Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightBahasa Indonesiachevron_rightKelas 6

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 6 — Semester 1

KKTPSDKelas 6CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Bahasa Indonesia kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 6 — Semester 1

Bahasa Indonesia · Kelas 6

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

BAHASA INDONESIA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui kegiatan menyimak teks aural tentang kisah anak-anak inspiratif yang melakukan aksi nyata untuk lingkungan, murid mampu menganalisis informasi penting (tokoh, masalah, dan tindakan) dari teks nonsastra yang dibacakan dengan tepat.3
2Melalui diskusi kelas tentang kisah anak-anak pengubah dunia, murid mampu menyampaikan pendapat secara lisan dengan kosakata yang beragam dan santun.3
3Melalui kegiatan membaca teks nonsastra tentang aksi anak-anak dalam menyelamatkan lingkungan, murid mampu menganalisis informasi serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks dengan benar.3
4Melalui latihan pemahaman teks (benar atau salah), murid mampu menentukan kebenaran pernyataan berdasarkan isi teks tentang anak-anak pengubah dunia disertai alasan yang logis.3
5Melalui pengamatan teks tentang anak-anak pengubah dunia, murid mampu membaca kata-kata dengan pola konsonan rangkap secara fasih dan tepat.3
6Melalui diskusi dan latihan, murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif yang ditemukan dalam teks kisah anak-anak inspiratif secara tepat dalam kalimat.3
7Melalui kegiatan membaca nyaring bergantian teks tentang kisah anak-anak pengubah dunia, murid mampu membaca dengan intonasi, jeda, dan pelafalan yang tepat secara fasih.3
8Melalui kegiatan saling mengoreksi dalam kelompok saat membaca nyaring, murid mampu menyampaikan masukan secara santun tentang pelafalan teman terkait teks kisah anak-anak inspiratif.3
9Melalui kegiatan mengamati teks visual berupa gambar yang menampilkan aksi anak-anak peduli lingkungan, murid mampu menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan informasi yang tersirat dalam gambar secara tepat.3
10Melalui diskusi hasil pengamatan gambar tentang anak-anak pengubah dunia, murid mampu menyampaikan ide secara lisan dengan pilihan kata yang beragam dan runtut.3
11Melalui kegiatan membaca teks eksplanasi tentang sebab akibat kerusakan lingkungan dan aksi anak-anak sebagai solusi, murid mampu menandai informasi penting sesuai struktur teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) dengan benar.3
12Melalui tanya jawab tentang struktur teks eksplanasi yang dibaca, murid mampu menganalisis hubungan sebab akibat dalam teks tentang peran anak-anak dalam menjaga lingkungan secara tepat.3
13Melalui kegiatan menyimak teks sastra yang dibacakan tentang anak-anak inspiratif pengubah dunia, murid mampu menganalisis isi dan nilai-nilai (keberanian, kepedulian, ketekunan) yang terkandung dalam teks dengan tepat.3
14Melalui diskusi setelah menyimak teks sastra, murid mampu mengaitkan nilai-nilai dari kisah anak-anak inspiratif dengan pengalaman dan kehidupan nyata mereka secara bermakna.3
15Melalui kegiatan menjawab soal pemahaman literal dan interpretatif, murid mampu menganalisis informasi tersurat dan tersirat dalam teks nonsastra tentang aksi nyata anak-anak untuk lingkungan dengan benar.3
16Melalui refleksi hasil latihan pemahaman, murid mampu menghubungkan isi teks tentang anak-anak pengubah dunia dengan kepedulian nyata dalam kehidupan sehari-hari secara lisan.3
17Melalui kegiatan menulis terpandu, murid mampu menyusun teks eksplanasi sederhana berstruktur benar (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) tentang topik aksi anak-anak dalam menyelamatkan lingkungan dengan kalimat yang runtut dan jelas.3
18Dalam menulis teks eksplanasi tentang peran anak-anak sebagai pengubah dunia, murid mampu menggunakan kata penghubung sebab akibat dan urutan yang tepat sesuai kaidah kebahasaan.3
19Melalui kegiatan diskusi kelompok tentang gagasan aksi nyata anak-anak untuk lingkungan, murid mampu menyampaikan dan menanggapi pendapat secara efektif dan santun.3
20Melalui presentasi hasil diskusi kelompok tentang ide proyek lingkungan anak, murid mampu mempresentasikan gagasan dari teks yang dibaca dengan efektif menggunakan kosakata yang beragam dan runtut.3
21Melalui kegiatan menulis teks sastra sederhana (puisi atau prosa pendek), murid mampu mengungkapkan perasaan dan imajinasi tentang menjadi anak pengubah dunia secara kreatif, menarik, dan indah.3
22Dalam menulis teks sastra tentang anak-anak pengubah dunia, murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif secara kreatif dan tepat.3
23Melalui asesmen sumatif tertulis, murid mampu menunjukkan kemampuan menganalisis informasi dan nilai-nilai dari teks sastra dan nonsastra bertema anak-anak pengubah dunia secara mandiri dan akurat.3
24Melalui asesmen sumatif menulis, murid mampu menulis teks eksplanasi sederhana bertema aksi anak-anak untuk lingkungan dengan struktur, kaidah kebahasaan, dan kosakata yang tepat secara mandiri.3
25Melalui asesmen sumatif lisan, murid mampu mempresentasikan gagasan tentang peran anak-anak sebagai agen perubahan dunia dengan efektif, runtut, dan santun.3
26Murid mampu menemukan informasi penting dari teks sastra bergambar cerita 'Kupu-Kupu Mira' yang dibacakan/didengarkan dengan menyebutkan minimal 3 informasi utama secara lisan.3
27Murid mampu mengidentifikasi ciri-ciri teks sastra bergambar dan membedakannya dari teks nonsastra berdasarkan contoh yang dibaca.3
28Murid mampu membaca teks cerita rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil' dengan fasih sesuai pola kombinasi huruf yang benar.3
29Murid mampu menganalisis informasi dan menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan isi cerita rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil' secara tertulis.3
30Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan jenis-jenis cerita rakyat Nusantara (mite, legenda, dongeng, fabel, hikayat) beserta contoh judulnya secara lisan.3
31Murid mampu menuliskan judul-judul cerita rakyat yang diketahui dan mengidentifikasi jenis cerita rakyat tersebut secara tertulis.3
32Murid mampu menganalisis informasi dari salah satu cerita rakyat digital yang diakses melalui tautan Kemendikdasmen dan membuat ringkasan cerita di buku tulis.3
33Murid mampu mempresentasikan ringkasan cerita rakyat yang telah dibaca dengan menyebutkan tokoh, latar, dan peristiwa utama secara efektif di depan kelas.3
34Murid mampu menganalisis isi cerita rakyat 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' yang disimak secara audio dengan menjawab pertanyaan inferensial secara tertulis.3
35Murid mampu menyebutkan minimal 3 nilai-nilai positif yang terkandung dalam cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' berdasarkan teks yang didengar.3
36Murid mampu mengaitkan isi cerita rakyat yang telah disimak dengan perasaan atau pengalaman pribadi secara lisan menggunakan kosakata yang ekspresif dan santun.3
37Murid mampu menyampaikan perasaan secara tertulis berdasarkan nilai-nilai positif dalam cerita rakyat yang didengar dengan kalimat yang indah dan menarik.3
38Murid mampu menganalisis informasi dan nilai-nilai yang terkandung dalam teks cerita rakyat 'Hikayat Lubuk Larangan' dengan menjawab pertanyaan pemahaman secara tertulis.3
39Murid mampu menyampaikan pendapat dan perasaan secara tertulis tentang aturan adat Lubuk Larangan dalam cerita menggunakan kalimat yang jelas dan santun.3
40Murid mampu menganalisis informasi dari teks aural dan visual tentang nilai pelestarian alam yang terkandung dalam cerita rakyat Nusantara.3
41Murid mampu mempresentasikan gagasan tentang nilai pelestarian alam dari cerita rakyat yang dibaca/disimak secara efektif dan santun di depan kelas.3
42Murid mampu menganalisis karakteristik tokoh-tokoh dalam cerita rakyat Nusantara yang telah dibaca/disimak dan menjelaskan peran tokoh dalam alur cerita secara lisan.3
43Murid mampu menulis deskripsi tokoh imajinatif untuk cerita rakyat yang akan dibuat dengan pilihan kata yang kreatif dan menarik.3
44Murid mampu menyusun kerangka cerita rakyat sederhana yang memuat tema, tokoh, latar, alur, dan konflik sederhana secara tertulis sebagai persiapan menulis.3
45Murid mampu menyampaikan rencana cerita rakyat yang akan ditulis kepada teman/guru secara lisan dengan gagasan yang jelas dan runtut.3
46Murid mampu menulis teks cerita rakyat sederhana minimal 500 kata berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan alur dan konflik yang tidak terlalu rumit.3
47Murid mampu menggunakan kaidah kebahasaan yang benar serta kosakata yang kreatif dan bervariasi dalam penulisan cerita rakyat sederhana.3
48Murid mampu menemukan dan membedakan kalimat bermakna denotatif dan konotatif dalam teks cerita rakyat 'Legenda Telaga Sarangan' dengan tepat.3
49Murid mampu menjelaskan makna denotatif dan konotatif dari kalimat-kalimat yang ditemukan dalam cerita rakyat secara tertulis menggunakan kalimat yang jelas.3
50Murid mampu menggunakan kosakata bermakna denotatif dan konotatif secara tepat dalam revisi tulisan cerita rakyat yang telah dibuat sebelumnya.3
51Murid mampu mempresentasikan cerita rakyat sederhana yang telah ditulis di depan kelas dengan ekspresi dan pilihan kata yang indah dan menarik.3
52Murid mampu menganalisis informasi dan nilai-nilai dalam teks cerita rakyat Nusantara yang disajikan pada asesmen secara mandiri melalui kegiatan membaca dan/atau menyimak.3
53Murid mampu menulis teks cerita rakyat sederhana atau menjawab soal tertulis tentang jenis cerita rakyat, nilai-nilai, serta makna denotatif dan konotatif sebagai bukti pencapaian kompetensi Bab 2.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 1. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk penilaian formatif maupun sumatif. Murid yang berada pada level Belum Berkembang perlu mendapat intervensi atau pendampingan individual sebelum melanjutkan ke TP berikutnya. Level Mulai dan Berkembang dapat menjadi acuan pemberian umpan balik berkala. Penyesuaian interval nilai dapat dilakukan sesuai karakteristik kelas dan kesepakatan sekolah.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.