KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 1.1.1 = Kelas 1, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Diriku (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 1.1.1 | Mengidentifikasi identitas diri di lingkungan rumah dan sekolah | 2 | | 2 | TP 1.1.2 | Menunjukkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan fisik | 2 | | 3 | TP 1.1.3 | Menunjukkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan batin | 2 | | 4 | TP 1.1.4 | Menyimpulkan identitas agama Buddha dalam konteks kelompok sosialnya | 2 |
Bab 2 — Aku dan Teman-Temanku (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 1.2.1 | Mengidentifikasi identitas teman-teman di lingkungan sekolah | 2 | | 6 | TP 1.2.2 | Menceritakan perbedaan identitas diri dengan identitas teman-teman di lingkungan sekolah | 2 | | 7 | TP 1.2.3 | Menunjukkan apresiasi terhadap keragaman identitas teman-teman di lingkungan sekolah | 2 | | 8 | TP 1.2.4 | Mempraktikkan sopan santun dalam pergaulan yang harmonis bersama teman di lingkungan sekolah | 2 |
Bab 3 — Menyayangi Diri Sendiri (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 1.3.1 | Merefleksikan sifat-sifat kehidupan para bodhisattva untuk menghasilkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan fisik | 2 | | 10 | TP 1.3.2 | Merefleksikan sifat-sifat kehidupan para Buddha untuk menghasilkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan batin yang holistik | 2 | | 11 | TP 1.3.3 | Merefleksikan sifat-sifat kehidupan tokoh buddhis inspiratif untuk menghasilkan pola pikir dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan fisik dan batin yang holistik | 2 | | 12 | TP 1.3.4 | Menemukan budaya komunikasi yang hormat dan bijaksana di lingkungannya berdasarkan kebijaksanaan dari kisah jataka | 2 |
Bab 4 — Menghargai Sesama (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 13 | TP 1.4.1 | Menemukan budaya komunikasi yang hormat di lingkungannya berdasarkan kisah jataka Burung Gagak dan Burung Hantu | 2 | | 14 | TP 1.4.2 | Menemukan budaya komunikasi yang bijaksana di lingkungannya berdasarkan kisah jataka Burung Gagak dan Burung Hantu | 2 | | 15 | TP 1.4.3 | Memadukan praktik aturan dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolah | 2 | | 16 | TP 1.4.4 | Memadukan praktik sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolah | 2 |
Bab 5 — Identitas Agama Buddha (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 17 | TP 1.5.1 | Menyimpulkan identitas agama Buddha dalam konteks kelompok sosialnya | 2 | | 18 | TP 1.5.2 | Menyimpulkan identitas agama Buddha dengan keberadaan beragam identitas agama dan kepercayaan lain | 2 | | 19 | TP 1.5.3 | Meninjau makna simbol-simbol keagamaan Buddha yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnya | 2 | | 20 | TP 1.5.4 | Menulis ulang makna simbol-simbol keagamaan Buddha yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnya | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — DirikuTP 1.1.1: Mengidentifikasi identitas diri di lingkungan rumah dan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan nama lengkap, panggilan, dan ciri-ciri fisik diri sendiri dengan jelas 2. Menyebutkan peran dan identitas diri sebagai anggota keluarga di rumah dan sebagai murid di sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan nama lengkap atau ciri fisik diri sendiri meski telah diberikan bimbingan guru. | Mampu menyebutkan nama dan ciri fisik diri sendiri dengan bantuan stimulus atau pertanyaan pemantik dari guru. | Mampu menyebutkan nama, ciri fisik, serta peran diri di rumah dan di sekolah secara mandiri dan tepat. | Mampu menjelaskan identitas diri, ciri fisik, dan perannya di rumah serta sekolah secara terperinci, percaya diri, dan jelas di depan kelas. |
