Dokumenchevron_rightATPchevron_rightMatematikachevron_rightKelas 6

ATP Matematika Kelas 6 — Semester 1

ATPSDKelas 6CSemester 1

Dokumen ATP ini membantu guru Matematika kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN ATP

ATP Matematika Kelas 6 — Semester 1

Matematika · Kelas 6

Semester 1

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

MATEMATIKA

1. IDENTITAS

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
SemesterSemester 1
Total JP52 JP
Jumlah Bab2 bab
Total Pertemuan26 pertemuan
Total Tujuan Pembelajaran52 TP

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli; mengubah pecahan menjadi desimal serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma); bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan; serta menggunakan operasi perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan proporsi.

3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

Bab 1 — Pecahan dan Desimal (24 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Makna Perkalian Bilangan Asli dengan PecahanTP 1.1.1
TP 1.1.2
Melalui eksplorasi konteks penyiraman kebun, murid dapat menjelaskan makna perkalian bilangan asli dengan pecahan sebagai pengulangan penjumlahan pecahan yang sama. (Bilangan)
Murid dapat menghitung hasil perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa secara tepat. (Bilangan)
2
2Makna dan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan AsliTP 1.2.1
TP 1.2.2
Melalui eksplorasi konteks kebun mangga, murid dapat menjelaskan makna perkalian pecahan dengan bilangan asli sebagai pengambilan sebagian dari suatu keseluruhan. (Bilangan)
Murid dapat menghitung hasil perkalian pecahan dengan bilangan asli menggunakan prosedur yang benar. (Bilangan)
2
3Perkalian Pecahan dengan PecahanTP 1.3.1
TP 1.3.2
Murid dapat menjelaskan konsep perkalian pecahan dengan pecahan menggunakan model luas daerah atau representasi visual. (Bilangan)
Murid dapat menghitung hasil perkalian pecahan dengan pecahan dengan cara mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. (Bilangan)
2
4Penyelesaian Masalah Sehari-hari Menggunakan Perkalian PecahanTP 1.4.1
TP 1.4.2
Murid dapat mengidentifikasi situasi masalah sehari-hari yang memerlukan operasi perkalian pecahan. (Bilangan)
Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan perkalian pecahan dengan bilangan asli maupun pecahan dengan pecahan secara tepat. (Bilangan)
2
5Makna dan Prosedur Pembagian Pecahan dengan Bilangan AsliTP 1.5.1
TP 1.5.2
Melalui eksplorasi konteks membagi air ke beberapa wadah, murid dapat menjelaskan makna pembagian pecahan dengan bilangan asli sebagai pembagian suatu bagian menjadi bagian yang lebih kecil. (Bilangan)
Murid dapat menghitung hasil pembagian pecahan dengan bilangan asli menggunakan prosedur a/b ÷ c = a/(b×c) dengan benar. (Bilangan)
2
6Makna dan Prosedur Pembagian Bilangan Asli dengan PecahanTP 1.6.1
TP 1.6.2
Melalui eksplorasi konteks menuangkan minuman ke gelas, murid dapat menjelaskan makna pembagian bilangan asli dengan pecahan sebagai menentukan banyaknya pecahan yang dapat dibuat dari bilangan asli tersebut. (Bilangan)
Murid dapat menghitung hasil pembagian bilangan asli dengan pecahan menggunakan prosedur a ÷ b/c = a × c/b dengan benar. (Bilangan)
2
7Penyelesaian Masalah Sehari-hari Menggunakan Pembagian PecahanTP 1.7.1
TP 1.7.2
Murid dapat mengidentifikasi situasi masalah sehari-hari yang memerlukan operasi pembagian pecahan dengan bilangan asli atau pembagian bilangan asli dengan pecahan. (Bilangan)
Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi pembagian pecahan secara tepat dan memberikan alasan atas langkah penyelesaiannya. (Bilangan)
2
8Mengubah Pecahan Menjadi Bilangan DesimalTP 1.8.1
TP 1.8.2
Melalui aktivitas prapengetahuan bilangan desimal dalam kehidupan sehari-hari, murid dapat mengidentifikasi notasi desimal sebagai representasi lain dari pecahan. (Bilangan)
Murid dapat mengubah pecahan biasa dan pecahan campuran menjadi bilangan desimal sampai satu angka di belakang koma dengan benar. (Bilangan)
2
9Membandingkan Dua Bilangan Desimal sampai SepersepuluhTP 1.9.1
TP 1.9.2
Murid dapat menjelaskan nilai tempat bilangan desimal sampai sepersepuluh sebagai dasar membandingkan dua bilangan desimal. (Bilangan)
Murid dapat membandingkan dua bilangan desimal sampai satu angka di belakang koma menggunakan tanda <, >, atau = dengan tepat. (Bilangan)
2
10Mengurutkan Bilangan Desimal sampai SepersepuluhTP 1.10.1
TP 1.10.2
Murid dapat mengurutkan sekumpulan bilangan desimal sampai satu angka di belakang koma dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya. (Bilangan)
Murid dapat menjelaskan alasan urutan bilangan desimal yang dibuat berdasarkan pemahaman nilai tempat. (Bilangan)
2
11Penerapan Bilangan Desimal dalam Masalah Sehari-hari dan Koneksi Antar Konsep BabTP 1.11.1
TP 1.11.2
Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan perbandingan dan pengurutan bilangan desimal sampai sepersepuluh dalam kehidupan sehari-hari. (Bilangan)
Murid dapat menghubungkan konsep pecahan (perkalian, pembagian) dengan representasi desimal untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan keduanya. (Bilangan)
2
12Asesmen Sumatif Bab 1: Pecahan dan DesimalTP 1.12.1
TP 1.12.2
Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman operasi perkalian dan pembagian pecahan (pecahan dengan bilangan asli dan sebaliknya) melalui soal tertulis. (Bilangan)
Murid dapat menunjukkan kemampuan mengubah pecahan menjadi desimal serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal sampai sepersepuluh melalui asesmen sumatif bab. (Bilangan)
2

Bab 2 — Rasio (28 JP)

Pert.TopikKode TPTujuan PembelajaranJP
1Membandingkan Benda Secara Aditif dan MultiplikatifTP 2.1.1
TP 2.1.2
Murid dapat membedakan cara membandingkan dua besaran secara aditif (penjumlahan/pengurangan) dan secara multiplikatif (perkalian/pembagian) melalui konteks nyata. (Aljabar)
Murid dapat menentukan paket atau pilihan yang lebih menguntungkan dengan membandingkan dua besaran menggunakan operasi perkalian dan pembagian pada bilangan cacah. (Bilangan)
2
2Pengertian Rasio dan Bahasa RasioTP 2.2.1
TP 2.2.2
Murid dapat memahami konsep rasio sebagai cara membandingkan dua besaran secara multiplikatif dan menuliskan rasio dalam bentuk a : b. (Aljabar)
Murid dapat menggunakan bahasa rasio (misalnya '2 berbanding 5') untuk menjelaskan hubungan perbandingan antara dua besaran dalam konteks sehari-hari. (Aljabar)
2
3Menyatakan Rasio dari Dua Besaran dan Bentuk PecahanTP 2.3.1
TP 2.3.2
Murid dapat menyatakan rasio dua besaran dalam bentuk paling sederhana dengan menggunakan konsep faktor bilangan (FPB). (Bilangan)
Murid dapat menjelaskan hubungan antara rasio dan pecahan serta membedakan keduanya dalam konteks perbandingan dua besaran. (Bilangan)
2
4Konsep Kesamaan Rasio dengan Tabel RasioTP 2.4.1
TP 2.4.2
Murid dapat memahami konsep kesamaan rasio berdasarkan pemahaman pecahan senilai dan sifat perkalian/pembagian bilangan cacah. (Aljabar)
Murid dapat menggunakan tabel rasio untuk menentukan dan menuliskan beberapa rasio yang setara dengan rasio yang diberikan. (Aljabar)
2
5Melengkapi Tabel Rasio Menggunakan Faktor dan KelipatanTP 2.5.1
TP 2.5.2
Murid dapat melengkapi tabel rasio dengan memanfaatkan konsep faktor dan kelipatan bilangan untuk menentukan nilai yang belum diketahui. (Aljabar)
Murid dapat menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika yang berkaitan dengan kesamaan rasio menggunakan operasi perkalian dan pembagian. (Aljabar)
2
6Memodelkan Masalah ke Dalam Tabel RasioTP 2.6.1
TP 2.6.2
Murid dapat memodelkan permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan kesamaan rasio ke dalam tabel rasio. (Aljabar)
Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan kesamaan rasio dengan menggunakan tabel rasio dan operasi perkalian serta pembagian. (Aljabar)
2
7Rasio Bagian terhadap BagianTP 2.7.1
TP 2.7.2
Murid dapat memahami konsep rasio bagian terhadap bagian dan menuliskannya dalam bentuk a : b berdasarkan data yang diberikan. (Aljabar)
Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan rasio bagian terhadap bagian dengan menggunakan tabel rasio. (Aljabar)
2
8Rasio Bagian terhadap KeseluruhanTP 2.8.1
TP 2.8.2
Murid dapat memahami konsep rasio bagian terhadap keseluruhan dan menentukan nilai keseluruhan berdasarkan rasio yang diketahui. (Aljabar)
Murid dapat membedakan rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian terhadap keseluruhan dalam konteks permasalahan nyata. (Aljabar)
2
9Menentukan Rasio SatuanTP 2.9.1
TP 2.9.2
Murid dapat memahami konsep rasio satuan sebagai rasio dengan salah satu besaran bernilai 1 dan menentukannya menggunakan operasi pembagian. (Aljabar)
Murid dapat bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan rasio satuan. (Aljabar)
2
10Menerapkan Rasio Satuan dalam Masalah KontekstualTP 2.10.1
TP 2.10.2
Murid dapat menggunakan rasio satuan untuk membandingkan harga, jumlah, atau ukuran dalam masalah sehari-hari seperti perbandingan harga produk. (Aljabar)
Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan proporsi menggunakan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah. (Bilangan)
2
11Rasio pada Durasi WaktuTP 2.11.1
TP 2.11.2
Murid dapat menerapkan konsep rasio pada permasalahan yang melibatkan durasi waktu dengan menggunakan konversi satuan waktu yang tepat. (Aljabar)
Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio durasi waktu menggunakan tabel rasio dan operasi perkalian serta pembagian. (Aljabar)
2
12Membaca dan Menganalisis Data Berbasis RasioTP 2.12.1
TP 2.12.2
Murid dapat membaca dan menganalisis data yang disajikan dalam tabel untuk menentukan dan membandingkan rasio antar kelompok data. (Analisis Data dan Peluang)
Murid dapat menyajikan hasil perbandingan rasio dari data yang diberikan dalam bentuk tabel rasio secara sistematis. (Analisis Data dan Peluang)
2
13Penyelesaian Masalah Terpadu Tentang RasioTP 2.13.1
TP 2.13.2
Murid dapat menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari yang melibatkan konsep rasio (kesamaan rasio, rasio satuan, rasio bagian terhadap bagian, dan rasio bagian terhadap keseluruhan) secara terintegrasi. (Aljabar)
Murid dapat bernalar secara proporsional untuk memilih strategi penyelesaian yang tepat dalam masalah kontekstual yang berkaitan dengan rasio. (Aljabar)
2
14Asesmen Sumatif Bab RasioTP 2.14.1
TP 2.14.2
Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang konsep rasio, kesamaan rasio, rasio satuan, serta rasio bagian terhadap bagian dan keseluruhan melalui asesmen tertulis. (Aljabar)
Murid dapat menyelesaikan soal asesmen sumatif yang mencakup penerapan rasio dalam berbagai konteks permasalahan sehari-hari menggunakan operasi perkalian dan pembagian. (Bilangan)
2

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama ATP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.