Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightMatematikachevron_rightKelas 6

KKTP Matematika Kelas 6 — Semester 1

KKTPSDKelas 6CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Matematika kelas 6 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Matematika Kelas 6 — Semester 1

Matematika · Kelas 6

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

MATEMATIKA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui eksplorasi konteks penyiraman kebun, murid dapat menjelaskan makna perkalian bilangan asli dengan pecahan sebagai pengulangan penjumlahan pecahan yang sama.3
2Murid dapat menghitung hasil perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa secara tepat.3
3Melalui eksplorasi konteks kebun mangga, murid dapat menjelaskan makna perkalian pecahan dengan bilangan asli sebagai pengambilan sebagian dari suatu keseluruhan.3
4Murid dapat menghitung hasil perkalian pecahan dengan bilangan asli menggunakan prosedur yang benar.3
5Murid dapat menjelaskan konsep perkalian pecahan dengan pecahan menggunakan model luas daerah atau representasi visual.3
6Murid dapat menghitung hasil perkalian pecahan dengan pecahan dengan cara mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.3
7Murid dapat mengidentifikasi situasi masalah sehari-hari yang memerlukan operasi perkalian pecahan.3
8Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan perkalian pecahan dengan bilangan asli maupun pecahan dengan pecahan secara tepat.3
9Melalui eksplorasi konteks membagi air ke beberapa wadah, murid dapat menjelaskan makna pembagian pecahan dengan bilangan asli sebagai pembagian suatu bagian menjadi bagian yang lebih kecil.3
10Murid dapat menghitung hasil pembagian pecahan dengan bilangan asli menggunakan prosedur a/b ÷ c = a/(b×c) dengan benar.3
11Melalui eksplorasi konteks menuangkan minuman ke gelas, murid dapat menjelaskan makna pembagian bilangan asli dengan pecahan sebagai menentukan banyaknya pecahan yang dapat dibuat dari bilangan asli tersebut.3
12Murid dapat menghitung hasil pembagian bilangan asli dengan pecahan menggunakan prosedur a ÷ b/c = a × c/b dengan benar.3
13Murid dapat mengidentifikasi situasi masalah sehari-hari yang memerlukan operasi pembagian pecahan dengan bilangan asli atau pembagian bilangan asli dengan pecahan.3
14Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi pembagian pecahan secara tepat dan memberikan alasan atas langkah penyelesaiannya.3
15Melalui aktivitas prapengetahuan bilangan desimal dalam kehidupan sehari-hari, murid dapat mengidentifikasi notasi desimal sebagai representasi lain dari pecahan.3
16Murid dapat mengubah pecahan biasa dan pecahan campuran menjadi bilangan desimal sampai satu angka di belakang koma dengan benar.3
17Murid dapat menjelaskan nilai tempat bilangan desimal sampai sepersepuluh sebagai dasar membandingkan dua bilangan desimal.3
18Murid dapat membandingkan dua bilangan desimal sampai satu angka di belakang koma menggunakan tanda <, >, atau = dengan tepat.3
19Murid dapat mengurutkan sekumpulan bilangan desimal sampai satu angka di belakang koma dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya.3
20Murid dapat menjelaskan alasan urutan bilangan desimal yang dibuat berdasarkan pemahaman nilai tempat.3
21Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan perbandingan dan pengurutan bilangan desimal sampai sepersepuluh dalam kehidupan sehari-hari.3
22Murid dapat menghubungkan konsep pecahan (perkalian, pembagian) dengan representasi desimal untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan keduanya.3
23Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman operasi perkalian dan pembagian pecahan (pecahan dengan bilangan asli dan sebaliknya) melalui soal tertulis.3
24Murid dapat menunjukkan kemampuan mengubah pecahan menjadi desimal serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal sampai sepersepuluh melalui asesmen sumatif bab.3
25Murid dapat membedakan cara membandingkan dua besaran secara aditif (penjumlahan/pengurangan) dan secara multiplikatif (perkalian/pembagian) melalui konteks nyata.3
26Murid dapat menentukan paket atau pilihan yang lebih menguntungkan dengan membandingkan dua besaran menggunakan operasi perkalian dan pembagian pada bilangan cacah.3
27Murid dapat memahami konsep rasio sebagai cara membandingkan dua besaran secara multiplikatif dan menuliskan rasio dalam bentuk a : b.3
28Murid dapat menggunakan bahasa rasio (misalnya '2 berbanding 5') untuk menjelaskan hubungan perbandingan antara dua besaran dalam konteks sehari-hari.3
29Murid dapat menyatakan rasio dua besaran dalam bentuk paling sederhana dengan menggunakan konsep faktor bilangan (FPB).3
30Murid dapat menjelaskan hubungan antara rasio dan pecahan serta membedakan keduanya dalam konteks perbandingan dua besaran.3
31Murid dapat memahami konsep kesamaan rasio berdasarkan pemahaman pecahan senilai dan sifat perkalian/pembagian bilangan cacah.3
32Murid dapat menggunakan tabel rasio untuk menentukan dan menuliskan beberapa rasio yang setara dengan rasio yang diberikan.3
33Murid dapat melengkapi tabel rasio dengan memanfaatkan konsep faktor dan kelipatan bilangan untuk menentukan nilai yang belum diketahui.3
34Murid dapat menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika yang berkaitan dengan kesamaan rasio menggunakan operasi perkalian dan pembagian.3
35Murid dapat memodelkan permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan kesamaan rasio ke dalam tabel rasio.3
36Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan kesamaan rasio dengan menggunakan tabel rasio dan operasi perkalian serta pembagian.3
37Murid dapat memahami konsep rasio bagian terhadap bagian dan menuliskannya dalam bentuk a : b berdasarkan data yang diberikan.3
38Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan rasio bagian terhadap bagian dengan menggunakan tabel rasio.3
39Murid dapat memahami konsep rasio bagian terhadap keseluruhan dan menentukan nilai keseluruhan berdasarkan rasio yang diketahui.3
40Murid dapat membedakan rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian terhadap keseluruhan dalam konteks permasalahan nyata.3
41Murid dapat memahami konsep rasio satuan sebagai rasio dengan salah satu besaran bernilai 1 dan menentukannya menggunakan operasi pembagian.3
42Murid dapat bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan rasio satuan.3
43Murid dapat menggunakan rasio satuan untuk membandingkan harga, jumlah, atau ukuran dalam masalah sehari-hari seperti perbandingan harga produk.3
44Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan proporsi menggunakan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah.3
45Murid dapat menerapkan konsep rasio pada permasalahan yang melibatkan durasi waktu dengan menggunakan konversi satuan waktu yang tepat.3
46Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio durasi waktu menggunakan tabel rasio dan operasi perkalian serta pembagian.3
47Murid dapat membaca dan menganalisis data yang disajikan dalam tabel untuk menentukan dan membandingkan rasio antar kelompok data.3
48Murid dapat menyajikan hasil perbandingan rasio dari data yang diberikan dalam bentuk tabel rasio secara sistematis.3
49Murid dapat menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari yang melibatkan konsep rasio (kesamaan rasio, rasio satuan, rasio bagian terhadap bagian, dan rasio bagian terhadap keseluruhan) secara terintegrasi.3
50Murid dapat bernalar secara proporsional untuk memilih strategi penyelesaian yang tepat dalam masalah kontekstual yang berkaitan dengan rasio.3
51Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang konsep rasio, kesamaan rasio, rasio satuan, serta rasio bagian terhadap bagian dan keseluruhan melalui asesmen tertulis.3
52Murid dapat menyelesaikan soal asesmen sumatif yang mencakup penerapan rasio dalam berbagai konteks permasalahan sehari-hari menggunakan operasi perkalian dan pembagian.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 Pecahan dan Desimal Kelas 6 Fase C. Guru disarankan menggunakan rubrik ini sebagai panduan observasi dan asesmen formatif, bukan semata-mata untuk pemberian nilai akhir. Penilaian dapat dilakukan melalui unjuk kerja, diskusi kelas, lembar kerja, maupun portofolio. Untuk murid yang berada pada level Belum Berkembang, segera lakukan program intervensi atau remediasi berbasis diagnostik. Interval nilai dapat disesuaikan dengan konteks sekolah masing-masing sesuai kebijakan satuan pendidikan.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Dokumen terkait

Perangkat pendamping untuk mapel dan kelas yang sama.

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.