TP 1.1.2: Menunjukkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan fisikIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan contoh kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari 2. Mempraktikkan tindakan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh di lingkungan sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menyebutkan maupun mempraktikkan cara menjaga kebersihan tubuh tanpa arahan ketat dari guru. | Mampu menyebutkan contoh kebiasaan sehat dan mempraktikkan kebersihan diri jika diingatkan atau didampingi guru. | Mampu mempraktikkan kebiasaan hidup bersih dan sehat (seperti mencuci tangan dan merapikan perlengkapan diri) secara mandiri. | Konsisten mempraktikkan pola hidup bersih dan sehat secara mandiri serta mampu mengajak atau mengingatkan teman sebaya di sekolah. |
TP 1.1.3: Menunjukkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan batinIndikator Pencapaian: 1. Mengenali emosi dasar (senang, sedih, marah) yang dirasakan dalam diri 2. Mempraktikkan sikap tenang atau duduk hening sederhana untuk menenangkan pikiran | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali emosi yang dirasakan serta kesulitan mengikuti kegiatan duduk hening sederhana. | Mampu mengenali emosi diri dan mengikuti duduk hening sederhana dengan bimbingan dan pengkondisian dari guru. | Mampu mengenali emosi diri dengan tepat serta mempraktikkan duduk hening sederhana secara mandiri dan tertib. | Mampu mengelola emosi dengan tenang, berpartisipasi aktif dalam duduk hening, serta menunjukkan sikap batin yang damai dan ceria. |
TP 1.1.4: Menyimpulkan identitas agama Buddha dalam konteks kelompok sosialnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan tanda/simbol dasar identitas agama Buddha (seperti Buddha, Dharma, Sangha, atau rupang Buddha) 2. Menyatakan identitas dirinya sebagai anak beragama Buddha di tengah lingkungan sosial yang beragam | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali simbol agama Buddha atau menyatakan identitas keagamaannya meski telah dibimbing. | Mampu mengenali simbol dasar agama Buddha dengan bantuan petunjuk visual atau bimbingan guru. | Mampu menyebutkan simbol dasar agama Buddha dan menyatakan identitas agamanya secara mandiri dan benar. | Mampu menjelaskan makna sederhana simbol agama Buddha serta menunjukkan rasa bangga dan menghormati identitas agamanya di tengah keberagaman teman. |
Bab 2 — Aku dan Teman-TemankuTP 1.2.1: Mengidentifikasi identitas teman-teman di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan nama dan ciri fisik teman-teman di kelas 2. Menyebutkan perbedaan kegemaran atau karakteristik khas teman sekelas | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesulitan mengenali dan menyebutkan nama teman-teman sekelasnya tanpa bantuan guru. | Mampu menyebutkan beberapa nama teman sekelas dengan bantuan petunjuk dari guru. | Mampu mengidentifikasi nama dan ciri fisik beberapa teman sekelas secara mandiri dan ramah. | Mampu mengidentifikasi nama, ciri fisik, serta keunikan/kegemaran teman-teman sekelas secara terperinci dan antusias. |
TP 1.2.2: Menceritakan perbedaan identitas diri dengan identitas teman-teman di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan perbedaan fisik, kegemaran, atau latar belakang antara diri sendiri dan teman 2. Menceritakan perbedaan tersebut dengan bahasa sederhana yang santun | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menunjukkan atau menceritakan perbedaan antara dirinya dan teman sekelas. | Mampu menunjukkan perbedaan antara dirinya dan teman dengan bantuan stimulus pertanyaan dari guru. | Mampu menceritakan perbedaan identitas diri dan teman sekelas secara jelas dengan sikap yang positif. | Mampu menceritakan perbedaan identitas diri dan teman secara runtut, ekspresif, serta menegaskan bahwa perbedaan adalah hal yang wajar dan indah. |
TP 1.2.3: Menunjukkan apresiasi terhadap keragaman identitas teman-teman di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan sikap mau berteman dengan semua teman tanpa membeda-bedakan 2. Menampilkan ungkapan atau tindakan menghargai keunikan dan perbedaan teman | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Masih memilih-milih teman dan enggan berinteraksi dengan teman yang memiliki perbedaan identitas. | Mau berinteraksi dengan teman yang berbeda jika diajak atau diarahkan oleh guru. | Menunjukkan sikap terbuka, mau bermain bersama, dan menghargai keberagaman teman tanpa membeda-bedakan secara mandiri. | Menunjukkan empati yang tinggi, aktif merangkul semua teman yang berbeda, dan membela teman yang merasa terkucilkan. |
TP 1.2.4: Mempraktikkan sopan santun dalam pergaulan yang harmonis bersama teman di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Membiasakan pengucapan kata tolong, maaf, dan terima kasih saat berinteraksi dengan teman 2. Menunjukkan sikap ramah, bersalaman/anjali, dan berbagi saat beraktivitas bersama teman | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum membiasakan penggunaan kata santun dan masih sering bersikap kasar saat berinteraksi dengan teman. | Mampu menggunakan kata santun dan bersikap ramah saat diingatkan oleh guru. | Mampu mempraktikkan salam (anjali/salam santun), kata tolong, maaf, dan terima kasih secara mandiri dalam pergaulan. | Konsisten menjadi teladan dalam bertutur kata lembut, bersikap santun, gemar menolong, serta mampu meredakan perselisihan antar teman. |
Bab 3 — Menyayangi Diri SendiriTP 1.3.1: Merefleksikan sifat-sifat kehidupan para bodhisattva untuk menghasilkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan fisikIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan contoh sifat welas asih bodhisattva dalam merawat tubuh 2. Menunjukkan kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan fisik diri secara rutin di sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan contoh sifat bodhisattva maupun mempraktikkan kebiasaan menjaga kesehatan fisik diri sendiri meskipun telah dibimbing. | Mampu menyebutkan contoh sifat kasih bodhisattva dan mempraktikkan cara merawat kesehatan fisik diri dengan bantuan arahan guru. | Mampu menceritakan sifat bodhisattva dan secara mandiri mempraktikkan perilaku menjaga kesehatan fisik diri sehari-hari. | Mampu menceritakan teladan bodhisattva, konsisten menjaga kesehatan fisik diri secara mandiri, serta mengajak teman untuk merawat kebersihan dan kesehatan tubuh. |
TP 1.3.2: Merefleksikan sifat-sifat kehidupan para Buddha untuk menghasilkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan batin yang holistikIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan sifat tenang dan damai dari kehidupan para Buddha 2. Mempraktikkan latihan hening atau duduk tenang untuk menjaga ketenangan pikiran saat pembelajaran | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali keteladanan sifat damai Buddha dan belum dapat mengikuti kegiatan duduk hening untuk menenangkan batin. | Mampu menirukan sikap tenang Buddha dan mengikuti kegiatan duduk hening dengan pengawasan atau bimbingan guru. | Mampu menjelaskan sifat tenang para Buddha dan mempraktikkan latihan hening secara mandiri untuk menjaga kedamaian pikiran di kelas. | Mampu menghayati sifat damai para Buddha, mandiri mengelola emosi melalui latihan hening, serta membantu menenangkan suasana kelas. |
TP 1.3.3: Merefleksikan sifat-sifat kehidupan tokoh buddhis inspiratif untuk menghasilkan pola pikir dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan fisik dan batin yang holistikIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan teladan positif dari tokoh buddhis inspiratif dalam merawat raga dan rasa 2. Menerapkan pola hidup seimbang antara istirahat, belajar, dan bermain dengan ceria | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi keteladanan tokoh buddhis inspiratif dan belum menunjukkan kepedulian terhadap keseimbangan fisik serta batinnya. | Mampu menyebutkan teladan tokoh buddhis dan mulai menerapkan kebiasaan seimbang belajar-istirahat dengan bantuan pengingat dari guru. | Mampu menceritakan keteladanan tokoh buddhis inspiratif dan mandiri menunjukkan pola pikir positif dalam menjaga kesehatan fisik dan batinnya. | Mampu merefleksikan inspirasi tokoh buddhis secara utuh, konsisten menjaga keseimbangan fisik dan batin, serta menjadi teladan semangat bagi teman sekelas. |
