Dokumenchevron_rightATPchevron_rightIPAchevron_rightKelas 10

ATP IPA Kelas 10 — Semester 1

ATPSMAKelas 10ESemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru IPA kelas 10 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP IPA Kelas 10 — Semester 1

IPA · Kelas 10

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

IPA

1. IDENTITAS

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
SemesterSemester 1
Total JP80 JP
Jumlah Bab4 bab
Total Pertemuan40 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran80 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah; mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan; menganalisis partikel penyusun materi (struktur atom); serta menerapkan konsep hukum dasar kimia dalam aspek kuantitatif reaksi kimia — didukung keterampilan proses: mengamati, mempertanyakan, merencanakan penyelidikan, memproses data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan hasil.

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah (28 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Hakikat Pengukuran dan Besaran Pokok dalam Kerja IlmiahTP 1.1.1
TP 1.1.2
Murid dapat menjelaskan konsep pengukuran dan peran pentingnya dalam kerja ilmiah berdasarkan pengamatan terhadap fenomena sehari-hari. (CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah)
Murid dapat mengidentifikasi tujuh besaran pokok beserta satuan SI dan dimensinya secara tepat. (CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah)
2
2Besaran Turunan, Dimensi, dan Notasi IlmiahTP 1.2.1
TP 1.2.2
Murid dapat menurunkan besaran turunan dari besaran pokok serta menentukan dimensinya secara sistematis. (CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah)
Murid dapat menuliskan hasil pengukuran dan data numerik menggunakan aturan notasi ilmiah dengan benar. (CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
3Klasifikasi Macam-Macam Alat Ukur Berdasarkan Besaran yang DiukurTP 1.3.1
TP 1.3.2
Murid dapat mengklasifikasikan berbagai alat ukur (panjang, massa, waktu, suhu, arus listrik, intensitas cahaya, tekanan) berdasarkan besaran yang diukurnya. (CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah)
Murid dapat mencocokkan alat ukur yang tepat dengan satuan SI dan dimensi yang sesuai untuk setiap besaran yang diukur. (CP Keterampilan Proses — Mengamati)
2
4Komponen dan Cara Penggunaan Jangka SorongTP 1.4.1
TP 1.4.2
Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen jangka sorong beserta fungsinya, termasuk skala utama, skala nonius, dan nilai skala terkecil. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
Murid dapat membaca dan mencatat hasil pengukuran panjang, tebal, dan diameter benda menggunakan jangka sorong secara akurat. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
2
5Komponen dan Cara Penggunaan Mikrometer SekrupTP 1.5.1
TP 1.5.2
Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen mikrometer sekrup beserta fungsinya, termasuk skala utama dan skala thimble. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
Murid dapat membaca dan mencatat hasil pengukuran diameter benda menggunakan mikrometer sekrup secara akurat. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
2
6Penggunaan Alat Ukur Massa, Waktu, dan SuhuTP 1.6.1
TP 1.6.2
Murid dapat menggunakan neraca, stopwatch, dan termometer dengan prosedur yang benar untuk mendapatkan data pengukuran yang akurat. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
Murid dapat mencatat hasil pengukuran massa, waktu, dan suhu dengan memperhatikan nilai skala terkecil alat ukur yang digunakan. (CP Keterampilan Proses — Mengamati)
2
7Aturan Angka Penting dalam Pengolahan Data PengukuranTP 1.7.1
TP 1.7.2
Murid dapat menentukan jumlah angka penting dari hasil pengukuran berdasarkan aturan angka penting yang berlaku. (CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah)
Murid dapat menerapkan aturan penjumlahan dan pengurangan angka penting dalam pengolahan data hasil pengukuran. (CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
8Penerapan Aturan Perkalian dan Pembagian Angka PentingTP 1.8.1
TP 1.8.2
Murid dapat menerapkan aturan perkalian dan pembagian angka penting dalam pengolahan data hasil pengukuran secara tepat. (CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
Murid dapat menyajikan hasil pengolahan data pengukuran dalam bentuk notasi ilmiah dengan jumlah angka penting yang sesuai. (CP Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)
2
9Faktor-Faktor Penyebab Kesalahan PengukuranTP 1.9.1
TP 1.9.2
Murid dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesalahan pengukuran, meliputi kesalahan sistematis dan kesalahan acak, berdasarkan analisis kasus pengukuran. (CP Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
Murid dapat menjelaskan cara-cara spesifik untuk meminimalkan kesalahan pengukuran guna meningkatkan kualitas data ilmiah. (CP Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
2
10Nilai Rata-Rata dan Ketidakpastian pada Pengukuran BerulangTP 1.10.1
TP 1.10.2
Murid dapat menentukan nilai rata-rata dari data hasil pengukuran berulang menggunakan prosedur perhitungan yang tepat. (CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
Murid dapat menentukan nilai ketidakpastian pengukuran berulang dan menuliskan hasil pengukuran secara lengkap beserta ketidakpastiannya. (CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
11Pertanyaan Ilmiah, Prediksi, dan Perencanaan Percobaan Massa JenisTP 1.11.1
TP 1.11.2
Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi terkait massa jenis benda tak beraturan. (CP Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi)
Murid dapat menyusun rencana percobaan untuk menentukan nilai massa jenis benda tak beraturan, mencakup variabel, alat ukur yang dipilih, dan langkah-langkah operasional. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
2
12Pelaksanaan Percobaan dan Pengolahan Data Massa Jenis Benda Tak BeraturanTP 1.12.1
TP 1.12.2
Murid dapat melakukan pengukuran massa dan volume benda tak beraturan menggunakan alat ukur yang tepat sesuai rencana percobaan. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
Murid dapat mengolah data hasil pengukuran massa dan volume dalam tabel, menghitung nilai massa jenis beserta ketidakpastiannya dengan menerapkan aturan angka penting. (CP Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
13Evaluasi, Refleksi, dan Komunikasi Hasil Percobaan PengukuranTP 1.13.1
TP 1.13.2
Murid dapat mengevaluasi kesimpulan hasil percobaan massa jenis dengan mengidentifikasi sumber ketidakpastian dan kemungkinan penjelasan alternatif. (CP Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan massa jenis benda tak beraturan secara sistematis dalam bentuk laporan percobaan dengan argumen dan bahasa ilmiah yang sesuai. (CP Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)
2
14Asesmen Sumatif Bab 1: Sistem Pengukuran dalam Kerja IlmiahTP 1.14.1
TP 1.14.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sistem pengukuran dalam kerja ilmiah, meliputi besaran, satuan, dimensi, alat ukur, angka penting, notasi ilmiah, dan ketidakpastian pengukuran melalui asesmen sumatif. (CP Pemahaman IPA — menggunakan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah)
Murid dapat menerapkan keterampilan proses ilmiah (merencanakan penyelidikan, mengolah data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan hasil) dalam konteks pengukuran melalui soal asesmen sumatif bab. (CP Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2

Bab 2 — Virus dan Peranannya (16 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Apersepsi, Asesmen Awal, dan Pengantar Virus sebagai Makhluk PeralihanTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat menjelaskan alasan virus disebut makhluk peralihan berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya dibandingkan makhluk hidup dan benda mati. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki terkait karakteristik virus setelah mengamati fenomena pandemi atau gambar virus. (Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi)
2
2Struktur Tubuh Virus dan Bentuk-Bentuk Virus (Aktivitas 2.1)TP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat mengidentifikasi komponen struktur virus (asam nukleat, kapsid, dan amplop) serta menjelaskan fungsi masing-masing komponen tersebut. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat membedakan bentuk-bentuk virus (heliks, polihedral, sferis/bulat, dan kompleks) melalui telaah gambar atau model, dan mengomunikasikan hasilnya secara sistematis. (Keterampilan Proses — Mengamati; Mengomunikasikan Hasil)
2
3Replikasi Virus: Daur Litik (Aktivitas 2.2)TP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat mengurutkan dan menjelaskan tahapan daur litik virus (pelekatan, penetrasi, sintesis, perakitan, lisis) berdasarkan hasil telaah sumber belajar. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat mengolah informasi tahapan daur litik dalam bentuk diagram atau tabel dan menjelaskan hubungan antartahapan berdasarkan bukti dari sumber ilmiah. (Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
4Replikasi Virus: Daur Lisogenik dan Perbandingannya dengan Daur Litik (Aktivitas 2.2 lanjutan)TP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat menjelaskan tahapan daur lisogenik dan menganalisis perbedaan mendasar antara daur litik dan daur lisogenik, termasuk kondisi peralihan dari lisogenik ke litik. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat mengevaluasi kemungkinan penjelasan alternatif terkait mekanisme replikasi virus dan mengidentifikasi sumber ketidakpastian dalam pemahaman konsep replikasi. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
2
5Peranan Negatif Virus: Penyakit pada Manusia, Hewan, dan Tumbuhan (Aktivitas 2.3)TP 2.5.1
TP 2.5.2
Murid dapat mengidentifikasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta menjelaskan mekanisme virus dalam menyebabkan penyakit tersebut. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat mengomunikasikan hasil telaah peranan negatif virus secara sistematis dalam bentuk laporan atau presentasi dengan argumen yang didukung bukti ilmiah. (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)
2
6Peranan Positif Virus dalam Bioteknologi dan Viroterapi serta Pencegahan Penyebaran Virus (Aktivitas 2.3 & 2.4)TP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat menjelaskan peran positif virus dalam bioteknologi (pembuatan insulin, vaksin, tanaman transgenik, GMO, dan viroterapi) berdasarkan hasil telaah sumber ilmiah. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat menganalisis berbagai cara pencegahan penyebaran virus secara fisik, kimia, dan biologi, kemudian menyusun rekomendasi pencegahan yang tepat berdasarkan jenis virusnya. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan; Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
2
7Proyek: Kampanye Ilmiah Pencegahan Penyakit Akibat Virus di Lingkungan SekitarTP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat merancang dan menyajikan produk kampanye ilmiah (poster, infografis, atau video singkat) tentang pencegahan penyakit akibat virus yang relevan dengan isu di lingkungan sekitar secara sistematis dan berbasis bukti. (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mengomunikasikan Hasil)
Murid dapat mengevaluasi produk kampanye kelompok lain dengan mengidentifikasi keakuratan konsep virus yang digunakan dan memberikan saran perbaikan yang konstruktif. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
2
8Asesmen Sumatif Bab 2: Virus dan PeranannyaTP 2.8.1
TP 2.8.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang struktur virus, mekanisme replikasi (litik dan lisogenik), serta peranan virus (positif dan negatif) melalui tes sumatif tertulis. (Pemahaman IPA — mendeskripsikan peranan virus dalam kehidupan)
Murid dapat menganalisis kasus atau fenomena terkait virus dalam kehidupan nyata dan menarik kesimpulan berbasis bukti sebagai bagian dari asesmen sumatif. (Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi)
2

