PROGRAM TAHUNAN (PROTA) PRAKARYA PENGOLAHAN Tahun Ajaran 2025/2026 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Prakarya Pengolahan |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2025/2026 |
|---|
| Total JP Ganjil | 52 JP |
|---|
| Total JP Genap | 64 JP |
|---|
| Total JP | 116 JP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARANPada akhir Fase E, murid mampu menganalisis dan menginformasikan bahan, alat, dan teknik pengolahan, pengemasan, dan penyajian produk olahan pangan nusantara dan/atau nonpangan; merancang pengembangan produk olahan pangan secara sistematis dan kreatif; serta membuat, mengemas, dan menyajikan produk olahan pangan hasil rancangan pengembangan secara kreatif dan inovatif. 3. DISTRIBUSI MATERISemester Ganjil| No | Topik / Bab | Sub Materi | JP | Pertemuan | Bulan |
|---|
| 1 | Proses Bisnis di Bidang Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian | 1. Pengertian industri dan proses bisnis agriteknologi pengolahan hasil pertanian; ruang lingkup usaha dari skala rumah tangga hingga industri besar 2. Klasifikasi industri berdasarkan skala usaha dan posisi rantai nilai (hulu-hilir); karakteristik bisnis hulu dan hilir beserta contoh produk 3. Analisis bahan baku (nabati, hewani, ikan), bahan pembantu, SDM, sarana, dan prasarana proses bisnis; konsep rantai pasok dan alur logistik 4. Karakteristik proses bisnis sektor manufaktur dan jasa; sarana-prasarana produksi; pengelolaan lingkungan industri (limbah, K3, tata ruang) 5. Struktur kelembagaan industri (koperasi, asosiasi, BUMN, swasta) dan hubungannya dengan keberlangsungan proses bisnis 6. Komponen rencana bisnis (business plan); perancangan kerangka rencana bisnis sederhana secara sistematis dan kreatif 7. Eksplorasi proses bisnis industri pengolahan hasil pertanian nyata; analisis kelebihan dan kekurangan pengelolaan bisnis 8. Identifikasi peluang usaha dan profesi; tantangan bisnis akibat teknologi, persaingan, dan pertanian berkelanjutan 9. Evaluasi rencana bisnis; refleksi pembelajaran; asesmen sumatif dan presentasi rancangan kerangka proses bisnis
Ket: Pendekatan utama: Observasi dan Eksplorasi, Perencanaan, Refleksi dan Evaluasi. Mencakup 24 TP (10.1.1.1 s.d. 10.1.12.2). Asesmen sumatif pada pertemuan 12. | 24 | 12 | Juli - Agustus | | 2 | Perkembangan Agriteknologi dan Isu-Isu Global | 1. Perkembangan teknologi (bioteknologi, otomatisasi, robotisasi, nanoteknologi) dalam industri pengolahan hasil pertanian; perbandingan teknologi lama dan digital 2. Produk transgenik (GMO) dalam industri pangan: jenis, implikasi keamanan pangan, manfaat, dan risiko bagi kesehatan dan lingkungan 3. Pemanasan global, perubahan iklim (hujan asam, kekeringan, banjir), dan dampaknya terhadap ketahanan pangan; emisi gas rumah kaca dari aktivitas industri 4. Ketersediaan pangan global (data FAO): produksi serealia, ketimpangan pangan, pertumbuhan penduduk; peran TIK dalam efisiensi rantai pasok 5. Pertanian berkelanjutan; perancangan proses pengolahan produk pangan berbasis prinsip berkelanjutan sebagai respons isu global 6. Rancangan proposal desain proses, produk, dan kemasan pangan berkelanjutan; refleksi peluang usaha dan karier di era agriteknologi 7. Asesmen sumatif; evaluasi keterkaitan perkembangan agriteknologi dengan isu global dan implikasinya bagi perencanaan produk pangan
Ket: Mencakup 16 TP (10.2.1.1 s.d. 10.2.8.2). Menggunakan data grafik (gas rumah kaca) dan data FAO sebagai bahan analisis. Asesmen sumatif pada pertemuan 8. | 16 | 8 | September - Oktober | | 3 | Agripreneur dan Lapangan Kerja di Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian | 1. Profil agripreneur: karakter unggul (kreativitas, inovasi, etos kerja, kepemimpinan, keberanian mengambil risiko); perbedaan agripreneur dan profesional/karyawan 2. Peluang usaha (skala rumah tangga hingga industri besar) dan lapangan kerja profesional; kompetensi dan legalitas yang dibutuhkan 3. Perancangan proyeksi diri sebagai agripreneur atau tenaga profesional; dokumen rencana usaha atau rencana karier secara kreatif 4. Desain pengembangan produk olahan (narasi, spesifikasi teknis, sketsa); strategi pemasaran dan pengelolaan produksi (kualitas, kuantitas, kontinuitas) 5. Presentasi rancangan agripreneur; evaluasi dan umpan balik antar kelompok berdasarkan kriteria kelayakan usaha 6. Refleksi tertulis proses pembelajaran; asesmen sumatif komprehensif tentang profil agripreneur dan peluang karier
Ket: Mencakup 12 TP (10.3.1.1 s.d. 10.3.6.2). Aktivitas utama: studi pustaka mandiri, diskusi kelompok, presentasi, dan peer evaluation. Asesmen sumatif pada pertemuan 6. | 12 | 6 | Oktober - November |
Semester Genap| No | Topik / Bab | Sub Materi | JP | Pertemuan | Bulan |
|---|
| 4 | Proses dan Teknik Dasar pada Pengolahan Hasil Pertanian | 1. Ruang lingkup proses dasar pengolahan (fisik, mekanis, termal, kimia); pentingnya pengolahan hasil pertanian dalam menjaga mutu dan ketahanan pangan 2. Teknik transportasi hasil panen; pembersihan cara kering dan basah; pengecilan ukuran (pemotongan, pengirisan, pemarutan, penggilingan) 3. Teknik pemisahan (sortasi, pengayakan, sentrifugasi, filtrasi) dan pencampuran bahan hasil pertanian beserta jenis alat 4. Pengeringan: prinsip dasar, faktor pengaruh, jenis alat (batch, drum, rotary dryer), dan pengaruhnya terhadap mutu produk 5. Blanching dan pasteurisasi: prinsip, tujuan, teknik, dan perbedaannya; penggaraman dan penggulaan: mekanisme dan penerapan 6. Prinsip kimia oksidasi, hidrolisis, sulfitasi, dan karbonatasi pada hasil pertanian; pengendalian mutu berbasis reaksi kimia 7. Perancangan rencana produksi berbasis proses termal atau kimia; pemilihan bahan baku lokal, teknik proses, dan alat 8. Praktik proses fisik dan mekanis (pembersihan, pengecilan ukuran, pemisahan); penerapan teknik termal (pengeringan/blanching/pasteurisasi) 9. Evaluasi hasil produksi; refleksi tahapan proses; asesmen sumatif tertulis dan penyajian hasil evaluasi
Ket: Mencakup 24 TP (10.4.1.1 s.d. 10.4.12.2). Pertemuan 7-8 fokus perencanaan; pertemuan 9-10 praktik produksi; pertemuan 11-12 evaluasi dan asesmen sumatif. | 24 | 12 | Januari - Februari | | 5 | Menangani Komoditas Pertanian Sesuai Prosedur K3LH | 1. Karakteristik umum hasil pertanian (mudah rusak, kamba, musiman, heterogen); karakteristik organoleptik, fisik, dan kimia komoditas nabati dan hewani 2. Prosedur pembersihan, pencucian, sortasi, trimming, dan grading komoditas nabati; pengeringan, pengemasan, pelabelan, dan penyimpanan nabati sesuai K3LH 3. Penanganan komoditas hewani: penyembelihan, dressing, pemotongan karkas, grading, penyimpanan dingin dan pembekuan (daging, unggas, susu, telur) sesuai K3LH 4. Penanganan komoditas hasil perikanan dan laut (ikan, kerang, udang): pendinginan, pencucian, sortasi, pengemasan, penyimpanan; proses autolisis dan pencegahan penurunan mutu 5. Praktik penanganan komoditas nabati dan hewani sesuai prosedur K3LH; evaluasi hasil praktik berdasarkan kesesuaian prosedur, mutu, dan efisiensi 6. Demonstrasi kompetensi penanganan komoditas; refleksi tahapan K3LH; identifikasi aspek yang perlu ditingkatkan
Ket: Mencakup 16 TP (10.5.1.1 s.d. 10.5.8.2). Pertemuan 5-6 fokus praktik produksi; pertemuan 7-8 evaluasi, refleksi, dan asesmen sumatif. | 16 | 8 | Maret - April | | 6 | Prinsip dan Teknik Kerja Laboratorium Pengujian | 1. Jenis laboratorium pengujian (kimia, mikrobiologis, fisik-mekanis, organoleptik) dan fungsinya; prinsip K3LH di laboratorium; APD dan peralatan K3 2. Peralatan gelas (gelas piala, labu ukur, buret, pipet, erlenmeyer) dan bukan gelas (neraca analitik, oven, tanur, autoklaf): identifikasi, spesifikasi, dan pengoperasian 3. Kalibrasi internal peralatan gelas ukur volume menggunakan neraca analitik; klasifikasi dan grade bahan kimia; pembacaan LDKB/MSDS; penanganan dan penyimpanan bahan kimia 4. Konsep pereaksi kimia, larutan standar, dan standarisasi larutan; aparatus laboratorium (evaporasi, destilasi, filtrasi, ekstraksi) dan pengoperasian rotary evaporator 5. Sterilisasi dan disinfeksi: metode dan peralatan (autoklaf, oven, disinfektan); prosedur sterilisasi di laboratorium mikrobiologis 6. Prinsip kerja aseptik; penanganan sampel uji mikrobiologis; persiapan media kultur; teknik inokulasi dan isolasi mikroba 7. Penanganan limbah laboratorium sesuai K3LH; evaluasi dan refleksi keseluruhan teknik kerja laboratorium 8. Demonstrasi penggunaan peralatan gelas dan bukan gelas; asesmen sumatif tertulis tentang prinsip, prosedur, alat, dan bahan kerja laboratorium pengujian
Ket: Mencakup 24 TP (10.6.1.1 s.d. 10.6.12.2). Pertemuan 2, 4, 5, 6, 8, 9-10 mengandung praktik produksi (Produksi); pertemuan 11-12 evaluasi, refleksi, dan asesmen sumatif akhir tahun. | 24 | 12 | April - Juni |
4. CATATANTotal JP satu tahun: 116 JP (Ganjil 52 JP / 26 pertemuan; Genap 64 JP / 32 pertemuan). Alokasi 2 JP per pertemuan. Distribusi bulan bersifat estimasi dan dapat disesuaikan dengan kalender akademik sekolah serta jumlah minggu efektif masing-masing semester. Asesmen formatif dilaksanakan berkelanjutan dalam setiap pertemuan; asesmen sumatif dilaksanakan pada akhir setiap bab. Urutan bab mengikuti ATP induk dengan alur konsep dari pemahaman bisnis dan konteks global (Bab 1-3) menuju penguasaan teknik dan praktik laboratorium (Bab 4-6). |