KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) IPS Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | IPS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 9.1.1 = Kelas 9, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Jalur Rempah (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 9.1.1 | Menganalisis keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang terkait asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia | 3 | | 2 | TP 9.1.5 | Mengumpulkan informasi secara berkolaborasi melalui penyelidikan sumber primer terkait asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia dan mendokumentasikannya | 3 | | 3 | TP 9.1.2 | Menganalisis keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang terkait jalur rempah nusantara | 3 | | 4 | TP 9.1.3 | Mengidentifikasi upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui perdagangan internasional pada masa perdagangan rempah | 3 | | 5 | TP 9.1.6 | Menyajikan hasil penyelidikan jalur rempah nusantara dengan menggunakan media informasi yang tepat | 3 | | 6 | TP 9.1.4 | Mengelaborasi proses interaksi sosial dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan prinsip kebhinekaan | 3 |
Bab 2 — Mitigasi Bencana dan Perubahan Sosial Budaya (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 7 | TP 9.2.1 | Menjelaskan faktor aktivitas manusia terhadap potensi bencana alam | 3 | | 8 | TP 9.2.2 | Merefleksikan upaya mitigasi bencana untuk menunjang sustainable development goals (SDGs) dalam konteks lokal, regional, dan global | 3 | | 9 | TP 9.2.3 | Menerapkan konsep mitigasi bencana melalui simulasi untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan | 3 | | 10 | TP 9.2.4 | Mengelaborasi perubahan sistem sosial budaya dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan prinsip kebhinekaan | 3 | | 11 | TP 9.2.5 | Mengomunikasikan hasil penyelidikan perubahan sistem sosial budaya dengan menggunakan media informasi yang tepat | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Jalur RempahTP 9.1.1: Menganalisis keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang terkait asal-usul nenek moyang bangsa IndonesiaIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan rute migrasi teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (masa lampau) 2. Menunjukkan bukti keragaman genetika/budaya yang masih ada di masyarakat saat ini (masa kini) 3. Memprediksi dinamika pelestarian identitas kebangsaan di era globalisasi (masa depan) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi teori migrasi asal-usul nenek moyang maupun keterkaitannya dengan kondisi masyarakat saat ini. | Mampu menyebutkan teori asal-usul nenek moyang dan contoh keragaman masa kini, namun belum mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat antarmasa secara runut. | Mampu menganalisis keterhubungan antara migrasi masa lampau, keragaman budaya masa kini, serta implikasinya bagi masa depan secara runtut dan mandiri. | Mampu menganalisis keterhubungan kronologis lintas masa secara mendalam dan kritis serta memberikan argumentasi orisinal mengenai proyeksi ketahanan budaya bangsa di masa depan. |
TP 9.1.5: Mengumpulkan informasi secara berkolaborasi melalui penyelidikan sumber primer terkait asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia dan mendokumentasikannyaIndikator Pencapaian: 1. Berbagi peran secara aktif dalam kelompok kerja penyelidikan 2. Mengidentifikasi dan mengumpulkan data dari sumber primer (artefak, fosil, tradisi lisan, atau wawancara narasumber/tokoh adat) 3. Mendokumentasikan data temuan dalam bentuk catatan terstruktur atau portofolio digital | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pasif dalam kelompok dan belum mampu mengidentifikasi atau mengumpulkan informasi dari sumber primer yang relevan. | Terlibat dalam kelompok namun pengumpulan data sumber primer masih kurang tepat atau dokumentasi belum tersusun sistematis tanpa bantuan guru. | Aktif berkolaborasi, mampu mengumpulkan informasi dari sumber primer yang valid, serta menyusun dokumentasinya secara rapi dan sistematis. | Menunjukkan kepemimpinan dalam kerja kolaboratif, memvalidasi keaslian berbagai ragam sumber primer secara mandiri, dan mendokumentasikannya secara komprehensif dan profesional. |
TP 9.1.2: Menganalisis keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang terkait jalur rempah nusantaraIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan peran historis Nusantara sebagai poros maritim dalam rute perdagangan rempah dunia (masa lampau) 2. Mengidentifikasi jejak peninggalan ekonomi-sosial budaya jalur rempah di Indonesia hari ini (masa kini) 3. Menganalisis peluang dan strategi revitalisasi kejayaan maritim Indonesia dalam perdagangan global (masa depan) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan sejarah jalur rempah serta tidak melihat keterkaitannya dengan kondisi maritim dan ekonomi saat ini. | Mampu mendeskripsikan rute perdagangan rempah masa lampau, namun analisis hubungan dengan kondisi maritim saat ini dan masa depan masih terbatas. | Mampu menganalisis keterkaitan historis jalur rempah masa lampau dengan potensi maritim Indonesia saat ini dan strategi pengembangannya di masa depan secara mandiri. | Mampu mengaitkan kontinuitas historis jalur rempah dengan isu geopolitik ekonomi maritim kontemporer serta merumuskan gagasan strategis yang visioner untuk masa depan. |
TP 9.1.3: Mengidentifikasi upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui perdagangan internasional pada masa perdagangan rempahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan komoditas rempah yang diperdagangkan dan motif barter/transaksi masyarakat lokal 2. Menjelaskan interaksi antara pedagang lokal dan asing dalam rangka pemenuhan kebutuhan barang konsumsi serta pertukaran teknologi 3. Menguraikan dampak ekonomi dan sosial perdagangan rempah terhadap taraf hidup masyarakat kepulauan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan motif pemenuhan kebutuhan maupun komoditas utama dalam perdagangan rempah antarwilayah/internasional. | Mampu menyebutkan jenis-jenis komoditas rempah, namun belum tepat dalam menjelaskan upaya dan strategi masyarakat bertransaksi memenuhi kebutuhannya. | Mampu mengidentifikasi secara tepat strategi masyarakat lokal dalam berdagang dengan bangsa asing guna memenuhi kebutuhan barang, ekonomi, dan pertukaran budaya. | Mampu membandingkan motif ekonomi berbagai lapisan masyarakat kepulauan dan menganalisis secara kritis keuntungan komparatif perdagangan rempah internasional bagi kemandirian lokal. |
TP 9.1.6: Menyajikan hasil penyelidikan jalur rempah nusantara dengan menggunakan media informasi yang tepatIndikator Pencapaian: 1. Memilih media informasi (infografis, video, peta rute digital, atau majalah dinding) yang relevan dan komunikatif 2. Menyusun isi materi hasil penyelidikan yang faktual, runtut, dan menarik 3. Menyampaikan presentasi dengan kejelasan artikulasi dan tata visual yang tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun atau menyajikan hasil penyelidikan; media informasi yang digunakan tidak relevan atau tidak lengkap. | Menyajikan hasil penyelidikan dengan media informasi yang sederhana, namun sajian alur materi masih belum runut dan visualisasi kurang jelas. | Menyajikan hasil penyelidikan secara terstruktur, jelas, dan estetik dengan pemilihan media informasi yang tepat dan komunikatif. | Menyajikan hasil penyelidikan secara kreatif, interaktif, dan berdampak luas dengan media inovatif serta mampu mempertahankan argumentasi dengan sangat baik saat sesi tanya jawab. |
TP 9.1.4: Mengelaborasi proses interaksi sosial dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan prinsip kebhinekaanIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan bentuk interaksi akomodasi, asimilasi, dan akulturasi dalam masyarakat majemuk Indonesia 2. Menganalisis potensi konflik akibat keberagaman dan cara pencegahannya 3. Menghubungkan penerapan prinsip kebhinekaan dalam mempertahankan integrasi nasional di lingkungan sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial dalam kemajemukan dan masih memandang keberagaman sebagai pemicu perpecahan. | Mampu menyebutkan bentuk akulturasi atau asimilasi, namun belum mampu mengelaborasikan peran interaksi tersebut dalam menjaga integrasi bangsa. | Mampu mengelaborasi proses interaksi sosial (akulturasi, akomodasi) yang mendukung integrasi bangsa berdasarkan prinsip kebhinekaan secara kontekstual. | Mampu menguraikan telaah kritis mengenai tantangan integrasi sosial di era modern serta merekomendasikan solusi aplikatif berbasis kearifan lokal untuk memperkokoh kebhinekaan. |
Bab 2 — Mitigasi Bencana dan Perubahan Sosial BudayaTP 9.2.1: Menjelaskan faktor aktivitas manusia terhadap potensi bencana alamIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi ragam aktivitas manusia yang merusak daya dukung lingkungan (deforestasi, alih fungsi lahan, pencemaran) 2. Menjelaskan mekanisme bagaimana aktivitas manusia memicu atau memperparah dampak bencana alam (banjir, longsor, kekeringan) 3. Memberikan contoh kasus nyata hubungan aktivitas eksploitatif manusia dengan peningkatan kerentanan bencana | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan kaitan antara perilaku/aktivitas manusia dengan munculnya bencana alam. | Mampu menyebutkan contoh aktivitas manusia yang merusak lingkungan, namun belum runtut menjelaskan hubungan sebab-akibatnya terhadap bencana alam. | Mampu menjelaskan mekanisme hubungan sebab-akibat antara tindakan manusia dengan peningkatan frekuensi dan intensitas potensi bencana alam secara ilmiah dan faktual. | Mampu menganalisis dinamika timbal balik antara tekanan demografi/ekonomi manusia terhadap daya dukung ekosistem serta mengevaluasi data risiko bencana secara komprehensif. |
