | Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat merancang dan melakukan survei atau wawancara sederhana untuk mengenali penyakit terkait sistem koordinasi dan homeostasis di lingkungan sekitar. | | 24 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat menyusun dan mengomunikasikan laporan hasil survei secara sistematis yang mencakup temuan, analisis penyebab, dan usulan pencegahan gangguan sistem koordinasi dan homeostasis. | | 25 | — | Pemahaman IPA — menganalisis fungsi dan kelainan sistem organ | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang struktur dan fungsi sistem saraf, alat indra, sistem hormon, serta mekanisme homeostasis melalui asesmen sumatif tertulis. | | 26 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat menerapkan keterampilan proses IPA dalam menjawab soal berbasis data dan situasi nyata terkait gangguan sistem koordinasi dan homeostasis. |
Bab 2 — Zat Aditif dan Zat Adiktif| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 27 | — | Pemahaman IPA — menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; Keterampilan Proses — Mengamati | Murid dapat mengidentifikasi pengertian zat aditif dan mengklasifikasikan zat aditif berdasarkan asalnya (alami dan sintetis) melalui pengamatan label kemasan produk pangan. | | 28 | — | Pemahaman IPA — menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat membandingkan karakteristik zat aditif alami dan sintetis berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pengamatan label kemasan dan sumber informasi yang relevan. | | 29 | — | Pemahaman IPA — menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat menjelaskan fungsi masing-masing jenis zat aditif (pemanis, pewarna, penyedap, pengawet, antioksidan, pengental, dan pengemulsi) beserta contoh alami dan sintetisnya dalam produk pangan sehari-hari. | | 30 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat mengomunikasikan hasil penelusuran informasi tentang jenis dan fungsi zat aditif melalui poster atau infografik secara sistematis dan didukung argumen yang sesuai. | | 31 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menganalisis dampak penggunaan zat aditif sintetis secara berlebihan terhadap kesehatan tubuh berdasarkan data dari artikel ilmiah atau sumber terpercaya. | | 32 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat merefleksikan kebiasaan konsumsi pangan sehari-hari selama dua hari dan menentukan langkah perbaikan dalam memilih produk pangan dengan mempertimbangkan kandungan zat aditif yang lebih aman. | | 33 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat membuat modifikasi produk pangan lokal dengan menggunakan zat aditif alami, kemudian mengevaluasi ketepatan pemilihan zat aditif yang digunakan dalam produk tersebut dari segi kesehatan. | | 34 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat mengomunikasikan hasil pembuatan produk pangan lokal beserta alasan pemilihan zat aditif alami yang digunakan secara sistematis kepada teman dan guru. | | 35 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat mengklasifikasikan zat adiktif berdasarkan jenisnya (narkotika, psikotropika, dan bukan narkotika/psikotropika) serta cara kerjanya (stimulan, depresan, halusinogen) melalui penelusuran informasi dari berbagai sumber termasuk booklet BNN. | | 36 | — | Pemahaman IPA — menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menyusun peta pikiran yang menghubungkan dan membandingkan berbagai jenis zat adiktif berdasarkan cara kerja serta efek yang ditimbulkannya terhadap sistem tubuh manusia. | | 37 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat menganalisis dampak penyalahgunaan zat adiktif terhadap kesehatan fisik dan mental dalam jangka pendek maupun jangka panjang, serta mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari penyalahgunaannya. | | 38 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat menciptakan produk kampanye kreatif antinarkoba dalam bentuk media visual atau konten media sosial untuk mengajak orang lain menjauhi zat adiktif, berdasarkan pemahaman tentang dampak dan upaya pencegahannya. | | 39 | — | Pemahaman IPA — menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang klasifikasi, fungsi, dan dampak zat aditif serta zat adiktif melalui asesmen sumatif tertulis yang mencakup seluruh indikator pencapaian bab. | | 40 | — | Pemahaman IPA — mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan; Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi dan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi nyata terkait penggunaan zat aditif dan pencegahan penyalahgunaan zat adiktif berdasarkan bukti ilmiah yang telah dipelajari. |
Bab 3 — Sistem Reproduksi Manusia| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 41 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat mengidentifikasi organ-organ utama sistem reproduksi laki-laki (testis, epididimis, vas deferens, uretra, penis, vesikula seminalis, kelenjar prostat) beserta fungsinya masing-masing melalui pengamatan diagram. | | 42 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menjelaskan proses pembentukan sel sperma (spermatogenesis) di dalam testis secara runtut. | | 43 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat mengidentifikasi organ-organ utama sistem reproduksi perempuan (ovarium, oviduk, uterus, vagina, serviks) beserta fungsinya masing-masing melalui pengamatan diagram. | | 44 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menjelaskan proses pembentukan sel telur (oogenesis) di ovarium dan peran hormon estrogen serta progesteron dalam sistem reproduksi perempuan. | | 45 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menjelaskan tahapan siklus menstruasi (menstruasi, proliferasi, ovulasi, sekretori) dan menganalisis perubahan hormon (FSH, LH, estrogen, progesteron) yang memengaruhi setiap fase. | | 46 | — | Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi; mengidentifikasi sumber ketidakpastian dan kemungkinan penjelasan alternatif | Murid dapat meluruskan miskonsepsi umum tentang menstruasi (misalnya konsep 'darah kotor') berdasarkan data dan fakta ilmiah yang diperoleh dari sumber terpercaya. | | 47 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menjelaskan proses fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sel sperma di oviduk) dan tahapan perkembangan zigot menjadi embrio hingga janin di dalam uterus secara berurutan. | | 48 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan kehamilan serta menjelaskan fungsi plasenta dalam mendukung perkembangan janin. | | 49 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat membedakan konsep pertumbuhan (kuantitatif) dan perkembangan (kualitatif) pada manusia, serta mengurutkan tahapan perkembangan manusia dari bayi, balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa disertai ciri-cirinya. | | 50 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menganalisis perubahan fisik dan hormonal yang terjadi pada masa pubertas laki-laki dan perempuan sebagai tanda kematangan sistem reproduksi. | | 51 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menjelaskan konsep keluarga berencana dan mengklasifikasikan berbagai metode kontrasepsi (barrier, hormonal, IUD, alami) berdasarkan mekanisme kerjanya. | | 52 | — | Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi; mengidentifikasi sumber ketidakpastian dan kemungkinan penjelasan alternatif | Murid dapat menganalisis kaitan antara kehamilan tidak terencana pada remaja dengan rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi, dan mengevaluasi pentingnya akses informasi yang akurat tentang kontrasepsi. | | 53 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menganalisis berbagai penyakit menular seksual (seperti sifilis, gonore, HIV/AIDS) meliputi penyebab, gejala, dan cara penularannya berdasarkan data ilmiah. | | 54 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil; mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh | Murid dapat merancang dan mengomunikasikan upaya-upaya konkret untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi dan mencegah penularan penyakit menular seksual dalam kehidupan sehari-hari. | | 55 | — | Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat melaksanakan survei sederhana tentang pemahaman kesehatan reproduksi di lingkungan sekitar, mengolah data hasil survei dalam bentuk tabel atau diagram, dan mengidentifikasi pola dari data yang dikumpulkan. | | 56 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil; mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen dan bahasa yang sesuai konteks penyelidikan | Murid dapat menyajikan hasil survei kesehatan reproduksi dalam bentuk poster atau laporan secara sistematis dengan argumen yang didukung bukti data dan bahasa yang sesuai konteks. | | 57 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang struktur dan fungsi organ reproduksi laki-laki dan perempuan, siklus menstruasi, fertilisasi, kehamilan, serta pertumbuhan dan perkembangan manusia melalui asesmen sumatif. | | 58 | — | Pemahaman IPA — menganalisis sistem organisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ; Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi upaya menjaga kesehatan sistem reproduksi, pencegahan penyakit menular seksual, dan peran kontrasepsi dalam keluarga berencana melalui soal analisis pada asesmen sumatif. |
|