KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) BAHASA INDONESIA Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 6.1.1 = Kelas 6, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Anak-Anak yang Mengubah Dunia (7 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 6.1.1 | Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural tentang aksi penyelamatan lingkungan | 2 | | 2 | TP 6.1.2 | Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf berkonsonan rangkap dengan fasih dari bacaan bertema tokoh inspiratif cilik | 2 | | 3 | TP 6.1.3 | Menganalisis informasi dalam teks nonsastra berwujud teks visual tentang tokoh anak yang menginspirasi dunia | 2 | | 4 | TP 6.1.4 | Menganalisis nilai-nilai dalam teks nonsastra berwujud teks visual tentang aksi kepedulian lingkungan | 2 | | 5 | TP 6.1.7 | Menggunakan kaidah kebahasaan konjungsi sebab akibat dan kosakata baru bermakna denotatif dalam teks eksplanasi bertema lingkungan | 2 | | 6 | TP 6.1.6 | Menulis teks eksplanasi sederhana berdasarkan hasil pengamatan tentang fenomena lingkungan dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif | 2 | | 7 | TP 6.1.5 | Mempresentasikan gagasan dari teks eksplanasi tentang penyelamatan bumi dengan efektif dan santun | 2 |
Bab 2 — Nusantara Berjuta Cerita (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 8 | TP 6.2.1 | Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks aural melalui cerita rakyat yang didengarkan | 2 | | 9 | TP 6.2.2 | Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari teks sastra cerita rakyat | 2 | | 10 | TP 6.2.3 | Menganalisis nilai-nilai dalam teks sastra cerita rakyat berwujud teks visual | 2 | | 11 | TP 6.2.4 | Menyampaikan perasaan berdasarkan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk teks sastra cerita rakyat dengan penggunaan kosakata secara kreatif | 2 | | 12 | TP 6.2.6 | Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif dalam tulisan cerita rakyat | 2 | | 13 | TP 6.2.5 | Menulis teks sederhana cerita rakyat berdasarkan imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Anak-Anak yang Mengubah DuniaTP 6.1.1: Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural tentang aksi penyelamatan lingkunganIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi ide pokok dan fakta penting dari teks nonsastra aural yang diperdengarkan. 2. Menjelaskan hubungan sebab-akibat mengenai aksi penyelamatan lingkungan yang disimak secara runtut. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi fakta maupun ide pokok dari teks aural yang didengarkan meskipun telah diberikan bimbingan langsung. | Mampu mengidentifikasi sebagian fakta pendukung dari teks aural dengan bantuan pertanyaan pemantik dari guru. | Mampu mengidentifikasi ide pokok dan fakta penting serta menjelaskan hubungan sebab-akibat aksi lingkungan secara mandiri dan akurat. | Mampu menganalisis ide pokok dan rincian fakta secara kritis, serta mengaitkan informasi aural dengan isu lingkungan nyata di lingkungan sekitar. |
TP 6.1.2: Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf berkonsonan rangkap dengan fasih dari bacaan bertema tokoh inspiratif cilikIndikator Pencapaian: 1. Melafalkan kata-kata berkonsonan rangkap (kluster/digraf seperti pr-, kl-, sy-, ng-) secara tepat tanpa mengeja. 2. Membaca teks narasi/biografi tokoh inspiratif cilik dengan intonasi wajar, artikulasi jelas, dan lancar. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Terbata-bata dan sering keliru dalam mengeja serta melafalkan kata yang memuat konsonan rangkap walau didampingi. | Mampu membaca kata berkonsonan rangkap sederhana, namun masih ragu-ragu dan membutuhkan koreksi guru pada kata yang kompleks. | Mampu melafalkan seluruh kata berkonsonan rangkap dengan fasih, artikulasi tepat, dan intonasi yang wajar secara mandiri. | Membaca teks secara ekspresif, sangat fasih melafalkan variasi konsonan rangkap yang jarang ditemui, serta konsisten menjaga tempo bacaan. |
TP 6.1.3: Menganalisis informasi dalam teks nonsastra berwujud teks visual tentang tokoh anak yang menginspirasi duniaIndikator Pencapaian: 1. Menemukan detail informasi tersurat dan tersirat (latar belakang, tindakan, dan dampak) pada teks visual/infografis. 2. Menyimpulkan peran dan kontribusi penting tokoh anak dalam teks visual bagi masyarakat atau dunia. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan informasi tersurat maupun tersirat pada teks visual walau telah ditunjukkan letak informasinya. | Mampu menemukan sebagian informasi tersurat dari teks visual, namun belum mampu menarik kesimpulan tersirat tanpa bantuan instruksi berulang. | Mampu menemukan informasi tersurat dan tersirat serta menyimpulkan kontribusi tokoh anak inspiratif secara runtut dan tepat secara mandiri. | Mampu menganalisis akurasi data pada teks visual, mengevaluasi pengaruh aksi tokoh secara komprehensif, serta merumuskan gagasan keteladanan tokoh. |
TP 6.1.4: Menganalisis nilai-nilai dalam teks nonsastra berwujud teks visual tentang aksi kepedulian lingkunganIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi nilai-nilai karakter (kepedulian, tanggung jawab, kerja keras) yang tampak pada tindakan aksi lingkungan dalam teks visual. 2. Menghubungkan nilai-nilai tersebut dengan contoh penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali nilai karakter yang termuat dalam teks visual meskipun telah diberikan petunjuk contoh konkret. | Mampu menyebutkan satu nilai karakter dalam teks visual dengan bimbingan guru, namun belum dapat menguraikan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari. | Mampu mengidentifikasi nilai-nilai karakter kepedulian lingkungan secara mandiri dan memberikan contoh relevan penerapannya dalam kehidupan nyata. | Mampu menganalisis ragam nilai karakter secara mendalam, mengevaluasi dampaknya terhadap kelestarian bumi, serta merancang komitmen aksi pribadi secara reflektif. |
TP 6.1.7: Menggunakan kaidah kebahasaan konjungsi sebab akibat dan kosakata baru bermakna denotatif dalam teks eksplanasi bertema lingkunganIndikator Pencapaian: 1. Menerapkan konjungsi sebab akibat (karena, sehingga, oleh sebab itu) secara tepat dalam membangun hubungan antarkalimat. 2. Menggunakan kosakata baru bermakna denotatif di bidang lingkungan (misalnya: emisi, abrasi, reboisasi) secara akurat sesuai konteks. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum tepat menempatkan konjungsi sebab akibat dan masih keliru dalam memahami makna denotatif kosakata lingkungan. | Mampu menempatkan konjungsi sebab akibat sederhana secara benar, namun perbendaharaan kosakata denotatif masih sangat terbatas dan sesekali keliru makna. | Mampu menggunakan konjungsi sebab akibat secara logis serta menerapkan kosakata baru bermakna denotatif dengan tepat dan kontekstual secara mandiri. | Mampu memvariasikan konjungsi kausalitas antarkalimat dan antarparagraf secara runtut serta menggunakan kosakata teknis denotatif yang kaya dan baku. |
TP 6.1.6: Menulis teks eksplanasi sederhana berdasarkan hasil pengamatan tentang fenomena lingkungan dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatifIndikator Pencapaian: 1. Menyusun teks eksplanasi dengan struktur utuh: pernyataan umum, deretan penjelas (kausalitas), dan simpulan/interpretasi. 2. Menulis rangkaian kalimat kompleks (kalimat majemuk bertingkat) yang padu, logis, dan tata bahasa baku berbasis data pengamatan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun struktur teks eksplanasi secara teratur dan kalimat yang dihasilkan masih berupa frasa terputus walau telah dibimbing. | Menulis teks eksplanasi dengan struktur yang belum lengkap dan sebagian besar masih tersusun dari kalimat tunggal pendek dengan bantuan panduan draf. | Menulis teks eksplanasi terstruktur utuh berdasarkan hasil pengamatan menggunakan variasi kalimat kompleks secara mandiri dan logis. | Menghasilkan teks eksplanasi yang runtut, kaya data observasi, variasi kalimat kompleks sangat baik, orisinal, serta menyajikan solusi kritis atas fenomena tersebut. |
TP 6.1.5: Mempresentasikan gagasan dari teks eksplanasi tentang penyelamatan bumi dengan efektif dan santunIndikator Pencapaian: 1. Menyampaikan alur gagasan eksplanasi dengan suara lantang, artikulasi jelas, dan alur penalaran yang runtut. 2. Menunjukkan sikap santun, bahasa tubuh komunikatif, serta kesiapan merespons pertanyaan pendengar secara menghargai. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum berani berbicara di depan audiens atau hanya membaca catatan teks penuh tanpa kontak mata dan suara sulit didengar. | Menyampaikan gagasan pokok namun kontak mata minim, intonasi datar, dan masih memerlukan dorongan guru untuk menjawab tanggapan audiens. | Mempresentasikan gagasan secara runtut, vokal jelas, bersikap santun, dan mampu menanggapi umpan balik audiens secara mandiri. | Mempresentasikan gagasan dengan percaya diri tinggi, intonasi dinamis memikat, gestur mendukung, serta memandu dialog tanya jawab secara interaktif dan santun. |
Bab 2 — Nusantara Berjuta CeritaTP 6.2.1: Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks aural melalui cerita rakyat yang didengarkanIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi unsur intrinsik utama (tokoh, watak, latar, alur, dan konflik) dari cerita rakyat yang disimak. 2. Menyimpulkan amanat/pesan moral cerita rakyat serta relevansinya dengan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi nama tokoh maupun alur dasar dari cerita rakyat yang diperdengarkan tanpa pendampingan intensif. | Mampu menyebutkan tokoh dan latar cerita rakyat yang didengarkan, tetapi masih kesulitan mengurai konflik dan amanat cerita tanpa arahan guru. | Mampu menganalisis keterkaitan tokoh, alur peristiwa, dan pesan moral cerita rakyat secara mandiri dan tepat. | Mampu membedah lapisan konflik cerita, menganalisis perkembangan watak tokoh, serta merefleksikan nilai luhur cerita rakyat ke dalam situasi sosial masa kini. |
TP 6.2.2: Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari teks sastra cerita rakyatIndikator Pencapaian: 1. Melafalkan kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf (vokal, konsonan, diftong, dan klaster) secara tepat. 2. Membaca penggalan teks cerita rakyat dengan intonasi wajar dan jeda yang tepat (kelancaran dan kefasihan). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Terbata-bata dalam melafalkan kata berpola kombinasi huruf kompleks dan sering terjadi kesalahan pengucapan meskipun sudah dibimbing. | Mampu melafalkan sebagian kata berpola kombinasi huruf kompleks dengan bantuan guru; intonasi dan jeda membaca masih kaku atau terputus-putus. | Mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf secara fasih, mandiri, dengan artikulasi jelas, jeda tepat, serta intonasi yang wajar. | Membaca teks cerita rakyat dengan sangat fasih dan ekspresif, artikulasi sempurna sesuai karakter tokoh atau suasana cerita, serta mampu menjadi teladan pelafalan bagi teman sebaya. |
TP 6.2.3: Menganalisis nilai-nilai dalam teks sastra cerita rakyat berwujud teks visualIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi nilai-nilai moral/budi pekerti yang tersurat maupun tersirat pada ilustrasi teks visual cerita rakyat. 2. Menjelaskan keterkaitan nilai-nilai moral tersebut dengan perilaku atau peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan nilai moral yang terkandung dalam teks visual cerita rakyat meskipun telah diberikan pertanyaan pemantik. | Mampu menyebutkan nilai moral yang tersurat secara sederhana dengan bantuan arahan guru, namun belum dapat mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. | Mampu menganalisis dan menguraikan nilai-nilai moral dari teks visual cerita rakyat secara mandiri serta menjelaskan contoh relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. | Mampu menganalisis nilai-nilai moral teks visual secara kritis dan mendalam, membandingkan berbagai perspektif karakter, serta merumuskan tindakan konkret solusi masalah moral di lingkungan sekitar. |
TP 6.2.4: Menyampaikan perasaan berdasarkan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk teks sastra cerita rakyat dengan penggunaan kosakata secara kreatifIndikator Pencapaian: 1. Mengekspresikan emosi tokoh atau suasana cerita rakyat melalui pilihan kata (diksi) yang indah dan imajinatif. 2. Menceritakan kembali perasaan berdasarkan imajinasi secara lisan dengan intonasi, ekspresi wajah, dan gestur yang komunikatif. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyampaikan perasaan tokoh atau imajinasi secara runtut; pilihan kosakata masih sangat terbatas dan gestur pasif. | Mampu menyampaikan perasaan tokoh dengan bantuan contoh kosakata dari guru, namun ekspresi mimik dan intonasi lisan masih ragu-ragu. | Mampu menyampaikan perasaan imajinatif secara runtut, ekspresif, dan menggunakan variasi kosakata indah yang kreatif secara mandiri. | Menyampaikan perasaan dan imajinasi dengan tuturan sastrawi yang memukau, kaya metafora/diksi kreatif, serta penghayatan mimik dan gestur yang sangat memikat audiens. |
TP 6.2.6: Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif dalam tulisan cerita rakyatIndikator Pencapaian: 1. Membedakan makna denotatif dan konotatif dari kosakata baru yang dipelajari dalam tema cerita rakyat. 2. Menyusun kalimat dalam konteks cerita rakyat menggunakan kosakata bermakna denotatif dan konotatif secara tepat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan makna denotatif dan konotatif, serta belum dapat menyusun kalimat menggunakan kosakata baru tersebut. | Mampu mengenali perbedaan makna denotatif dan konotatif, tetapi penerapannya dalam kalimat cerita rakyat masih sering terbalik atau belum tepat konteks tanpa panduan guru. | Mampu menggunakan kosakata bermakna denotatif dan konotatif secara tepat dan efektif dalam paragraf cerita rakyat secara mandiri. | Mahir mengintegrasikan ragam kosakata denotatif dan konotatif secara harmonis sehingga tulisan cerita rakyat memiliki nuansa rasa bahasa yang mendalam dan berbobot sastra. |
TP 6.2.5: Menulis teks sederhana cerita rakyat berdasarkan imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatifIndikator Pencapaian: 1. Menyusun kerangka alur cerita rakyat (orientasi, komplikasi, resolusi) berdasarkan daya imajinasi yang runtut. 2. Mengembangkan cerita rakyat menggunakan variasi kalimat majemuk/kompleks dengan kata hubung (konjungsi) yang tepat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun alur cerita secara utuh; tulisan hanya berupa kalimat-kalimat tunggal sederhana yang terputus-putus. | Mampu menulis cerita rakyat dengan alur sederhana, namun pemakaian kalimat kompleks masih terbatas dan kerap terjadi ketidakefektifan konjungsi. | Mampu menulis teks cerita rakyat yang padu dan kreatif secara mandiri dengan rangkaian kalimat kompleks yang tersusun rapi dan logis. | Mampu menulis teks cerita rakyat yang orisinal, kaya imajinasi, menyajikan jalinan konflik yang menarik, serta terampil menyusun variasi kalimat kompleks bertingkat yang mengalir dinamis. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Anak-Anak yang Mengubah Dunia; Bab 2 — Nusantara Berjuta Cerita (total 13 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |