KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) MATEMATIKA Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 6.1.1 = Kelas 6, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Pecahan dan Desimal (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 6.1.1 | Melakukan operasi perkalian pecahan dengan bilangan asli | 3 | | 2 | TP 6.1.2 | Melakukan operasi pembagian pecahan dengan bilangan asli | 3 | | 3 | TP 6.1.3 | Mengubah pecahan menjadi bilangan desimal | 3 | | 4 | TP 6.1.4 | Membandingkan bilangan desimal satu angka di belakang koma | 2 | | 5 | TP 6.1.5 | Mengurutkan bilangan desimal satu angka di belakang koma | 2 |
Bab 2 — Rasio (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 6 | TP 6.2.1 | Menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan melalui penalaran proporsional | 2 | | 7 | TP 6.2.2 | Menggunakan operasi perkalian dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang terkait dengan proporsi | 2 | | 8 | TP 6.2.3 | Menggunakan operasi pembagian dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang terkait dengan proporsi | 2 | | 9 | TP 6.2.4 | Menghitung durasi waktu dalam konteks rasio pada masalah sehari-hari | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Pecahan dan DesimalTP 6.1.1: Melakukan operasi perkalian pecahan dengan bilangan asliIndikator Pencapaian: 1. Menghitung hasil kali pecahan biasa dengan bilangan asli secara tepat 2. Menghitung hasil kali pecahan campuran dengan bilangan asli secara tepat 3. Menyederhanakan hasil perkalian pecahan ke bentuk paling sederhana | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengalikan pembilang dengan bilangan asli dan masih melakukan kesalahan mendasar pada konsep perkalian pecahan meski telah dibimbing pendidik. | Mampu melakukan perkalian pecahan biasa dengan bilangan asli secara benar dengan bantuan panduan atau perancah (scaffolding), namun belum konsisten pada pecahan campuran dan penyederhanaan bentuk akhir. | Mampu menghitung hasil perkalian pecahan biasa maupun pecahan campuran dengan bilangan asli secara mandiri serta menyederhanakan hasilnya ke bentuk paling sederhana. | Mampu menghitung perkalian pecahan dengan bilangan asli secara mandiri, cepat, dan akurat, serta mampu mengaplikasikan konsep perkalian pecahan untuk memecahkan masalah kontekstual yang bervariasi. |
TP 6.1.2: Melakukan operasi pembagian pecahan dengan bilangan asliIndikator Pencapaian: 1. Mengubah bentuk pembagian pecahan dengan bilangan asli menjadi operasi perkalian dengan kebalikan bilangan pembagi 2. Menghitung hasil pembagian pecahan biasa atau campuran dengan bilangan asli secara tepat 3. Menyederhanakan hasil pembagian pecahan ke bentuk paling sederhana | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengubah operasi pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan bilangan pembagi serta belum dapat menentukan hasil bagi pecahan. | Mampu mengubah pembagian menjadi operasi perkalian dengan bantuan atau pengingat prosedur, namun masih sering keliru dalam mengalikan penyebut atau menyederhanakan hasil pembagian. | Mampu mengubah operasi pembagian menjadi perkalian secara mandiri dan menghitung hasil pembagian pecahan (biasa maupun campuran) dengan bilangan asli serta menyederhanakannya secara benar. | Mampu melakukan pembagian pecahan dengan bilangan asli secara tepat dan efisien tanpa kesalahan prosedur, serta dapat menjelaskan alasan konseptual penggunaan kebalikan bilangan pembagi atau mengaitkannya ke soal cerita kompleks. |
TP 6.1.3: Mengubah pecahan menjadi bilangan desimalIndikator Pencapaian: 1. Mengubah penyebut pecahan menjadi persepuluhan, perseratusan, atau perseribuan untuk menghasilkan bentuk desimal 2. Mengubah pecahan menjadi desimal menggunakan teknik pembagian bersusun (porogapit) 3. Menuliskan representasi bilangan desimal yang ekuivalen dengan benar | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengubah penyebut pecahan ke basis sepuluh atau melakukan pembagian bersusun untuk memperoleh bentuk desimal. | Mampu mengubah pecahan berpenyebut faktor dari 10 atau 100 menjadi desimal dengan bimbingan, namun kesulitan ketika menggunakan pembagian bersusun untuk penyebut lainnya. | Mampu mengubah berbagai bentuk pecahan biasa menjadi bilangan desimal secara mandiri, baik melalui manipulasi penyebut maupun teknik pembagian bersusun dengan tepat. | Mampu mengubah berbagai macam pecahan (termasuk pecahan campuran) menjadi bentuk desimal secara akurat dan fleksibel memilih strategi perhitungan yang paling efektif. |
TP 6.1.4: Membandingkan bilangan desimal satu angka di belakang komaIndikator Pencapaian: 1. Menentukan nilai tempat persepuluhan dan satuan pada bilangan desimal satu angka di belakang koma 2. Menggunakan simbol relasi (<, >, =) untuk membandingkan nilai dua bilangan desimal satu angka di belakang koma secara tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi nilai tempat satuan dan persepuluhan sehingga keliru dalam menentukan relasi perbandingan antarbilangan desimal. | Mampu membandingkan bilangan desimal yang memiliki angka satuan berbeda, namun masih bingung membandingkan bilangan desimal dengan angka satuan yang sama (mengabaikan nilai persepuluhan). | Mampu membandingkan dua bilangan desimal satu angka di belakang koma secara mandiri dan tepat dengan menganalisis nilai tempat serta menggunakan simbol relasi matematika secara benar. | Mampu membandingkan bilangan desimal satu angka di belakang koma secara tepat dan cepat, disertai argumen matematis yang logis berbasis garis bilangan atau nilai tempat. |
TP 6.1.5: Mengurutkan bilangan desimal satu angka di belakang komaIndikator Pencapaian: 1. Menyusun kumpulan tiga atau lebih bilangan desimal satu angka di belakang koma dari nilai terkecil ke terbesar 2. Menyusun kumpulan tiga atau lebih bilangan desimal satu angka di belakang koma dari nilai terbesar ke terkecil | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menata urutan bilangan desimal dan sering keliru membandingkan urutan nilai desimal yang disajikan acak. | Mampu mengurutkan sebagian bilangan desimal jika rentang perbedaannya jelas, namun membutuhkan bantuan saat mengurutkan bilangan yang memiliki nilai satuan identik. | Mampu mengurutkan sekumpulan bilangan desimal satu angka di belakang koma (baik dari terkecil maupun terbesar) secara mandiri dan tepat. | Mampu mengurutkan kumpulan bilangan desimal satu angka di belakang koma secara konsisten dan akurat, serta dapat memposisikan letak bilangan-bilangan tersebut secara proporsional pada garis bilangan. |
Bab 2 — RasioTP 6.2.1: Menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan melalui penalaran proporsionalIndikator Pencapaian: 1. Menentukan nilai per satu satuan (rasio satuan) dari permasalahan kontekstual yang diberikan 2. Menggunakan nilai satuan tersebut untuk menentukan kuantitas lain berdasarkan penalaran proporsional | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi rasio satuan dari konteks soal cerita dan kesulitan memahami hubungan perbandingan proporsional. | Mampu menentukan rasio satuan dengan bantuan pemantik pertanyaan dari guru, namun belum mampu menggunakannya untuk menyelesaikan perhitungan kuantitas baru. | Mampu menghitung nilai rasio satuan secara mandiri dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan penalaran proporsional dengan benar. | Mampu merumuskan rasio satuan secara mandiri dari situasi kontekstual yang kompleks serta dapat memodelkan dan menyelesaikan variasi soal cerita yang melibatkan perbandingan proporsional secara sistematis. |
TP 6.2.2: Menggunakan operasi perkalian dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang terkait dengan proporsiIndikator Pencapaian: 1. Membuat model matematika berbasis perkalian dari situasi proporsi senilai 2. Menghitung nilai variabel yang belum diketahui pada proporsi menggunakan operasi perkalian secara tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menerjemahkan masalah proporsi ke dalam bentuk kalimat matematika perkalian dan belum tepat dalam melakukan operasi hitung. | Mampu menyusun kalimat matematika perkalian berdasarkan situasi proporsi dengan arahan bertahap, namun masih terjadi kekeliruan dalam eksekusi perhitungan. | Mampu memodelkan permasalahan kontekstual proporsi secara mandiri dan menyelesaikan nilai yang dicari menggunakan operasi perkalian dengan tepat. | Mampu menyusun model dan menyelesaikan masalah proporsi menggunakan perkalian secara mandiri, akurat, serta dapat mengecek kembali kebenaran hasil perhitungan melalui cara alternatif. |
TP 6.2.3: Menggunakan operasi pembagian dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang terkait dengan proporsiIndikator Pencapaian: 1. Membuat model matematika berbasis pembagian untuk menentukan faktor skala atau nilai satuan pada masalah proporsi 2. Menghitung penyelesaian masalah proporsi sehari-hari menggunakan operasi pembagian secara akurat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali kebutuhan operasi pembagian dalam situasi proporsi dan tidak dapat menyelesaikan masalah yang diberikan. | Mampu mengidentifikasi penggunaan operasi pembagian pada masalah proporsi sederhana dengan bantuan guru, namun belum teliti dalam menentukan hasil akhir. | Mampu merumuskan dan menyelesaikan masalah sehari-hari terkait proporsi menggunakan operasi pembagian secara mandiri dan tepat. | Mampu mengintegrasikan operasi pembagian dalam penyelesaian masalah proporsi kompleks (seperti perbandingan bertingkat atau konversi satuan) secara runtut, tepat, dan mandiri. |
TP 6.2.4: Menghitung durasi waktu dalam konteks rasio pada masalah sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi hubungan proporsional/rasio satuan yang melibatkan satuan waktu dalam masalah kontekstual. 2. Menghitung durasi waktu yang dibutuhkan berdasarkan rasio yang diketahui dengan tepat. 3. Menyelesaikan masalah kontekstual sehari-hari yang mengaitkan rasio dan durasi waktu menggunakan langkah-langkah sistematis. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi hubungan rasio yang melibatkan satuan waktu dan belum dapat menghitung durasi waktu meskipun telah diberikan bimbingan langsung. | Mampu mengidentifikasi rasio yang melibatkan durasi waktu, namun masih memerlukan panduan atau alat bantu dalam melakukan perhitungan durasi waktu pada masalah kontekstual sederhana. | Mampu mengidentifikasi rasio dan menghitung durasi waktu secara mandiri serta tepat dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual sehari-hari. | Mampu menghitung durasi waktu dalam konteks rasio secara mandiri dan akurat pada masalah kontekstual yang kompleks, serta mampu menjelaskan strategi penyelesaian atau menyajikan alternatif cara pengerjaan kepada teman sejawat. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Pecahan dan Desimal; Bab 2 — Rasio (total 9 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |