| 1 | — | Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk perubahan yang dialami masyarakat Indonesia dari masa lalu hingga masa kini melalui pengamatan gambar dan diskusi awal. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat merumuskan pertanyaan awal mengenai faktor-faktor yang mendorong terjadinya perubahan pada masyarakat berdasarkan pengalaman dan pengamatan sehari-hari. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian perubahan sosial serta membedakan bentuk-bentuknya (evolusi dan revolusi) disertai contoh nyata dalam kehidupan masyarakat Indonesia. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menganalisis penyebab dan dampak perubahan sosial terhadap kehidupan masyarakat melalui kegiatan Think Pair Share. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat mengklasifikasikan faktor-faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial dalam masyarakat majemuk Indonesia beserta contohnya. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat mengumpulkan informasi dari berbagai sumber mengenai faktor penyebab perubahan sosial di lingkungan sekitar secara kolaboratif. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat mendeskripsikan fenomena modernisasi di Indonesia serta menganalisis pengaruhnya terhadap perubahan pola kehidupan sosial masyarakat. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat melakukan riset mandiri mengenai perubahan sosial masyarakat Indonesia di era modernisasi dan menuliskan hasilnya secara sistematis. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat menjelaskan konsep konsumerisme sebagai salah satu dampak modernisasi dan menghubungkannya dengan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat melakukan observasi terhadap perilaku konsumtif di lingkungan sekitar dan menyusun laporan hasil observasi secara kolaboratif. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat membedakan konsep modernisasi dan globalisasi serta menjelaskan asal-usul dan perkembangan globalisasi yang memengaruhi perubahan sosial masyarakat. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menganalisis pengaruh globalisasi terhadap perubahan kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia melalui diskusi kelompok. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat mengevaluasi dampak positif dan negatif globalisasi terhadap perubahan sosial budaya masyarakat Indonesia dengan argumen yang didukung bukti. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menyajikan dan mempertahankan argumen mengenai pro dan kontra globalisasi melalui kegiatan debat secara terstruktur. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menjelaskan konsep kearifan lokal dan wujud budaya serta menganalisis perannya dalam menjaga identitas masyarakat di tengah arus perubahan dan globalisasi. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat menguji relevansi kearifan lokal di daerahnya sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan sosial melalui studi kasus. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat mengevaluasi implementasi pelestarian budaya dan upaya pewarisan kearifan lokal di masyarakat sekitar sebagai respons atas perubahan yang terjadi. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat merancang ide kolaborasi untuk melestarikan kearifan lokal di era modernisasi dan globalisasi serta menyusun rencana aksi kampanye sederhana. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat mempresentasikan hasil rancangan kampanye pelestarian kearifan lokal di tengah arus perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi kepada audiens kelas. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat merefleksikan proses dan hasil belajar mengenai perubahan sosial, modernisasi, globalisasi, dan kearifan lokal serta mengidentifikasi hal-hal baik yang perlu dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang konsep perubahan sosial, modernisasi, globalisasi, dan kearifan lokal melalui asesmen sumatif tertulis. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat menyajikan argumen berbasis bukti tentang sikap yang perlu diambil manusia dalam menghadapi perubahan sosial demi mewujudkan integrasi bangsa dengan prinsip kebhinekaan. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat mendeskripsikan gambaran umum perkembangan ekonomi digital dan merumuskan pertanyaan esensial yang ingin dijawab selama pembelajaran bab ini. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menjelaskan asal-usul terciptanya uang serta mengidentifikasi jenis-jenis dan fungsi uang dalam kehidupan masyarakat modern. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat membandingkan peran uang konvensional dan uang digital dalam mendukung kegiatan ekonomi sehari-hari. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat menjelaskan peran berbagai lembaga keuangan (bank, koperasi, fintech) dalam mengelola sirkulasi keuangan masyarakat di era digital. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat melakukan observasi sederhana terhadap lembaga keuangan di lingkungan sekitar dan mendokumentasikan temuannya secara kolaboratif. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat membedakan ciri-ciri interaksi masyarakat di dunia nyata dan dunia digital sebagai dampak perkembangan teknologi komunikasi. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menganalisis fenomena masyarakat jaringan (network society) dan dampaknya terhadap cara manusia memenuhi kebutuhan hidupnya. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat menerapkan prinsip Respect, Educate, dan Protect dalam berinteraksi menggunakan media internet untuk mewujudkan aktivitas digital yang aman dan bertanggung jawab. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat membuat karya sederhana (poster, infografis, atau konten digital) yang mempromosikan prinsip interaksi positif di dunia digital. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat menganalisis bentuk-bentuk kegiatan ekonomi berbasis teknologi digital, khususnya e-commerce, serta mekanisme jual beli secara daring dengan aman. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat melakukan riset mandiri mengenai perkembangan e-commerce di Indonesia dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu diwaspadai dalam transaksi daring. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menganalisis berbagai sistem dan alat pembayaran modern (dompet digital, transfer daring, QRIS) sebagai bagian dari perkembangan transaksi ekonomi digital. | 3 |
| 35 | — | Murid dapat mempresentasikan hasil eksplorasi mandiri mengenai sistem pembayaran digital dan dampaknya terhadap efektivitas kegiatan ekonomi masyarakat. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan arti penting literasi finansial sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan sistem ekonomi digital. | 3 |
| 37 | — | Murid dapat mengevaluasi kemampuan diri sendiri dan lingkungan sekitar dalam menerapkan kemampuan dasar literasi finansial di kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat merancang dan melaksanakan kolaborasi berupa aksi kampanye penguatan literasi finansial yang ditujukan kepada kalangan remaja di lingkungan sekitar. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat merefleksikan proses penelitian sederhana yang telah dilakukan dan menghubungkan temuan dengan potensi Indonesia sebagai negara maju di era ekonomi digital. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang konsep uang, lembaga keuangan, interaksi digital, e-commerce, sistem pembayaran modern, dan literasi finansial melalui asesmen sumatif tertulis. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat menyimpulkan dampak perkembangan teknologi digital terhadap efektivitas interaksi manusia dalam memenuhi kebutuhannya berdasarkan bukti dan argumen yang logis. | 3 |