TP 9.2.2: Merefleksikan upaya mitigasi bencana untuk menunjang sustainable development goals (SDGs) dalam konteks lokal, regional, dan globalIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi bentuk mitigasi struktural dan non-struktural di tingkat lokal 2. Menghubungkan langkah mitigasi bencana dengan target SDGs (khususnya penanganan perubahan iklim dan kota berkelanjutan) 3. Mengevaluasi peran diri sendiri dan komunitas dalam tindakan mitigasi bencana yang berkelanjutan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi tindakan mitigasi bencana maupun konsep keberlanjutan (SDGs). | Mampu menyebutkan contoh mitigasi bencana secara umum, namun belum mampu mengaitkannya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). | Mampu merefleksikan pentingnya mitigasi bencana dalam mendukung pencapaian SDGs di ranah lokal, regional, maupun global serta merumuskan tindakan nyata diri sendiri. | Mampu mengevaluasi efektivitas kebijakan mitigasi bencana secara multidimensional (lokal-global), menyelaraskannya dengan pilar SDGs, serta menyusun rencana aksi mitigasi nyata yang solutif. |
TP 9.2.3: Menerapkan konsep mitigasi bencana melalui simulasi untuk memperkuat pemahaman dan keterampilanIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan langkah-langkah kesiapsiagaan dan penyelamatan diri sebelum, saat, dan sesudah bencana 2. Mempraktikkan peran dan tindakan mitigasi secara terkoordinasi dalam skenario simulasi bencana 3. Mengevaluasi pelaksanaan simulasi mitigasi bencana untuk perbaikan tindakan penyelamatan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mempraktikkan langkah penyelamatan diri dan belum memahami perannya saat simulasi bencana meskipun telah dipandu. | Mampu mempraktikkan sebagian langkah penyelamatan diri saat simulasi bencana, namun masih memerlukan arahan atau bimbingan dari guru/teman. | Mampu mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan dan peran mitigasi bencana secara tepat dan mandiri sesuai skenario simulasi. | Mampu mempraktikkan tindakan mitigasi secara cekatan dan mandiri, memandu rekan lain saat simulasi, serta memberikan evaluasi kritis terhadap kelemahan prosedur mitigasi yang dijalankan. |
TP 9.2.4: Mengelaborasi perubahan sistem sosial budaya dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan prinsip kebhinekaanIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi bentuk dan faktor pendorong terjadinya perubahan sistem sosial budaya di lingkungan masyarakat majemuk 2. Menganalisis dampak perubahan sosial budaya terhadap integrasi nasional berdasarkan prinsip kebhinekaan 3. Merumuskan gagasan/sikap adaptif untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman dan perubahan sosial budaya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi bentuk perubahan sosial budaya dan belum dapat menghubungkannya dengan integrasi bangsa serta prinsip kebhinekaan. | Mampu mengidentifikasi bentuk perubahan sosial budaya, tetapi analisis mengenai dampaknya terhadap integrasi bangsa masih terbatas dan membutuhkan bantuan stimulus. | Mampu menganalisis perubahan sistem sosial budaya serta dampaknya terhadap integrasi bangsa secara runut dengan menerapkan prinsip kebhinekaan secara mandiri. | Mampu mengelaborasi dinamika perubahan sosial budaya secara komprehensif, mengaitkannya dengan tantangan integrasi bangsa, serta merumuskan alternatif solusi solutif berbasis kearifan lokal dan nilai kebhinekaan. |
TP 9.2.5: Mengomunikasikan hasil penyelidikan perubahan sistem sosial budaya dengan menggunakan media informasi yang tepatIndikator Pencapaian: 1. Menyusun laporan atau ringkasan hasil penyelidikan perubahan sosial budaya secara sistematis 2. Memilih dan memanfaatkan media informasi (visual/digital/presentasi) yang relevan dan menarik 3. Menyampaikan hasil penyelidikan secara lugas, runut, dan santun di hadapan audiens | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun hasil penyelidikan ke dalam media informasi yang sesuai serta mengalami kesulitan dalam mempresentasikannya. | Mampu menyajikan hasil penyelidikan dalam media informasi sederhana, namun penyampaian pesan masih belum terstruktur dan memerlukan bantuan saat presentasi. | Mampu menyajikan hasil penyelidikan secara sistematis menggunakan media informasi yang tepat serta mengomunikasikannya dengan jelas dan percaya diri. | Mampu menyajikan hasil penyelidikan dengan media informasi yang kreatif dan interaktif, mengomunikasikan ide secara artikulatif dan persuasif, serta mampu menanggapi pertanyaan audiens secara kritis. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Jalur Rempah; Bab 2 — Mitigasi Bencana dan Perubahan Sosial Budaya (total 11 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |