TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) Fase Fase E · Kelas X (Sepuluh) · Semester Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) |
|---|
| Fase / Kelas | Fase Fase E / Kelas X (Sepuluh) |
|---|
| Semester | Semester 1 |
|---|
| Jumlah TP | 80 |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Murid mampu menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah; mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan; menganalisis partikel penyusun materi (struktur atom); serta menerapkan konsep hukum dasar kimia dalam aspek kuantitatif reaksi kimia — didukung keterampilan proses: mengamati, mempertanyakan, merencanakan penyelidikan, memproses data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan hasil. 3. DAFTAR TUJUAN PEMBELAJARANKode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP Bab 1 — Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 1 | — | CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah | Murid dapat menjelaskan konsep pengukuran dan peran pentingnya dalam kerja ilmiah berdasarkan pengamatan terhadap fenomena sehari-hari. | | 2 | — | CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah | Murid dapat mengidentifikasi tujuh besaran pokok beserta satuan SI dan dimensinya secara tepat. | | 3 | — | CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah | Murid dapat menurunkan besaran turunan dari besaran pokok serta menentukan dimensinya secara sistematis. | | 4 | — | CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menuliskan hasil pengukuran dan data numerik menggunakan aturan notasi ilmiah dengan benar. | | 5 | — | CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah | Murid dapat mengklasifikasikan berbagai alat ukur (panjang, massa, waktu, suhu, arus listrik, intensitas cahaya, tekanan) berdasarkan besaran yang diukurnya. | | 6 | — | CP Keterampilan Proses — Mengamati | Murid dapat mencocokkan alat ukur yang tepat dengan satuan SI dan dimensi yang sesuai untuk setiap besaran yang diukur. | | 7 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen jangka sorong beserta fungsinya, termasuk skala utama, skala nonius, dan nilai skala terkecil. | | 8 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat membaca dan mencatat hasil pengukuran panjang, tebal, dan diameter benda menggunakan jangka sorong secara akurat. | | 9 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen mikrometer sekrup beserta fungsinya, termasuk skala utama dan skala thimble. | | 10 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat membaca dan mencatat hasil pengukuran diameter benda menggunakan mikrometer sekrup secara akurat. | | 11 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat menggunakan neraca, stopwatch, dan termometer dengan prosedur yang benar untuk mendapatkan data pengukuran yang akurat. | | 12 | — | CP Keterampilan Proses — Mengamati | Murid dapat mencatat hasil pengukuran massa, waktu, dan suhu dengan memperhatikan nilai skala terkecil alat ukur yang digunakan. | | 13 | — | CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah | Murid dapat menentukan jumlah angka penting dari hasil pengukuran berdasarkan aturan angka penting yang berlaku. | | 14 | — | CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menerapkan aturan penjumlahan dan pengurangan angka penting dalam pengolahan data hasil pengukuran. | | 15 | — | CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menerapkan aturan perkalian dan pembagian angka penting dalam pengolahan data hasil pengukuran secara tepat. | | 16 | — | CP Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat menyajikan hasil pengolahan data pengukuran dalam bentuk notasi ilmiah dengan jumlah angka penting yang sesuai. | | 17 | — | CP Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesalahan pengukuran, meliputi kesalahan sistematis dan kesalahan acak, berdasarkan analisis kasus pengukuran. | | 18 | — | CP Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat menjelaskan cara-cara spesifik untuk meminimalkan kesalahan pengukuran guna meningkatkan kualitas data ilmiah. | | 19 | — | CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menentukan nilai rata-rata dari data hasil pengukuran berulang menggunakan prosedur perhitungan yang tepat. | | 20 | — | CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menentukan nilai ketidakpastian pengukuran berulang dan menuliskan hasil pengukuran secara lengkap beserta ketidakpastiannya. | | 21 | — | CP Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi terkait massa jenis benda tak beraturan. | | 22 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat menyusun rencana percobaan untuk menentukan nilai massa jenis benda tak beraturan, mencakup variabel, alat ukur yang dipilih, dan langkah-langkah operasional. | | 23 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat melakukan pengukuran massa dan volume benda tak beraturan menggunakan alat ukur yang tepat sesuai rencana percobaan. | | 24 | — | CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat mengolah data hasil pengukuran massa dan volume dalam tabel, menghitung nilai massa jenis beserta ketidakpastiannya dengan menerapkan aturan angka penting. | | 25 | — | CP Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi kesimpulan hasil percobaan massa jenis dengan mengidentifikasi sumber ketidakpastian dan kemungkinan penjelasan alternatif. | | 26 | — | CP Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan massa jenis benda tak beraturan secara sistematis dalam bentuk laporan percobaan dengan argumen dan bahasa ilmiah yang sesuai. | | 27 | — | CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sistem pengukuran dalam kerja ilmiah, meliputi besaran, satuan, dimensi, alat ukur, angka penting, notasi ilmiah, dan ketidakpastian pengukuran melalui asesmen sumatif. | | 28 | — | CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menerapkan keterampilan proses ilmiah (merencanakan penyelidikan, mengolah data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan hasil) dalam konteks pengukuran melalui soal asesmen sumatif bab. |
Bab 2 — Virus dan Peranannya| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 29 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat menjelaskan alasan virus disebut makhluk peralihan berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya dibandingkan makhluk hidup dan benda mati. | | 30 | — | Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki terkait karakteristik virus setelah mengamati fenomena pandemi atau gambar virus. | | 31 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat mengidentifikasi komponen struktur virus (asam nukleat, kapsid, dan amplop) serta menjelaskan fungsi masing-masing komponen tersebut. | | 32 | — | Keterampilan Proses — Mengamati; Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat membedakan bentuk-bentuk virus (heliks, polihedral, sferis/bulat, dan kompleks) melalui telaah gambar atau model, dan mengomunikasikan hasilnya secara sistematis. | | 33 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat mengurutkan dan menjelaskan tahapan daur litik virus (pelekatan, penetrasi, sintesis, perakitan, lisis) berdasarkan hasil telaah sumber belajar. | | 34 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat mengolah informasi tahapan daur litik dalam bentuk diagram atau tabel dan menjelaskan hubungan antartahapan berdasarkan bukti dari sumber ilmiah. | | 35 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat menjelaskan tahapan daur lisogenik dan menganalisis perbedaan mendasar antara daur litik dan daur lisogenik, termasuk kondisi peralihan dari lisogenik ke litik. | | 36 | — | Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi kemungkinan penjelasan alternatif terkait mekanisme replikasi virus dan mengidentifikasi sumber ketidakpastian dalam pemahaman konsep replikasi. | | 37 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat mengidentifikasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta menjelaskan mekanisme virus dalam menyebabkan penyakit tersebut. | | 38 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat mengomunikasikan hasil telaah peranan negatif virus secara sistematis dalam bentuk laporan atau presentasi dengan argumen yang didukung bukti ilmiah. | | 39 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat menjelaskan peran positif virus dalam bioteknologi (pembuatan insulin, vaksin, tanaman transgenik, GMO, dan viroterapi) berdasarkan hasil telaah sumber ilmiah. | | 40 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan; Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat menganalisis berbagai cara pencegahan penyebaran virus secara fisik, kimia, dan biologi, kemudian menyusun rekomendasi pencegahan yang tepat berdasarkan jenis virusnya. | | 41 | — | Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat merancang dan menyajikan produk kampanye ilmiah (poster, infografis, atau video singkat) tentang pencegahan penyakit akibat virus yang relevan dengan isu di lingkungan sekitar secara sistematis dan berbasis bukti. | | 42 | — | Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi produk kampanye kelompok lain dengan mengidentifikasi keakuratan konsep virus yang digunakan dan memberikan saran perbaikan yang konstruktif. | | 43 | — | Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang struktur virus, mekanisme replikasi (litik dan lisogenik), serta peranan virus (positif dan negatif) melalui tes sumatif tertulis. | | 44 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat menganalisis kasus atau fenomena terkait virus dalam kehidupan nyata dan menarik kesimpulan berbasis bukti sebagai bagian dari asesmen sumatif. |
Bab 3 — Struktur Atom, Fakta di Balik Materi| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 45 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat mengidentifikasi konsep unsur, senyawa, dan campuran sebagai pengetahuan prasyarat untuk mempelajari struktur atom melalui kegiatan tanya jawab dan asesmen awal. | | 46 | — | Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat mengajukan pertanyaan ilmiah tentang sifat diskontinu materi berdasarkan pengamatan fenomena listrik statis di sekitarnya (Aktivitas 3.1). | | 47 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat mendeskripsikan perkembangan konsep atom dari pandangan filosofis Yunani Kuno hingga postulat teori atom Dalton secara kronologis dan sistematis. | | 48 | — | Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat membuktikan bahwa materi bersifat diskontinu melalui Aktivitas 3.2 (membuktikan teori atom Dalton) dan mengomunikasikan hasilnya secara lisan maupun tulisan. | | 49 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menjelaskan bukti eksperimental penemuan elektron melalui percobaan sinar katode (Teori Atom Thomson) dan penemuan proton melalui percobaan sinar alfa (Teori Atom Rutherford) beserta model atom yang dihasilkan. | | 50 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat mengidentifikasi sifat muatan listrik dan massa elektron serta proton berdasarkan data hasil percobaan (Aktivitas 3.3 dan 3.4) dan menarik kesimpulan berbasis bukti. | | 51 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menjelaskan penemuan neutron oleh Chadwick dan peranannya dalam menyempurnakan pemahaman tentang partikel penyusun inti atom. | | 52 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat mendeskripsikan model atom Niels Bohr, termasuk konsep lintasan elektron, perpindahan elektron antar kulit, dan perbedaannya dengan model atom sebelumnya. | | 53 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat membuat karya kreatif (lagu, pantun, puisi, atau media lainnya) tentang partikel subatomik dan sifatnya sebagai bentuk komunikasi ilmiah (Aktivitas 3.5). | | 54 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menggunakan lambang atom, nomor atom, dan nomor massa untuk menentukan jumlah proton, elektron, dan neutron pada suatu atom atau ion secara tepat. | | 55 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi; Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat membedakan konsep ion (kation dan anion) dan isotop suatu unsur berdasarkan perubahan jumlah elektron dan neutron, serta menyelesaikan soal latihan pada Tabel 3.2 (Ayo Berlatih Subbab D). | | 56 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menuliskan konfigurasi elektron unsur-unsur berdasarkan model atom Niels Bohr dan menentukan elektron valensi dari konfigurasi yang diperoleh. | | 57 | — | Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengevaluasi konfigurasi elektron yang telah dibuat dengan mengidentifikasi kemungkinan kekeliruan dan memperbaiki hasilnya melalui diskusi kelompok. | | 58 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menjelaskan organisasi tabel periodik unsur modern berdasarkan golongan dan periode yang ditentukan oleh konfigurasi elektron suatu unsur. | | 59 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat mengklasifikasikan unsur-unsur ke dalam kelompok logam (utama, transisi, aktinida/lantanida), nonlogam, semilogam, dan gas mulia berdasarkan posisinya dalam tabel periodik. | | 60 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menganalisis kecenderungan jari-jari atom dan energi ionisasi unsur dalam satu golongan dan satu periode pada tabel periodik berdasarkan data yang tersedia. | | 61 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat menyajikan data jari-jari atom dan energi ionisasi dalam bentuk tabel atau grafik serta menjelaskan pola kecenderungannya dengan argumen yang didukung bukti data. | | 62 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menganalisis kecenderungan afinitas elektron dan keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan satu periode pada tabel periodik berdasarkan data. | | 63 | — | Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat membandingkan keempat sifat periodik unsur (jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, keelektronegatifan) dan menjelaskan hubungan antar sifat tersebut secara sistematis. | | 64 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat mengintegrasikan seluruh konsep bab (partikel subatomik, konfigurasi elektron, tabel periodik, sifat periodik) melalui diskusi pemecahan masalah dan latihan soal komprehensif (Ayo Cek Pemahamanmu). | | 65 | — | Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil | Murid dapat mengomunikasikan pemahaman tentang struktur atom dan sifat keperiodikan secara sistematis dan utuh melalui presentasi hasil diskusi kelompok. | | 66 | — | Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi | Murid dapat menunjukkan penguasaan konsep partikel subatomik, perkembangan model atom, lambang atom, ion, isotop, konfigurasi elektron, tabel periodik, dan sifat keperiodikan unsur melalui tes sumatif tertulis. | | 67 | — | Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat melakukan refleksi terhadap proses belajar pada Bab 3 dengan mengidentifikasi konsep yang telah dikuasai dan yang masih perlu diperkuat sebagai dasar tindak lanjut pembelajaran. |
Bab 4 — Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita| No | Kode TP | Elemen | Tujuan Pembelajaran |
|---|
| 68 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Mengamati | Murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri reaksi kimia (pembakaran, perkaratan, fermentasi, pengendapan, pembusukan) berdasarkan hasil pengamatan fenomena di sekitar kehidupan sehari-hari. | | 69 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menuliskan persamaan reaksi kimia setara sederhana dengan menggunakan lambang unsur dan koefisien yang tepat berdasarkan konsep kekekalan atom. | | 70 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat membandingkan teori logiston dengan hasil percobaan Lavoisier tentang reaksi pembakaran logam, serta menjelaskan alasan ilmiah mengapa teori logiston disanggah. | | 71 | — | CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat membuktikan melalui percobaan pembakaran pita magnesium bahwa massa logam bertambah karena bergabung dengan gas oksigen, sebagai dasar pengenalan hukum kekekalan massa. | | 72 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan | Murid dapat membuktikan melalui percobaan balon ajaib bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi sesuai hukum kekekalan massa (Lavoisier). | | 73 | — | CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat menganalisis data hasil percobaan untuk menarik kesimpulan tentang berlakunya hukum Lavoisier pada berbagai reaksi kimia sederhana di kehidupan sehari-hari. | | 74 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menjelaskan bunyi hukum Proust dan membuktikannya melalui perhitungan perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa yang selalu tetap. | | 75 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menyelesaikan soal perhitungan sederhana berkaitan dengan hukum Proust untuk menentukan massa unsur atau senyawa dalam suatu reaksi kimia. | | 76 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menjelaskan dan membuktikan melalui perhitungan hukum Dalton bahwa perbandingan massa salah satu unsur dalam dua senyawa berbeda yang dibentuk oleh dua unsur yang sama merupakan bilangan bulat sederhana. | | 77 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi | Murid dapat menjelaskan dan membuktikan melalui perhitungan hukum Gay Lussac bahwa perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan hasil reaksi merupakan bilangan bulat sederhana pada suhu dan tekanan yang sama. | | 78 | — | CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mempertanyakan dan Memprediksi | Murid dapat merancang dan melakukan percobaan sederhana (misalnya korosi paku besi atau reaksi air kapur dengan CO₂) untuk membuktikan berlakunya salah satu hukum dasar kimia dalam konteks kehidupan nyata. | | 79 | — | CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Mengomunikasikan Hasil; Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat mengomunikasikan hasil proyek secara sistematis, mencakup data, analisis, dan kesimpulan tentang hukum dasar kimia yang berlaku pada kasus yang diselidiki. | | 80 | — | CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Mengevaluasi dan Refleksi | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang persamaan reaksi kimia setara dan hukum-hukum dasar kimia (Lavoisier, Proust, Dalton, Gay Lussac) melalui penyelesaian soal asesmen sumatif secara mandiri. |
|