KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) IPA Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | IPA |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 9.1.1 = Kelas 9, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 9.1.1 | Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada sistem koordinasi tubuh manusia | 2 | | 2 | TP 9.1.2 | Menganalisis fungsi sistem organ dalam menjaga homeostasis tubuh manusia | 2 | | 3 | TP 9.1.3 | Menganalisis kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ koordinasi dan homeostasis | 2 | | 4 | TP 9.1.4 | Merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional penyelidikan respons tubuh terhadap rangsangan menggunakan alat bantu pengukuran | 2 | | 5 | TP 9.1.5 | Mengolah data hasil penyelidikan homeostasis tubuh dalam bentuk tabel dan model | 2 | | 6 | TP 9.1.6 | Menjelaskan pola atau hubungan pada data hasil penyelidikan homeostasis tubuh manusia | 2 |
Bab 2 — Zat Aditif dan Zat Adiktif (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 7 | TP 9.2.1 | Melakukan pengamatan terhadap fenomena penggunaan zat aditif pada kemasan makanan atau minuman di sekitarnya dan mencatat hasil pengamatannya | 2 | | 8 | TP 9.2.2 | Menganalisis data hasil pengamatan jenis dan fungsi zat aditif serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti dampaknya terhadap kesehatan | 2 | | 9 | TP 9.2.3 | Mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif yang membahayakan dirinya dan lingkungan | 3 | | 10 | TP 9.2.4 | Mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan | 3 | | 11 | TP 9.2.5 | Mengomunikasikan hasil penyelidikan mengenai bahaya zat adiktif secara sistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen ilmiah | 3 |
Bab 3 — Sistem Reproduksi Manusia (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 12 | TP 9.3.1 | Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada sistem organ reproduksi manusia | 3 | | 13 | TP 9.3.2 | Menganalisis kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ reproduksi manusia | 3 | | 14 | TP 9.3.3 | Mengolah data dalam bentuk tabel, grafik, dan model mengenai perkembangan dan kesehatan sistem reproduksi manusia | 3 | | 15 | TP 9.3.4 | Menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data perkembangan dan kesehatan sistem reproduksi manusia | 3 | | 16 | TP 9.3.5 | Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen dan bahasa yang sesuai konteks penyelidikan tentang upaya menjaga kesehatan sistem organ reproduksi | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh ManusiaTP 9.1.1: Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada sistem koordinasi tubuh manusiaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi struktur dan fungsi sel saraf, hormon, dan alat indra sebagai penyusun sistem koordinasi. 2. Menganalisis keterkaitan alur penghantaran impuls saraf dan sekresi hormon dalam mengoordinasikan fungsi tubuh. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi organ penyusun sistem saraf, endokrin, atau indra. | Mampu menyebutkan organ-organ penyusun sistem koordinasi, namun belum tepat menjelaskan keterkaitan alur kerja penghantaran rangsang. | Mampu menganalisis alur penghantaran impuls dan interaksi kerja sistem saraf serta hormon dalam mengoordinasikan fungsi tubuh secara mandiri dan benar. | Mampu menganalisis secara mendalam dan menyajikan skema integrasi kerja sistem saraf, hormon, dan indra dalam merespons stimulus kompleks di kehidupan sehari-hari. |
TP 9.1.2: Menganalisis fungsi sistem organ dalam menjaga homeostasis tubuh manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan peran organ-organ tubuh (kulit, ginjal, pankreas) dalam menjaga kestabilan kondisi internal tubuh. 2. Menganalisis mekanisme umpan balik (feedback mechanism) pada pengaturan suhu tubuh atau kadar gula darah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan contoh organ yang berperan dalam mekanisme homeostasis tubuh. | Mampu menyebutkan peran organ tertentu dalam homeostasis, namun belum memahami mekanisme umpan balik positif atau negatif. | Mampu menganalisis mekanisme umpan balik organ tubuh dalam mempertahankan kondisi seimbang (seperti termoregulasi atau osmoregulasi) secara logis. | Mampu mengevaluasi dampak kegagalan salah satu organ terhadap kestabilan sistem homeostasis tubuh secara menyeluruh dengan argumen ilmiah yang solid. |
TP 9.1.3: Menganalisis kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ koordinasi dan homeostasisIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi jenis-jenis kelainan atau penyakit pada sistem koordinasi dan homeostasis tubuh manusia. 2. Menganalisis penyebab serta dampak fisiologis dari gangguan tersebut terhadap kesehatan tubuh. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat mengenali gangguan atau kelainan yang terjadi pada sistem koordinasi dan homeostasis. | Menyebutkan nama-nama penyakit pada sistem koordinasi atau homeostasis, namun belum mampu menjelaskan penyebab kerusakannya pada tingkat organ. | Mampu menganalisis hubungan antara faktor penyebab gangguan dengan dampak kerusakan fungsi sistem koordinasi dan homeostasis secara sistematis. | Mampu mengkaji kasus kelainan sistem koordinasi/homeostasis secara komprehensif serta merumuskan upaya pencegahan atau penanganan berbasis gaya hidup sehat. |
TP 9.1.4: Merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional penyelidikan respons tubuh terhadap rangsangan menggunakan alat bantu pengukuranIndikator Pencapaian: 1. Menyusun prosedur penyelidikan respons tubuh (misalnya uji refleks atau waktu reaksi) dengan variabel yang jelas. 2. Mengoperasikan alat ukur (seperti penggaris atau stopwatch) secara terampil dan akurat selama penyelidikan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merancang langkah kerja penyelidikan dan kesulitan menggunakan alat ukur yang ditentukan. | Mampu merancang langkah kerja sederhana dengan bimbingan, namun pengukuran waktu reaksi/refleks belum konsisten atau presisi. | Mampu merencanakan dan melaksanakan prosedur penyelidikan respons tubuh secara mandiri dengan teknik pengukuran yang tepat dan aman. | Mampu mendesain penyelidikan mandiri, meminimalkan potensi galat pengukuran, serta memodifikasi teknik pengambilan data untuk meningkatkan validitas hasil. |
TP 9.1.5: Mengolah data hasil penyelidikan homeostasis tubuh dalam bentuk tabel dan modelIndikator Pencapaian: 1. Menyusun data kuantitatif hasil penyelidikan homeostasis ke dalam tabel data yang terstruktur. 2. Mengonversi data tabel ke dalam representasi model visual atau grafik yang sesuai. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun data hasil penyelidikan ke dalam bentuk tabel yang teratur. | Menyajikan data dalam tabel dengan bantuan, namun pembuatan grafik atau model visual homeostasis masih memuat kekeliruan skala atau label. | Mampu mengolah dan menyajikan data penyelidikan ke dalam tabel yang sistematis dan grafik/model visual yang tepat secara mandiri. | Mampu menyajikan data dalam bentuk model visual atau grafik komparatif yang informatif, rapi, serta menyertakan elemen visual penjelas yang memudahkan interpretasi. |
TP 9.1.6: Menjelaskan pola atau hubungan pada data hasil penyelidikan homeostasis tubuh manusiaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi kecenderungan atau pola keteraturan data hasil penyelidikan respons tubuh. 2. Menarik kesimpulan ilmiah tentang mekanisme homeostasis berdasarkan bukti data yang diperoleh. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat membaca kecenderungan atau pola keterkaitan antarvariabel pada data hasil penyelidikan. | Mampu membaca kenaikan atau penurunan data, namun belum mampu mengaitkannya dengan prinsip kerja homeostasis dalam menarik kesimpulan. | Mampu menjelaskan pola hubungan sebab-akibat antarvariabel dan menarik kesimpulan yang valid didukung bukti data penyelidikan. | Mampu menginterpretasi anomali data, mengaitkan pola data dengan konsep biologi lanjutan, serta memberikan evaluasi kritis terhadap hasil kesimpulan. |
Bab 2 — Zat Aditif dan Zat AdiktifTP 9.2.1: Melakukan pengamatan terhadap fenomena penggunaan zat aditif pada kemasan makanan atau minuman di sekitarnya dan mencatat hasil pengamatannyaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi komposisi zat aditif yang tertera pada kemasan produk makanan/minuman. 2. Mencatat dan mengelompokkan zat aditif berdasarkan fungsinya (pemanis, pewarna, pengawet, penyedap) secara teliti. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan informasi zat aditif pada tabel komposisi kemasan produk. | Mampu menemukan beberapa jenis zat aditif pada kemasan, namun masih keliru dalam pengelompokan fungsinya. | Mampu mengamati, mengidentifikasi, dan mencatat berbagai zat aditif alami maupun buatan ke dalam tabel pengamatan secara mandiri dan benar. | Mampu mengidentifikasi zat aditif hingga nama kimia/kode internasionalnya (INS/E-number) serta menyajikan catatan inventarisasi data yang sangat detail dan sistematis. |
TP 9.2.2: Menganalisis data hasil pengamatan jenis dan fungsi zat aditif serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti dampaknya terhadap kesehatanIndikator Pencapaian: 1. Menganalisis kebutuhan dan fungsi spesifik penggunaan zat aditif pada produk pangan. 2. Menyimpulkan dampak konsumsi zat aditif sintetis berlebih terhadap kesehatan manusia berdasarkan literatur ilmiah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menghubungkan jenis zat aditif dengan fungsinya dan belum dapat menyimpulkan dampaknya bagi kesehatan. | Mampu menganalisis fungsi zat aditif umum, namun kesimpulan tentang dampaknya terhadap kesehatan masih bersifat opini tanpa dasar bukti. | Mampu menganalisis fungsi zat aditif dan menyimpulkan dampak konsumsinya terhadap kesehatan berdasarkan bukti dan rujukan ilmiah secara objektif. | Mampu mengevaluasi ambang batas aman (Acceptable Daily Intake) zat aditif serta memberikan rekomendasi kritis mengenai pola konsumsi pangan kemasan yang bijak. |
