Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertichevron_rightKelas 1

KKTP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 — Semester 1

KKTPSDKelas 1ASemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 — Semester 1

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti · Kelas 1

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian cerita Ramayana sebagai bagian dari kitab suci Hindu (Weda Smerti/Itihasa) dengan kata-kata sendiri.3
2Murid dapat menyebutkan bahwa cerita Ramayana ditulis oleh Maharsi Walmiki dan terdiri dari 7 kanda.3
3Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana alur cerita Ramayana tentang Kerajaan Kosala dan Raja Dasaratha.3
4Murid dapat menyebutkan nama-nama putra Raja Dasaratha (Rama, Bharata, Laksmana, Satrughna) beserta urutan kelahirannya.3
5Murid dapat menceritakan secara sederhana kisah Sita sebagai putri Raja Janaka dan perannya dalam cerita Ramayana.3
6Murid dapat menjelaskan siapa Rahwana dan perbuatannya dalam cerita Ramayana sebagai contoh perilaku yang harus dihindari.3
7Murid dapat menyebutkan dan menjelaskan sifat-sifat baik tokoh Rama, Laksmana, dan Sita yang patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari.3
8Murid dapat mengidentifikasi bahwa Rama adalah awatara Dewa Wisnu yang ketujuh yang turun untuk menegakkan kebenaran.3
9Murid dapat menyebutkan sifat-sifat baik tokoh Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana dalam cerita Ramayana sebagai contoh kesetiaan dan keberanian.3
10Murid dapat membedakan perilaku tokoh baik (Subha Karma) dan tokoh buruk (Asubha Karma) berdasarkan kisah dalam cerita Ramayana.3
11Murid dapat menyebutkan nama tokoh Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara serta menjelaskan peran masing-masing dalam cerita Ramayana.3
12Murid dapat menjelaskan sifat buruk tokoh Kumbhakarna dan Manthara sebagai perilaku yang harus dihindari sesuai ajaran Asubha Karma.3
13Murid dapat menghubungkan perilaku tokoh-tokoh baik dalam cerita Ramayana (berpikir, berkata, dan berbuat baik) dengan ajaran Tri Kaya Parisudha.3
14Murid dapat memberikan contoh sederhana penerapan pikiran, perkataan, dan perbuatan baik terinspirasi dari tokoh Rama dalam kehidupan sehari-hari.3
15Murid dapat menjelaskan bahwa Rama adalah awatara Hyang Widhi Wasa (Dewa Wisnu) yang diturunkan untuk menegakkan kebenaran dan melindungi kebaikan.3
16Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa melalui doa sederhana sebagaimana diteladankan oleh tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana.3
17Murid dapat menyebutkan contoh kerajaan Hindu di Indonesia yang mengenal dan mewarisi cerita Ramayana (seperti Majapahit) secara sederhana.3
18Murid dapat menjelaskan secara sederhana bahwa tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana dijadikan teladan oleh raja-raja Hindu di Indonesia.3
19Murid dapat menceritakan kembali bagian cerita Ramayana yang paling berkesan dengan kalimat sendiri secara lisan di depan kelas.3
20Murid dapat menunjukkan sikap meneladani sifat baik salah satu tokoh dalam cerita Ramayana dan menghindari sifat buruk tokoh lainnya.3
21Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang alur cerita Ramayana, nama-nama tokoh, dan sifat-sifatnya melalui soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, dan uraian.3
22Murid dapat menilai perilaku tokoh dalam cerita Ramayana sebagai contoh Subha Karma atau Asubha Karma secara tertulis.3
23Murid dapat menjelaskan bahwa Hyang Widhi Wasa adalah pencipta alam semesta beserta isinya dengan menyebutkan minimal tiga contoh ciptaan-Nya.3
24Murid dapat menyebutkan berbagai nama lain Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa, Brahman, Hyang Maha Tunggal) dengan benar.3
25Murid dapat mengidentifikasi benda-benda langit (matahari, bulan, bintang) dan alam semesta (gunung, sungai, laut) sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui pengamatan gambar.3
26Murid dapat membuktikan keyakinannya bahwa Hyang Widhi Wasa yang menciptakan alam semesta dengan memberikan contoh nyata dari lingkungan sekitar sekolah.3
27Murid dapat menunjukkan contoh makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa (manusia, hewan, tumbuhan) minimal dua contoh dari setiap kelompok.3
28Murid dapat menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa yang membedakannya dari benda mati secara lisan dengan kalimat sederhana.3
29Murid dapat menunjukkan contoh benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa (batu, pasir, air, tanah) minimal tiga contoh dari lingkungan sekitar.3
30Murid dapat membedakan makhluk hidup dan benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa berdasarkan ciri-cirinya secara tertulis dengan benar.3
31Murid dapat menjelaskan mengapa manusia disebut sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna di antara makhluk hidup lainnya dengan kalimat sederhana.3
32Murid dapat menyebutkan keistimewaan manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang membedakannya dari hewan dan tumbuhan.3
33Murid dapat menjelaskan pengertian Tri Pramana sebagai tiga kekuatan hidup yang diberikan Hyang Widhi Wasa kepada makhluk ciptaan-Nya dengan kata-kata sendiri.3
34Murid dapat menyebutkan tiga bagian Tri Pramana (Bayu, Sabda, Idep) beserta artinya dengan benar.3
35Murid dapat menjelaskan hubungan Tri Pramana dengan jenis-jenis makhluk ciptaan Hyang Widhi Wasa (tumbuhan, hewan, manusia) beserta contohnya.3
36Murid dapat membedakan Tri Pramana yang dimiliki tumbuhan, hewan, dan manusia sebagai anugerah Hyang Widhi Wasa secara lisan.3
37Murid dapat menunjukkan contoh perilaku menghargai diri sendiri sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari minimal dua contoh.3
38Murid dapat menjelaskan alasan pentingnya menjaga dan merawat diri sendiri sebagai wujud syukur kepada Hyang Widhi Wasa.3
39Murid dapat menunjukkan contoh cara menghargai dan merawat hewan serta tumbuhan sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari.3
40Murid dapat menjelaskan mengapa makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa harus dijaga dan dilestarikan dengan kalimat sederhana.3
41Murid dapat menunjukkan contoh cara menjaga dan merawat benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa (air, tanah, udara) di lingkungan sekitar minimal dua contoh.3
42Murid dapat menjelaskan hubungan antara menjaga lingkungan ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan bentuk rasa syukur dan bakti kepada-Nya.3
43Murid dapat merangkum kembali pokok-pokok materi tentang Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta, ciptaan-Nya, Tri Pramana, dan cara menghargai ciptaan-Nya secara lisan maupun tulisan sederhana.3
44Murid dapat menunjukkan sikap syukur dan bangga sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui kegiatan bercerita tentang pengalaman menjaga ciptaan-Nya di lingkungan keluarga dan sekolah.3
45Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta, jenis-jenis ciptaan-Nya (makhluk hidup dan benda mati), konsep Tri Pramana, serta perilaku menghargai ciptaan Hyang Widhi Wasa melalui asesmen sumatif.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun untuk murid Kelas 1 Fase A yang masih dalam tahap literasi awal. Penilaian sebaiknya dilakukan melalui observasi lisan, bercerita, dan tanya jawab langsung (bukan tes tulis panjang). Guru dapat menggunakan media gambar tokoh Ramayana untuk membantu murid mengidentifikasi dan menceritakan. Level 'Sangat Berkembang' tidak harus dicapai semua murid; fokus utama adalah level 'Berkembang' sebagai batas ketercapaian minimal. Guru dapat menyesuaikan interval nilai sesuai kebijakan satuan pendidikan.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.