PROGRAM TAHUNAN (PROTA) MATEMATIKA Tahun Ajaran 2025/2026 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2025/2026 |
|---|
| Total JP Ganjil | 64 JP |
|---|
| Total JP Genap | 64 JP |
|---|
| Total JP | 128 JP |
|---|
2. CAPAIAN PEMBELAJARANPada akhir Fase D, murid mampu menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui berbagai metode; menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang serta menjelaskan pengaruh perubahan proporsionalnya; melakukan transformasi geometri (translasi, refleksi, rotasi, dilatasi) pada bidang koordinat Kartesius serta mengaitkannya dengan kekongruenan dan kesebangunan; serta menentukan peluang teoretik, frekuensi harapan, dan memilih sampel representatif untuk membuat inferensi sederhana tentang populasi. 3. DISTRIBUSI MATERISemester Ganjil| No | Topik / Bab | Sub Materi | JP | Pertemuan | Bulan |
|---|
| 1 | Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) | 1. Pengertian dan identifikasi unsur persamaan linear dua variabel (variabel, koefisien, konstanta); membedakan PLDV dari bentuk aljabar lain; himpunan penyelesaian dan representasi grafik 2. Pengertian SPLDV; pemodelan masalah kontekstual ke dalam SPLDV; penyelesaian SPLDV dengan metode grafik (menggambar dua garis, titik potong, analisis sejajar dan berimpit) 3. Penyelesaian SPLDV dengan metode substitusi dan eliminasi; penyelesaian dengan metode campuran (eliminasi–substitusi); perbandingan efisiensi keempat metode 4. Pemodelan dan penyelesaian masalah kontekstual (harga barang, kecepatan, literasi finansial); verifikasi kewajaran hasil; latihan terpadu dan refleksi; asesmen sumatif Bab 1
Ket: Mencakup TP 9.1.1.1 s.d. 9.1.13.1; 13 pertemuan × 2 JP = 26 JP; termasuk 1 pertemuan asesmen sumatif bab | 26 | 13 | Juli–September | | 2 | Bangun Ruang | 1. Klasifikasi bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung; sifat-sifat sisi, rusuk, dan titik sudut; jaring-jaring bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, limas) dan sisi lengkung (tabung, kerucut) 2. Luas permukaan kubus, balok, prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola; pengaruh perubahan proporsional (skala) terhadap luas permukaan 3. Volume kubus, balok, prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola; pengaruh perubahan proporsional terhadap volume; generalisasi pola perubahan 4. Masalah kontekstual gabungan bangun ruang (luas permukaan dan volume terintegrasi); estimasi dan operasi bilangan real; asesmen sumatif Bab 2
Ket: Mencakup TP 9.2.1.1 s.d. 9.2.12.2; 12 pertemuan × 2 JP = 24 JP; termasuk 1 pertemuan asesmen sumatif bab; total JP Ganjil: 26 + 24 = 50 JP intrakurikuler + 14 JP cadangan/penilaian akhir semester | 24 | 12 | Oktober–November |
Semester Genap| No | Topik / Bab | Sub Materi | JP | Pertemuan | Bulan |
|---|
| 3 | Transformasi Geometri | 1. Pengertian transformasi geometri; translasi (pergeseran) menggunakan notasi vektor pada bidang Kartesius; refleksi (pencerminan) terhadap sumbu-x, sumbu-y, titik O(0,0), garis y = x, y = −x, x = k, dan y = h 2. Rotasi (perputaran) sebesar 90°, 180°, 270° terhadap titik pusat O(0,0); karakteristik transformasi kaku (isometri) yang mempertahankan bentuk dan ukuran objek 3. Kekongruenan dua bangun datar berdasarkan transformasi kaku; syarat-syarat kekongruenan segitiga (ss-ss-ss, sd-sd-sd, ss-sd-ss); penerapan dalam masalah nyata 4. Dilatasi dengan berbagai faktor skala (positif, negatif, pecahan); pengaruh faktor skala terhadap panjang sisi dan luas bangun; kaitan dengan kesebangunan; asesmen sumatif Bab 3
Ket: Mencakup TP 9.3.1.1 s.d. 9.3.12.2; 12 pertemuan × 2 JP = 24 JP; termasuk 1 pertemuan asesmen sumatif bab | 24 | 12 | Januari–Maret | | 4 | Peluang dan Pemilihan Sampel | 1. Ruang sampel percobaan sederhana dan majemuk (tabel dan diagram pohon); pengertian percobaan, hasil, ruang sampel, dan kejadian; nilai peluang teoretik dan rentang nilai peluang (0 hingga 1) 2. Frekuensi relatif (peluang empiris) dari percobaan langsung; hubungan frekuensi relatif dengan peluang teoretik; frekuensi harapan dan penggunaannya dalam prediksi masalah nyata 3. Populasi dan sampel; sampel representatif vs. tidak representatif; pengambilan sampel secara acak (undian, tabel bilangan acak, aplikasi) dan keunggulannya 4. Masalah kontekstual terpadu: peluang teoretik, frekuensi harapan, dan pemilihan sampel; inferensi sederhana dari data sampel acak; asesmen sumatif Bab 4
Ket: Mencakup TP 9.4.1.1 s.d. 9.4.11.1; 11 pertemuan × 2 JP = 22 JP; termasuk 1 pertemuan asesmen sumatif bab; total JP Genap: 24 + 22 = 46 JP intrakurikuler + 18 JP cadangan/penilaian akhir semester | 22 | 11 | April–Mei |
4. CATATANTotal JP intrakurikuler dalam bab: Ganjil (Bab 1: 26 JP + Bab 2: 24 JP = 50 JP) + Genap (Bab 3: 24 JP + Bab 4: 22 JP = 46 JP) = 96 JP untuk kegiatan pembelajaran bab. Sisa 32 JP dialokasikan untuk: Penilaian Harian/Sumatif Tengah Semester (±8 JP Ganjil + ±8 JP Genap), Penilaian Akhir Semester/Akhir Tahun (±6 JP Ganjil + ±6 JP Genap), dan kegiatan remedi/pengayaan (±2 JP per semester), sehingga total intrakurikuler tetap 128 JP/tahun. Alokasi kokurikuler (kokurikuler) sebesar 32 JP per tahun dikelola terpisah oleh tim kokurikuler sekolah dan tidak termasuk dalam dokumen Prota ini. Referensi regulasi: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025. |