TP 9.2.3: Mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif yang membahayakan dirinya dan lingkunganIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi jenis dan efek negatif zat aditif sintetis berbahaya pada makanan/minuman bagi kesehatan dan lingkungan 2. Menganalisis komposisi bahan makanan pada label kemasan untuk menilai tingkat keamanannya 3. Menentukan keputusan dan alternatif bahan alami pengganti zat aditif sintetis berbahaya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali jenis-jenis zat aditif berbahaya maupun membaca informasi nilai gizi/komposisi pada label produk pangan. | Mampu mengidentifikasi zat aditif berbahaya dengan panduan guru, namun belum cermat dalam mengevaluasi keamanan produk pangan kemasan secara mandiri. | Mampu menganalisis komposisi label kemasan secara mandiri dan menentukan keputusan yang tepat untuk memilih alternatif pangan alami yang lebih aman. | Mampu mengevaluasi keputusan konsumsi secara kritis berdasarkan bukti ilmiah, mengusulkan substitusi bahan alami ramah lingkungan, serta mengedukasi lingkungan sekitar. |
TP 9.2.4: Mengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkunganIndikator Pencapaian: 1. Mengklasifikasikan zat adiktif (narkotika, psikotropika, dan zat psikoaktif lainnya) beserta dampaknya terhadap fisik, psikis, dan sosial 2. Menganalisis faktor risiko dan konsekuensi penyalahgunaan zat adiktif bagi individu serta lingkungan masyarakat 3. Merumuskan strategi asertif dan keputusan pencegahan diri dari paparan dan jeratan zat adiktif | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan golongan zat adiktif dan belum menyadari risiko bahaya penyalahgunaannya bagi tubuh. | Mampu mengelompokkan jenis zat adiktif dengan bantuan petunjuk, tetapi analisis risiko dan perumusan cara pencegahannya masih terbatas. | Mampu menganalisis dampak negatif zat adiktif secara mandiri dan menentukan langkah penolakan asertif untuk melindungi diri dari penyalahgunaan. | Mampu mengevaluasi situasi pergaulan secara kritis, merancang rencana aksi pencegahan yang konkret, serta menunjukkan komitmen advokasi anti-zat adiktif di lingkungan sebaya. |
TP 9.2.5: Mengomunikasikan hasil penyelidikan mengenai bahaya zat adiktif secara sistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen ilmiahIndikator Pencapaian: 1. Menyusun struktur laporan/media presentasi hasil penyelidikan secara logis dan runtut 2. Menyajikan data fakta dan argumen ilmiah mengenai bahaya fisiologis maupun psikologis zat adiktif 3. Menanggapi pertanyaan dan sanggahan dalam diskusi dengan menggunakan bukti-bukti ilmiah yang relevan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun media presentasi secara terstruktur dan informasi yang disajikan tidak disertai landasan argumen ilmiah. | Mampu menyajikan hasil penyelidikan dengan bimbingan, namun alur presentasi masih belum runtut dan argumen ilmiah yang diajukan masih minim. | Mampu mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis, menggunakan bahasa baku dan visualisasi data yang jelas, serta ditopang oleh argumen ilmiah yang solid. | Mampu mempresentasikan hasil penyelidikan secara sangat komprehensif, menarik, dan persuasif, serta mampu mempertahankan argumen secara kritis berbasis data saintifik saat berdiskusi. |
Bab 3 — Sistem Reproduksi ManusiaTP 9.3.1: Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada sistem organ reproduksi manusiaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi struktur anatomi organ reproduksi pria dan wanita beserta tingkat organisasinya (sel, jaringan, organ) 2. Menjelaskan fungsi spesifik masing-masing organ dalam proses pembentukan gamet (spermatogenesis dan oogenesis) 3. Menganalisis hubungan keterkaitan antarfungsi organ reproduksi dalam siklus reproduksi (menstruasi dan fertilisasi) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi nama-nama organ reproduksi pria dan wanita beserta fungsinya dengan tepat. | Mampu menyebutkan sebagian besar organ reproduksi, namun masih kesulitan mengaitkan struktur jaringan dengan fungsinya dalam proses pembentukan gamet. | Mampu menganalisis hubungan struktur dan fungsi organ reproduksi pria maupun wanita secara mandiri, termasuk proses gametogenesis dan siklus menstruasi secara benar. | Mampu menganalisis secara mendalam dan terpadu mekanisme fisiologis sistem reproduksi manusia serta regulasi hormonal yang mengendalikannya secara komprehensif. |
TP 9.3.2: Menganalisis kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ reproduksi manusiaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi gejala dan penyebab berbagai kelainan/gangguan pada sistem reproduksi (infeksi menular seksual, gangguan hormonal, atau tumor) 2. Menganalisis keterkaitan antara perilaku hidup/kebersihan diri dengan timbulnya gangguan sistem reproduksi 3. Menjelaskan dampak biologis dan sosial dari gangguan sistem reproduksi terhadap kualitas hidup individu | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan kelainan atau penyakit umum yang menyerang sistem reproduksi manusia. | Mampu menyebutkan beberapa penyakit sistem reproduksi dengan bantuan, tetapi belum dapat menjelaskan penyebab maupun kaitannya dengan pola hidup. | Mampu menganalisis penyebab, gejala, dan keterkaitan perilaku hidup terhadap timbulnya penyakit pada sistem reproduksi secara tepat dan mandiri. | Mampu mendiagnosis korelasi kompleks antara pola hidup modern, faktor genetik, dan patogen terhadap penyakit reproduksi, serta mengusulkan solusi pencegahan secara klinis-edukatif. |
TP 9.3.3: Mengolah data dalam bentuk tabel, grafik, dan model mengenai perkembangan dan kesehatan sistem reproduksi manusiaIndikator Pencapaian: 1. Mentabulasi data mentah terkait parameter perkembangan masa pubertas atau prevalensi kesehatan reproduksi ke dalam tabel yang sistematis 2. Mengonversi data tabel ke dalam bentuk grafik (batang/garis) dengan kelengkapan sumbu, label, dan skala yang tepat 3. Mengembangkan model visual/skema alur sederhana yang menggambarkan dinamika data perkembangan reproduksi | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengelompokkan data ke dalam tabel dan belum mampu membuat grafik yang benar. | Mampu membuat tabel data dengan bantuan arahan, namun grafik atau model visual yang disusun masih memiliki kesalahan skala atau pelabelan. | Mampu mengolah dan menyajikan data ke dalam format tabel serta grafik/model visual secara mandiri, tepat, dan mudah dibaca. | Mampu mengolah data secara presisi dengan visualisasi grafik dan model yang sangat estetik, terstruktur rapi, serta mampu menonjolkan poin data penting secara efektif. |
TP 9.3.4: Menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data perkembangan dan kesehatan sistem reproduksi manusiaIndikator Pencapaian: 1. Membaca kecenderungan tren (kenaikan, penurunan, puncak) pada grafik/tabel perkembangan pubertas atau kasus penyakit reproduksi 2. Menemukan korelasi atau hubungan kausal antardua variabel dalam data yang disajikan 3. Menyimpulkan data hasil pengamatan secara rasional berdasarkan prinsip ilmiah sistem reproduksi | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membaca informasi dasar atau menemukan tren dari grafik/tabel yang disediakan. | Mampu membaca data secara tekstual, namun masih membutuhkan bimbingan intensif untuk menjelaskan hubungan antarvariabel atau menarik kesimpulan pola data. | Mampu menjelaskan pola tren dan hubungan sebab-akibat antarvariabel pada data perkembangan/kesehatan reproduksi secara mandiri dan menarik simpulan yang logis. | Mampu menginterpretasikan pola tersembunyi, anomali data, serta memproyeksikan implikasi data masa depan dengan penalaran kritis berbasis konsep sains yang kuat. |
TP 9.3.5: Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen dan bahasa yang sesuai konteks penyelidikan tentang upaya menjaga kesehatan sistem organ reproduksiIndikator Pencapaian: 1. Menyusun laporan penyelidikan mengenai upaya preventif menjaga kesehatan reproduksi dengan sistematika karya ilmiah yang runut 2. Menyampaikan rekomendasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menggunakan bahasa yang santun, etis, dan ilmiah sesuai konteks remaja 3. Mengemukakan argumen logis yang relevan untuk mengajak audiens mempraktikkan kebiasaan menjaga organ reproduksi | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun laporan secara tertata dan penyampaian informasi masih menggunakan bahasa yang rancu atau kurang pantas secara etika medis/kesehatan reproduksi. | Mampu menyampaikan langkah perawatan organ reproduksi, tetapi susunan argumen belum utuh dan pilihan kosakata sains masih terbatas. | Mampu mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis, utuh, dan objektif menggunakan bahasa yang santun, tepat konteks, dan diperkuat argumen ilmiah. | Mampu menyajikan komunikasi advokasi kesehatan reproduksi secara sangat persuasif, ilmiah, dan beretika tinggi, serta mampu memimpin kampanye edukasi yang berdampak bagi teman sebaya. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia; Bab 2 — Zat Aditif dan Zat Adiktif; Bab 3 — Sistem Reproduksi Manusia (total 16 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |