Dokumenchevron_rightProtachevron_rightPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertichevron_rightKelas 1

Prota Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1

ProtaSDKelas 1A

Dokumen Prota ini membantu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN Prota

Prota Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti · Kelas 1

PROGRAM TAHUNAN (PROTA)

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

Tahun Ajaran 2025/2026

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
Tahun Ajaran2025/2026
Total JP Ganjil54 JP
Total JP Genap54 JP
Total JP108 JP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase A, murid mampu: (1) Memahami Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta dan sumber hidup (Sraddha dan Bhakti); (2) Memahami tokoh-tokoh kerajaan Hindu di Indonesia melalui cerita Ramayana (Sejarah Agama Hindu); (3) Menerapkan perilaku Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari (Susila); (4) Memahami dan mempraktikkan Dainika Upasana serta sarana persembahyangan (Acara).

3. DISTRIBUSI MATERI

Semester Ganjil

NoTopik / BabSub MateriJPPertemuanBulan
1Cerita Ramayana1. Pengertian dan asal-usul cerita Ramayana sebagai bagian Kitab Suci Weda (Itihasa), pengarang Maharsi Walmiki, dan struktur 7 kanda
2. Tokoh-tokoh utama Ramayana: Raja Dasaratha, putra-putranya (Rama, Bharata, Laksmana, Satrughna), Sita, dan Rahwana
3. Sifat dan keteladanan tokoh baik (Rama, Laksmana, Sita, Hanoman, Jatayu, Wibhisana) dan tokoh buruk (Kumbhakarna, Manthara) — Subha dan Asubha Karma
4. Hubungan cerita Ramayana dengan ajaran Tri Kaya Parisudha, Rama sebagai Awatara Dewa Wisnu, dan warisan Ramayana pada kerajaan Hindu di Indonesia

Ket: Mencakup 11 pertemuan @ 2 JP. Pertemuan 11 digunakan untuk asesmen sumatif bab (tertulis dan lisan). Integrasi nilai karakter: kesetiaan, keberanian, dan kebenaran.
2211Juli - September
2Hyang Widhi Wasa sebagai Pencipta1. Pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta alam semesta; nama-nama lain Hyang Widhi Wasa (Brahman, Hyang Maha Tunggal); ciptaan-Nya: benda langit, alam, makhluk hidup, dan benda mati
2. Perbedaan makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan) dan benda mati sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa; keistimewaan manusia sebagai ciptaan paling sempurna
3. Konsep Tri Pramana (Bayu, Sabda, Idep) sebagai tiga kekuatan hidup anugerah Hyang Widhi Wasa dan hubungannya dengan jenis makhluk hidup
4. Perilaku menghargai diri sendiri, hewan, tumbuhan, dan lingkungan (air, tanah, udara) sebagai wujud syukur kepada Hyang Widhi Wasa

Ket: Mencakup 12 pertemuan @ 2 JP. Pertemuan 12 digunakan untuk asesmen sumatif bab. Pendekatan kontekstual: pengamatan lingkungan sekitar sekolah untuk mengenali ciptaan Hyang Widhi Wasa.
2412Oktober - Desember

Semester Genap

NoTopik / BabSub MateriJPPertemuanBulan
3Tri Kaya Parisudha1. Pengertian Tri Kaya Parisudha dan tiga bagiannya: Manacika (berpikir baik), Wacika (berkata baik), Kayika (berbuat baik) beserta contoh di lingkungan keluarga dan sekolah
2. Penerapan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari: di lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat tinggal
3. Konsep Tri Mala (Kasmala, Mada, Moha) sebagai lawan Tri Kaya Parisudha dan akibat pelanggarannya
4. Praktik bermain peran penerapan Manacika, Wacika, Kayika Parisudha; refleksi manfaat berperilaku sesuai Tri Kaya Parisudha

Ket: Mencakup 10 pertemuan @ 2 JP. Pertemuan 10 digunakan untuk asesmen sumatif bab (tertulis dan lisan). Metode: bermain peran, pengamatan gambar, bercerita pengalaman pribadi.
2010Januari - Maret
4Tri Sandhya dan Dainika Upasana1. Pengertian Tri Sandhya, tiga waktu pelaksanaan (pagi, siang, sore/malam), dan pembacaan mantram Tri Sandhya bait 1–6 secara bertahap
2. Tata cara persembahyangan: sikap-sikap amustikarana, asana, padasana, padmasana, bajrasana; rangkaian kramaning sembah; salam panganjali dan paramasantih
3. Pengertian Dainika Upasana; doa-doa harian: Ganesha Puja, Saraswati Puja, Guru Puja, doa memulai/menutup kegiatan, doa makan, doa mencuci tangan, doa sebelum tidur
4. Praktik terpadu Tri Sandhya lengkap dan kramaning sembah; pembiasaan berdoa sehari-hari sebagai cerminan Tri Kaya Parisudha (Manacika) dan wujud bhakti kepada Hyang Widhi Wasa

Ket: Mencakup 12 pertemuan @ 2 JP. Pertemuan 12 digunakan untuk asesmen sumatif bab: demonstrasi hafalan mantram Tri Sandhya lengkap dan praktik kramaning sembah. Pendekatan: drill hafalan bertahap, simulasi persembahyangan.
2412April - Juni

4. CATATAN

1) Total JP intrakurikuler: 108 JP (Ganjil 54 JP + Genap 54 JP), sesuai Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 untuk SD Kelas 1 (3 JP/minggu × 36 minggu). 2) Alokasi kokurikuler sebesar 36 JP per tahun dikelola terpisah dari dokumen ini dan tidak termasuk dalam total 108 JP. 3) Setiap bab menyisipkan pertemuan asesmen sumatif di pertemuan terakhir, termasuk dalam total JP bab. 4) Urutan bab Ganjil: Ramayana → Hyang Widhi Wasa; Genap: Tri Kaya Parisudha → Tri Sandhya & Dainika Upasana — dirancang dari konkret-naratif ke konseptual-praktik ibadah. 5) Guru disarankan menyesuaikan distribusi pertemuan per bulan dengan kalender akademik sekolah masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama Prota yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.