Bab 3 — Struktur Atom, Fakta di Balik Materi (22 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Apersepsi dan Asesmen Awal: Mengapa Materi Tersusun dari Atom?TP 3.1.1
TP 3.1.2
Murid dapat mengidentifikasi konsep unsur, senyawa, dan campuran sebagai pengetahuan prasyarat untuk mempelajari struktur atom melalui kegiatan tanya jawab dan asesmen awal. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat mengajukan pertanyaan ilmiah tentang sifat diskontinu materi berdasarkan pengamatan fenomena listrik statis di sekitarnya (Aktivitas 3.1). (Keterampilan Proses — Mempertanyakan dan Memprediksi)
2
2Perkembangan Konsep Atom: Dari Filsuf Yunani hingga Teori Atom DaltonTP 3.2.1
TP 3.2.2
Murid dapat mendeskripsikan perkembangan konsep atom dari pandangan filosofis Yunani Kuno hingga postulat teori atom Dalton secara kronologis dan sistematis. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat membuktikan bahwa materi bersifat diskontinu melalui Aktivitas 3.2 (membuktikan teori atom Dalton) dan mengomunikasikan hasilnya secara lisan maupun tulisan. (Keterampilan Proses — Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mengomunikasikan Hasil)
2
3Penemuan Partikel Subatomik: Elektron (Teori Atom Thomson) dan Proton (Teori Atom Rutherford)TP 3.3.1
TP 3.3.2
Murid dapat menjelaskan bukti eksperimental penemuan elektron melalui percobaan sinar katode (Teori Atom Thomson) dan penemuan proton melalui percobaan sinar alfa (Teori Atom Rutherford) beserta model atom yang dihasilkan. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat mengidentifikasi sifat muatan listrik dan massa elektron serta proton berdasarkan data hasil percobaan (Aktivitas 3.3 dan 3.4) dan menarik kesimpulan berbasis bukti. (Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
4Penemuan Neutron oleh Chadwick dan Model Atom Niels BohrTP 3.4.1
TP 3.4.2
TP 3.4.3
Murid dapat menjelaskan penemuan neutron oleh Chadwick dan peranannya dalam menyempurnakan pemahaman tentang partikel penyusun inti atom. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat mendeskripsikan model atom Niels Bohr, termasuk konsep lintasan elektron, perpindahan elektron antar kulit, dan perbedaannya dengan model atom sebelumnya. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat membuat karya kreatif (lagu, pantun, puisi, atau media lainnya) tentang partikel subatomik dan sifatnya sebagai bentuk komunikasi ilmiah (Aktivitas 3.5). (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)
2
5Lambang Atom, Nomor Atom, Nomor Massa, Ion, dan IsotopTP 3.5.1
TP 3.5.2
Murid dapat menggunakan lambang atom, nomor atom, dan nomor massa untuk menentukan jumlah proton, elektron, dan neutron pada suatu atom atau ion secara tepat. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat membedakan konsep ion (kation dan anion) dan isotop suatu unsur berdasarkan perubahan jumlah elektron dan neutron, serta menyelesaikan soal latihan pada Tabel 3.2 (Ayo Berlatih Subbab D). (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi; Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
6Konfigurasi Elektron dan Elektron ValensiTP 3.6.1
TP 3.6.2
Murid dapat menuliskan konfigurasi elektron unsur-unsur berdasarkan model atom Niels Bohr dan menentukan elektron valensi dari konfigurasi yang diperoleh. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat mengevaluasi konfigurasi elektron yang telah dibuat dengan mengidentifikasi kemungkinan kekeliruan dan memperbaiki hasilnya melalui diskusi kelompok. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
2
7Tabel Periodik Unsur Modern: Golongan, Periode, dan Klasifikasi UnsurTP 3.7.1
TP 3.7.2
Murid dapat menjelaskan organisasi tabel periodik unsur modern berdasarkan golongan dan periode yang ditentukan oleh konfigurasi elektron suatu unsur. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat mengklasifikasikan unsur-unsur ke dalam kelompok logam (utama, transisi, aktinida/lantanida), nonlogam, semilogam, dan gas mulia berdasarkan posisinya dalam tabel periodik. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
2
8Sifat Periodik Unsur: Jari-Jari Atom dan Energi IonisasiTP 3.8.1
TP 3.8.2
Murid dapat menganalisis kecenderungan jari-jari atom dan energi ionisasi unsur dalam satu golongan dan satu periode pada tabel periodik berdasarkan data yang tersedia. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat menyajikan data jari-jari atom dan energi ionisasi dalam bentuk tabel atau grafik serta menjelaskan pola kecenderungannya dengan argumen yang didukung bukti data. (Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengomunikasikan Hasil)
2
9Sifat Periodik Unsur: Afinitas Elektron dan KeelektronegatifanTP 3.9.1
TP 3.9.2
Murid dapat menganalisis kecenderungan afinitas elektron dan keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan satu periode pada tabel periodik berdasarkan data. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat membandingkan keempat sifat periodik unsur (jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, keelektronegatifan) dan menjelaskan hubungan antar sifat tersebut secara sistematis. (Keterampilan Proses — Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi)
2
10Reviu dan Konsolidasi: Struktur Atom, Tabel Periodik, dan Sifat KeperiodikanTP 3.10.1
TP 3.10.2
Murid dapat mengintegrasikan seluruh konsep bab (partikel subatomik, konfigurasi elektron, tabel periodik, sifat periodik) melalui diskusi pemecahan masalah dan latihan soal komprehensif (Ayo Cek Pemahamanmu). (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat mengomunikasikan pemahaman tentang struktur atom dan sifat keperiodikan secara sistematis dan utuh melalui presentasi hasil diskusi kelompok. (Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)
2
11Asesmen Sumatif Bab 3: Struktur Atom, Fakta di Balik MateriTP 3.11.1
TP 3.11.2
Murid dapat menunjukkan penguasaan konsep partikel subatomik, perkembangan model atom, lambang atom, ion, isotop, konfigurasi elektron, tabel periodik, dan sifat keperiodikan unsur melalui tes sumatif tertulis. (Pemahaman IPA — menganalisis partikel penyusun materi)
Murid dapat melakukan refleksi terhadap proses belajar pada Bab 3 dengan mengidentifikasi konsep yang telah dikuasai dan yang masih perlu diperkuat sebagai dasar tindak lanjut pembelajaran. (Keterampilan Proses — Mengevaluasi dan Refleksi)
2

Bab 4 — Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita (14 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Ciri-Ciri Reaksi Kimia dan Persamaan Reaksi Kimia SetaraTP 4.1.1
TP 4.1.2
Murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri reaksi kimia (pembakaran, perkaratan, fermentasi, pengendapan, pembusukan) berdasarkan hasil pengamatan fenomena di sekitar kehidupan sehari-hari. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Mengamati)
Murid dapat menuliskan persamaan reaksi kimia setara sederhana dengan menggunakan lambang unsur dan koefisien yang tepat berdasarkan konsep kekekalan atom. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
2Sejarah Teori Pembakaran: Dari Teori Logiston ke Percobaan LavoisierTP 4.2.1
TP 4.2.2
Murid dapat membandingkan teori logiston dengan hasil percobaan Lavoisier tentang reaksi pembakaran logam, serta menjelaskan alasan ilmiah mengapa teori logiston disanggah. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Mempertanyakan dan Memprediksi)
Murid dapat membuktikan melalui percobaan pembakaran pita magnesium bahwa massa logam bertambah karena bergabung dengan gas oksigen, sebagai dasar pengenalan hukum kekekalan massa. (CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
3Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)TP 4.3.1
TP 4.3.2
Murid dapat membuktikan melalui percobaan balon ajaib bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi sesuai hukum kekekalan massa (Lavoisier). (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan)
Murid dapat menganalisis data hasil percobaan untuk menarik kesimpulan tentang berlakunya hukum Lavoisier pada berbagai reaksi kimia sederhana di kehidupan sehari-hari. (CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi; Mengevaluasi dan Refleksi)
2
4Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)TP 4.4.1
TP 4.4.2
Murid dapat menjelaskan bunyi hukum Proust dan membuktikannya melalui perhitungan perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa yang selalu tetap. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
Murid dapat menyelesaikan soal perhitungan sederhana berkaitan dengan hukum Proust untuk menentukan massa unsur atau senyawa dalam suatu reaksi kimia. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
5Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton) dan Hukum Perbandingan Volume Gas (Hukum Gay Lussac)TP 4.5.1
TP 4.5.2
Murid dapat menjelaskan dan membuktikan melalui perhitungan hukum Dalton bahwa perbandingan massa salah satu unsur dalam dua senyawa berbeda yang dibentuk oleh dua unsur yang sama merupakan bilangan bulat sederhana. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
Murid dapat menjelaskan dan membuktikan melalui perhitungan hukum Gay Lussac bahwa perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan hasil reaksi merupakan bilangan bulat sederhana pada suhu dan tekanan yang sama. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Memproses, Menganalisis Data dan Informasi)
2
6Penerapan Hukum Dasar Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari (Proyek Akhir Bab)TP 4.6.1
TP 4.6.2
Murid dapat merancang dan melakukan percobaan sederhana (misalnya korosi paku besi atau reaksi air kapur dengan CO₂) untuk membuktikan berlakunya salah satu hukum dasar kimia dalam konteks kehidupan nyata. (CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan; Mempertanyakan dan Memprediksi)
Murid dapat mengomunikasikan hasil proyek secara sistematis, mencakup data, analisis, dan kesimpulan tentang hukum dasar kimia yang berlaku pada kasus yang diselidiki. (CP IPA Fase E — Keterampilan Proses: Mengomunikasikan Hasil; Mengevaluasi dan Refleksi)
2
7Asesmen Sumatif Bab 4: Hukum Dasar Kimia di Sekitar KitaTP 4.7.1Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang persamaan reaksi kimia setara dan hukum-hukum dasar kimia (Lavoisier, Proust, Dalton, Gay Lussac) melalui penyelesaian soal asesmen sumatif secara mandiri. (CP IPA Fase E — Pemahaman IPA: menganalisis partikel penyusun materi dan menerapkan konsep stoikiometri dalam berbagai aspek kuantitatif reaksi kimia; Keterampilan Proses: Mengevaluasi dan Refleksi)2

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Dokumen terkait

Perangkat pendamping untuk mapel dan kelas yang sama.

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.