TP 1.3.4: Menemukan budaya komunikasi yang hormat dan bijaksana di lingkungannya berdasarkan kebijaksanaan dari kisah jatakaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan pesan moral tentang cara berbicara yang baik dari kisah jataka 2. Menggunakan kata-kata santun (tolong, terima kasih, maaf) saat berkomunikasi di sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan pesan moral kisah jataka dan masih sering menggunakan kata-kata kurang pantas saat berbicara. | Mampu menyebutkan pesan kisah jataka dan mulai menggunakan kata-kata santun jika diingatkan oleh guru. | Mampu menemukan pesan moral kisah jataka dan terbiasa menggunakan kata-kata hormat serta bijaksana secara mandiri dalam berkomunikasi. | Mampu mengaitkan pesan jataka ke dalam keseharian, konsisten bertutur kata hormat dan bijaksana, serta menjadi penengah yang ramah di antara teman. |
Bab 4 — Menghargai SesamaTP 1.4.1: Menemukan budaya komunikasi yang hormat di lingkungannya berdasarkan kisah jataka Burung Gagak dan Burung HantuIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan akibat dari perkataan yang tidak saling menghormati dalam kisah Gagak dan Burung Hantu 2. Menunjukkan sikap mendengarkan dan berbicara sopan kepada guru dan teman sebaya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat mengidentifikasi akibat perselisihan pada kisah Gagak dan Hantu serta masih memotong pembicaraan orang lain secara kasar. | Mampu menceritakan kembali inti cerita Gagak dan Hantu serta mau bersikap hormat saat berbicara setelah diarahkan. | Mampu memetik pelajaran dari kisah Gagak dan Hantu serta menunjukkan perilaku berbicara yang saling menghormati secara konsisten. | Mampu menganalisis pentingnya rasa hormat dalam komunikasi dari kisah jataka tersebut serta aktif mempraktikkan sikap saling menghargai pendapat di kelas. |
TP 1.4.2: Menemukan budaya komunikasi yang bijaksana di lingkungannya berdasarkan kisah jataka Burung Gagak dan Burung HantuIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi ucapan yang benar dan tidak memicu pertengkaran dari kisah jataka Gagak dan Burung Hantu 2. Memilih kata-kata yang menyejukkan saat berinteraksi di lingkungan kelas | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali ucapan bijaksana dari kisah tersebut dan sering menggunakan ucapan yang memicu pertengkaran. | Mampu mengenali perkataan yang baik berdasarkan kisah Gagak dan Hantu dengan bimbingan, serta berupaya membatasi ucapan yang memicu konflik. | Mampu membedakan perkataan bijaksana dan yang tidak dari kisah jataka, serta mandiri memilih kata-kata yang baik dalam bergaul. | Mampu menjelaskan pentingnya ucapan benar berdasarkan kisah jataka dan mampu mencegah perselisihan antarteman dengan pilihan bahasa yang bijaksana. |
TP 1.4.3: Memadukan praktik aturan dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan aturan-aturan dasar bersama di lingkungan kelas dan sekolah 2. Menaati tata tertib kelas untuk menciptakan suasana belajar yang tertib dan rukun | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mematuhi tata tertib sekolah dan tindakannya sering mengganggu keharmonisan pergaulan di kelas. | Mampu mematuhi tata tertib sekolah dengan pendampingan dan pengingat berkala dari guru. | Mampu melaksanakan tata tertib sekolah secara mandiri untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan lingkungan kelas. | Mampu menaati seluruh aturan dengan kesadaran penuh serta secara positif mengingatkan teman agar tetap mematuhi aturan demi kerukunan bersama. |
TP 1.4.4: Memadukan praktik sopan santun dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis di lingkungan sekolahIndikator Pencapaian: 1. Mempraktikkan salam dan sapaan santun (seperti bernamaskara/anjali atau memberi salam ramah) kepada guru dan teman 2. Menunjukkan sikap ramah, berbagi, dan tidak mencela dalam bergaul di sekolah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan etika sopan santun dasar seperti menyapa atau bersikap ramah terhadap sesama di lingkungan sekolah. | Mampu menunjukkan sikap sopan santun (salam, senyum, sapa) saat diingatkan atau diarahkan oleh pendidik. | Secara konsisten dan mandiri menampilkan sikap sopan santun, menghormati teman, dan menjaga keharmonisan pergaulan. | Secara spontan mempraktikkan sopan santun luhur dalam berbagai situasi serta mampu menciptakan suasana persahabatan yang harmonis dan inklusif. |
Bab 5 — Identitas Agama BuddhaTP 1.5.1: Menyimpulkan identitas agama Buddha dalam konteks kelompok sosialnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan ciri-ciri dasar identitas diri sebagai umat Buddha di lingkungan keluarga dan sekolah 2. Menunjukkan sikap bangga dan santun sebagai anak Buddhis dalam berinteraksi dengan teman sebaya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan identitas diri sebagai umat Buddha meskipun telah diberikan bimbingan langsung. | Mampu menyebutkan identitas diri sebagai umat Buddha di lingkungan sosialnya dengan bantuan dan arahan guru. | Mampu menyimpulkan dan menunjukkan identitas diri sebagai anak Buddhis di lingkungan keluarga dan sekolah secara mandiri. | Mampu menyimpulkan identitas diri sebagai anak Buddhis secara percaya diri serta memberi contoh perilaku terpuji di hadapan teman-temannya. |
TP 1.5.2: Menyimpulkan identitas agama Buddha dengan keberadaan beragam identitas agama dan kepercayaan lainIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi perbedaan identitas agama Buddha dengan agama lain di lingkungan sekitar 2. Menyatakan kesimpulan sederhana tentang pentingnya hidup rukun dalam keragaman agama | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali adanya perbedaan identitas antara agama Buddha dan agama lain di lingkungan sekitar. | Mampu mengenali perbedaan agama Buddha dengan agama lain namun memerlukan bimbingan untuk menyimpulkan sikap rukun. | Mampu menyimpulkan identitas agama Buddha di tengah keberagaman dan menunjukkan sikap menghargai teman yang berbeda agama secara mandiri. | Mampu menyimpulkan keberagaman identitas agama dengan jelas serta mengajak teman saling menghormati perbedaan dalam kegiatan sehari-hari. |
TP 1.5.3: Meninjau makna simbol-simbol keagamaan Buddha yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan nama simbol-simbol keagamaan Buddha yang ada di altar rumah atau sekolah (seperti rupang Buddha, dupa, lilin, bunga) 2. Menjelaskan makna sederhana dari simbol-simbol keagamaan Buddha tersebut | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali dan menyebutkan nama simbol-simbol keagamaan Buddha yang ada di rumah maupun sekolah. | Mampu menyebutkan nama simbol keagamaan Buddha namun belum tepat dalam menjelaskan maknanya tanpa bantuan guru. | Mampu meninjau dan menjelaskan makna sederhana dari simbol keagamaan Buddha (misal: lilin sebagai penerang, dupa sebagai keharuman) secara tepat. | Mampu meninjau secara mendalam dan menceritakan kembali makna berbagai simbol keagamaan Buddha beserta fungsinya saat melakukan penghormatan. |
TP 1.5.4: Menulis ulang makna simbol-simbol keagamaan Buddha yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnyaIndikator Pencapaian: 1. Menyalin kata atau kalimat sederhana tentang makna simbol keagamaan Buddha 2. Memasangkan gambar simbol keagamaan Buddha dengan tulisan makna yang tepat pada lembar kerja | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyalin kata atau menghubungkan simbol keagamaan Buddha dengan keterangannya secara tepat. | Mampu menyalin kata sederhana tentang simbol keagamaan Buddha dengan bimbingan dan koreksi guru. | Mampu menulis ulang atau menyalin makna sederhana simbol-simbol keagamaan Buddha secara mandiri, rapi, dan benar. | Mampu menulis ulang makna simbol keagamaan Buddha dengan rapi, mandiri, serta menambahkan gambar atau keterangan kreatif sendiri. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Diriku; Bab 2 — Aku dan Teman-Temanku; Bab 3 — Menyayangi Diri Sendiri; Bab 4 — Menghargai Sesama; Bab 5 — Identitas Agama Buddha (total 20 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |